cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 495 Documents
Pengembangan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Pengetahuan Personal Hygiene Anak Usia Dini Di Wilayah Pesisir Bengkulu Qalbi, Zahratul; Herawati, Anna Ayu; Putera, Rafhi Febryan; Habibi , Ahmad Syaf Ya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.744

Abstract

Penelitian ini merupakan rangkaian penelitian pendahuluan dari rencana jangka panjang penelitian tentang pengembangan media flashcard untuk meningkatkan pengetahuan personal hygiene anak usia dini. Target akhir yang ingin dicapai yaitu terciptanya media flashcard sebagai inovasi media pembelajaran anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Research and Development (R&D) yang dilakukan mengacu pada model penelitian dan pengembangan 4D (four-D), yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil uji validitas ahli media menunjukan skor presentase kelayakan sebesar 94% sehingga dinyatakan sangat layak. Sementara itu validitas oleh ahli materi menunjukan skor presentase kelayakan sebesar 93% sehingga dinyatakan sangat layak. Kemudian berdasarkan hasil analisis kelayakan berdasarkan penjabaran skor setiap aspek menunjukan jika nilai presentase menunjukan sebesar 83,3% yang masuk dalam kategori sangat layak. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan jika pengembangan media flashcard personal hynine ini sangat layak dan efektif digunakan dan dapat di disebarkan pada masyarakat.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Pembelajaran Nearpod Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP/MTs Muharani, Silvia; Rizqa, Miftahir
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model inkuiri terbimbing berbantuan media pembelajaran nearpod terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP/MTs. Metode pada penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan nonequivalent posttest- only control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Bernas Kabupaten Pelalawan dengan sampel kelas VIII.3 sebagai kelompok kontrol dan kelas VIII.4 sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah masing-masing 31 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi kegiatan guru dan siswa serta soal posttest. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji – t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata menggunakan uji t kelompok eksperimen lebih baik dibanding kelompok kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media pembelajaran nearpod dengan siswa yang menggunakan metode konvensional. Model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media nearpod berdampak positif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Sehingga, model tersebut dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi persamaan garis lurus (PGL).
Perbandingan Keefektifitasan Proses Pembelajaran Di Dalam Komponen K13 Dan Komponen Kumer Alfarizi, M. Nauval; Alghifari, Ahmad Zaki; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintervensi keefektifan unsur-unsur utama antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam lingkungan pembelajaran yang didukung oleh teknologi digital. Kedua kurikulum tersebut memainkan peran krusial dalam membimbing proses pendidikan agar selaras dengan kemajuan zaman dan tuntutan para peserta didik. Kurikulum 2013 menitikberatkan pada pengembangan karakter, pengetahuan, serta keterampilan melalui metode saintifik yang menempatkan aktivitas siswa sebagai pusat perhatian. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka lebih menyoroti peningkatan potensi dan kreativitas siswa dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), yang menawarkan keleluasaan lebih luas bagi guru dan siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kajian pustaka (library research) melalui pemeriksaan berbagai referensi akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Temuan dari analisis tersebut mengungkapkan bahwa unsur-unsur pokok kurikulum, seperti tujuan, materi, proses, dan evaluasi, menunjukkan ciri-ciri khas yang berbeda di masing-masing kurikulum. Kurikulum 2013 cenderung lebih sistematis dan mengecewakan, sementara Kurikulum Merdeka lebih mengutamakan kepentingan serta adaptasi terhadap kebutuhan siswa. Oleh karena itu, tingkat keberhasilan implementasi kedua kurikulum ini sangat dipengaruhi oleh penerapan situasi serta persiapan tenaga pendidik dan institusi pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi digital sebagai alat bantu dalam proses belajar.
Peran Tradisi Tabot di Bengkulu dalam Membangun Identitas Keagamaan dan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Susilawati, Susilawati; Fitrianah, Rossi Delta; Wiwinda, Wiwinda; Auliya, Siti Khairiyatul; Prastia, Maudi Yolanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Tabot dalam membentuk identitas keagamaan masyarakat Bengkulu sekaligus sebagai wahana pendidikan nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi pada prosesi Tabot yang berlangsung di Bengkulu pada tanggal 16–26 Juni 2025. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, ulama, panitia, dan masyarakat yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Tabot mengandung makna simbolik yang mendidik secara spiritual, moral, dan sosial; nilai-nilai keislaman seperti keikhlasan, kerja sama, ketekunan, solidaritas, dan keteguhan iman terinternalisasi melalui setiap tahapan ritual. Selain itu, partisipasi lintas generasi dan kelompok sosial dalam Tabot memperkuat identitas keagamaan yang moderat, toleran, dan kohesif, serta menumbuhkan kesadaran sosial dan karakter Islami. Tradisi Tabot juga berfungsi sebagai media pendidikan berbasis masyarakat yang efektif, memperkuat kohesi sosial, melestarikan budaya lokal, dan dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan formal maupun nonformal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pendidikan Islam dapat menjadi strategi kontekstual untuk membentuk insan kamil dan memperkuat pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat.
Peran Guru Madrasah Ibtidaiyah Sebagai Fasilitator Pembelajaran Kreativitas Siswa Di Era Digital Aftarina, Aftarina; Afriantoni, Afriantoni; Sari, Bulan Permata; Elsi, Elsi; Restu, Restu
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.758

