cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pengembangan Program Desa Cinta Statistik dan Inovasi Pewarnaan Batik Mangrove Masyarakat Pesisir untuk Meningkatkan Potensi Ekonomi dan Kesejahteraan Lokal Desa Socorejo Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Oktafianto, Kresna; Sukma, Raka Nur; Kurniawati, Eriska Fitri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4791

Abstract

 The priority problem in Socorejo Village lies in the area of a lack of understanding of statistics or data which results in the village's potential not being optimally utilized, especially in the area of processing mangroves into finished materials or Batik. This activity aims to increase the economic potential and welfare of local communities by integrating the use of statistical data for more targeted planning and decision making with batik coloring innovations using natural materials from mangrove plants which are abundant in the coastal area of Socorejo Village. The method used in this activity is 3 stages. The stages are Counseling, Application of Appropriate Technology and Product Marketing and Financial Management. As a result, partners have stated that the Village Love Statistics program for village progress is very much in agreement, which will also provide benefits in developing the village economy where the use of statistics also helps in making better aacoloring for the economy of coastal communities, we strongly agree because it can increase family economic income. Nearly all of the Bunga Samudra PKK group are interested in developing batik businesses with mangrove coloring innovations. Permasalahan prioritas di Desa Socorejo terletak pada bidang kurangnya pemahaman mengenai statistik atau data yang mengakibatkan potensi desa belum optimal untuk dimanfaatkan terutama dibidang pemanfaatan pengolahan mangrove menjadi bahan jadi atau Batik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal yang mengintegrasikan pemanfaatan data statistik untuk perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran dengan inovasi pewarnaan batik menggunakan bahan alami dari tanaman mangrove yang melimpah di wilayah pesisir Desa Socorejo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan 3 tahapan. Adapun tahapannya adalah Penyuluhan, Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Pemasaran Produk dan Pengelolaan Keuangan. Hasilnya mitra telah menyatakan bahwa program Desa Cinta Statistik untuk kemajuan desa itu sangatlah setuju, yang juga akan memberikan manfaat dalam pengembangan ekonomi desa dimana penggunaan statistik juga membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik yaitu dengan pembangunan desa serta kemajuan desa. Dalam hal inovasi pewarnaan batik mangrove bagi ekonomi masyarakat pesisir sangat setuju karena bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Kelompok PKK Bunga Samudra hampir semuanya tertarik untuk mengembangkan usaha batik dengan inovasi pewarnaan mangrove. 
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis AI Bagi Guru Sejarah di Kabupaten Lahat Syarifuddin, Syarifuddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4801

Abstract

The massive development of digital technology has influenced various areas of human life, including education. AI is a technology that has the potential to provide a new color in the creation of learning media. However, the lack of teacher readiness to optimize the use of AI is still an obstacle, which is why training in creating learning media based on artificial intelligence (AI) was carried out for history teachers in Lahat Regency. This activity aims to help teachers understand and utilize technology in their teaching process. The participants who attended were history teachers in Lahat Regency. This training is carried out in various ways, including lectures, discussions and direct practice sessions. In the training, teachers were introduced to several AI applications, such as Bing Image Creator, Google Bard, and CapCut. During the activity, the teachers showed great enthusiasm. They show a strong desire to learn and practice using this technology. After attending the training, many teachers feel more confident and have new skills in creating interactive and interesting learning media. Evaluations carried out after the training also showed that they were now able to apply the knowledge gained in creating learning media, which was expected to improve the quality of teaching in the classroom.Keywords: Community Service, Training, Learning Media, AIABSTRAKPerkembangan teknologi digital secara masif telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia termasuk diantaranya pada bidang pendidikan. AI merupakan teknologi yang memiliki potensi untuk memberikan warna baru dalam pembuatan media pembelajaran. Namun kurangnya kesiapan guru untuk mengoptimalisasi penggunaan AI masih menjadi hambatan, oleh karena itulah dilaksanakan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi guru sejarah di Kabupaten Lahat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru-guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi dalam proses pengajaran mereka. Para peserta yang hadir merupakan guru sejarah di Kabupaten Lahat. Pelatihan ini dilakukan dengan cara yang bervariasi, meliputi ceramah, diskusi, dan sesi praktik langsung. Dalam pelatihan, para guru diperkenalkan pada beberapa aplikasi AI, seperti Bing Image Creator, Google Bard, dan CapCut. Selama kegiatan, terlihat sekali antusiasme yang besar dari para guru. Mereka menunjukkan keinginan yang kuat untuk belajar dan berlatih menggunakan teknologi ini. Setelah mengikuti pelatihan, banyak guru yang merasa lebih percaya diri dan memiliki keterampilan baru dalam menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Evaluasi yang dilakukan setelah pelatihan juga menunjukkan bahwa mereka kini sudah bisa menerapkan pengetahuan yang didapat dalam pembuatan media pembelajaran, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran di kelas.Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarkat,Pelatihan, Media Pembelajaran, AI
Peningkatan Literasi Keuangan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Program Khusus 1 Sindon melalui Kelas Literasi Keuangan berbasis Alam Sari, Dhany Efita; Suranto, Suranto; Santhyami, Santhyami; Sayekti, Ika Candra; Wahyudi, Tri Nur; Fadhilah, Risma; Putri, Listi Septiana Avita; Setianingrum, Septi; Azizah, Faritsa Syifa; Rahmania, Intan Putri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4828

