cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,347 Documents
Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan Analisis SWOT dan Bussines Model Canvas (BMC) Bussines Kewcasual di Kota Bandung Saputra, Andika Eka; Akbar, Ridho Riadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha pada Kew Casual, sebuah UMKM fashion lokal di Kota Bandung, melalui integrasi analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan fluktuasi penjualan, ketidakkonsistenan margin keuntungan antarproduk, serta meningkatnya persaingan dalam industri fashion lokal yang semakin kompetitif dan dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi aktivitas pemasaran digital, serta analisis dokumen berupa data penjualan dan margin produk pada periode Januari hingga September. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kew Casual memiliki kekuatan pada kualitas produk, keunikan desain streetwear, serta adanya basis konsumen muda yang loyal. Namun, kelemahan utama yang diidentifikasi meliputi tingginya biaya produksi, ketidaktepatan penetapan harga, ketergantungan pada pemasok tertentu, dan promosi digital yang belum konsisten. Dari sisi eksternal, peluang pengembangan usaha muncul dari meningkatnya minat terhadap produk fashion lokal dan pertumbuhan perilaku belanja digital, sementara ancaman berasal dari persaingan harga yang ketat dan perubahan tren fashion yang cepat. Pemetaan Business Model Canvas menunjukkan bahwa elemen channels, customer relationships, dan key activities perlu dioptimalkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemasaran digital, efisiensi biaya, serta perbaikan sistem penetapan harga merupakan strategi penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing usaha Kew Casual
Analisa Daya Mampu Pasokan Listrik Di Pulau Marampit Kabuaten Kepulauan Talaud Mawuntu, Denny Julius; Makasarat, Oskar; Koraag, Royke Aru; Poli, Altje Ester; Najoan, Harvard Kaunang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 3 No. 2 (2024): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v3i2.559

Abstract

Penelitian ini menganalisis daya mampu pasokan listrik di Pulau Marampit, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang merupakan salah satu wilayah terluar Indonesia dengan keterbatasan infrastruktur energi. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dan sekunder terkait kebutuhan energi harian masyarakat, kapasitas pembangkit listrik yang tersedia, efisiensi distribusi, serta performa operasional pembangkit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas daya pembangkit sebesar 200 kW belum sepenuhnya memadai dalam memenuhi beban puncak sebesar 170 kW, dengan cadangan daya (reserve margin) hanya 17,65%, di bawah standar nasional sebesar 20%. Efisiensi konsumsi bahan bakar tercatat sebesar 0,38 liter/kWh, melampaui standar efisiensi nasional sebesar 0,3 liter/kWh, yang berdampak pada tingginya biaya operasional. Waktu layanan listrik rata-rata 14 jam per hari masih tergolong rendah, dengan frekuensi pemadaman mendadak mencapai 2–3 kali per minggu. Potensi pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dengan intensitas radiasi 4,8 kWh/m²/hari, dinilai tinggi dan dapat mendukung integrasi sistem hybrid PLTD–PLTS. Temuan ini menjadi dasar penting dalam pengembangan strategi energi yang andal dan berkelanjutan untuk wilayah perbatasan dan kepulauan kecil.
Persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muda Terhadap Penerapan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital Di Wilayah Kalselteng Anhar, Deli; Anhar, Ahmad Ihsanul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi aparatur sipil negara (ASN) muda terhadap inovasi pelayanan publik dalam konteks digitalisasi birokrasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada dinamika implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan tantangan yang dihadapi daerah di luar Pulau Jawa, khususnya terkait keterbatasan infrastruktur serta literasi digital masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga informan ASN muda dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Pulang Pisau di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pengalaman digitalisasi pelayanan publik: Banjarmasin relatif maju dengan aplikasi dan sistem antrian online, Banjarbaru menghadapi kendala literasi digital masyarakat serta stabilitas jaringan internet, sementara Pulang Pisau masih terkendala keterbatasan infrastruktur dan lebih banyak mengandalkan media sosial untuk layanan dasar. Dari ketiga perspektif tersebut, terlihat bahwa ASN muda memiliki peran strategis sebagai katalis perubahan birokrasi, baik dalam mengoperasikan teknologi baru, mendampingi masyarakat, maupun menjembatani kebijakan digitalisasi dengan kebutuhan publik. Namun demikian, tantangan teknis, keterbatasan infrastruktur, resistensi budaya organisasi, serta rendahnya literasi digital masih menjadi hambatan utama. Kesimpulannya, inovasi pelayanan publik berbasis digital berpotensi meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi birokrasi, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan infrastruktur, kebijakan afirmatif, serta penguatan kapasitas ASN muda sebagai agen perubahan birokrasi digital di Indonesia.
Pengaruh Hubungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Telkom Akses Service Area Tana Toraja Rapa, Agnes Kristy; Tandirerung, Jeane; Bandhaso, Mira Labi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Akses Service Area Tana Toraja. Hubungan kerja yang berkualitas menjadi determinan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi, khususnya pada perusahaan jasa telekomunikasi yang mengandalkan sinergi tim dan koordinasi antarunit kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 51 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 59 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Temuan penelitian menunjukkan nilai korelasi Pearson sebesar 0,842 yang mengindikasikan hubungan sangat kuat dan positif antara hubungan kerja dengan kinerja karyawan. Hasil uji t menghasilkan nilai t hitung 10,919 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05), membuktikan bahwa hubungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,709, yang berarti 70,9% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel hubungan kerja, sementara 29,1% dipengaruhi faktor lain seperti kompensasi, motivasi intrinsik, dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa komunikasi efektif, kepemimpinan partisipatif, kerja sama tim yang solid, sistem motivasi yang tepat, dan lingkungan kerja kondusif merupakan elemen krusial dalam membentuk hubungan kerja yang produktif. Implikasi manajerial dari penelitian ini menyarankan agar perusahaan mengoptimalkan program pengembangan komunikasi interpersonal, memperkuat mekanisme koordinasi lintas divisi, dan menciptakan iklim kerja yang mendukung kolaborasi untuk meningkatkan kinerja organisasional secara berkelanjutan.
Pengaruh Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) terhadap Kinerja Organisasi Rosalinda E Pattinasarany; Stevanny Lessil; Julia Bekubun; Diana Lumapuy; Indar Mulihatu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5592

