cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
kreasi.journal@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
kreasi.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094182     DOI : https://doi.org/10.58218/kreasi
Core Subject : Social,
KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar P-ISSN dan E-ISSN. KREASI adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh BALE LITERASI yang merupakan lembaga riset, pelatihan & edukasi, sosial dan publikasi. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2021 terbit sebanyak tiga kali terbit yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Penguatan Komunikasi Lintas Budaya pada Siswa Tingkat Pertama Al-Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development, Thailand Muwahidah Nurhasanah; Hesvy Diniarty; Abdul Jabar Idharudin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3734

Abstract

This article discusses the implementation experience of the International Student Community Engagement Program (KKN Internasional) in Hatyai, Thailand, focusing on strengthening students' cross-cultural communication skills. The program serves as a real-world learning platform for students to apply their academic capabilities while adapting to distinct social and cultural contexts. The activities carried out included teaching Arabic and Indonesian at the TPQ Al-Hidayah Waqaf Foundation, participating in halaqah (religious study groups) with local women, and engaging in international seminars. This study employs a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through direct observation, documentation, and informal interviews with local residents to gain an in-depth understanding of the intercultural communication dynamics during the program. The primary objective of this community engagement project is to identify the cross-cultural communication challenges faced by students and to explain the adaptive strategies they utilized when interacting with the local community. The findings indicate that language and cultural differences posed the main obstacles in the communication process. However, students successfully overcome them through adaptive communication strategies, such as using visual media, learning basic Thai vocabulary, and employing non-verbal communication. These strategies proved effective in building harmonious and productive social relationships. Consequently, this initiative not only enhances students' cross-cultural communication skills but also strengthens Indonesian cultural diplomacy at the international level and opens up opportunities for cross-border academic collaboration. These findings underscore the importance of equipping students with cultural competence and foreign language skills prior to participating in international community engagement programs to ensure optimal adaptation and intercultural interaction.
Cinta Bumi: Mengenal Ekosistem Laut Melalui Buku Cerita Bergambar, Menanam Mangrove, dan Bersih-Bersih Pantai R. Ery Ridwan; Putri Nauli Marpaung; Faizol Yuhri; Laras Aprilianti; Sintia Wahyu Wijayanti; Neng Ulya; Engkus Kusnadi; Muhammad Mury Syafei
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3811

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Cinta Bumi: Mengenal Ekosistem Laut Melalui Buku Cerita Bergambar, Menanam Mangrove, dan Bersih-Bersih Pantai” dilaksanakan di Pantai Pasirputih, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Sasaran kegiatan berjumlah 100 siswa yang terdiri atas siswa kelas V dan VI SDN Sukajaya 01 dan MI Al Khoeriyah Pasirputih, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi menggunakan buku cerita bergambar mengenai ekosistem laut, praktik penanaman 1.000 bibit mangrove pada area seluas 1.000 m², serta kegiatan bersih-bersih pantai dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif pada setiap tahapan. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut, fungsi ekologis mangrove, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Selain itu, kegiatan juga menumbuhkan sikap gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi lingkungan berbasis pengalaman yang efektif dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap pelestarian ekosistem pesisir.
Edukasi Persiapan Kolam Sebelum Penebaran Benih Lele Pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Melati Kecamatan Tebas Izhar Amirul Haq; Dewi Merdekawat; Indra Mahyudi; Beryaldi Agam; Debby Urabi; Maryono; Jordi; Nurul Fatimah Yunita; Saifullah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3821

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of fish farmer group members in preparing ponds prior to catfish seed stocking to support successful cultivation during the initial rearing phase. The activity was conducted on December 20, 2025, in Tebas Sungai Village, Tebas District, Sambas Regency, in collaboration with the Tunas Melati Fish Farmer Group (Pokdakan), involving 15 participants. The implementation method employed an educational-participatory approach through classroom-based counseling, discussions, demonstrations, and hands-on pond preparation practices on eight culture ponds measuring 4 × 4 meters each.The practical activities included pond cleaning, salt application as a simple sanitation method, initial water filling, water drainage, pond drying, final water filling, and preparation of ponds for catfish seed stocking. Evaluation was conducted through observation of participant involvement, oral discussions, and participants’ ability to explain the pond preparation procedures after the activity.The results showed that participants understood the importance of preparing the culture medium before seed stocking and were able to follow the pond preparation procedures systematically. The activity was implemented smoothly without significant obstacles and contributed to enhancing the capacity of group members in managing catfish culture media. Practice-based education was found to be effective in improving participants’ understanding of pond readiness as a supporting factor for the successful initial adaptation of catfish seed.
Peningkatan Kapasitas Wirausaha dan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Produk bagi Ibu Rumah Tangga Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina; Fitriani; Yuyun Safitri; Ramadhan Kusuma Yuda
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3837