Abstract

This study aims to examine the role of educators as facilitators in developing students' creativity at Madrasah Ibtidaiyah. In the digital era, educators no longer merely function as knowledge transmitters, but as mentors and companions in the process of actualizing students' potential. The method applied is a literature review through the analysis of various relevant sources concerning educators' strategies in facilitating creativity. The findings reveal that educators who act as facilitators must be able to identify the diversity of students' characteristics, implement innovative learning approaches, and utilize appropriate media to encourage active participation and critical thinking. The conclusion of this study emphasizes that the role of educators as facilitators is crucial in preparing students to become independent, innovative, and adaptive individuals in facing future challenges. Implicitly, educators need to continuously.
Accounting Students’ Experience Using Quizizz for Vocabulary Learning at SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin Putri, Yuniarty
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.760

Abstract

Vocational high school students struggle to master English vocabulary due to limited study time, low motivation, and a lack of engaging learning resources. Vocabulary mastery is crucial because it helps students develop their speaking, listening, reading, and writing skills. This is especially true for accounting students who must use English for work purposes. Gamification and interactivity are implemented in technology-based programs, such as Quizizz, to enhance learning effectiveness and enjoyment. In this study, 10th-grade accounting students at SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin were asked about their experiences using Quizizz as a vocabulary learning tool. Thirty students selected from a total sample were used in a quantitative descriptive study. A 20-item survey covering five indicators—motivation, engagement, perceived ease of use, feedback, and vocabulary learning outcomes —was used to collect data. Descriptive statistics were used to examine the data. Feedback was shown to have the highest mean score (3.72), followed by engagement (3.68), perceived ease of use (3.63), motivation (3.57), and vocabulary learning outcome (3.49). These results indicate that students consider Quizizz a useful tool for vocabulary acquisition. The platform’s interactive and game-based elements encourage students' participation, increase motivation, and provide rapid feedback to aid vocabulary learning. In conclusion, Quizizz creates a positive learning experience, increases engagement, and provides useful feedback for vocabulary acquisition.
Pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas VIII SMP Swasta Idanoi Gea, Theresia Jeni Kristina; Bawamenewi, Arozatulo; Ndruru, Mastawati; Waruwu, Lestari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.769

Abstract

This study aims to develop a teaching module for Indonesian language subjects on poetry analysis for eighth-grade students at Idanoi Private Junior High School. This study uses qualitative methods. Data was obtained through observation, interviews, and documentation, and using the Borg and Gall model, namely (Introduction (Research and Information Collecting), Planning Research (Planning), Design Development (Develop Preliminary of Product), Preliminary Field Testing, Revision of Limited Field Test Results (Main Product Revision), Main Field Test, Revision of Wider Field Test Results (Operational Product Revision), Feasibility Testing (Operational Field Testing), Final Revision of Feasibility Test Results (Final Product Revision), Dissemination and Implementation of the Final Product (Dissemination and Implementation). The subjects of this study were eighth-grade students of Idanoi Private Junior High School. The results showed that the poetry analysis teaching module developed was declared to have very good feasibility based on validation from three experts: material experts reaching (76.2%), language experts reaching (74%), and design experts reaching (85.7%). The practicality of the developed media was assessed through student response questionnaires in small group trials reaching (87%), which indicates that this media is very practical to use in learning. The effectiveness of the developed media was measured by the results of student learning tests, which showed a percentage of completeness reaching 70% with an average score of 90, which meets the Learning Objective Achievement Criteria. it can be concluded that the Teaching Module is feasible, practical, and effective for use in learning Poetry material at Idanoi Private Junior High School.
Development of Physics Electronic Modules Using the Trait–Treatment Interaction Model Based on Next Generation Science Standards Putri, Rahmi Tania; Aswirna, Prima; Asrar, Allan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.770

