cover
Contact Name
Andi Taslim Saputra
Contact Email
a.taslim.saputra@unm.ac.id
Phone
+6285251604817
Journal Mail Official
jurnalsureq@unm.ac.id
Editorial Address
Jl Malengkeri Raya
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain
ISSN : -     EISSN : 28301927     DOI : https://doi.org/10.26858/
Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain mencakup berbagai konsep, ide, praktik, fenomena, dan analisis yang berkaitan dengan topik pengabdian kepada masyarakat yang berbasiskan seni dan desain. Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain dimaksudkan untuk menyebarkan informasi tentang seni dan desain yang bersumbangsih terhadap masyarakat; oleh karena itu, kita dapat memperoleh banyak hal yang berkaitan dengan implementasi layanan pengabdian terhadap masyarakat serta memajukan teori dan praktik yang terkait dengan segala bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang Seni dan Desain atau bahkan penemuan pendekatan interdisipliner berkenaan dengan teori dan praktek dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, termasuk di dalamnya yaitu menyoroti upaya inovatif; memeriksa secara kritis masalah, trend, tantangan, dan peluang yang muncul; dan pelaporan tentang studi dampak di bidang seni, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian seni berbasis pengabdian kepada masyarakat, pelatihan partisipatif berbasis pengabdian kepada masyarakat, pengabdian tindakan dan pengabdian masyarakat.
Articles 85 Documents
PELATIHAN DESAIN FEED INSTAGRAM BAGI PELAKU UMKM DI KOTA MAKASSAR Muhammad Zia Ulhaq; Arifin Manggau; Agussalim Djirong; Muhammad Suyudi; Sumiani Sumiani
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.63113

Abstract

Pelatihan Desain Feed Instagram Bagi Pelaku UMKM dilaksanakan untuk mendukung UMKM dalam sektor pemasaran melalui media sosial Instagram. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari secara luring. Adapun hasil dari pelatihan ini yakni peserta UMKM dapat mendesain feed Instagram hanya dengan menggunakan aplikasi Power Point.
PKM WORKSHOP MUSIKALISASI PUISI BAGI PESERTA DIDIK SMA/SMK/MA KOTA KENDARI OLEH KANTOR BAHASA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Andi Baetal Mukaddas; Rahmat Kurniawan; Khaeruddin Khaeruddin; Muhammad Muhlis Lugis; Nurul Inayah Aniskamah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.62096

Abstract

PKM ini dilaksanakan di aula kantor bahasa provinsi Sulawesi Tenggara dengan melibatkan 10 sekolah tingkat SMA/SMK/MA yang ada di kota Kendari, kegiatan ini adalah workshop musikalisasi pusisi dengan tujuan memberi pemahaman kepada peserta berkaitan dengan musikalisasi pusi dan tata teknik pentas. Kegiatan yang berlangsung selam 2 hari (25 – 27 April 2024) dibagi menjadi dua sesi, yaitu pemaparan materi secara teori dan praktek mengaransemen puisi menjadi lagu.
PELATIHAN TARI KREASI GALLANG BALLE SEBAGAI SARANA EDUKASI TENTANG KESETARAAN GENDER PADA SISWI SMA NEGERI 2 MAJENE SULAWESI BARAT Syakhruni Syakhruni; Heriyati Yatim; Jalil Jalil; Prusdianto Prusdianto
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.54209

Abstract

Gender merupakan perspesi atau cara pandang terhadap laki-laki atau perempuan yang tidak didasari kepada perbedaan biologis yaitu jenis kelamin. Gender pada semua aspek kehidupan manusia menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan termasuk kreasi sosial dengan posisi perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Sulawesi Barat memiliki masyarakat ekonomi kelas bawah yang didominasi oleh gender perempuan dikarenakan keterbatasan akses mereka lebih sedikit dibanding gender laki-laki. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang kesetaraan gender. Seni tari adalah bentuk media edukasi yang berkaitan dengan norma-norma atau nilai-nilai yang perlu dikembangkan, dieksplisitkan, dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Atas dasar permasalahan tersebut maka dibuatlah sebuah program kegiatan masyarakat “PKM Pelatihan Tari Kreasi Gallang Balle dalam Mengedukasi Kesetaraan Gender Pada Siswi Sma Negeri 2 Majene Sulawesi Barat” dengan tujuan menjadikan pelatihan tari sebagai media untuk memberikan edukasi tentang kesetaraan gender sehingga mempengaruhi cara pandang mereka kepada diri sendiri sebagai perempuan maupun perempuan-perempuan lainnya.
TEKNOLOGI BARUGA TOPE LE'LENG BERBASIS WISATA EKOBUDAYA MIX REALITY UNTUK MENDUKUNG PRODUKSI DAN PEMASARAN SARUNG TENUN DI DESA TANAH TOWA Taslim Saputra, Andi; Muhammad, Aco; Azzahra, Mirza; Safitri, Kiki Rizkiyah; Liku Lola, Nova
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.65844

