cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Optimalisasi Peran Perawat dalam Kesehatan Reproduksi Remaja: Scoping Review Nurkhofifa, Revika; Musova, Rifdah Asalin; Bafadhal, Syane Koesavitri; Maryam, Nenden Nur Asriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3363

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja pada umumnya memiliki peran sebagai tolak ukur dalam kesehatan untuk kaum remaja secara keseluruhan. Kesehatan reproduksi pada remaja merupakan salah satu tantangan global yang belum terselesaikan. Data WHO tahun 2020 menyebutkan bahwa angka kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan aborsi tidak aman di kalangan remaja masih tinggi. Beberapa literatur menunjukan bahwa perawat memiliki posisi sentral sebagai advokat, edukator, dan konselor dalam memberikan dukungan terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan peran profesional perawat dalam :layanan kesehatan reproduksi bagi remaja. Studi ini mengadopsi metode scoping review untuk merangkum bukti ilmiah yang mengenai optimalisasi peran perawat dalam kesehatan reproduksi remaja. Artikel yang dikumpulkan menggunakan database EBSCO, Garuda, Google Scholar, Pubmed, Emerald, dan ScienceDirect.  Sebanyak 16 artikel berhasil didapatkan untuk selanjutnya melalui tahap review. Hasil scoping review menunjukkan bahwa strategi dan peran perawat memiliki pengaruh terhadap pelayanan kesehatan reproduksi khususnya pada remaja. Dalam kesehatan reproduksi remaja, peran  perawat sebagai edukator merupakan peran yang paling berdampak dalam mengoptimalkan kesehatan reproduksi remaja. Selain itu, strategi dan peran perawat memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja.
Pengaruh Social Media Marketing dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian di Guntur Badminton Store Surabaya Marcel, Ignatius; Setianto, Diki Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh Social Media Marketing (SMM) dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Guntur Badminton Store Surabaya. Dalam era digital yang kompetitif, penggunaan media sosial menjadi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan minat beli dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 110 responden, namun hanya 100 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh indikator memiliki nilai outer loading di atas 0,70, nilai Average Variance Extracted (AVE) di atas 0,50, dan Cronbach’s alpha di atas 0,70, sehingga instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien jalur 0,344 dan p-value 0,016. Variabel lokasi memiliki pengaruh yang lebih dominan dengan koefisien 0,551 dan p-value 0,000, menandakan bahwa aksesibilitas, visibilitas, kenyamanan lingkungan, serta fasilitas parkir menjadi faktor penting dalam mendorong keputusan konsumen untuk melakukan pembelian. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,685 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 68,5% variasi keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara strategi pemasaran digital yang efektif melalui media sosial dan penentuan lokasi usaha yang strategis berperan besar dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen serta memperkuat daya saing bisnis ritel di era digital.
Pemberdayaan Home Industri melalui Pengelolaan Arus Kas dan Pelatihan Promosi Digital pada Masyarakat Kelurahan Sekip Pekanbaru Ibrahim, Mariyati; Sulistyani, Andri; Augustin, Jeneva; Muhammad, Fahmi; Prambudi, Yogi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3394

Abstract

The community empowerment program through capacity building for home-industry entrepreneurs is an important step in supporting local economic growth, especially amid increasingly competitive business conditions. This community service activity was carried out in Sekip Subdistrict, Pekanbaru, with a primary focus on cash-flow management and digital promotion training for home-based business owners. The problems identified in the field included limited understanding among entrepreneurs regarding making it difficult for them and plan long-term budgets. In addition, low digital literacy resulted in many home-industry products being unable to reach wider markets. Through this program, participants received training on simple cash-flow management using daily recording methods, preparation of monthly financial reports, and strategies for separating business and personal finances. Practical mentoring was conducted to ensure that participants could apply these techniques independently. In the aspect of digital promotion, participants were trained to utilize various platforms such as Facebook, Instagram, WhatsApp Business, and online marketplaces. The training materials included creating engaging content, basic product photography techniques using simple devices, and strategies for maintaining consistency in digital marketing.Evaluation results showed a significant improvement in participants’ understanding of financial management and digital-based promotion techniques. In addition, several participants succeeded in increasing sales after applying the digital promotion techniques taught. Overall, the program contributed positively to strengthening the business capacity of the community in Sekip Subdistrict and opened opportunities for sustainable income growth. For program sustainability, continued mentoring and collaboration with local government are needed so that the impact can be further optimized.
Analisis Pemanfaatan Limbah Serbuk Besi Sebagai Bahan Pengganti Filler Terhadap Campuran Aspal Munir, Ibnu; Sazuatmo, Sazuatmo; Hariza, Elsa Rati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3424

