cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281361694230
Journal Mail Official
pubhealt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 28307224     DOI : https://doi.org/10.56211/pubhealth
Core Subject : Health,
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang membahas ilmu di bidang Kesehatan Masyarakat, jurnal ini juga sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat terbit 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli, Oktober, Januari dan April. Terbitan pertama adalah bulan Juli 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker X. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menerima naskah dengan topik Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik dan Kependudukan, Epidemiologi, Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Lingkungan, Gizi Masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Mutidisiplin terkait dengan ilmu Kesehatan dan Kedokteran.
Articles 94 Documents
Pengaruh Pemberian Jantung Pisang terhadap Kelancaran Asi pada Ibu Post Partum di Klinik Cahaya Lubuk Pakam Saputri , Ika Nur; Liesmayani, Elvi Era; Nasution, Lisyah Syaharani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.787

Abstract

Produksi ASI yang kurang optimal menjadi masalah umum pada ibu post partum, salah satunya disebabkan oleh asupan gizi yang tidak seimbang. Jantung pisang (Musa paradisiaca normalis) diketahui mengandung senyawa laktagogum seperti alkaloid, polifenol, flavonoid, dan steroid yang dapat menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jantung pisang terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif one group pretest-posttest dengan teknik total sampling pada 20 responden ibu post partum di Klinik Cahaya Lubuk Pakam. Intervensi dilakukan selama 14 hari dengan pemberian jantung pisang 200 gram sebanyak dua kali sehari. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (α < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian jantung pisang. Tenaga kesehatan sebaiknya merekomendasikan konsumsi jantung pisang sebagai upaya alami dalam meningkatkan kelancaran ASI pada ibu post partum.
Faktor Internal dan Eksternal yang Memengaruhi Motivasi Kerja Pegawai Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan Kesdam I/BB Siregar, Mukran; Afriani, Mikah; Efendy, Ismail
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.795

Abstract

Kinerja perawat menjadi isu penting dalam organisasi rumah sakit dalam upaya meningkatkan efisiensi dari pelayanan kesehatan. Laporan Kinerja Rumah sakit TK II Putri Hijau Medan berdasarkan Angka Bed Occupancy Ratio (BOR) yaitu mengalami peningkatan setiap tahunnya mulai tahun 2020 yaitu 16, 47%, mengalami peningkatan menjadi 28, 26% tahun 2021, meningkat kembali menjadi 33, 28% tahun 2022 dan meningkat 50, 98% tahun 2023. Namun, angka ini belum sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum yaitu 60-80%. Rata-rata lama pasien dirawat. (ALOS) yaitu 2, 47 hari tahun 2020 dan menurun menjadi 5, 71 hari tahun 2021 dan meningkat menjadi 5, 16 hari tahun 2022 dan 5, 81 tahun 2023. Angka ini belum juga sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yaitu 6-9 hari. Rata-rata tempat tidur tidak terpakai (TOI) yaitu 14, 58 hari tahun 2020 dan meningkat menjadi 17, 05 hari tahun 2021 dan menurun menjadi 11, 88 hari tahun 2022 serta 6, 91 hari tahun 2023. Angka tersebut belum sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum yaitu 1-3 kali. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan tipe cross sectional. Jumlah populasi 133 perawat, sampel penelitian seluruh perawat berstatus pengawai ASN, PPPK dan Militer. Penelitian dilakukan bulan Mei sampai dengan Agustus 2024 melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda pada taraf kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang meliputi: Prestasi, pengakuan, tanggumg jawab dan pengembangan diri berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja perawat pelaksana (p 0, 15 < 0, 05). Hasil penelitian membuktikn bahwa factor eksternal meliputi: Keamanan dan keselamatan, Kondisi kerja dan Supervisi berpengaruh terhadap motivasi kinerja perawat pelaksana (p 0, 021<0, 25). Dapat disimpulkan bahwa factor eksternal. yaitu keamanan dan keselamatan, kondisi kerja dan supervisi paling berpengaruh terhadap motivasi kinerja perawat. Dari hasil penelitian di peroleh Kesimpulan bahwa motivasi kerja perawat sangat di perlukan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan di Rumah Sakit TK II putri Hijau Medan.
Kepuasan Tenaga Kesehatan dalam Penggunaan Aplikasi E-Puskesmas dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) di Puskesmas Siulak Mukai Salshabila, Azahra; Amir, Andy; Noerjoedianto, Dwi; Guspianto, Guspianto; Mekarisce, Arnild Augina
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan tenaga kesehatan terhadap penggunaan aplikasi e-Puskesmas di Puskesmas Siulak Mukai, dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). e-Puskesmas merupakan bagian dari transformasi digital dalam sektor kesehatan di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional dan melibatkan 54 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner yang terdiri dari 30 pertanyaan yang mengacu pada lima variabel EUCS: Content, Accuracy, Format, Ease of Use, dan Timeliness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa puas terhadap penggunaan sistem e-Puskesmas, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna dan menawarkan rekomendasi untuk perbaikan sistem e-Puskesmas di masa depan, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan kesehatan di puskesmas.
Determinan Kejadian Pneumonia pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi Tahun 2024 Sobihannur, Raisa Pasyah; Noerjoedianto, Dwi; Rahmat, Andree Aulia; Rini, Willia Novita Eka; S, Oka Lesmana
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.802

