cover
Contact Name
Anisa Sri Utami
Contact Email
anisautami95@gmail.com
Phone
+6282275004633
Journal Mail Official
redaksisalingkaabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl by Pass No 9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Salingka Abdimas
ISSN : 28089928     EISSN : 28074564     DOI : 10.31869/jsam
Core Subject : Health,
Jurnal Salingka Abdimas hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil pegabdian kepada Masyaraakat yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit)
Articles 120 Documents
EDUKASI UPAYA PENCEGAHAN GAGAL GINJAL KRONIS PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS rahman, Zakiah; Atrie, Utari Yunie; Ernawati, Ernawati
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5986

Abstract

Pasien dengan hipertensi dan diabetes perlu menjaga kontrol gula darah dan tekanan darah untuk mencegah atau memperlambat perkembangan GGK. Kesadaran pasien sangat penting dalam hal ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi kontrol tersebut mencakup ketaatan pasien terhadap minum obat, persepsi positif pasien terhadap pengobatan, serta pengetahuan tentang komplikasi penyakitnya. Tujuan : meningkatkan  pengetahuan  masyarakat  tentang pencegahan gagal ginjal kronik  bagi  pasien  diabetes  melitus dan hipertensi. Metode  :  ceramah,  diskusi  dan  tanya  jawab. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2023 dengan target responden adalah perawat masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes melitus sebanyak 20 orang.  Kegiatan PKM  dievaluasi   dengan pre-test dan post-test. PKM menunjukkan  sebelum dilakukan edukasi pengetahuan peserta kategori rendah  sebanyak 16 orang (80 %) dan setelah edukasi pengetahuan peserta mayoritas tinggi 15 orang (75%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebelum dan setelah  edukasi upaya pencegahan gagal ginjal kronik pada masyarakat yang mengalami diabetes melitus dan hipertensi.  Melalui upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya gagal ginjal kronik dengan merubah pola hidup, kontrol kadar gula darah dan tekanan darah. Kata kunci: Edukasi, DM, GGK, hipertensi
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI PANTI ASUHAN AISYIAH PAYAKUMBUH prima, Rezi; Asmaret, Desi; Halim, Syaflin; Anggraini, Yuliza; Alvira, Selsa; Irfianda, Irfianda
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5925

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi bagian tak terpisahkan dari jaminan hak atas kesehatan negara, Anak-anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah perempuan yang berusia remaja belum pernah dibekali dengan pengetahuan tentang hak-hak reproduksi perempuan. Oleh sebab itu, perlu peningkatan kemandirian kesehatan dan kesadaran tentang hak-hak reproduksi dengan program berkelanjutan, Secara umum PKM ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan memberdayakan anak-anak panti melalui proses peningkatan pengetahuan yang membawa perubahan (transformatif) nilai-nilai sosial dan kemasyarakatan serta mandiri menjaga dan memelihara kesehatan reproduksinya; tumbuhnya semangat untuk mengenal hak-hak azasi manusia, memperoleh informasi, mencapai standar tertinggi kesehatan seksual dan reproduksi, serta membuat keputusan yang tepat mengenai diri yang bebas dari diskriminasi, untuk itu langkah efektif yang kami lakukan adalah melakukan serangkaian kegiatan peningkatan pengetahuan salah satunya kegiatan penyuluhan mengenai penyakit menular seksual untuk meningkatkan pengetahuan siswa panti asuhan aisyiyah payakumbuh.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG MAKRO DAN MIKRONUTRIEN PADA REMAJA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK MELATI AISYIYAH DELI SERDANG Purwoningsih, Emni; Lubis, Humairah Medina Liza; Malini, Fitri Nur; Salsabila, Salsabila; Noviardy, Arya; Fadillah, Akram
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5867

Abstract

Masa remaja adalah peralihan dari masa remaja ke dewasa yang merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang dinamis dan pesat secara fisik, psikologis, intelektual, sosial, tingkah laku, dan seksual yang dikaitkan dengan pubertas. Salah satu masalah nutrisi utama remaja adalah kekurangan mikronutrien, terutama anemia dan kekurangan zat besi, masalah malnutrisi, seperti kekurangan gizi, perawakan pendek, dan kekurangan gizi hingga obesitas. Masalah gizi pada remaja memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan generasi muda, serta ekonomi dan kesehatan negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang makro dan mikronutrien. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui edukasi tentang cara mengukur pengetahuan remaja tentang kebutuhan gizinya. Remaja yang diberikan edukasi merupakan siswa di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Melati Aisyiyah Deli Serdang diberi pertanyaan untuk mengukur pengetahuan mereka tentang gizi. Sebelum intervensi pendidikan gizi, skor rata-rata pengetahuan siswa sebesar 5,89 ± 1,711, tetapi setelah intervensi skor rata-rata siswa meningkat sebesar 6,44 ± 1,977, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang gizi terutama untuk makro dan mikronutrien.Kata kunci: makronutrien, mikronutrien, pengetahuan, remaja
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BUMIL TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI LITERASI INFORMASI 1000 HPK Annuril, Kheli Fitria; Asmawati, Asmawati; Elly, Nur
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5355