Abstract

Limbah serbuk besi merupakan sisa potongan atau sisa dari pembubutan besi tuang dari hasil pembungan bengkel bubut atau industry. Sisa potongan tersebut tidak lagi digunakan atau di buang menjadi limbah yang memili dampak negatif dengan mempengaruhi lingkungan sekitar industry. Kota Bengkulu memiliki beberapa bengkel bubut yang dapat menghasilkan limbah serbuk besi. Bahan campuran dari pemanfaatan limbah yang bisa dipakai dengan menggunkan limbah serbuk besi dengan tujuan mengurangi dan dapat mengelola limbah serbuk besi sebagai penggantti filler aspal panas, Dari pengujian marshall, kadar aspal optimum (KAO) yaitu 5,5% pada campuran aspal AC-WC, yakni dengan menggantikan 100% filler total dengan limbah serbuk besi sehingga didapatkan kadar penambahan optimum (KPO) 100%. Sehingga dapat ditarik Kesimpulan KPO sebesar 100% memiliki nilai VMA 15,62%, VFA 75,5%, VIM 3,91%, Stabilitas 2754,9 kg, Flow 2,6 mm, dan MQ 1355,55 kg. Didapatkan persentase Kadar Penambahan Optimum (KPO) serbuk besi sebagai bahan pengganti Filler terhadap campuran aspal dengan nilai kadar 100% pada KAO 5,5%. Pengujian ini dikerjakan untuk mengetahui pengaruh limbah serbuk besi sebagai bahan pengganti filler terhadap campuran aspal AC-WC yang mengalami pengaruh signifikan pada parameter marshall yang menyebabkan nilai Flow menurun sedangkan nilai VMA, VFA, VIM, Stabilitas, dan MQ meningkat pada KAO 5,5%  yang ketatapannya telah ditentukan dengan menggantikan 100% filler.
Pendidikan Inklusif dan Pemberdayaan Siswa Berkebutuhan Khusus: Analisis Dampaknya terhadap Kemandirian dan Partisipasi Sosial Wulandani, Nur; Sarumaha, Martiman S.; Malintang, Jimmy; Nasril, Nasril; Arafat, Yasir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pendidikan inklusif terhadap pemberdayaan siswa berkebutuhan khusus (ABK), khususnya dalam aspek kemandirian dan partisipasi sosial mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis data dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder, seperti jurnal akademis, buku, laporan penelitian, dan artikel ilmiah terkait pendidikan inklusif, pemberdayaan ABK, kemandirian, dan partisipasi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan inklusif memiliki dampak signifikan dan positif terhadap pemberdayaan ABK. Lingkungan inklusif yang menekankan pada penerimaan, kurikulum yang diferensiasi, dan dukungan yang terindividualisasi terbukti meningkatkan rasa percaya diri, keterampilan hidup sehari-hari, dan kemampuan akademik siswa. Faktor kunci lainnya adalah pelatihan guru dalam strategi pedagogis inklusif dan kolaborasi dengan tenaga profesional seperti terapis. Pencapaian dalam ranah ini secara kumulatif membangun fondasi yang kuat bagi tumbuhnya kemandirian ABK, memampukan mereka untuk membuat keputusan dan mengelola diri mereka dengan lebih baik. Di sisi lain, interaksi yang setara dengan teman sebaya non-disabilitas dalam berbagai aktivitas, baik akademik maupun non-akademik, memfasilitasi pengembangan keterampilan sosial, empati, dan rasa memiliki. Interaksi sosial ini secara langsung memperluas jaringan pertemanan dan membangun kepercayaan diri ABK untuk terlibat secara aktif dalam komunitasnya. Dengan demikian, pendidikan inklusif tidak sekadar menyatukan tempat belajar, tetapi secara sistematis mendorong partisipasi sosial yang lebih bermakna, setara, dan inklusif, yang pada akhirnya merekonstruksi paradigma masyarakat tentang disabilitas. Secara keseluruhan, temuan ini mengonfirmasi bahwa pendidikan inklusif merupakan strategi yang efektif dan transformatif dalam memberdayakan ABK untuk hidup yang mandiri dan terintegrasi secara sosial.
Realisasi E-Government Pemungutan Retribusi Wisatawan Asing Melalui Aplikasi Love Bali Pratiwi, Putu Ersa Citra; Widhiasthini, Ni Wayan; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Sari, Putu Ratna Juwita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3452

