cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 420 Documents
Pelatihan Penanganan Luka Kronis Bagi Kader Posyandu Anggrek Wonorejo Saelan, Saelan; Kurniawan, Sahuri Teguh; Kusuma, Aria Nurahman Hendra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7hzaqv24

Abstract

Luka kronis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di masyarakat dan membutuhkan penanganan khusus serta berkelanjutan. Kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat komunitas memiliki peran strategis dalam penanganan awal dan pemantauan perkembangan luka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Anggrek Wonorejo dalam penanganan luka kronis. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi edukatif, demonstrasi teknik perawatan luka, serta praktik langsung yang dipandu oleh tim pengabdi. Sebanyak 15 kader kesehatan mengikuti kegiatan ini secara aktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan dari 65% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan perawatan luka kronis di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain
Pemberdayaan Ibu PKK dalam Pencegahan Masalah Kesehatan Reproduksi melalui Skrining Kesehatan dan Modifikasi Gaya Hidup Rahmatika, Qory Tifani; Masfi, Achmad; Gamagitta, Laras Putri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pz1tb472

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi pada perempuan usia subur masih menjadi tantangan kesehatan di masyarakat, terutama karena keterbatasan akses informasi, budaya tabu, serta gaya hidup tidak sehat. Ibu-ibu PKK sebagai agen pembangunan kesehatan di tingkat lingkungan sering kali belum memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai untuk memberikan edukasi yang efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pemberdayaan melalui edukasi,  skrining kesehatan dasar dan modifikasi gaya hidup. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap, serta membekali ibu PKK dengan keterampilan dalam mendeteksi dini gangguan kesehatan reproduksi dan menerapkan pola hidup sehat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community empowerment yang melibatkan edukasi interaktif, skrining kesehatan (antropometri, tensi, gula darah, kolesterol, asam urat), serta pelatihan modifikasi gaya hidup. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta, dengan mayoritas berada pada kategori baik setelah kegiatan. Selain itu, skrining kesehatan berhasil mengidentifikasi beberapa faktor risiko metabolik yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis komunitas efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan berpotensi dikembangkan secara lebih luas.
Sosialisasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Puskesmas Gondangrejo Surya, Nella Tri; Rahmah, Aulis Siti Nur; Gita, Anggi Putri Aria; Kur'aini, Sri Nurul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/tmywkz08

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan regulasi baru yang mewajibkan seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME) paling lambat 31 Desember 2023. Dengan regulasi tersebut, implementasi RME memiliki landasan pengakuan keabsahan yang mendukung perkembangan RME di Indonesia. Rumah Sakit dan Puskesmas termotivasi menerapkan RME karena adanya harapan man faat yang didapatkan. RME sangat penting bagi manajemen untuk mengelola masalah kesehatan karena selain menyediakan integritas dan akurasi data, juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi biaya, peningkatan akses dan kualitas pelayanan di rumah sakit. dalam implementasinya perlu memperhatikan kesiapan petugas kesehatan termasyk dokter, petugas rekam medis dan pasien ketika berhadapan langsung dengan teknologi dan memperhatikan regulasi terkait perlindungan data pasien dan keamanan informasi kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di puskesmas Gondangrejo dengan memberikan informasi dan pemahaman kepada seluruh tenaga kesehatan tentang rekam medis elektronik, di Puskesmas Gondangrejo sudah menerapkan sejak Juli 2024 namun masih mengalami beberapa kendala. Manfaat kegiatan ini diharapkan mampu menambah pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan tentang Penerapan rekam medis elektronik menggunakan apliaksi Sistem Rekam Medis Elektronik Indonesia.
Pengembangan Keterampilan Anggota Majelis Ta'lim Khairunnisa Dalam Mengelola Waktu Dan Meningkatkan Produktivitas Fadli, Roni; Seta, Anggada Bayu; Mulyani, Sri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mmp4mj73

