cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
PEMBERDAYAAN PETERNAK KAMBING MELALUI LITERASI AKUNTANSI DAN KEWIRAUSAHAAN DI DESA LEPAK TIMUR Jumaidi, Lalu Takdir; Suhaedi, Wirawan; Hilendri L., Baiq Anggun; Waskito, Iman; Satarudin, Satarudin; Jalaludin, Jalaludin
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8680

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan peternak kambing di Desa Lepak Timur yang menghadapi permasalahan rendahnya literasi akuntansi dan kewirausahaan. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas manajerial dan ekonomi peternak melalui pelatihan akuntansi sederhana dan penguatan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan empat tahapan utama: analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan teknologi pencatatan digital, serta evaluasi dan kolaborasi berkelanjutan, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam pengelolaan usaha; 75% mampu menyusun laporan keuangan sederhana dan 60% telah menggunakan aplikasi BukuWarung. Pelatihan kewirausahaanjuga menghasilkan inovasi produk turunan seperti pupuk organik dan susu kambing olahan. Terbentuknya Kelompok Usaha Ternak Mandiri (KUTM) menjadi indikator keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi akuntansi, jiwa kewirausahaan, serta mendorong kemandirian ekonomi peternak menuju pembangunan desa berkelanjutan.
PEMBUATAN WEBSITE GEREJA SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI JEMAAT PADA GMIST KALVARI KENDAHE Israle, Ella Helmy; Israel, Ella Helmy; Papuas, Alfrianus; Maluenseng, Jackried Kanselir; Nababan, Adi Pandu Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8851

Abstract

GMIST Kalvari Kendahe menghadapi tantangan komunikasi internal yang tidak efisien, seperti ketergantungan pada papan pengumuman dan komunikasi lisan. Hal ini menyebabkan keterbatasan jangkauan informasi, terutama bagi jemaat muda dan yang berdomisili di luar daerah, serta minimnya dokumentasi dan jejak digital. Sebagai solusi, tim pengabdian Politeknik Nusa Utara (Polnustar) mengimplementasikan program pembuatan website gereja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahap: persiapan (observasi, FGD), pelaksanaan (pengembangan agile dan pelatihan), dan evaluasi (User Acceptance Test). Website dibangun menggunakan WordPress dan Elementor untuk memastikan kemudahan pengelolaan.Hasil implementasi berhasil membangun website fungsional dengan fitur profil, pengumuman, dan galeri. Terbentuk pula tim pengelola dari jemaat yang terlatih, sehingga komunikasi menjadi lebih efektif dan menjangkau jemaat yang tinggal jauh. Inisiatif ini mentransformasi pelayanan gereja menjadi lebih inklusif dan mudah diakses.Kesimpulannya, transformasi digital melalui website terbukti efektif meningkatkan efisiensi komunikasi dan keterlibatan jemaat. Pendekatan partisipatif menumbuhkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan. Model ini berpotensi untuk direplikasi oleh gereja GMIST lainnya di wilayah Sangihe guna mendorong literasi digital yang lebih luas.
PENINGKATAN KAPASITAS WIRAUSAHA MUDA KOTA MATARAM MELALUI PELATIHAN DIGITAL PAYMENT Hanani, Tri; Sukma, Paradisa; Agustiningsih, Wulandari; Ferdaus, Nadia Nuril; Yudhananto, Reyza Afriyan
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8859

Abstract

Semakin meningkatnya jumlah UMKM di Indonesia salah satunya didukung oleh pertumbuhan jumlah wirausahawan muda. Sayangnya wirausahawan muda ini, khususnya di Kota Mataram masih menghadapi berbagai problematika salah satunya masih minimnya pengetahuan terkait digital payment sehingga banyak UMKM yang masih hanya menerima transaksi secara tunai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan UMKM Kota Mataram terkait digital payment. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan tahap perencanaan, tahap pembuatan media, tahap sosialisasi kegiatan, tahap pelatihan dan tahap evaluasi. Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama kurun waktu bulan Maret hingga September, sedangkan pelatihan diadakan pada tanggal 8 September 2025. Kegiatan pelatihan berlangsung lancar dengan di hadiri oleh 18 UMKM Kota Mataram dengan berbagai jenis usaha. Selama pelatihan pengusaha tidak hanya dibekali dengan pengetahuan dan pemaparan materi, namun juga sesi diskusi untuk menemukan solusi dari permasalahan UMKM dalam mengaplikasikan digital payment. Secara garis besar, pelatihan ini sangat diperlukan agar wirausahawan muda semakin mendalam pengetahuanya terkait berbagai pilihan, keunggulan dan kelemahan digital payment dan mampu menerapkannya secara berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN PENGENALAN ROBOTIKA UNTUK PENGUATAN PEMBELAJARAN STEM DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF DI SMP-IT Giri Wahyu Wiriasto; Misbahuddin; Iqbal, Muhamad Syamsu; Rachman, A. Sjamsjiar; Irfan A, L Ahmad Syamsul; Budiman, Djul Fikry
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8869