Abstract

Desa Tanah Towa merupakan salah satu wilayah yang terletak di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Kondisi iklim di Desa Tanah Towa kurang lebih sama dengan wilayah pada umumnya, yakni beriklim kemarau dan penghujan. Hampir sama dengan daerah disekitarnya, wilayah ini didominasi oleh pegunungan, sungai dan daratan yang masih subur yang berkorelasi dengan Artefak kebudayaan dan Tope Le’leng sarung khas sekaligus menjadi lifestyle daerah ini yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi bagian yang populer untuk siapapun di kehidupan. Namun, dibalik potensi yang ada, kondisi kehidupan dan perekonomian masyarakat belum bisa dikatakan sejahtera dikarenakan kurangnya pemahaman, pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengelola potensi budaya dan sekitar yang sangat memungkinkan untuk dijadikan tempat yang berorientasi wisata ekobudaya.  Merespon permasalahan yang diuraikan di atas, kami menghadirkan solusi dengan mempertimbangkan berbagai potensi yang ada sebagai solusi dan usaha menuntaskan berbagai permasalahan yang ada di Desa Tanah Towa melalui kegiatan PPK Ormawa yang menghadirkan solusi melalui Teknologi Baruga Tope Le’leng. Adapun tujuan dari keikutsertaan pada pelaksanaan kegiatan PPK Ormawa ini diantaranya yaitu: Untuk menciptakan semangat berbudaya dan berwirausaha khususnya produksi Tope’ Le’leng bagi masyarakat Desa Tanah Towa, dalam menumbuhkan produktivitas kerja untuk masyarakat, untuk mengatasi masyarakat yang tidak melek digital dan masih minim pengetahuan tentang sarung tenun di Desa Tanah Towa, serta bertujuan menghubungkan realitas-digitalisasi-ekobudaya dengan teknologi sistem yang menghadirkan inovasi ruang pengetahuan dan industri berbasis mixed media antara realitas dan digitalisasi pada produksi dan pemasaran untuk mendukung ekobudaya. Metode pelaksanaan yang digunakan pada program ini diantaranya Sosialisasi Sadar Budaya kepada masyarakat, pembuatan Teknologi Baruga Tope Le'leng Berbasis Ekobudaya Mix Reality Untuk Mendukung Produksi dan Pemasaran Sarung Tenun di Desa Tanah Towa, pembentukan kelompok kader budaya, tour Mixed Reality berbasis ekowisata dan Temu Budaya.  
PELATIHAN LITERASI PEMAKNAAN IDENTITAS LANGGAM MAKASSAR DALAM INDUSTRI MUSIK KREATIF KOTA MAKASSAR Khaeruddin Khaeruddin; Rahmat Kurniawan; Sri Riski Wulandari; Asri Nur Aina; Oky Nur Pratiwi Johansyah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.62095

Abstract

Pelatihan Literasi Pemaknaan identitas ini dilaksanakan di adapada café artspace Kota Makassar untuk memberikan pemahaman mengenai pro dan kontra pemaknaan identitas istilah Langgam Makassar daalam eksistensi industri kreatif kota makassar. Metode yang digunakan adalah sharing session atau diskusi publik melalui pemaparan sejaran perekembangan langgam makassar yang berasal dari keroncong hingga sampai di tanah sulawesi. Hasil dari bentuk pelatihan ini adalah kespakatan dan kesepamhaman mengenai istilah dan ansambel musik Langgam makassar yang eksistensi nya semakin meningkat dengan banyaknya pemuda memainkan kesenian ini di kota makassar, hal itu tersebut terbutkti dengan banyak nya musisi dan penikmat musik langgam mkassar datang dan memberikan kesepahaman mengenaian pemaknaan identitas.
PELATIHAN PEMBUATAN MUSIK IRINGAN PERTUNJUKAN TEATER PADA KELOMPOK TEATER KAMPUS MAHASISWA (TERKAM) FAKULTAS SENI DAN DESAIN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Andi Ihsan; Muhammad Zia Ulhaq; Andi Fauziyah Hijrina Fatimah; Muhammad Syafruddin Akmal; Harmin Hatta
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.56941