Abstract

This Community Service (PKM) activity aims to improve the entrepreneurial capacity and ability to utilize social media as a means of product promotion for housewives at P.H. Mukhsin Mega Mas, Sungai Raya Dalam, Kubu Raya Regency. Based on pre-observations, it was found that most participants had never attended formal entrepreneurship training, lacked understanding of product marketing strategies, and had not yet optimally utilized social media to support their businesses. The activity was implemented through training and mentoring methods, including an introduction to local product-based business opportunities, digital marketing strategies, and practical use of social media for product promotion. The activity involved 15 housewives who owned micro-enterprises. The results of the activity showed an increase in the participants' understanding of business management and digital marketing. Furthermore, participants began to develop the ability to create simple promotional content and utilize social media as a means of product marketing. This activity is expected to increase entrepreneurial motivation, expand marketing reach, and support sustainable family economic growth.
Pengenalan Pengelolaan Lingkungan melalui Kegiatan Sains Dasar Sederhana Berdampak dan Berkelanjutan Rita Rahmaniati; Bulkani; Sari Marlina; Amelia Dwi Astuti; Muh. Azhari
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3846

Abstract

The continuously changing state of the environment—in terms of both quality and quantity—necessitates consistent measures to preserve and protect existing conditions and ensure the sustainability of life components such as humans, animals, and plants. Supporting environmental components—such as water, soil, air, and light—must be preserved. The quality of these components influences the condition of other elements of life. The activities aim to accustom children to being responsive to environmental conditions and to enable them to serve as a local environmental mitigation group. The method employed in this community service activity involves a practical, simple science approach—specifically, observing unfavorable environmental conditions and providing solutions to the problems encountered. This community service activity involved upper-grade elementary students from SDN 07 Panarung, Palangka Raya. The results demonstrated the students' enthusiasm for the material—which covered simple environmental management and basic science practices, such as simple water filtration—addressing the issue of water quality in Palangka Raya, This is evident from the activities repeatedly undertaken by highly curious participants, ensuring that the measures taken yield benefits for environmental management in both the short and long term (sustainability).
Penguatan Hygiene Sanitasi Berbasis CHSE pada Destinasi Wisata Pantai Oesina Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Hikmah Hikmah; Asrial Asrial; Roly Edyan; Andriana Deku; Tengku A. Fauzansyah; Alvin A. Bara; Aditya Ly; Gauris P. Er Lambang
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3855

Abstract

Destinasi Wisata Pantai Oesina di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, merupakan aset wisata pesisir dengan daya tarik pasir putih, perairan dangkal, fasilitas lopo/gazebo, dan potensi ekowisata berbasis masyarakat. Peningkatan aktivitas wisata perlu disertai pengelolaan hygiene sanitasi yang memadai agar risiko kesehatan lingkungan dapat dicegah dan kenyamanan wisatawan meningkat. Penerapan higiene dan sanitasi di destinasi wisata pantai sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan, mencegah pencemaran dan penyebaran penyakit, serta menjamin kesehatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pengetahuan, kesadaran, dan praktik awal hygiene sanitasi pada kawasan Pantai Oesina. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui observasi lapangan, koordinasi, penyuluhan, diskusi partisipatif, praktik kebersihan lingkungan, dokumentasi, serta penyusunan rekomendasi operasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa isu prioritas meliputi ketersediaan dan kualitas air bersih, pemeliharaan toilet/MCK, pengelolaan sampah, pengendalian air limbah, hygiene kios kuliner, dan perilaku wisatawan. Luaran kegiatan berupa model lima pilar hygiene sanitasi, yaitu air bersih dan uji kualitas, toilet/MCK laik sehat, sampah terpilah dan 3R, limbah cair terkendali, serta hygiene personal dan kios kuliner. Rencana tindak lanjut meliputi audit sanitasi berkala, logbook kebersihan, penyediaan sarana cuci tangan, pemilahan sampah, pemeriksaan kualitas air, serta integrasi prinsip CHSE dalam tata kelola destinasi. Kegiatan ini menegaskan bahwa sanitasi wisata pantai harus dikelola sebagai sistem kawasan kolaboratif yang melibatkan pengelola, pokdarwis, pedagang, wisatawan, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi.
Digitalisasi Melalui Pengembangan Website Sebagai Media Promosi Wisata Kampung Adat Cireundeu Haris Annisari Indah Nur Rochimah; Erna Hikmawati; Andy Kurnia Handoko; Siti Nur Azizah Sugiharto
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3921

