cover
Contact Name
Tuti Puji Lestari
Contact Email
tuti.puji.lestari@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6282149964283
Journal Mail Official
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 23381833     EISSN : 25413155     DOI : 10.29406
Jurnal Ruaya adalah jurnal perikanan dan kelautan di Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak, memuat informasi hasil penelitian dibidang perikanan dan kelautan di Indonesia. Ruaya dibentuk sebagai media informasi dan komunikasi ilmiah guna menyajikan kompilasi hasil penelitian orisinil, pemikiran dan pandangan dari peneliti, pakar dan pemerhati dalam bidang perikanan dan kelautan serta masyarakat perikanan. Jurnal ruaya diterbitkan secara berkala setiap 6 bulanan sekali pada bulan januari dan bulan juli dan dimuali sejak tahun 2013 Artikel yang kami sajikan memuat informasi tentang hasil penelitian dan kajian baik teori maupun aplikasi dibidang Perikanan dan Kelautan yang berasal dari para peneliti, akademisi, pelajar atau mahasiswa maupun masyarakat umum. Topik artikel yang ada meliputi: Akuakultur Manajemen Sumberdaya Perairan Penangkapan Ikan, Teknologi Hasil Perikanan Sosial ekonomi dan ilmu kelautan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
ANALISA MAXIMUM SUSTAINABLE YIELD (MSY) TANGKAPAN UDANG MANTIS (Harpiosquilla raphidea) DI PERAIRAN PANTAI TIMUR JAMBI Saputri, Diah Maulani; Yunita, Lauura Hermala; Yurleni, Yurleni; Alwi, Yun; Ramadan, Fauzan; Endang G, Ester
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Maximum Sustainable Yield (MSY) terhadap hasil tangkapan udang Mantis (Harpiosquilla raphidea) di Perairan Pantai Timur Jambi, dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari kantor Dinas Perikanan Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat dari tahun 2017 sampai tahun 2022. Data yang diperoleh meliputi data hasil tangkapan udang Mantis dan upaya penangkapan (trip). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil tangkapan dan upaya penangkapan yang dilakukan mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Nilai hasil tangkapan per satuan upaya penangkapan (CPUE) yang diperoleh mengalami penurunan yang artinya apabila dibiarkan akan mengalami overfishing. Hasil CMSY dan EMSY sebesar 3.577,6315 ton/tahun dan 485.322,4971 trip/tahun. Jumlah tangkapan yang diperbolehkan (JTB) dari penelitian ini yaitu sebesar 2.862,1052 ton/tahun. Rata-rata tingkat pemanfaatan sumberdaya udang Mantis ini sebesar 96% dengan tingkat pengupayaan sebesar 94%. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut disimpulkan bahwa potensi lestari udang Mantis di Perairan Pantai Timur Jambi ini belum mengalami overfishing. Namun, apabila terjadi penambahan upaya penangkapan (trip) maka potensi lestari udang Mantis tersebut dapat mengalami overfishing.
PERLINDUNGAN TERHADAP LINGKUNGAN LAUT PADA TERUMBU KARANG MELALUI LENSA KESADARAN EKOLOGI DI PANTAI KARIMUNJAWA JEPARA Listiani, Rifa Zahida; Arum, Syahrila Suminar; Rahayu, Rina
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Karimunjawa di Jepara merupakan pemandangan alam yang indah dengan keindahan terumbu karang dan ekosistem laut yang menggugah decak kagum. Terumbu karang dan biota laut yang tumbuh subur di dalamnya merupakan salah satu aset paling berharga dalam ekosistem laut. Namun, pesona ini semakin terkikis oleh ancaman buatan manusia. Di tengah kondisi kerusakan lingkungan laut yang semakin mengkhawatirkan, perlindungan ekosistem ini merupakan kebutuhan mendesak dan merupakan titik awal untuk memahami lebih dalam perlindungan lingkungan laut melalui lensa kesadaran ekologi pesisir Karimunjawa. Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi urgensi dan kebaruan konsep konservasi laut melalui lensa kesadaran ekologi di Pantai Karimunjawa. Metode penelitian yang digunakan berupakan analisis literatur ilmiah mengenai berbagai permasalahan ekologi terumbu karang di Karimunjawa. Didorong melalui lensa kesadaran lingkungan, program pendidikan lingkungan hidup di Karimunjawa meliputi kurikulum sekolah, lokakarya, dan kegiatan pembelajaran di luar ruangan yang meningkatkan pemahaman siswa terhadap lingkungan sekitar siswa. Lensa kesadaran ekologi mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program konservasi seperti program penanaman terumbu karang, pemantauan lingkungan dan kegiatan lainnya. Kata kunci: Ekologi, Karimunjawa, Terumbu Karang
POTENSI GELATIN TULANG IKAN TUNA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN CANGKANG KAPSUL Irawan, Azizah Septiyani; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tuna merupakan ikan yang banyak terdapat di Indonesia, pada umumnya ikan tuna hanya dimanfaatkan sebagai produk kaleng dan produk beku dalam bentuk utuh maupun dalam bentuk loin beku. Produk olahan ikan tuna sebagian besar hanya memanfaatkan bagian daging ikannya saja sedangkan sisa-sisa bagian lain berupa kepala, sirip dan tulang belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari artikel review ini adalah untuk mengetahui potensi gelatin tulang ikan tuna sebagi bahan pembuatan cangkang kapsul. Review artikel ini dilakukan dengan pencarian di internet dengan kata “Gelatin tulang ikan tuna”. Sumber data diambil dari buku atau jurnal. Jurnal yang didapatkan lalu di skrinning dengan kriteria tertentu. Hasil studi literatur dari jurnal ini adalah gelatin tulang ikan tuna memiliki kadar air sebesar 5,08-9,74%, kadar abu 7,01-8,02% sebesar protein sebesar80,20-84,96%, pH sebesar 4,22-7,59, kekuatan gel sebesar 115,70-193,40 bloom, dan Viskositas sebesar dari 3,75-5 cPs. Gelatin tulang ikan tuna memenuhi syarat SNI dan syarat gelatin untuk farmasi pada hasil kadar air, kadar protein, pH, kekuatan gel, dan viskositas namun pada hasil kadar abu dari gelatin tulang ikan tuna belum memenuhi standar SNI maupun standar farmasi yang ditetapkan.
POTENSI TERIPANG SEBAGAI SUMBER ALTERNATIF KOLAGEN Mahardika, Vania; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teripang termasuk dalam Echinodermata yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Teripang banyak tersebar di perairan seluruh dunia dan tercatat ada lebih dari 900 spesies teripang. Teripang memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik dan termasuk sumber protein yang tinggi. Protein teripang yang tinggi menyebabkan teripang memiliki potensi sebagai sumber kolagen. Kolagen merupakan protein yang dapat ditemukan pada kulit, tendon, kartilago, dan tulang. Ulasan artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengulas beberapa penelitian mengenai kandungan kolagen teripang dan potensi teripang dalam industri. Metode dalam ulasan artikel ini yaitu dengan mencari artikel yang relevan dengan tujuan tersebut. Hasil yang didapat yaitu kandungan kolagen teripang lebih tinggi daripada kolagen sapi maupun babi, sehingga kolagen teripang dapat digunakan sebagai alternatif sumber kolagen dari biota laut dan terjamin halalnya. Teripang diidentifikasi memiliki kandungan kolagen yang tinggi karena sebagian dari penyusun dinding tubuhnya adalah kolagen. Senyawa asam amino dalam kolagen teripang cukup banyak teridentifikasi. Tingginya kandungan kolagen pada teripang menyebabkan teripang memiliki potensi sebagai sumber kolagen. Kandungan nutrisi teripang yang cukup tinggi juga menyebabkan teripang berpotensi dalam bidang farmasi, pangan, dan kosmetik.