Abstract

Tingginya jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali belum sepenuhnya diikuti dengan optimalisasi dalam pemungutan retribusi wisatawan asing (Foreign Tourist Levy). Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk berinovasi melalui pengembangan aplikasi Love Bali sebagai bentuk penerapan konsep E-Government di sektor pariwisata. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam proses pengelolaan pungutan retribusi secara digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana penerapan E-Government melalui aplikasi Love Bali mampu mendukung tata kelola pemungutan retribusi wisatawan asing di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi terhadap Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Love Bali telah berjalan efektif sebagai sarana pembayaran digital bagi wisatawan asing. Aplikasi ini mempermudah proses administrasi, mempercepat pencatatan transaksi, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana retribusi. Selain itu, keberadaan aplikasi Love Bali mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata. Implementasi sistem ini juga menjadi bukti nyata transformasi digital pemerintahan daerah menuju tata kelola yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, Love Bali berkontribusi signifikan dalam mewujudkan pariwisata Bali yang transparan, tertib, dan berdaya saing global.
Integrating Resource-Based, External Dependency, Dynamic Capability, and Social Cognitive Perspectives to Explain Organizational Performance in Context of PT Telkom Indonesia Hudoyo, Temi; Hendayana, Yayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3453

Abstract

The rapid restructuring of the global telecommunications industry toward data-driven digital ecosystems has intensified the strategic relevance of internal resources, interorganizational dependencies, adaptive capability renewal, and managerial cognition as determinants of organizational performance. This conceptual review integrates Firm Performance Theory with the Resource-Based View (RBV), Resource Dependence Theory (RDT), Dynamic Capabilities Theory (DCT), and Social Cognitive Theory (SCT) to construct a multi-level explanatory model suited to organizations undergoing digital transformation. Using PT Telkom Indonesia as contextual grounding, the review demonstrates that organizational performance emerges not solely from the possession of VRIN resources, but from the interaction between resource endowments, dependency governance structures, dynamic capability enactment, and the development of cognitive and learning-based competences. The synthesis argues that Telkom’s performance trajectory in transitioning from legacy telecommunication operations toward integrated digital infrastructure and enterprise platform services is shaped by the simultaneous reinforcement of asset orchestration logic, partnership coordination, strategic sensing and reconfiguration routines, and leadership self-efficacy. The article proposes a circular, mutually constitutive model of performance generation rather than a linear causal sequence, highlighting performance as an evolving outcome of co-aligned strategic mechanisms. Research gaps are identified in cognitive microfoundations of digital transformation in state-owned enterprises, dependency–capability interplay in digital infrastructure ecosystems, and performance measurement adaptations for platform-based business models. A future research agenda is proposed to address these gaps.
Komunikasi Emansipatoris dalam Pendidikan Keperawatan Gigi: Kajian Kritis berdasarkan Teori Habermas Zulkarnain, Zulkarnain; Kamaruddin, Samsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika komunikasi emansipatoris dalam pendidikan keperawatan gigi dengan menggunakan teori tindakan komunikatif Jürgen Habermas sebagai landasan analisis kritis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data empiris ilustratif yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dosen dan mahasiswa program studi keperawatan gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang berlangsung dalam proses pembelajaran umumnya masih didominasi oleh komunikasi instrumental yang bersifat hierarkis, di mana dosen berperan sebagai pusat informasi dan mahasiswa berfungsi sebagai penerima pengetahuan secara pasif. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan indikasi berkembangnya komunikasi emansipatoris melalui berbagai inisiatif dosen yang membuka ruang dialog terbuka, mendorong refleksi kritis, serta melibatkan mahasiswa secara aktif dalam diskusi klinik, analisis kasus pasien, dan proses pengambilan keputusan pembelajaran. Analisis berdasarkan teori tindakan komunikatif Habermas mengungkap bahwa pergeseran dari komunikasi instrumental menuju komunikasi emansipatoris berpotensi mendorong terciptanya kesadaran kritis, otonomi berpikir, serta kemampuan reflektif mahasiswa dalam menghadapi realitas praktik keperawatan gigi yang kompleks. Selain itu, pola komunikasi ini memperkuat dimensi etis, humanis, dan kolaboratif dalam pendidikan kesehatan yang berorientasi pada pembentukan profesionalisme berbasis empati dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan budaya dialog reflektif, pelatihan pedagogi komunikatif bagi dosen, serta perancangan struktur pembelajaran yang lebih partisipatif dan demokratis untuk mendukung transformasi menuju pendidikan keperawatan gigi yang berkeadilan, kritis, dan humanistik.
Pengaruh EPS, ROA, ROE, dan NPM terhadap Return Saham Sektor Industri Barang Konsumsi Sofiana, Bella; Sari, Purwita; Masyitah, Emi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3480