Abstract

  Pemerintah mendorong penguatan pendidikan STEM sejak jenjang sekolah dasar untuk membekali siswa dengan literasi sains, teknologi, teknik, dan matematika. Namun, implementasi di sekolah masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan sarana, minimnya kit robotika, serta kurangnya kesiapan guru dalam menerapkan inductive reasoning. Selain itu, waktu untuk pembelajaran berbasis proyek dan dukungan kurikulum juga masih terbatas. Kondisi ini mendorong perlunya inisiatif alternatif melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan robotika sebagai media pembelajaran STEM berbasis inductive reasoning serta mendukung sekolah dalam menyiapkan kurikulum ekstrakurikuler yang relevan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan workshop yang dipisahkan untuk siswa dan guru pendamping. Selain itu, disediakan kit robotika sederhana berbahan habis pakai dipadukan dengan perangkat elektronika, serta pendampingan dalam penyusunan kurikulum STEM berbasis inductive learning. Sosialisasi pengenalan robotika berhasil dilaksanakan di salah satu SMP-IT kota Mataram dan diikuti lebih dari 600 siswa kelas VII–IX. Sebanyak empat guru pendamping terlibat aktif dalam kegiatan. Kit mekanis-elektronis digunakan dalam workshop untuk menunjang praktik langsung siswa, sementara guru memperoleh wawasan baru terkait strategi pembelajaran induktif. Luaran lain berupa rancangan kurikulum STEM berbasis inductive learning yang dapat dijadikan acuan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Program ini memperlihatkan antusiasme tinggi dari siswa dan respon positif dari pihak sekolah. Kegiatan ini memperkuat literasi STEM berbasis robotika, menumbuhkan motivasi siswa, serta memberi kontribusi nyata bagi sekolah, siswa dan guru dalam mengembangkan pembelajaran induktif di sekolah.
PEMANFAATAN LIMBAH KAYU DAN JERAMI PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR BIOMASSA di DESA BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR Ida Ayu Sri, Adnyani; Adnyani, Ida Ayu Sri; Natsir, Abdul; Supryatna; Putra, I Ketut Perdana; Harjian, Muhammad Rivaldi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8873

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian dan hutan sebagai sumber energi terbarukan menjadi solusi strategis untuk mendukung program transisi energi nasional sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, memiliki potensi besar berupa limbah jerami padi dan kayu yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta minat dan kesiapan masyarakat dalam mengolah limbah tersebut menjadi bahan bakar biomassa, khususnya briket yang dapat digunakan untuk program co-firing pada pembangkit listrik. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan briket biomassa, sesi tanya jawab, dan pengisian kuesioner 4 skala Likert oleh 20 responden. Data dianalisis secara deskriptif untuk menilai pemahaman, kesadaran, serta minat dan kesiapan masyarakat. Hasil menunjukkan rata-rata pemahaman masyarakat sebesar 11,90 dari skor maksimum 15, kesadaran terhadap potensi energi alternatif 12,70 dari 16, dan minat serta kesiapan 13,10 dari 16, menandakan tingkat penerimaan yang tinggi. Kegiatan ini menunjukkan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari praktik pembuatan briket hingga diskusi terbuka. Kegiatan ini terbukti efektif menumbuhkan literasi energi terbarukan, kesadaran lingkungan, dan kesiapan praktis untuk memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber energi. Program pengabdian ini berhasil menjawab tujuan peningkatan kapasitas masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan pemanfaatan biomassa secara berkelanjutan.
PENGUATAN KOPERASI NELAYAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAMPUNG NELAYAN MODERN BINTARO, KELURAHAN BINTARO, KECAMATAN AMPENAN, KOTA MATARAM Rahmawati, Ratih; Ratih; Juniarsih, Nuning; Ramdani, Taufiq
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8875