Abstract

ABSTRACT The financial literacy mentorship program, which is focused on outdoor classroom activities at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali, was initiated in response to elementary school pupils' lack of understanding of financial management. Many youngsters prioritize wants above needs and fail to understand the necessity of financial management at a young age. The program aims to improve kids' financial literacy through hands-on experiences and outdoor learning, while simultaneously raising environmental consciousness. The program employs a variety of tactics, including modeling buying and selling using toy money and veggies, sowing vegetable seeds in recycled plastic bottles, and organizing a Market Day where kids sell their produce. Students are taught the fundamentals of transactions, financial planning, and simple entrepreneurship. University students enrolled in the Accounting Education and Elementary School Teacher Education programs also mentor and assess the learning process. The program's results demonstrate that students' financial literacy improved significantly, with an average rise of 1.5 points between the pre-test and the post-test. Aside from financial literacy, kids learn the value of environmental stewardship through horticultural activities. This program successfully improves students' understanding of financial literacy while establishing environmentally conscious ideals.Keywords: financial literacy, outdoor classroom, green school, muhammadiyah elementary schoolABSTRAK Program pendampingan literasi keuangan berbasis kelas alam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pengelolaan keuangan. Banyak siswa cenderung lebih fokus pada keinginan dibandingkan kebutuhan, serta belum memahami pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pengalaman langsung dan pendekatan berbasis kelas alam, serta menanamkan kesadaran ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai metode, seperti simulasi jual beli menggunakan uang dan sayuran mainan, penanaman bibit sayuran di galon plastik bekas, serta Market Day yang melibatkan penjualan hasil panen. Siswa diajarkan konsep dasar transaksi, perencanaan keuangan, dan kewirausahaan sederhana. Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Akuntansi dan PGSD juga terlibat dalam pendampingan dan evaluasi proses pembelajaran. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi keuangan siswa, dengan rata-rata peningkatan skor dari pretest sebesar 1,5 poin pada posttest. Selain peningkatan literasi keuangan, siswa juga belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan bercocok tanam. Program ini berhasil memperkuat pemahaman siswa tentang literasi keuangan sekaligus menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan.Kata kunci: literasi keuangan, sekolah alam, sekolah hijau, madrasah ibtidaiyah muhammadiyah
Pelatihan Menulis Kreatif bagi Siswa Sanggar Bimbingan di Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia Ghufron, Syamsul; Nafiah, Nafiah; Fitriyah, Fifi; Mariati, Pance; Saputri, Tiyas; Susanto, Rudi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4832