KAJIAN FINANSIAL KEGIATAN PEMBESARAN IKAN PADA KERAMBA JARING APUNG DI ESTUARIA SUNGAI MEMPAWAH Budiman, Budiman; Tarno, Slamet; Susanti, Romi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan menggunakan KJA di Sungai Mempawah, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Penelitian bertujuan menghimpun dan menganalsis data, agar didapatkan informasi akurat tentang rasio distribusi, antara keuntungan dibandingkan biaya produksi, sehingga informasi ilmiah dapat digunakan sebagai dasar dalam memperbaiki proses produksi. Metode dan analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan permodalan didominasi biaya pribadi dan sebagian kecil modal biaya luar. Analisis keuangan tahun I mengalami kerugian Rp. 9.110.000,00; dan Tahun II diproyeksikan baru mendapatkan keutungan dengan reratan laba bersih per tahun Rp.77.497.250,00. Hasil analisis: (1) NPV: Rp 87.175.000 (tingkat bagi keuntungan/bunga bank 28 % per tahun, (2) IRR: 32.21 % berada di atas 28% dengan selisih 4.21%, (3) Pay Back Periode: 2 Tahun 1 bulan, 4) B/C Ratio 1.5 keuntungan 50 % setiap satuan modal/biaya yang diinvestasikan. (4) BEP penjualan per siklus Rp 39.443.000,00
PENGARUH LAMA PEMELIHARAAN CACING SUTRA (Tubifex sp) TERHADAP PENINGKATAN KADAR PROTEIN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp) Juanda, Eki; Sukendar, Windu; Hasrah, Hasrah; Nasir, Muhammad; Muthia, Siti; Bachri, Syamsul
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan lele sudah banyak dibudidayakan khususnya di kabupaten Kapuas Hulu, namun sayangnya sejauh ini limbah dari kegiatan budidaya lele belum termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru untuk mengurangi limbah lele dengan budidaya cacing sutra. Tujuan dari kegiatan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh lama pemeliharaan cacing sutra terhadap peningkatan kadar protein dengan memanfaatkan limbah budidaya ikan lele. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan 15 hari pemeliharaan (A), perlakuan 30 hari pemeliharaan (B), dan perlakuan 45 hari pemeliharaan (C). Parameter yang diuji selama penelitian ini antara lain yaitu, kandungan protein cacing sutra dan ikan lele, pertumbuhan mutlak cacing sutra, pertumbuhan panjang, dan laju pertumbuhan harian ikan lele serta kualitas air. Data yang diperoleh cacing sutra dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Anova) sedangkan data pertumbuhan ikan lele dan kualitas air dibahas secara deskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama pemeliharaan 15 hari (A) dan 30 hari (B) berpengaruh signifikan dengan lama pemelihraan 45 hari (C). Kandungan protein tertinggi terdapat pada perlakuan pemeliharaan 30 hari (B). Namun demikian untuk data pertumbuhan panjang mutlak perlakuan tertinggi terdapat pada pemeliharaan 45 hari (C) sebesar 2,82 dan berbeda nyata dengan perlakuan lain. Data kualitas air selama penelitian masih dalam tarah yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele dan cacing sutra.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN KOMBINASI TEPUNG LABU KUNING DAN PASAK BUMI DALAM MENINGKATKAN PERSENTASE PEMIJAHAN IKAN GUPPY SUPER RED (Poecilia reticulate) Lestari, Tuti Puji; Farida, Farida; Hasan, Hastiadi; Siregar, Ilham Mustafa
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan guppy super red merupakan salah satu ikan guppy yang memiliki nilai jual cukup tinggi dibandingkan ikan guppy lainya, dalam musim pemijahannya ikan guppy super red hanya mampu melakukan satu kali pemijahan dengan waktu melahirkan hingga 2 minggu. Tujuan mengevaluasi penambahan kombinasi tepung labu kuning dan pasak bumi dalam mempengaruhi frekuensi pemijahan ikan guppy. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya terdiri dari: a. kontrol; b. kombinasi tepung labu kuning 100%: tepung pasak bumi 0%; c. kombinasi tepung labu kuning 75%: tepung pasak bumi 25%; d. kombinasi tepung labu kuning 50%: tepung pasak bumi 50%; e. kombinasi tepung labu kuning 25%: tepung pasak bumi 75%; f. kombinasi tepung labu kuning 0%: tepung pasak bumi 100%. Ikan uji yang digunakan sebanyak 10 ekor ikan betina dan 5 ekor ikan jantan per unit percobaan. Ikan diberi pakan dua kali sehari (pagi dan sore) secara at satiation selama 8 minggu pemeliharaan. Dengan hasil yang diperoleh 100% ikan guppy dapat memijah dengan waktu pematangan gonad 4 minggu dan menghasislkan larva sebanyak 312 ekor, kelangsungan hidup larva 100%, induk berkisar 78,57-100% dengan kadar kombinasi terbaik sebesar 50:50 %. Kata kunci: kombinasi, persentase pemijahan ikan guppy, tepung labu kuning, tepung pasak bumi
INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR BERKELANJUTAN: PEMANFAATAN SISTEM AKUAPONIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI IKAN DAN TANAMAN Zega, Asokhiwa; Gea, Angel Sri Ayu; Telaumbanua, Betzy Victor; Laoli, Destriman; Zebua, Ratna Dewi; Dawolo, Januari; Telaumabnau, Dara Dwista; Gulo, Beriman; Halawa, Alfriend John Saotama; Zai, Desniwati