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan pengelolaan waktu anggota pengajian Majelis Ta'lîm Khairunnisa serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan waktu mereka, serta untuk merancang strategi pengembangan keterampilan pengelolaan waktu guna meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan  adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu pengajian Majelis Ta'lîm Khairunnisa memiliki keterampilan pengelolaan waktu yang bervariasi, dengan sebagian besar masih menghadapi kesulitan dalam membagi waktu antara kewajiban rumah tangga, kegiatan pengajian, dan peran sosial lainnya. Faktor internal seperti motivasi dan pengetahuan tentang manajemen waktu serta faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan lingkungan sosial berperan penting dalam mempengaruhi pengelolaan waktu mereka. Program pelatihan yang diterapkan berhasil meningkatkan pemahaman ibu-ibu mengenai teknik pengelolaan waktu yang efektif, seperti penggunaan to-do list dan matriks prioritas. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah konsistensi dalam penerapan teknik tersebut karena gangguan eksternal
Edukasi Makanan Bergizi sebagai Strategi Promotif-Preventif bagi Lansia di Sekolah Lansia CETAR Ujungberung Sihombing, Ferdinan; Santoso, Didik Agus; Hertini, Reni; Hidayat, Faried Rahman; Wahyudin, Dedi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/nvr5qx63

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia di Kota Bandung terus meningkat, disertai dengan tantangan pemenuhan kebutuhan gizi yang sesuai dengan kondisi kesehatan lansia. Di Sekolah Lansia CETAR Ujungberung, ditemukan bahwa sebagian besar peserta belum memahami prinsip makanan bergizi yang tepat, terutama dalam kaitannya dengan penyakit kronis dan keterbatasan ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan edukasi makanan bergizi yang dirancang berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia dalam menyusun pola makan sehat yang sederhana, terjangkau, dan sesuai kebutuhan tubuh. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi penyusunan menu, dengan evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara lisan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta mampu menyebutkan kembali jenis makanan bergizi dan memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta menunjukkan antusiasme dalam menerapkan pola makan sehat di lingkungan keluarga. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi, mendukung kebiasaan makan sehat, dan berpotensi dikembangkan lebih luas
Optimalisasi Peran Suami dalam Perawatan Ibu Nifas melalui Pelatihan Pijat BOM: Program Edukasi, Pengembangan Keterampilan Umarianti, Tresia; Putriningrum, Rahajeng; Prastyoningsih, Aris; Maretta, Megayana Yessy; Prasetyo, Budi; Evarianti, Rima; Ferreira, Merlin Christiani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bbesp962

Abstract

Masa postpartum seringkali menantang dengan kelelahan, kram, dan kecemasan, diperparah kurangnya dukungan dan produksi ASI yang tidak optimal. Padahal, ASI eksklusif sangat penting, dengan prevalensi keberhasilan 89,4% di Indonesia pada tahun 2020. Kelancaran laktasi dipengaruhi banyak faktor. Penelitian ini memperkenalkan Metode BOM (Breastcare Oxytocin Massage and Marmet Technique), kombinasi pijat payudara, stimulasi tulang belakang, dan teknik memerah ASI. Tujuannya adalah merangsang produksi ASI sekaligus memberikan relaksasi. Peran suami krusial dalam memberikan dukungan fisiologis dan psikologis. Studi pendahuluan menemukan bahwa pengetahuan suami tentang Metode BOM dan cara meningkatkan produksi ASI masih rendah. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan suami tentang Metode BOM. Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan tatap muka di PKD Wonorejo dan webinar internasional. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pengetahuan suami dari 75,5 menjadi 91,5. Ini membuktikan bahwa program ini efektif memberdayakan suami untuk aktif mendukung istri, mengurangi kecemasan, dan mendorong keberhasilan ASI eksklusif melalui pendekatan berbasis keluarga, sehingga mencapai luaran kesehatan yang optimal.
Empowering Young Minds: Exploring Social Development And Environmental Awareness Through Recycled Waste Crafts In Pandanlandung Village Children’s Forum Nashihah, Durratun; Shearen, Jessica; Putri, Kanila; Suryawati, Julia; Maulana, Ilham Nur Hanifan; Dinata, Chandra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/sxq39h52