Abstract

Musik merupakan hasil ungkapan rasa dari seseorang yang dituangkan melalui bunyi. Dalam dunia teater musik merupakan hal yang penting diketahui karena merupakan bagian dari pendukung suasana pada naskah yang akan dipentaskan. Teater kampus sebagai salah-satu wadah pengembangan bakat teater telah memiliki banyak prestasi, namun belum memiliki keterampilan dalam membuat musik iringan pertunjukan teater. Hal ini tentunya mempengaruhi efektifitas serta anggaran dalam membuat sebuah pertujukan teater. Perlunya pelatihan pembuatan musik teater pada kelompok teater kampus (TERKAM) agar mereka memiliki pengetahuan serta keterampilan dalam melengkapi bakat teater mereka, sehingga dalam penggarapan sebuah pertunjukan mulai dari naskah, dialog, sampai pada musik iringan pendukungnya menjadi satu kesatuan dan tentunya berpengaruh pada minat pesertanya. Rumusan masalah yaitu: (1)bagaimana permasalahan mitra terhadap musik iringan pertunjukan teater pada kelompok Teater Kampus (TERKAM) di FSD UNM,(2)Bagaimana prosedur pelatihan pembuatan musik iringan pertunjukan teater pada kelompok teater kampus (TERKAM) di FSD UNM. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, latihan yang menggunakan beberapa alat musik sebagai pendukung pelatihan tersebut. Hasil yang dicapai meliputi pengenalan konsep dasar musik secara umu, pembuatan musik iringan dengan penggunaan alat musik, sampai pada tahap pertunjukan seluruhnya mencapai hasil yang maksimal.
PELATIHAN TARI TRADISIONAL BAGI MASYARAKAT LORONG DI KOTA MAKASSAR Rahma M; Bau Salawati; Asia Ramli; Arifin Manggau; Andi Padalia
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.54079

Abstract

Pelatihan Tari Tradisional bagi masyarakat lorong di Kota makssar merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang bertujuan untuk memberi penguatan kearifan lokal bagi masyarakat lorong. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendekatkan seni khususnya seni tari ke masyarakat juga menumbuhkan dan menguatkan pemahaman tentang kearifan lokal Sulawesi Selatan khususnya etnis Makassar. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya memfilter budaya-budaya asing yang masuk dengan pesat ke masayarakat melalui berbagai media sosial. Pelatihan Tari Padduppa dipilih mengingat tari ii merupakan tari yang menggambarkan bagaimana masyarakat etika dan adat Bugis Makassar dalam menjamu tamu, diharapkan melalui pelatihan ini masyarakat memperoleh pemahaman tetang budaya dan adat istiadat Bugis-Makassar selain mengembangkan keterampilan menari, pengembangan keterampilan ini juga dilakukan sebagai salah bentuk rekreasi bagi masayarakat terlepas dari rutinitas keseharian mereka
PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR DAN KEMASAN UNTUK MENINGKATKAN CITRA PRODUK UMKM DI DESA SIDDO KABUPATEN BARRU Tangsi Tangsi; Muhammad Muhaemin
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.63145