Abstract

Kampung Adat Cireundeu memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata budaya melalui kearifan lokal Tradisi Singkong 100 Tahun, namun pemanfaatannya masih terkendala oleh rendahnya visibilitas digital, belum tersedianya sistem informasi yang terintegrasi, serta terbatasnya media promosi dan pengelolaan informasi wisata. Program pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan evaluatif yang dipadukan dengan Participatory Action Learning (PAL) dan Experiential Learning, dengan melibatkan 10 orang peserta pelatihan yang merupakan perwakilan pengelola kampung, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), dan pelaku UMKM. Kegiatan ini bertujuan merancang dan mengembangkan website resmi Kampung Adat Cireundeu berbasis Content Management System (CMS) sebagai media promosi wisata, pengelolaan reservasi, serta penyajian katalog kuliner lokal yang dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat, dengan penerapan pendekatan storytelling budaya pada perancangan antarmuka (UI/UX) serta optimasi Local Search Engine Optimization (SEO) melalui pembaruan titik koordinat pada Google Maps. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan (User Acceptance Testing/UAT), sementara pelatihan pengelolaan website meningkatkan pemahaman peserta dari rata-rata 28,32 (pretest) menjadi 55,01 (posttest). Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan konten digital secara mandiri dan berkelanjutan, memperkuat identitas branding Kampung Adat Cireundeu, serta membuka potensi dampak ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan kunjungan wisata dan penguatan pemasaran produk UMKM berbasis singkong.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Mengenai Penggunaan Obat Kolesterol dan Hipertensi di Kelurahan Kasin Yulinda Hapsyari; Venny Kurnia Andika
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3939

Abstract

Hiperkolesterolemia dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi faktor risiko utama pada penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi seperti Amlodipine, serta obat antihiperlipidemia seperti Simvastatin, memerlukan pengetahua terutama dalam penggunaan obat yang baik agar mencapai outcome yang maksimal. Namun, masyarakat masih sering menggunakan obat kolesterol dan hipertensi yang tidak tepat, sehingga penggunaan dosis dan aturan minum yang tidak sesuai, serta kurangnya pengetahuan terhadap penggunaan obat kolesterol dan hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat kolesterol dan hipertensi secara rasional. Peserta kegiatan terkait penggunaan obat kolesterol dan hipertensi berjumlah 31 orang Kader Kelurahan Kasin di Kota Malang. Kegiatan pengabdian masyrakat akan dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali yaitu dengan memberikan materi pengetahuan terhadap penggunaan obat kolesterol dan hipertensi dan diskusi. Evaluasi dilakukan dengan memberikan lembar pretest dan posttest, serta indikator pengetahuan diukur dari peningkatan nilai pretest dan posttest. Hasil yang didapatkan dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan menunjukkan hasil ?50% yaitu sebesar 78,88%. Selain adanya peningkatan pengetahuan masyarakat, hasil melalui lembar pretest dan post-test menunjukkan bahwa peserta Kader paham akan materi.
Upaya Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan Siswa Di SDN 2 Bendogerit Melalui Pendampingan Guru Memanfaatkan Majalah Sains Digital Berbasis Kearifan Lokal Blitar Surayanah; M. Anas Thohir; Ananda Zahra; Dhiya Nasywa; Dina Nur Abidah; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3942

Abstract

This community service activity aimed to foster environmental awareness among students at SDN 2 Bendogerit by providing guidance to teachers on how to utilize a digital science magazine based on Blitar’s local wisdom. The method used was a quantitative descriptive approach with a pre-test and post-test design. The subjects of the activity consisted of teachers involved in guiding the use of digital learning media. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively in the form of percentages. The results of the activity showed an improvement across all measured indicators. Students’ environmental awareness increased from 90% to 95%, the quality of teacher guidance improved from 82% to 94%, and teachers’ ability to utilize digital media increased from 77% to 92%. These findings indicate that teacher guidance in the use of digital science magazines based on Blitar’s local wisdom is effective in supporting contextual learning, enhancing teacher competencies, and strengthening environmentally conscious character among elementary school students.
Transformasi Kesadaran Lingkungan Melalui Pendampingan Media Digital Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru SD Ngadipuro 03 Surayanah; Esti Untari; Dhiya Nasywa; Febri Dwi Asmawan; Dina Nur Abidah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3943

Abstract

Teachers’ limited understanding of how to utilize digital media based on local wisdom results in learning that is not sufficiently contextual and is not yet optimal in fostering environmental awareness among students. This community service activity aims to improve the understanding of teachers at SDN Ngadipuro 03 in utilizing the “Sahabat Lingkungan” digital media—based on the local wisdom of Wonotirto Subdistrict—as a learning resource. The methods used included technical guidance, media usage training, practical exercises, and implementation support in the classroom. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure improvements in teachers’ understanding. The results showed an increase in the average pre-test score from 85,63% to 93,34% on the post-test. In addition to enhancing teachers’ understanding, the “Sahabat Lingkungan” digital media provides a more interactive and contextual learning alternative that is easily integrated with local resources, thereby supporting the strengthening of environmental awareness in elementary schools. Thus, guidance on the use of digital media based on local wisdom has proven effective in improving teachers’ competencies while supporting more meaningful learning experiences.