Abstract

Nelayan identik dengan persoalan-persoalan atau isu-isu yang sering dialami oleh masyarat yang tinggal di wilayah pesisir. Nelayan kerap mengalami masalah cuaca, jika kondisi cuaca kurang baik maka hasil tangkapan yang diperoleh cenderung sedikit, sehingga penjualan ikan kurang bisa menstabilkan perekonomian mereka, selain itu, kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat sehingga memiliki akitivitas pemberdayaan melalui program koperasi nelayan di wilayahnya. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat dapat membuat UMKM atau pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan koperasi nelayan sehingga dapat meningkatkan perekonomian meski saat paceklik. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) sehingga dapat saling berbagi informasi mengenai penggunaan koperasi nelayan, penggalian potensi sumber daya alam, dan pengelolaannya. Hasil kegiatan menunjukkan nelayan memahami bahwa dapat membangun kewirausahaan melalui bantuan koperasi simpan pinjam dengan meminjam dana yang digunakan sebagai modal usaha. Selain itu, nelayan dapat memahami koperasi nelayan tidak hanya difungsikan sebagai penyedia layanan simpan pinjam namun juga memiliki layanan-layanan lain sehingga masyarakat dapat menggunakan jasa pelayanan koperasi seperti toko serba ada, penjualan dan penyewaan peralatan nelayan; selain itu masyarakat dapat mengembangkan kapasitas melalui pembinaan yang dilakukan oleh koperasi bersama pemerintah atau dinas terkait dan melakukan kegiatan produktif sehingga dapat memulai bisnis pribadi maupun kelompok. Dengan kata lain, masyarakat pesisir memiliki minat yang tinggi untuk tergabung dalam koperasi nelayan.
PENGENALAN BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER) KEPADA MASYARAKAT DESA TANJUNG HULU KABUPATEN NUNUKAN Sulidah; Ratno Achyani; Anang Sulistyo; Ramli; Abil Kurniawan; Woro Kusmaryani
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8878

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini menguraikan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada budidaya ikan menggunakan sistem ember (Budikdamber) di Desa Tanjung Hulu, Kabupaten Nunukan. Dengan keterbatasan akses terhadap sumber daya akuakultur skala besar, metode budidaya ikan ember menawarkan alternatif yang praktis, murah, dan hemat ruang untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan rumah tangga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik akuakultur berkelanjutan dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang tersedia, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dan kesadaran lingkungan. Dengan melatih warga dalam praktik-praktik akuakultur dasar, termasuk pengelolaan kualitas air, optimalisasi pakan, dan pemantauan kesehatan ikan, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan ketahanan ekonomi. Tahap program pengenalan ini meletakkan dasar bagi pengembangan jangka panjang, inovasi, dan kewirausahaan lokal dalam akuakultur skala kecil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme masyarakat terhadap budikdamber, yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan budidaya ikan yang mudah diterapkan dan berkelanjutan di daerah tersebut.
PENINGKATAN KAPASITAS PEMANDU WISATA LOKAL DESA WISATA TETEBATU MELALUI PEMBUATAN GUIDING BOOK Budiatiningsih, Mahmudah; Mahmudah; Ulya, Baiq Nikmatul; Rojabi, Siti Hamdiah; Ferdiansyah, Lalu Ferdi; Isban
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8887

Abstract

Desa Wisata Tetebatu memiliki potensi wisata yang besar, namun pemandu lokal masih belum maksimal dalam memberikan pelayanan pemanduan terutama terkait standar informasi. Padahal, kualitas pelayanan pemanduan berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Oleh karenanya, dilakukan kegiatan peningkatan kapasitas pemandu wisata lokal Desa Wisata Tetebatu melalui pembuatan guiding book. Guiding book ini dapat dimanfaatkan sebagai buku saku yang menjadi pedoman bagi pemandu lokal dalam melakukan tugas pemanduan, sehingga kegiatan pemanduan menjadi lebih berkualitas. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu pemilihan sasaran, identifikasi masalah, penyampaian tawaran solusi kepada mitra, pendampingan penyusunan materi pemanduan, dan penyusunan guiding book. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari mitra, yaitu Pokdarwis Desa Wisata Tetebatu, Perangkat Desa Tetebatu, pemandu lokal Desa Wisata Tetebatu, dan masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian diawali dengan koordinasi tim dengan mitra, survei jalur pemanduan dan identifikasi setiap daya tarik wisata, pelatihan dan FGD penyusunan materi pemanduan, dan penyusunan guiding book. Guiding book yang sudah di-review oleh mitra selanjutnya difinalisasi, dicetak, dan didistribusikan kepada para pemandu wisata lokal. Guiding book ini berperan sebagai buku saku para pemandu wisata. Kegiatan pemanduan ini berhasil menyelesaikan permasalahan mitra. Selain produk utama, kegiatan ini juga memberikan peningkatan keterampilan pemandu dalam penyampaian informasi dan memperkuat jejaring kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat lokal.
MENINGKATKAN BOBOT LAHIR MELALUI PERBAIKAN TATALAKSANA PAKAN  TERNAK KAMBING DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ashari, M.; M.; Andriati, Rina; Hidjaz, Tahyah; Gifari, Zaid Al; Firhansyah, Ihwan
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8888