Abstract

ABSTRACTWriting skills require continuous and intensive training until beautiful writing and aesthetic value are produced. Writing skills must be developed in the world of education because they can train students to think critically. Creative writing training for Guidance Studio Students at Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia aims to (1) familiarize students with literacy culture, (2) teach students to have literacy skills, especially creative writing skills, especially poetry in Indonesian, (3) motivate students to write creatively in everyday life, (4) assist teachers in teaching literacy skills. The partner for this community service activity is Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia. The method of this activity is training and mentoring partners with stages of socialization, lectures on poetry writing methods, poetry writing practice, and mentoring poetry improvements. The results of this service can be concluded that this training and mentoring activity was very successful and was able to improve the creative writing skills of the training participants.Keywords: Training, creative writing, guidance studio students, pondok An-NahdlohABSTRAKKeterampilan    menulis memerlukan pelatihan  terus-menerus dan intensif sampai dihasilkan tulisan yang indah dan memiliki nilai estetika. Keterampilan menulis harus  ditumbuhkembangkan dalam dunia pendidikan karena dapat melatih siswa   berpikir kritis. Pelatihan menulisan kreatif bagi Siswa Sanggar Bimbingan di Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysi bertujuan untuk (1) mengakrabkan peserta didik dengan budaya literasi, (2) membelajarkan peserta didik agar memiliki keterampilan literasi khususnya keterampilan menulis kreatif khususnya puisi dalam bahasa Indonesia, (3) memotivasi peserta didik   untuk menulis kreatif dalam kehidupan sehari-hari, (4) membantu tugas para guru dalam membelajarkan keterampilan literasi. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pondok An-Nahdloh Selangor, Malaysia. Metode kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan mitra dengan tahapan sosialisasi, ceramah tentang metode penulisan puisi, praktik menulis puisi, dan pendampingan perbaikan puisi. Hasil pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sangatlah berhasil dan mampu meningkatkan kemampuan menulis kreatif para peserta pelatihan.Kata Kunci: Pelatihan, menulis kreatif, siswa sanggar bimbingan, pondok An-Nahdloh
Pendampingan Pembuatan Nama Store dan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Usaha Sarung BHS Farida, Eka; Ningrum, Ifa Khoiria; Fajariana, Dewi Endah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4834

Abstract

ABSTRACTIn facing the current very open and competitive market mechanism, market dominance is a prerequisite for increasing business competitiveness. The problem faced and the weakness of the MSME group is the lack of access to information, especially market information. This is an obstacle because limited access to market information can result in low market reviews which can lead to weakened competitiveness. The method we use is direct observation of MSME actors. Through the assistance program for creating store names and digital marketing, we hope to be able to help MSME actors to create brand names that can build business image and reputation, and gain recognition from the public as consumers of marketed products. ABSTRAKDalam menghadapi mekanisme pasar yang sangat terbuka dan kompetitif saat ini, penguasaan pasar merupakan prasyarat untuk meningkatkan daya saing usaha. Masalah yang dihadapi dan menjadi kelemahan kelompok UMKM adalah kurangnya akses informasi, khususnya informasi pasar. Ini menjadi kendala karena dengan keterbatasan akses informasi pasar tersebut dapat mengakibatkan rendahnya peninjauan pasar sehingga dapat menyebabkan melemahnya daya saing. Metode yang kami pakai yaitu observasi langsung kepada pelaku UMKM. Melalui program pendampingan pembuatan nama store dan digital marketing, kami berharap dapat membantu pelaku UMKM untuk membuat nama brand yang dapat membangun citra dan reputasi usaha, serta memperoleh pengakuan dari masyarakat selaku konsumen produk yang dipasarkan.
Pelatihan Pengamanan Data Probadi di Dunia Cyber bagi Anggota Karang Taruna Fajarwati, Septi; Suhartono, Didit
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4838