Abstract

Latar belakang: Pneumonia adalah jenis infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru-paru bagian alveoli. Alveoli terisi nanah dan cairan, sehingga sulit bernapas dan membatasi asupan oksigen. Menurut WHO kasus pneumonia tahun 2021 sekitar 740.180 anak, di Indonesia dengan prevalensi 0.86% bayi. Metode Penelitian: Desain penelitian yaitu case control. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah kasus pneumonia tahun 2024. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan non probability jenis Purposive sampling. Hasil: Dari hasil uji Chi-Square terdapat hubungan status gizi (OR 21.250; 95% CI; (5.293 - 85.313), suhu (OR 0.265; 95% CI; 0.099 – 0.714) dan tidak ada hubungan kepadatan hunian, kelembaban, pencahayaan, jenis lantai, pendapatan keluarga, peran tenaga kesehatan dan kebiasaan merokok di dalam rumah. Kesimpulan: Faktor resiko gejala pneumonia yang memenuhi syarat adalah status gizi dan kelembaban. Maka diharapkan agar dapat meningkatkan perilaku ataupun kebiasaan menjaga kelembaban rumah dan melakukan pemantauan status gizi bayi secara berkala. Dan hasil penelitian ini bisa menjadikan sebagai bahan masukan dalam pengembangan dan menambah wawasan bagi masyarakat, puskesmas, prodi dan peneliti selanjutnya.
Tingkat Pengetahuan dan Kepuasan Masyarakat terhadap Kebijakan Kesehatan BPJS di Indonesia Nasution, Irfan Sazali; Safutri, Bunga Tiara; Naipospos, Fadillah Risna; Putri, Nafisya; Sahputri, Nurul; Amalia, Vera; Ramadhan, Rahmat
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.993

Abstract

  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan lembaga yang berwenang dalam menyelenggarakan jaminan sosial di Indonesia. BPJS melaksanakan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dengan berlandaskan pada prinsip kemanusiaan, pemberian manfaat, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap layanan kesehatan di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner untuk menilai persepsi peserta terhadap pelayanan BPJS Kesehatan. Artikel dikumpulkan melalui pencarian literatur di database online seperti Google Scholar dan Sinta, dengan pendekatan tinjauan pustaka. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat merasa kurang puas dengan pelayanan di fasilitas kesehatan. Meskipun begitu, ada juga pasien yang merasa cukup puas dengan pelayanan dari tenaga medis seperti dokter dan perawat. Beberapa pasien menyarankan agar waktu konsultasi dengan dokter diperpanjang, karena durasi yang lebih lama dapat meningkatkan kepuasan dalam proses konsultasi medis.
Efektivitas Implementasi Kelas Rawat Inap Standar dalam Jaminan Kesehatan Nasional Dilla, Nur Indah Rahma; Sihotang, Oryza Sativa H; Gurning, Fitriani Paramita
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.943