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas informasi, dan daya saing. Salah satu sistem yang banyak digunakan untuk mendukung integrasi tersebut adalah Enterprise Resource Planning (ERP). Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan karakteristik ERP, tahapan implementasi, faktor keberhasilan, serta pengaruhnya terhadap kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan yang diperkuat dengan studi kasus. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, laporan perusahaan, publikasi resmi, dan dokumen yang relevan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, perbandingan temuan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi melalui integrasi data, standardisasi proses, otomatisasi pekerjaan, dan penyediaan informasi secara waktu nyata. Dampak tersebut terlihat pada peningkatan efisiensi operasional, kualitas informasi dan pengambilan keputusan manajerial, pengendalian keuangan, produktivitas sumber daya manusia, serta kualitas pelayanan pelanggan. ERP juga membantu mengurangi duplikasi pekerjaan, kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan kesulitan koordinasi antarunit. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi tidak hanya ditentukan oleh perangkat lunak, tetapi juga oleh komitmen manajemen puncak, kesiapan infrastruktur, kualitas data, kompetensi pengguna, perencanaan proyek, pelatihan, dan manajemen perubahan. Dengan demikian, ERP dapat menjadi sistem strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi apabila implementasinya diselaraskan dengan kebutuhan proses bisnis, tujuan organisasi, dan kesiapan sumber daya secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar Ruminding, Adelvia; Tandirerung, Ch Jeane; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5593

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis tingkat keterkaitan antara budaya organisasi dan kinerja karyawan pada PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar. Latar belakang penelitian berfokus pada kebutuhan perusahaan untuk memperkuat daya saing seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan dalam industri logistik. Budaya organisasi dianggap sebagai faktor krusial karena dapat membentuk pola pikir, perilaku kerja, serta motivasi pegawai. Dengan penerapan budaya organisasi yang kuat, perusahaan diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang mendukung tercapainya kinerja optimal secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan populasi yang mencakup seluruh karyawan yang bekerja di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar 50 karyawan dipilih sebagai responden menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi sangat berkorelasi dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi sebesar 0,860. Nilai koefisien determinasi sebesar 73,9% menandakan bahwa budaya organisasi berperan besar dalam memengaruhi kinerja, sedangkan 26,1% sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji t menghasilkan nilai t sebesar 11,682, lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 2,010, yang menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan implementasi budaya organisasi akan disertai dengan peningkatan pergantian karyawan. Budaya kerja yang positif—yang tercermin dari kesadaran diri, sikap proaktif, karakter yang baik, performa kerja, serta orientasi pada kerja tim—mampu meningkatkan kualitas hasil kerja, kuantitas penyelesaian tugas, ketepatan waktu, kolaborasi, dan kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi merupakan langkah strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas karyawan.
Analisis Keterbatasan Pencatatan Laporan Keuangan UMKM dan Upaya Perbaikannya Manuji, Masyita Salshabilla; dewanti, Ayu; manuputty, Pierre B.A; Birahy, fioneti T; beda, La ode sukila la ode
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya penerapan pencatatan dan pelaporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meskipun UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Banyak pelaku UMKM belum melakukan pencatatan keuangan secara sistematis sesuai dengan prinsip akuntansi dan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengambilan keputusan usaha dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan pencatatan laporan keuangan pada UMKM serta mengidentifikasi upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi pada UMKM Jeruk Peras Daeng yang berlokasi di Kota Ambon. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan UMKM masih dilakukan secara sederhana dan informal, terbatas pada pencatatan kas masuk dan kas keluar, serta belum disusun dalam bentuk laporan keuangan yang lengkap seperti laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas. Keterbatasan tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman akuntansi pemilik usaha, kurangnya kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan, keterbatasan waktu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pencatatan dan pelaporan keuangan yang sederhana namun sistematis sesuai SAK EMKM sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan usaha, evaluasi kinerja, serta keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan literasi akuntansi, pendampingan, dan pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan yang mudah digunakan oleh pelaku UMKM.
Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) pada Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan (Studi pada Bumdes di Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon) Wa Jana; Sukarmi Tomia; Saripa Derlen; Tiara Thamrin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5595