Abstract

ABSTRACTThe personal data security training in the cyber world for members of Karang Taruna “Taruna Jaya 2” in Kutasari Village, Baturraden, aims to raise awareness and enhance the skills of youth in protecting personal data in the digital era. In this activity, 18 participants were provided with material on the importance of personal data protection and guided in practicing security steps, especially for social media accounts. The activity was conducted over one day, on September 1, 2024, and was met with high enthusiasm from the participants. Evaluation was carried out by interviewing several participants to assess the effectiveness of the training. The results indicated that all participants understood the material presented and were able to apply it practically. Through this training, it is hoped that participants will become more aware and better protected from cybercrime threats.ABSTRAKPelatihan pengamanan data pribadi di dunia cyber bagi anggota Karang Taruna “Taruna Jaya 2” Desa Kutasari Baturraden bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pemuda dalam menjaga keamanan data pribadi di era digital. Dalam kegiatan ini, sebanyak 18 peserta diberikan materi tentang pentingnya pengamanan data pribadi serta dipandu untuk mempraktikkan langkah-langkah perlindungan data, khususnya pada akun media sosial. Kegiatan berlangsung selama satu hari, pada 1 September 2024, dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Evaluasi dilakukan dengan mewawancarai beberapa peserta untuk menilai efektivitas pelatihan. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh peserta memahami materi yang disampaikan dan mampu menerapkannya secara praktis. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih waspada dan terlindungi dari ancaman kejahatan siber. 
Beras Analog Talas: Mengkaji Potensi Pasar di Tengah Trend Pangan Alternatif Ashlihah, Ashlihah; Widyaningsih, Bekti; Zuhria, Siti Aminatuz
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4840

Abstract

ABSTRACTIndonesia, which has a large population, relies on rice as the main staple food. In recent years, there has been a growing trend of food alternatives as a government strategy in local food diversification. Taro analog rice has emerged as a food innovation to replace rice. Taro analog rice is one of the solutions to expand food choices and support dietary diversity. This product has high nutritional value and can be produced more efficiently under certain conditions. This article aims to assess the market potential of taro analog rice in Indonesia, by looking at the opportunities and challenges that exist amidst the growing trend of alternative food. This research employs a qualitative methodology with descriptive techniques to examine the market prospects for taro analog rice in Indonesia, framed against the backdrop of alternative food trends. Data pertinent to this investigation was collected through a systematic review of the literature.  Analog rice is a food product designed to resemble conventional rice, both in terms of form and nutritional composition. In this case, taro was chosen as the main raw material as it has good nutritional characteristics, including a lower glycemic index compared to white rice. The Promising Role of Taro as a Substitute for Traditional Rice in the Domestic Market and in the international scale market, the demand for analog rice is increasing. However, the challenge remains in market education and distribution. Collaboration between producers, government, and research institutions is needed to develop efficient processing technologies and strengthen distribution networks. This study concludes that taro analog rice can be a leading product in the Indonesian and international markets, providing benefits to individual health and the local economy. Keywords: Alternative Food Trends, Analog Taro Rice, Market Potential  ABSTRAKNegara Indonesia yang memiliki populasi besar, bergantung pada nasi sebagai makanan pokok utama. Dalam beberapa tahun terakhir ini semakin berkembangnya trend alternatif pangan sebagai strategi pemerintah dalam diversifikasi pangan lokal. Beras analog talas muncul sebagai inovasi pangan pengganti beras. beras analog talas sebagai salah satu solusi untuk memperluas pilihan pangan dan mendukung keberagaman diet Masyarakat. produk ini memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat diproduksi dengan lebih efisien dalam kondisi tertentu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi pasar beras analog talas di Indonesia, dengan melihat peluang dan tantangan yang ada di Tengah trend pangan alternatif yang semakin berkembang. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik deskriptif untuk memeriksa prospek pasar beras analog talas di Indonesia, dibingkai dengan latar belakang tren makanan alternatif. Data yang berkaitan dengan penelitian ini dikumpulkan melalui tinjauan sistematis literatur. Beras analog adalah produk pangan yang dirancang untuk menyerupai beras konvensional, baik dari segi bentuk dan komposisi gizi. Dalam hal ini, talas dipilih sebagai bahan baku utama karena memiliki karakteristik gizi yang baik, termasuk indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih. Peran Talas yang Menjanjikan sebagai Pengganti Beras Tradisional di Pasar Domestik dan dalam pasar skala internasional, permintaan beras analog semakin tinggi. Namun, tantangannya masih ada pada edukasi pasar dan distribusi. Kolaborasi antara produsen, pemerintah, dan lembaga penelitian diperlukan untuk mengembangkan teknologi pengolahan yang efisien dan memperkuat jaringan distribusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Beras analog talas dapat menjadi produk unggulan di pasar Indonesia dan internasional, memberikan manfaat bagi kesehatan individu dan ekonomi lokal.Kata Kunci: Tren Pangan Alternatif, Beras Analog Talas, Potensi Pasar
Pemanfaatan Media Manipulatif “Mata Uanga” untuk Pembelajaran Siswa Di Sekolah Inklusi Karawang Warmi, Attin; Lestari, Karunia Eka; Putri, Dela Amelia; Kusumawardani, Melisa; Wiwin, Wiwin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4841