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok peternak kambing yang tergabung dalam Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Ridho Ilahi, Desa Tanak Mira, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 36 orang peternak binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak mengenai manajemen pemeliharaan induk kambing guna memacu pertumbuhan pra-lahir cempe melalui penerapan metode flushing. Permasalahan utama yang dihadapi peternak adalah kurang tepatnya manajemen pemeliharaan, khususnya pengelolaan pakan pada fase reproduksi, yang berdampak pada rendahnya bobot lahir anak, pertumbuhan yang tidak optimal, dan rendahnya produktivitas ternak. Metode pengabdian dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, yang menekankan pada perbaikan kualitas pakan pada sepertiga akhir kebuntingan serta pemberian pakan hijauan yang ditambahkan konsentrat pada induk dua minggu sebelum perkawinan untuk meningkatkan fertilitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan pemahaman peternak terhadap manajemen pakan berbasis kondisi fisiologis ternak, yang tercermin dari tingginya partisipasi dan intensitas diskusi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku peternak dalam pengelolaan pemeliharaan kambing secara lebih tepat dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan bobot lahir anak dan produktivitas ternak secara keseluruhan
KOLABORASI FAKULTAS PERTANIAN UNRAM DAN WAKAI FARM DALAM MENDORONG PERTANIAN TERINTEGRASI DI DESA SEGALA AYAR, LOMBOK TENGAH Nikmatullah, Aluh; Elsadewi Yanuartati, Baiq Yulfia; Farida Jupri, Afifah; Noorma Putri, Dwi; Fitri Danasari, Idiatul
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8895

Abstract

Di tengah tantangan global dan kebutuhan akan sistem pertanian yang berkelanjutan, kemitraan internasional menjadi jembatan penting dalam memperkuat kapasitas lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari kemitraan internasional antara Universitas Mataram, Okayama University, dan Wakai Farm Jepang yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani lokal dalam menerapkan sistem pertanian terpadu berbasis sumber daya lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Segala Anyar melalui pendekatan partisipatif yang mencakup pelatihan teknis, pendampingan, dan pertukaran pengetahuan lintas budaya. Fokus utama meliputi pembuatan mikroorganisme lokal (MOL), produksi pupuk organik dari kotoran sapi dalam bentuk tabur dan pelet, serta integrasinya dalam budidaya hortikultura pola micro-farming. Pelatihan dan pendampingan oleh Wakai Farm dilakukan secara langsung dengan di Desa Segala Anyar dan online pada saat berada di Jepang.  Interaksi antara kelompok mitra (MSI) dan petani maju dari Jepang mendorong adopsi praktik pertanian berkelanjutan dan meningkatkan motivasi produksi pupuk organik secara mandiri. Sebagai bagian dari upaya mendorong keberlanjutan produksi pupuk organik, Wakai Farm memberikan dukungan peralatan produksi kepada kelompok MSI. Bantuan tersebut berasal dari hibah Japan International Cooperation Agency (JICA) dan difokuskan pada penguatan kapasitas teknis dalam pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah. Dukungan ini tidak hanya bersifat teknologis, tetapi juga strategis dalam membangun fondasi produksi yang berkelanjutan dan berbasis lokal. Selain itu, kegiatan PKM turut menghadirkan narasumber dari alumni Fakultas Pertanian Universitas Mataram, yakni pemilik Klinik Tani Suria Wangi, sebagai representasi praktik baik (best practice) dalam kewirausahaan pupuk organik. Kehadiran narasumber ini memberikan inspirasi dan wawasan praktis kepada kelompok MSI, sekaligus memperkuat jejaring kemitraan antara komunitas petani dan pelaku usaha. Dukungan aktif dari pemerintah desa turut memperkuat inisiasi komersialisasi dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan keberdayaan mitra, serta terbentuknya jejaring lokal dan internsional mitra. Sinergi antara dukungan internasional dan pemerintah desa, pengalaman lokal, dan partisipasi aktif mitra menjadi elemen kunci dalam mendorong transformasi sistem pertanian yang lebih adaptif dan berkelanjutan.