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah utama yang mengancam kualitas Masyarakat Indonesia di masa yang akan datang. Kota Bengkulu merupakan kota di Provinsi Bengkulu yang prevalensi stuntingnya masih diangka 12,9% pada tahun 2022, hal ini dikarenakan tingkat pengetahuan ibu yang masih rendah tentang stunting. Intervensi pencegahan stunting dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan mengenai periode 1000 HPK melalui literasi informasi. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai stunting melalui literasi informasi tentang 1000 HPK. Metode kegiatan PkM yang dilakukan adalah penyuluhan sosialisasi tentang 1000 hari pertama kehidupan, edukasi pada ibu hamil melalui literasi informasi dengan membaca buku secara bersama tentang stunting, pembuatan mural, pojok stunting, pemeriksaan kehamilan dan kadar Hb ibu hamil. Sasaran PkM adalah kader dan ibu hamil di wilayah Kelurahan Berkas Kota Bengkulu. Hasil yang diperoleh menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai stunting dari hasil pretest dan posttest setelah diuji analisis statistic menggunakan uji paired T-test terhadap 13 responden, kegiatan ini juga dianggap berhasil karena adanya antusiasme yang tinggi dari ibu hamil saat kegiatan penyuluhan, keterbukaan dari ibu tentang kondisi kesehatannya selama ini. Nilai rata-rata pengetahuan dan sikap setelah diberikan intervensi menjadi 69.2% dan 84,6% sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang stunting. Literasi informasi dapat bermanfaat untuk ibu hamil saat mencari, mengevaluasi, menggunakan dan menciptakan informasi tentang stunting.
PELATIHAN OLAHAN TELUR SEMUT RANGRANG ATAU KROTO SEBAGAI MAKANAN PENGGANTI UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK DAN STATUS GIZI BALITA (MENCEGAH STUTING) Mardiyono, Mardiyono Mardiyono; sulistyowati, Dina Indrati Dyah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5730

Abstract

ABSTRAKSalah satu program  SDGs atau tujuan  pembangunan berkelanjutan yang menjadi bahan sorotan tertinggi adalah setor kesehatan yaitu sebaran balita kurang gizi di Indoesia, proporsi balita pendek, status gizi anak, tingkat kematian ibu, pola konsumsi pangan pokok dan sebagainya. Salah satu budaya masyarakat Banyumas yang telah diterapkan untuk peningkatan gizi balita yaitu dengan memberikan Olahan kroto kepada balita. Hasil pemeriksaan laboratorium kandungan dalam 100gr kroto terdapat 23.48% kadar air, 2.71% abu, 24.71% protein, 39.22% lemak, 40 mg kalsium dan 9.97% karbohidrat. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Konsumsi makanan berpengaruh terhadap status gizi seseorang.  Pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk mejelaskan pada masyarakat terutama ibu yang memiliki balita untuk mengetahui efektifitas untuk mengaplikasikan hasil riset yaitu dengan memberikan pelatihan tentang Olahan Telur Semut Rangrang Atau Kroto Sebagai Makanan Pengganti Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik  Dan Status Gizi Balita  dengan  membandingkan pre dan post test setelah diberikan intervensi  selama satu bulan. Metode pengabdian masyarakat ini dengan menyelenggarakan pelatihan tentang asupan tambahan dengan kroto dan  demostrasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan dan perkembangan status gizi anak setelah diberikan pelatihan dan pendampingan selama 1 bulan. Pemberian olahan telur semut rangrang dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan motorik dan status gizi pada balita. Kata kunci : Kroto Atau Semut Rangrang, Status gizi, Perkembagan Motorik 
PEMBERDAYAAN SISWA SEBAGAI PEER EDUCATOR DALAM MENGOPTIMALISASI KEJADIAN GAWAT DARURAT roza, Andalia; Marlita, Lora; Fitri, Ainil
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5870