Abstract

ABSTRACTThis service takes the theme of currency introduction which is motivated by the importance of a student knowing money because money is a medium of exchange that is closely related to daily life. The media used in this activity are props / manipulative currency which consists of metal and paper money and displays from the smallest to the largest value. The purpose of this Abdimas activity is to introduce the types of money and practice their use. This Abdimas activity was carried out in one of the Inclusion schools in Karawang City. The methods used in this activity are in the form of discussions, lectures, mentoring and demonstrations of the use of money as a tool for buying and selling. The results obtained from this Abdimas activity are that students feel happy in learning money calculations using interesting props / manipulatives so that they are able to perform basic calculation operations using money. This media can attract students' attention, so that in its implementation it can run well and students quickly understand it. The school is happy with this activity and as a motivation for teachers to create interesting media for learning both mathematics and other subjects.Keywords: currency, manipulative moneyABSTRAKPengabdian ini mengambil tema pengenalan mata uang yang dilatarbelakangi oleh pentingnya seorang siswa mengenal uang karena uang merupakan alat tukar yang sanagt erat hubungannya dengan kehidupan sehari hari. Media yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu alat peraga/manipulatif mata uang yang mana terdiri dari berupa uang logam dan kertas serta menampilkan dari yang bernilai terkecil hingga besar. Tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memperkenalkan jenis-jenis uang dan praktek penggunaanya. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di salah satu sekolah Inkliusi di Kota Karawang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa diskusi, penyuludan, pendampingan dan demonstrasi penggunaan uang sebagai alat untuk jual beli. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Abdimas ini yaitu siswa merasa senang dalam belajar perhitungan uang dengan menggunakan  alat peraga/manipulatif yang menarik sehingga mereka mampu melakukan operasi perhitungan dasar dengan menggunakan uang. Media ini dapat menarik perrhatian siswa , sehingga dalam pelaksnaanya dapat berjalan dengan baik dan siswa cepat memahaminya. Sekolah merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan sebagai motivasi untuk para guru untuk membuat media yang menarik untuk pembelajaran baik matematika maupun pelajaran lainnya.Keywords: Mata uang, alat peraga uang
Impementasi Revitalisasi Perpustakaan di SD Negeri Sumberrejo I dalam Mewujudkan Budaya Literasi pada Peserta Didik Rozak, Refi Ranto; Matin, Moh. Fuadul; Inayatin, Rhofiqoh; Maulida, Siti Nurul
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4843