Abstract

Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) diintegrasikan ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk menghapus hierarki kelas layanan dan memperkecil disparitas mutu. Namun, efektivitasnya masih diperdebatkan karena variasi kesiapan fasilitas, sumber daya, dan dukungan regulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis secara kritis efektivitas implementasi KRIS dalam program JKN serta mengidentifikasi determinan keberhasilannya. Metode yang digunakan tinjauan sistematis literatur menggunakan pedoman PRISMA, dengan jurnal periode 2022-2025 dan mencari dengan kata kunci “KRIS”, “JKN”, “Kelas Rawat Inap Standar” dan “Efektivitas Implementasi”. Sepuluh studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis memakai teknik Miles & Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi data). Hanya ±3 % rumah sakit dilaporkan sepenuhnya memenuhi 12 kriteria KRIS; sebagian besar (≥80 %) masih terkendala infrastruktur, pendanaan, dan rasio tenaga keperawatan. Meskipun demikian, rumah sakit yang telah mencapai ≥10 kriteria melaporkan peningkatan kepuasan pasien (hingga 80 %) dan pendapatan ganda. Faktor kunci keberhasilan meliputi kesiapan fisik, pelatihan SDM, koordinasi internal, dan dukungan fiskal serta regulasi berlapis. Sebaliknya, kekurangan anggaran, resistensi pasien terhadap sistem satu kelas, dan tidak sinkronnya tarif JKN memperlemah efektivitas. Implementasi KRIS potensial meningkatkan kesetaraan layanan dan efisiensi rumah sakit, tetapi keberhasilannya bergantung pada kesiapan multikomponen dan dukungan lintas sektor. Diperlukan strategi bertahap, pengalokasian dana khusus, dan evaluasi berkelanjutan berbasis data untuk memastikan penerapan KRIS yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Strategi Optimalisasi Program Vaksinasi HPV di Kota Pekalongan Paramitha, Dhiya Ayu; Purnamasari, Intan; Hamdan, Muhamad; Sari, Alya Amelia; Rindhasari, Amelia; Chosyiyah, Atut Indah; Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.1007

Abstract

Human Papilloma Virus (HPV) merupakan virus penyebab kanker serviks, yang menjadi penyebab kematian kedua akibat kanker pada perempuan setelah kanker payudara. Sebagai langkah pencegahan, pemerintah Indonesia menetapkan vaksinasi HPV sebagai imunisasi wajib nasional sejak 2023. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program vaksinasi HPV di Kota Pekalongan serta merumuskan strategi optimalisasi untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei evaluatif di empat puskesmas perwakilan tiap kecamatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan kunci, lalu dianalisis dengan pendekatan SWOT. Hasil menunjukkan cakupan vaksinasi HPV di Kota Pekalongan meningkat dari 80,6% (2023) menjadi 95–98% (2024). Keberhasilan ini didukung oleh SDM yang kompeten, sarana prasarana memadai, dan koordinasi lintas sektor yang kuat. Namun, tantangan masih dijumpai, seperti penolakan vaksin akibat kurangnya pemahaman, isu keagamaan, dan distribusi vaksin yang belum merata. Strategi yang disarankan meliputi edukasi berbasis lokalitas, pelibatan tokoh agama, peningkatan komunikasi risiko, serta perluasan cakupan pada anak yang tidak bersekolah. Temuan ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan dalam memperkuat program vaksinasi HPV yang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan.
Status Gizi Ibu Hamil sebagai Prediktor Kejadian Stunting pada Anak Usia 24–59 Bulan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Pane, Nikmah Kemalasari; Almadany, Ulfah Hidayah; Sujoko, Edy
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.1026