Abstract

Guna mengurangi dampak kecacatan ketika kecelakaan di lingkungan sekolah, terdapat komponen UKS yang digalakkan oleh pemerintah yakni terdapat pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan. Salah satu bentuk program atau akses dalam pemberian informasi dapat dilakukan melalui peer education, yakni Pendidikan yang dipimpin teman sebaya merupakan suatu pendekatan dimana orang-orang muda, melalui kemitraan,dapat menentukan dan mengatasi kebutuhan remaja itu sendiri.Dalam konsep peer education, remaja yang berperan sebagai peer educator(pendidik sebaya) dan peer counselor (konselor sebaya), bekerja dalam tim berpasangan, laki-laki dan perempuan, untuk memberikan informasi, nasihat dan materi/ bahan yang sudah disediakan untuk sesama remaja. Tujuan darikegiatan pengabdian ini adalah Menambah pengetahuan siswa siswi tentang pertolongan pertama pada kasus kegawat daruratan dan dapat membentuk sebuah kelompok khusus yang paham tentang cara melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawat daruratan dalam wadah UKS. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh siswa siswi yang ada diSMK kota Pekanbaru. Pengabdian ini dilaksanakan dengan 2 tahap yakni memberikan pengetahuan kepada kelompokpeer dalam bentuk pelatihan kepada kelompok remaja yang dijadikan sebagai peer educator. Dalam pelatihan ini menggunakan metode diskusi, serta simulasi. Hasil dalam Pengabdian terhadap Kelompok Peer terdapat peningkatan pengetahuan dari pengetahuan awal rata-rata 70, menjadi rata 90, dan hasil yang dilakukan oleh kelompok Peer kepada teman sebaya nya mengalami peningkatan dari rata-rata awal 67 menjadi 93. Kegiatan ini sangat bermanfaat dilakukan di SMK ini karena menambah pengetahuan siswa dalam hal mengantisipasi kejadian gawat darurat disekolah serta penanganan awal untuk korban.
PEER EDUCATOR ANTI LGBT UNTUK PENCEGAHAN DAMPAK LGBT PADA SISWA DI SDN 161 PEKANBARU Febrianita, Yulia; Irawan, Mega Pratiwi; Sidoretno, Wahyu Margi; Fitri, Ainil; Saniya, Saniya
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5908

Abstract

Perkembangan sosial dan kultural di tengah masyarakat modern membawa beragam tantangan baru, termasuk dalam hal orientasi seksual. Salah satu fenomena yang banyak diperbincangkan adalah LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Menurut beberapa studi, anak-anak dan remaja saat ini semakin terpapar informasi tentang LGBT melalui media sosial, televisi, dan lingkungan sekitar yang semakin terbuka dalam membahas isu-isu ini (Hendriati Damanik, 2018). Pekanbaru sebagai salah satu kota besar di Indonesia, tidak lepas dari pengaruh fenomena LGBT. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pekanbaru pada tahun 2021, terjadi peningkatan laporan mengenai keterlibatan siswa dalam aktivitas yang berkaitan dengan LGBT (Dinas Pendidikan Pekanbaru, 2021). Hal ini mendorong para pendidik di SDN 161 Pekanbaru untuk mengambil langkah preventif guna mencegah dampak negatif LGBT terhadap perkembangan siswa. Tujuan pengabdian masyarakat adalah Adapun tujuan dari kegiatan pelaksanaan ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas pendekatan peer educator dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak negatif LGBT dan mencegah penyebaran perilaku LGBT di kalangan siswa SDN 161 Pekanbaru. Mitra pengabdian adalah Sekolah Dasar Negeri 161 Kota Pekanbaru. Manfaat kegiatan ini adalah terbentuknya peer educator anti LGBT yang dapat mencegah kejadian LGBT. Metode dalam pengabdian adalah kegiatan berlangsung selama 2 hari, hari pertama adalah pembentukan peer educator, dan hari kedua adalah penyampaian materi peer educator kepada peserta pengabdian. Hasil pengabdian adalah setelah dilakukan survei post-test dengan hasil yang menunjukkan perubahan signifikan, 85% siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang LGBT dan bahaya yang ditimbulkan. 10% siswa masih bersikap netral tetapi lebih waspada terhadap informasi terkait LGBT yang mereka terima dari media. 5% siswa tetap menunjukkan sikap mendukung. Diharapkan peer educator anti LGBT yang sudah dibentuk dapat menjaga agar kejadian LGBT tidak terjadi.
OPTIMALISASI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI SMP MUHAMMADIYAH SAMPANG Umam, Khoerul; Salam, Naufal Firdaus Abdus; Maulana, Aditya Indra; Kurniawan, Hadi; Saifulloh, Khafiz; Sollehudin, Khosim Muhammad; Hakimulfaiq, Mohammad Aziz; Alfisyahrin, Nur; Ilham, Nur Arifin; Widianto, Putri Anastacia; Fauzy, Rizal Nur; Amalia, Rizqika; Masluh, Said Agil Al; Geraldin, Shely Jesica; Nihayaturrofingah, Umi; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Yuwono, Podo
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5878