Abstract

                                                        ABSTRACTLibraries are a very influential tool in the world of education that must be maintained and maintained. So libraries that are no longer in use need to be revitalized so that their existence can be utilized. The aim of the campus teaching program 7 is to create a culture of literacy and numeracy among students at Sumberrejo State Elementary School 1. The research method used is qualitative research with a descriptive qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. So that from the revitalization of the library, the form of student literacy culture continues and increases, this can be seen based on the results of the students' AKM Pre-test and Post-test. It can be concluded that the library revitalization process carried out at SD Negeri Sumberrejo 1 is by cleaning the library room, sorting books suitable for reading and not suitable for reading, separating fiction, non-fiction, package books and LKS books, grouping books according to book type and label. , arranging books on shelves according to their type and labels, decorating the library room, and inviting students to visit and read books in the library.Keywords: library revitalization, literacy culture, students                                                          ABSTRAKPerpustakaan merupakan sarana yang sangat berpengaruh pada dunia Pendidikan yang harus dipertahankan dan dijaga keberadaannya. Maka perpustakaan yang sudah tidak difungsikan kembali perlu direvitalisasi untuk dapat dimanfaatkan keberadaannya. Tujuan dalam pengabdian program Kampus Mengajar 7 untuk mewujudkan budaya literasi dan numerasi pada peserta didik SD Negeri Sumberrejo 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga dari revitalisasi perpustakaan, wujud budaya literasi peserta didik berjalan dan meningkat, hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test AKM peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa proses revitalisasi perpustakaan yang dilakukan di SD Negeri Sumberrejo 1 yaitu dengan membersihkan ruang perpustakaan, menyortir buku layak baca dan tidak layak baca, memisahkan buku fiksi, non-fiksi, buku paket, dan buku LKS, mengelompokkan buku sesuai jenis dan label buku, menata buku dalam rak sesuai pengelompokkan jenis dan labelnya, mendekorasi ruang perpustakaan, serta mengajak peserta didik untuk berkunjung dan membaca buku-buku di perpustakaan.Kata Kunci : revitalisasi perpustakaan, budaya literasi, peserta didik
Penguatan Keterampilan Guru dalam Implementasi Projek Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja di SMK Sari, Dhany Efita; Suwandi, Joko; Mustapha, Ramlee; Tiara, Tiara; Asila, Nadia Fauzi; Fatmahwati, Seli; Setianingrum, Septi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4846

Abstract

                                                       ABSTRACTThis community service activity aims to enhance the skills and competencies of vocational high school (SMK) teachers in implementing the Student Profile Strengthening Project on Pancasila Values and Work Culture (P5BK), designed to provide tangible benefits for SMK stakeholders, particularly in fostering a strong work culture among students. The service model employed includes an intensive workshop followed by continuous training and mentoring for SMK teachers. The activity was conducted at SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar with 50 teachers participating from four major study areas: Accounting and Financial Institutions (AKL), Office Management and Administration (OTKP), Digital Business and Marketing, and Culinary Arts. The workshop involved hands-on training to strengthen teachers' understanding and skills in applying this project within the school environment. Based on program evaluation, 86% of participants demonstrated a strong understanding of the P5BK concepts and goals during the presentation phase. Furthermore, the training and mentoring phase revealed that 80% of participants felt prepared and capable of implementing P5BK in their teaching activities. These results indicate that the community service activity successfully increased teachers’ readiness to support the strengthening of the student profile on Pancasila values and the development of an applicable and relevant work culture at SMK.Keywords: project for strengthening pancasila student profiles, work culture, vocational school                                                           ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK), yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan SMK, khususnya dalam membangun budaya kerja yang kuat di kalangan siswa. Model pengabdian yang digunakan meliputi workshop intensif yang diikuti dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi guru-guru SMK. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar dengan partisipasi 50 guru dari empat bidang studi utama: Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Bisnis Daring dan Pemasaran, serta Tata Boga. Workshop ini melibatkan pelatihan praktik untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan projek tersebut di lingkungan sekolah. Berdasarkan evaluasi program, 86% peserta menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap konsep dan tujuan P5BK selama tahap penyampaian materi. Selain itu, pada tahap pelatihan dan pendampingan, 80% peserta merasa siap dan mampu melaksanakan P5BK dalam kegiatan pembelajaran mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil meningkatkan kesiapan guru dalam mendukung penguatan profil pelajar Pancasila serta pengembangan budaya kerja yang relevan dan aplikatif di SMK.Kata Kunci: proyek untuk penguatan profil pelajar pancasila, budaya kerja, sekolah menengah kejuruan