Abstract

The purpose of this study was to determine, describe, and analyze the role of BUMDes Gentha Persada in order to improve welfare, as well as to find out, describe, and analyze the supporting and inhibiting factors of BUMDes Gentha Persada in order to improve the welfare of the people of Tibubeneng village. This research uses descriptive research with a qualitative approach and is limited by two research focuses, namely (1) Role of BUMDes Gentha Persada in the Framework of Improving the Welfare of the People of Tibebeneng Village (2) Supporting and Inhibiting Factors of Gentha Persada’s BUMDes in the Framework of Increasing the Welfare of the People of Tibubeneng Village. The results showed that the role of BUMDes Gentha Persada in improving the welfare of the community through business units managed under BUMDes and opening up employment opportunities for the community. The supporting factors of BUMDes to improve community welfare are the potential for the development of the Tibubeneng Village in the economic sector because it is located in the North Kuta area which has good tourism de velopment potential and supporting human resources while inhibiting factors such as BUMDes have not maximally provided BUMDes program socialization. in the community, not yet max imized in business and economic development, the community still thinks in the scope of the banjar so that it is not yet optimal in supporting the BUMDes program, it requires the support of all elements of society both customary and official, potential human resources owned by villag es prefer to work in other agencies.
Efektivitas Pengembangan Human Capital dalam Meningkatkan Kinerja Operasional Polri di Daerah Papua Pegunungan Saputra, Didit; Muchran, Muchriady
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5597

Abstract

Penelitian Pengembangan sumber daya manusia (SDM) atau human capital merupakan salah satu faktor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi, termasuk dalam institusi kepolisian. Di lingkungan Polres Jayawijaya, pengembangan human capital memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menciptakan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keberhasilan tugas tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan profesional personel, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat. Karakteristik masyarakat Papua Pegunungan masih sangat kental dengan sistem sosial adat yang diwariskan secara turun-temurun. Setiap suku memiliki struktur adat tersendiri yang mengatur berbagai aspek kehidupan, seperti hukum adat, sistem kepemimpinan, serta norma dan tata cara kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut personel Polri untuk memiliki pemahaman yang mendalam terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Papua Pegunungan, yang berbeda secara signifikan dengan masyarakat pada umumnya di wilayah lain di Indonesia. Oleh karena itu, dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Jayawijaya, pengembangan human capital tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan kompetensi sosial, budaya, dan komunikasi. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengembangan human capital dalam meningkatkan kinerja operasional Polri di daerah terpencil, khususnya di wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan geografis kompleks seperti medan berbukit dan akses wilayah yang terbatas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan human capital yang efektif mampu meningkatkan kinerja operasional Polri serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Pengaruh Promosi Media Sosial, Rating Aplikasi Gojek dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Seblak CS Teh Dina di Kota Bandung Trijaya, Teguh; Sumawidjaja, Riyandi Nur; Mubarok, Dadan Abdul Aziz
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5599

Abstract

Perkembangan platform digital telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian, khususnya pada sektor kuliner berbasis layanan pesan antar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi media sosial, rating aplikasi Gojek, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada usaha Seblak CS Teh Dina di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah melakukan pembelian, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kelayakan pengukuran, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi media sosial, rating aplikasi Gojek, dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,626 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 62,6% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa promosi digital yang efektif, pengelolaan reputasi aplikasi melalui rating dan ulasan pelanggan, serta peningkatan kualitas pelayanan yang konsisten memiliki peran penting dalam mendorong keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha kuliner dalam merancang strategi pemasaran digital dan peningkatan kualitas pelayanan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait perilaku konsumen pada sektor kuliner berbasis platform digital.