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyakit menular di SMP Muhammadiyah Sampang. Rendahnya kesadaran akan pentingnya kebersihan diri di kalangan remaja dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular. Oleh karena itu, edukasi menjadi langkah awal yang penting untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya PHBS, khususnya mencuci tangan dengan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung cuci tangan yang diikuti oleh 107 siswa. Edukasi dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2024 di aula sekolah dengan bantuan guru dan melibatkan dosen serta mahasiswa keperawatan sebagai fasilitator. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik cuci tangan, serta diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa. Hasil menunjukkan bahwa program edukasi berjalan lancar dengan partisipasi aktif dari para siswa, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Terdapat peningkatan signifikan dalam rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test, yang mengindikasikan peningkatan pengetahuan siswa tentang PHBS. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu edukasi PHBS efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan diri, sehingga diharapkan dapat membantu mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah.
PENATALAKSANAAN TERAPI KOMPLEMENTER PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMINORE DI SMP MEKARMURNI SUKAKARYA KABUPATEN BEKASI Sartika, Aprilina; Wahyuni, Aria; Anisya, Anisya
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.4852

Abstract

Menstruasi atau datang bulan merupakan salah satu ciri dari perempuan yang sudah mengalami transisi dari kanak-kanak ke dewasa dengan ditandai dari menarche (menstruasi pertama) sampai dengan menopause (berakhirnya masa menstruasi). Keluhan yang selalu dirasakan oleh remaja yang sedang mengalami datang bulan ialah dismenore. Dismenore atau nyeri haid merupakan gejala, bukan suatu penyakit. Dysmenorrhea merupakan suatu fenomena simptomatik yang meliputi nyeri abdomen, kram dan sakit punggung. Gejala gastrointestinal seperti mual dan diare dapat terjadi sebagai gejala dari nyeri menstruasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penatalaksanaan dismenorea pada remaja putri di SMP Mekarmurni Sukakarya. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah para siswi di SMP Mekarmurni Sukakarya yang akan diberi pelatihan tentang penatalaksanaan dismenorea. Metode yang digunakan berupa pre test, pelatihan dan post test. Hasil Post Test yang telah dilakukan menunjukan bahwa pelatihan penatalaksanaan dismenore melalui penyuluhan memberikan dampak yang sangat baik, dimana remaja putri di SMP Mekarmurni Sukakarya dapat melakukan penatalaksanaan penanganan disminore dengan Terapi Komplementer, yaitu akupresure dan senam disminore.
ELIMINASI SEKS BEBAS MELALUI BINA KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SEKOLAH (BIKERS) DI SMA NEGERI 1 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Marlina, Hastuti; Warlenda, Sherly Vermita; Gumayesty, Yeyen
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5888

Abstract

Seks bebas saat ini menjadi masalah utama remaja yang kasusnya terus meningkat secara signifikan dan berdampak negatif bagi kelangsungan hidup remaja khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penyebab terbesar remaja melakukan seks bebas adalah pengaruh negatif dari teman sebaya yang di awali dengan rasa ingin tahu dan ingin mencoba yang pada akhirnya menjadi terbiasa melakukan seks bebas. Oleh sebab itu diperlukan upaya untuk melakukan elimasi seks bebas melalui pemberdayaan kelompok sebaya dengan melakukan pembinaan kesehatan reproduksi remaja sekolah (BIKERS) di SMAN 1 Rambah Hilir. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengatasi permasalahan priotitas yang ada di SMAN 1 Rambah Hilir melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada siswa untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, melakukan coaching kepada guru BK mengenai seks bebas dan kesehatan reproduksi, membentuk TIM PIK-R BIKERS dan website untuk wadah informasi positif dan benar tentang seks bebas dan kesehatan reproduksi. Tahapan metode kegiatan pengabdian meliputi 5 langkah mulai dari sosialisasi pelaksanaan kegiatan dengan pihak mitra, pelatihan kelompok sebaya dan coaching guru, penerapan teknologi website BIKERS dan pembentikan TIM PIK-R BIKERS, pendampingan penyuluhan oleh kelompok sebaya dan evaluasi, keberlanjutan program kegiatan pengabdian bersama mitra. Untuk menjalankan rangkaian kegiatan tersebut melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini berdampak positif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru dimana hasil pretest dan posttest kegiatan menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian ini akan tetap dilakukan melalui komunikasi dan kooordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini. Keyword: seks bebas, kelompok sebaya, remaja, BIKERS, Rambah Hilir

Page 9 of 12 | Total Record : 120