Abstract

Return Saham adalah keuntungan yang didapat investor dari investasi yang dilakukan pada suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengindentifikasi penyebab Earning Per Share (EPS), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) sebagai pengujian profitabilitas pada Return Saham, yang mencerminkan keuntungan diperoleh investor pada investasinya. Penelitian menggunakan data sekunder dari perusahaan pada data perusahaan pada bagian barang konsumsi diperdagangkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI)  sepanjang tahun 2020 sampai 2024, dengan metode kuantitatif yang diolah dalam aplikasi SPSS 22. Hasil uji-t menunjukkan bahwa hanya variabel Net Profit Margin (NPM) yang mempunyai pengaruh terhadap return saham, sementara variabel Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), serta  Return On Asset (ROA) tidak menunjukkan pengaruh secara parsial. Namun, ketika diuji secara simultan menggunakan uji-F, keempat variabel tersebut memiliki ada pengaruh yang nyata pada Return Saham secara keseluruhan. Nilai R-Square sebesar 20,7% hal ini berarti bahwa 20,7% variasi nilai Return Saham ditentukan oleh peran dari variasi nilai Earning Per Share (EPS), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) dengan kata lain kontribusi Earning Per Share (EPS) , Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) dalam mempengaruhi Return Saham adalah sebesar 20,7% sedangkan sisanya 79,3% adalah dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Pengembangan DSS Berbasis Geospatial Topsis untuk Prioritas Distribusi Bantuan Sosial di Sulawesi Selatan Suherwin, Suherwin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3482

Abstract

Dalam penyaluran bantuan sosial, bencana alam dan krisis sosial selalu memerlukan respons yang cepat. Distribusi yang tidak tepat sasaran atau terlambat dapat menyebabkan kondisi masyarakat umum semakin memburuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (DSS) berbasis Geospasial dan metode Teknik Preferensi Urutan dengan Kesamaan terhadap Solusi Ideal (TOPSIS) untuk menentukan prioritas distribusi modal sosial di Sulawesi Selatan. DSS ini mengintegrasikan data geografis, seperti kepadatan penduduk, infrastruktur jalan, lokasi fasilitas kesehatan, dan kerentanan wilayah tingkat, dengan kriteria yang relevan untuk distribusi dana. Metode TOPSIS digunakan untuk merangking lokasi atau wilayah alternatif berdasarkan keselarasan mereka dengan solusi positif ideal dan deviasi dari solusi negatif ideal, meningkatkan jumlah kriteria yang ditentukan oleh pakar atau analisis hirarki. Data geospasial dianalisis dan dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memvisualisasikan hasil prioritisasi dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih informatif. hasil yang memprioritaskan dan mendorong penulisan keputusan yang lebih informatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DSS ini dapat memberikan rekomendasi untuk distribusi modal sosial secara objektif dan spasial. Seiring dengan meningkatnya V, demikian pula tingkat prioritas untuk memperoleh distribusi sosial dari pemerintah Sulawesi Selatan, seperti di Makassar (0,75), Gowa (0,48), Maros (0,45), Bone (0,29), dan Wajo. (0,25). Ini membantu pemerintah dan organisasi kemanusiaan di daerah tersebut mengelola sumber daya dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Diharapkan bahwa implementasi DSS ini akan meningkatkan akurasi dan kecepatan penyaluran bantuan, mengurangi dampak negatif bencana, dan memaksimalkan penggunaan anggaran bantuan sosial di Sulawesi Selatan.