Abstract

Souvenir dan kemasan dalam memenuhi elemen fisik produk dan sebagai faktor kritis dalam pertimbangan konsumen. Souvenir dan desain kemasan melibatkan penggunaan karakter dan huruf untuk membedakan produk di pasar. Pentingnya perkembangan ekonomi Desa Siddo, Kabupaten Barru, terlihat dari kontribusi UMKM yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Produk-produk UMKM ini menggunakan sumber daya alam lokal dan memenuhi kebutuhan umum di Sulawesi Selatan. Kelompok UMKM di Desa Siddo belum menerapkan strategi kreatif dalam pengemasan produk, meskipun sebagian masih menggunakan kemasan yang sederhana. Desain kemasan merupakan sektor bisnis kreatif yang menggabungkan elemen-elemen seperti bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi, dan desain keseluruhan dengan informasi produk untuk memfasilitasi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini membantu UMKM dalam membuat souvenir dan kemasan produk untuk meningkatkan citra produk.Souvenirs and packaging fulfill the physical elements of products and serve as critical factors in consumer considerations. Souvenirs and packaging design involve the use of characters and typography to differentiate products in the market. The importance of economic development in Siddo Village, Barru Regency, is evident from the contribution of UMKM or MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) that drive regional economic growth. These MSME products utilize local natural resources and meet general needs in South Sulawesi. The MSME groups in Siddo Village have not yet implemented creative strategies in product packaging, with many still using simple packaging. Packaging design is a sector of the creative industry that combines elements such as form, structure, material, color, imagery, typography, and overall design with product information to facilitate marketing. The results of this activity assist MSMEs in creating souvenirs and product packaging to enhance the product's image.
PELATIHAN PEMBUATAN KALIGRAFI MOZAIK BAHAN ALAM DI PESANTREN YAYASAN BINA INSAN CENDEKIA LUKMANUL HAKIM Harmin Hatta; Agussalim Djirong; Aswar Aswar; Faizal Faizal Erlangga Makawi; Irfan Arifin
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.62493

Abstract

Kaligrafi merupakan ukiran indah yang identik dengan perkembangan Islam. Hal ini menjadi tujuan dari pengabdian ini yakni membuat pelatihan kaligrafi mozaik menggunakan bahan alam di Pesantren Yayasan Bina Insan Cendekia Lukmanul Hakim. Dalam mengembangkan kreatifitas peserta didik di pesantren tersebut, pelatihan pembuatan kaligrafi bisa menjadi media yang sangat menarik para siswa dan tentunya pengajar di Pesantren Yayasan Bina Insan Cendekia Lukmanul Hakim. Kendala umum yang dihadapi oleh peserta didik adalah minimnya pelatihan yang dapat mengembangkan kreativitas mereka dan sejalan dengan prinsip mereka. Maka kehadiran pelatihan kaligrafi mozaik menggunakan bahan alam ini bisa menjadi solusi atas permasalahan yang ada. Kaligrafi sangat identik dengan pondok pesantren, selain memiliki bentuk yang indah, kaligrafi juga identik dengan nama Allah, Muhammad, dan surat-surat suci yang ada di dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan dengan menggunakan prinsip pendekatan teori dan praktik yang dimulai dengan informasi, proses pembuatan, pewarnaan dan finishing. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah: (1) para santri telah berhasil membuat kaligrafi mozaik dengan bahan alam dengan sangat baik; (2) para santri mampu memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar menjadi karya seni; (3) para santri memahami proses pewarnaan dengan sangat baik
PELATIHAN TARI KREASI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN PADA GENERASI MILENIAL DI PULAU LAKKANG Johar Linda; Faidhul Inayah; Dwi Wahyuni Hamka
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.52860

Abstract

Kegiatan pelatihan Tari Kreasi pada generasi melenial bertujuan untuk melestarikan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang tari kreasi yang ada di Sulawesi Selatan. Pembelajaran tari kreasi tersebut, diharapkan dapat memberikan hasil, bukan saja pada gerak tari kreasi, akan tetapi tentang cara dalam mengembangkan gerak tari kreasi tersebut. Selain itu diharapkan para siswa usia sekolah (kaum milaneal) menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan gerak yang telah diberikan sebagai gerak dasar.Pelatihan ini menggunakan metode ceramah pada teori dan metode demonstrasi pada materi praktik. Sementara langkah-langkah yang ditempuh meliputi: 1. Tahap persiapan kegiatan, meliputi, a) observasi lokasi, b) mengurus surat izin, dan c. Menentukan jadwal pelaksanaan. 2. Pelaksanaan kegiatan, meliputi; a) memberikan materi teori, pengantar dasar-dasar tari kreasi Sul Sel, b) praktik tari kreasi dan c) evaluasi.Target luaran adalah peserta pelatihan dapat memperagakan gerakan tari kreasi yang telah di susun oleh peserta pelatihan (siswa) sesuai arahan dari instruktur dan mengembangkan atau mengkreasikan gerak serta menemukan gerakan-gerakan baru yang lebih kreatif, sehingga dapat memperagakan tari kreasi lebih kreatif lagi, dengan menggunakan iringan musik serta komposisi (pola lantai).