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6497

Abstract

Pertumbuhan populasi dunia dan kebutuhan pangan yang semakin meningkat merupakan tantangan global kompleks. Untuk mengatasinya, inovasi teknologi akuakultur berkelanjutan, seperti sistem akuaponik, telah menjadi fokus utama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan yang meningkat. Sistem akuaponik mengintegrasikan budidaya ikan dengan pertumbuhan tanaman secara terintegrasi, menciptakan siklus alami di mana ikan menghasilkan limbah yang diperlukan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, sementara tanaman membersihkan air untuk ikan. Dalam jurnal ini, kami membahas pemanfaatan sistem akuaponik untuk meningkatkan produksi ikan dan tanaman secara berkelanjutan. Sistem akuaponik menawarkan berbagai manfaat, antara lain efisiensi penggunaan air yang tinggi, pengurangan limbah, dan peningkatan produktivitas. Penelitian ini dilakukan melalui tinjauan pustaka terhadap artikel ilmiah, jurnal, dan publikasi terkait inovasi teknologi akuakultur berkelanjutan dan pemanfaatan sistem akuaponik. Data dan informasi yang diperoleh dianalisis dan disajikan untuk mendukung tujuan penelitian ini. Dalam hasil dan pembahasan, kami menjelaskan prinsip dasar dan manfaat akuaponik, serta faktorfaktor yang mempengaruhi produksi ikan dalam sistem akuaponik, seperti ketersediaan nutrisi, kualitas air, suhu lingkungan, kepadatan ikan, dan manajemen pakan. Diharapkan bahwa penelitian ini memberikan panduan dan pemahaman yang lebih baik tentang potensi dan keuntungan penggunaan sistem akuaponik dalam konteks akuakultur berkelanjutan Kata kunci: Akuakultur Berkelanjutan, Akuaponik, Inovasi Teknologi, Produksi Ikan dan Tanaman
PENGARUH PENGGUNAAN MESH SIZE JARING INSANG (GILL NET) YANG BERBEDA TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI PERAIRAN KABUPATEN PACITAN, JAWA TIMUR PUTRA BIMANTARA, MUHAMMAD SANDYA; Yusrudin, Yusrudin; Saraswati, Exist
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6560

Abstract

Ikan Tongkol merupakan salah satu komoditas tangkapan di Perairan Pacitan, Jawa Timur. Untuk menangkap jenis ikan tersebut nelayan menggunakan alat tangkap gill net. Gill net atau jaring insang adalah alat penangkapan ikan yang berupa selembar jaring berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran mata jaring (mesh size) yang sama atau seragam di seluruh bagian jaring. Pada atas bagian jaring, pelampung – pelampung yang di lalui tali pelampung diikatkan pada tali ris atas, sedangkan pada bagian bawahnya adalah pemberat yang diletakkan pada tali ris bawah. Fungsinya dari pelampung dan pemberat ini agar jaring dapat terbentang sempurna di dalam air. Dalam penelitian ini digunakan 3 jenis mesh size yang berbeda yaitu 2; 2,5; dan 3 inch. Metode penelitian ini dilakukan dengan 9 kali pengulangan dengan lama perendaman jaring 90 menit, data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan ANOVA dan Uji BNT untuk mengetahui pengaruh penggunaan mata jaring (mesh size) yang berbeda terhadap hasil tangkapan Ikan Tongkol. Pengoperasian jaring dengan mata jaring (mesh size) 2 inch selama 9 kali pengulangan mendapatkan jumlah 2333 ekor, pada mata jaring (mesh size) 2,5 inch mendapatkan jumlah 1620 ekor dan pada mata jaring (mesh size) 3 inch mendapatkan jumlah 1076 ekor dengan nilai F hitung perlakuan lebih besar 292,909 dari pada F tabel 0,05 yaitu 3,63 dan F tabel 0,01 sebesar 6,23 yang berarti ukuran mata jaring (mesh size) berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan Ikan Tongkol.
PENGARUH SISTEM PENGAWETAN TERHADAP KUALITAS DAGING DAN RASA IKAN Telaumbanua, Cindy Ardita; TelaumbanuaTelaumbanua, Betzy Victor; Lase, Natalia Kristiani
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6623

Abstract

Ikan merupakan komoditas yang mudah rusak dengan umur simpan terbatas. Oleh karena itu, diperlukan metode pengawetan untuk menjaga kualitas ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh sistem pengawetan ikan terhadap kualitas dan cita rasa dagingnya. Metode yang dievaluasi meliputi pengeringan, pengalengan, pembekuan, dan pengawetan kimia. Setiap metode berpotensi memengaruhi atribut seperti tekstur, warna, dan rasa ikan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pembekuan merupakan metode optimal untuk menjaga mutu dan cita rasa ikan, diikuti dengan pengeringan. Sementara pengalengan dan pengawetan kimia perlu kehati-hatian karena berisiko menurunkan kualitas dan keamanan ikan. Pemilihan teknik pengawetan yang tepat sangat penting agar produk perikanan tetap berkualitas hingga ke tangan konsumen.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan More Issue