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Faktor maternal, khususnya status gizi ibu saat kehamilan, diduga memiliki peran signifikan terhadap risiko terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi ibu hamil dan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 219 ibu dan anak balita yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran antropometri. Status gizi ibu hamil ditelusuri melalui riwayat berat badan dan tinggi badan saat hamil, sedangkan status stunting anak ditentukan berdasarkan z-score TB/U menggunakan standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Prevalensi stunting dalam penelitian ini adalah 29,2%. Ibu dengan status gizi KEK memiliki risiko 3,7 kali lebih besar melahirkan anak stunting dibandingkan ibu dengan gizi normal (p < 0,001). Anemia saat hamil (OR = 2,4; p = 0,004) dan pendidikan ibu ≤ SMP (OR = 1,9; p = 0,042) juga menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Status gizi ibu hamil merupakan prediktor utama dalam kejadian stunting. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi gizi terpadu sejak masa kehamilan sebagai strategi kunci dalam percepatan penurunan stunting, khususnya di tingkat komunitas melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis bukti.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Capaian Skrining Usia Produktif (15-59) Tahun dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di UPTD Puskesmas Kadugede Tahun 2024 Nurfadilah, Dila; Rizqi, Alfiani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.1041

Abstract

  Dalam pelayanan kesehatan standar yang harus dipenuhi yaitu melakukan skrining Kesehatan untuk kelompok usia produkif (15-59 tahun). Skrining Kesehatan sangat penting dilakukan bagi usia produktif (15-59 tahun) yang bertujuan untuk mendeteksi dini masalah Kesehatan serta mengetahui faktor risiko yang dapat memicu terjadinya masalah Kesehatan lainnya. Berdasarkan data dari Puskesmas Kadugede capaian skrining PTM pada tahun 2024 hanya sebesar 59,4%, yang menunjukkan tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya capaian skrining usia produktif dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan dengan triangulasi dari data wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya capaian skrining usia produktif di Puskesmas Kadugede dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melakukan skrining, takut akan hasil pemeriksaan, dan lokasi wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadugede yang berbukit dan jarang sekali ada transportasi umum.
Hubungan Predisposisi dengan Minat Pasien untuk Mengikuti JKN-KIS di Rumah Sakit Elisabeth Medan P.A, Lea Sri Ita br; Ginting, Arjuna; Gaol, Hotmarina Lumban
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.1105

Abstract

Minat masyarakat yang rendah untuk mengikuti program JKN-KIS menjadi masalah yang nyata di rumah sakit, termasuk di Rumah Sakit Elisabeth Medan. Rendahnya minat ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap yang kurang dan rendahnya kepercayaan terhadap layanan JKN-KIS.  Tujuan penelitian untuk menidentifikasi hubungan predisposisi (pengetahuan, sikap, dan kepercayaan) dengan minat pasien untuk mengikuti JKN-KIS di Rumah Sakit Elisabeth Medan tahun 2025. Rancangan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini 100 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh pengetahuan pasien baik 84%, sikap baik 65%, kepercayaan untuk mengikuti JKN-KIS baik 66% di Rumah Sakit Elisabeth Medan 2025. Hasil uji Chi-square  menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat pasien untuk mengikuti JKN-KIS dengan nilai p-value 0.018, ada hubungan yang signifikan sikap dengan minat pasien untuk mengikuti JKN-KIS dengan nilai p-value 0.018, ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan dengan minat pasien untuk mengikuti JKN-KIS dengan nilai p-value 0,009. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan sosialisasi diperlukan untuk mendorong keikutsertaan pasien secara optimal.

Page 7 of 10 | Total Record : 94