Abstract

This research aims to develop a physics electronic module using the Trait Treatment Interaction (TTI) model based on the Next Generation Science Standards (NGSS) to improve students' ability to Construct Explanations and Design Solutions (CEDs) and to test its effectiveness on the topic of Environmental Pollution for grade X SMA/MA. The study uses a Research and Development (R&D) method with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The Define stage includes front-end, student, task, and concept analysis, while the Design stage involves preparing instruments and selecting media. The Develop stage consists of validation by content, media, and language experts, followed by product trials with educators and students, and the Disseminate stage focuses on distributing the effective product. The research subjects were 34 students of class X.I MAN 2 Pesisir Selatan. The findings show that the developed e-module is of very high quality and highly valid, with an average score of 89.24% from expert validators, while its practicality level reached 88.97% based on evaluations from educators and students. The e-module also proved very effective in improving students’ CEDs abilities, indicated by an average test score of 90%. High-ability students (faster learners) experienced significant improvement through self-learning, whereas low-ability students (slower learners) benefited more from regular teaching accompanied by additional tutorials. Based on these results, it is recommended that the e-module be further developed for other physics topics, and future researchers are encouraged to optimize time efficiency to ensure a smoother learning process without disrupting the predetermined duration.
Kebiasaan Mahasiswa Menggunakan Handphone Saat Perkuliahan:Cerminan Lunturnya Nilai Kesopanan Adriyansyah, Aidlil; Adellia, Chindy; Enjella, Desvi; Sianipar, Gita Engriani; Hambali, Hambali; Alya, Mailiza; Aliffia, Putri; Harahap, Rizky Dinda Sarmita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.775

Abstract

Penggunaan handphone di lingkungan kuliah sudah menjadi hal yang biasa bagi para mahasiswa, terutama di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau. Meskipun alat ini bisa membantu dalam berbagai kegiatan akademik, penggunaannya yang terlalu banyak justru bisa membuat mahasiswa sulit fokus saat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak penggunaan handphone terhadap tingkat konsentrasi belajar mahasiswa FKIP Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara mengamati langsung dan wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari mahasiswa dan dosen FKIP, dengan total 35 responden yang dipilih secara acak. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif agar bisa memahami situasi tersebut dengan jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sering mahasiswa menggunakan handphone selama kuliah, semakin rendah tingkat konsentrasi belajarnya. Hasil ini menunjukkan pentingnya menggunakan handphone dengan bijak agar tidak mengganggu fokus belajar di kelas, sekaligus mencerminkan kesadaran moral dan etika mahasiswa dalam menjalani pendidikan secara bertanggung jawab.
Revitalisasi Permainan Tradisional Sebagai Media Pembentukan Karakter Di Tingkat Pendidikan Dasar Wahyuningtyas, Kayla; Lestari, Hilda; Fazriansyah, Aldi; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.776

Abstract

Perkembangan globalisasi dan teknologi digital menyebabkan penurunan minat siswa sekolah dasar terhadap olahraga dan permainan tradisional yang kental nilai lokalnya. Padahal, olahraga tradisional potensial tidak hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan toleransi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana revitalisasi olahraga tradisional dapat diintegrasikan dalam pendidikan dasar sebagai sarana pembentukan karakter, mengidentifikasi manfaat dan tantangannya, serta merumuskan strategi implementasi di sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan kajian literatur dan studi kasus pada sekolah dasar di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa pengaktifan kembali olahraga tradisional dapat memperkuat karakter siswa, memperkaya budaya lokal, dan meningkatkan partisipasi aktif siswa. Namun, diperlukan dukungan kurikulum, pelatihan guru, sarana/prasarana, serta kolaborasi antara sekolah–komunitas–orang tua agar program berjalan efektif