Abstract

Using recycled garbage craft activities, this study investigates how a Children's Forum in Pandanlandung Village affects the social development and environmental consciousness of children aged 4 to 17. Using direct observation, participant and facilitator interviews, and recording of produced works, data were gathered using a descriptive and qualitative approach. Children's social skills—including cooperation, communication, and empathy—which result from their involvement in practical recycling projects show significant increases. Apart from teaching youngsters on proper trash management and the need of environmental preservation, the activities promoted social connection, particularly after the COVID-19 outbreak. Children who turned trash into art developed agency, self-esteem, and responsibility toward their environment and society. This project shows how creatively minded educational programs could improve children's complete development and foster a sustainable culture. These results emphasize the need of similar programs in different settings and their ability to empower teenagers as active agents of change in building better, environmentally conscious communities.
UMKM Level Up: Strategi Pengembangan Usaha Anyaman Lontar Sulawesi Di Bontokassi Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar Yusuf K., M.; Yahya, Wahyudin; Jam'an, Andi; Fadilla, Nadiya Nur; Khatimah, Husnul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/vwzv0354

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anyaman lontar di Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. UMKM ini memiliki potensi besar karena berbasis kearifan lokal dengan produk utama seperti Songkok Recca, tikar, tas, dan kerajinan rumah tangga lainnya yang bernilai budaya dan estetika tinggi serta ramah lingkungan. Namun, pengembangan usaha ini masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan akses modal, minimnya inovasi desain, rendahnya keterampilan manajerial, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam strategi pemasaran. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, tim PKM melakukan pelatihan dan pendampingan dalam hal manajemen usaha, pengembangan desain produk, serta pemanfaatan media digital seperti Instagram, Shopee, dan marketplace lainnya. Pelaku UMKM juga dibekali keterampilan pembuatan kemasan produk yang menarik untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan UMKM yang lebih inovatif, mampu memperluas pasar hingga tingkat nasional dan internasional, serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan di Desa Bontokassi
Workshop Membangun Personal Branding Melalui Google Sites di Sekolah Mitra PPG Ningrum, Gres Dyah Kusuma; Suswanto, Hary; Handayani, Anik Nur; Hermansyah, Hermansyah; Hasriani, Hasriani; Al-Jabbar, Habib Muhammad; Ulum, Khoirul; Saputra, Ismed Eko Hadi; Adipura, Laksamana; Ramadhani, Lolita; Arwani, Wafiq Nur Muhamamd; Setyawan, Wahyu Dwi; Kirom, M.
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bd3wpr65

Abstract

SMA Negeri 4 Malang memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan berkualitas, namun banyak peserta didik belum memahami pentingnya membangun identitas digital yang positif sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja. Untuk menjawab permasalahan ini, dilaksanakan workshop “Membangun Personal Branding melalui Google Sites” yang bertujuan membekali siswa dengan pemahaman dan keterampilan membangun citra diri profesional secara daring. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi kebutuhan, penyusunan modul, penyampaian materi interaktif, praktik pembuatan situs pribadi, dan evaluasi hasil. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta penilaian akhir peserta. Hasil menunjukkan 92% peserta puas terhadap materi, 95% mengalami peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola situs pribadi, dan 89% berniat melanjutkan pengembangan situs untuk portofolio, lomba, dan kebutuhan profesional lainnya. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan kesadaran akan etika digital dan pentingnya strategi personal branding. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi digital dan kesiapan siswa di era digital.
Pengembangan Keterampilan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Peningkatan Pendapatan Petani di Kabupaten Gayo Lues Rozalina, Rozalina; Indra, Siti Balqies; Zulhilmi, Zulhilmi; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Safrizal, Safrizal
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gg6rjn80

Abstract

Pengembangan keterampilan pembuatan pupuk organik cair berbasis sumber daya lokal bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Gayo Lues. Ketergantungan petani pada pupuk kimia yang mahal dan berdampak negatif pada kesuburan tanah mendorong pentingnya alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk mengajarkan petani cara membuat pupuk organik cair menggunakan bahan-bahan lokal seperti limbah pertanian dan sampah organik yang ada di sekitar mereka. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam kegiatan PKM ini yaitu dengan gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal). Pada dasarnya, metode RRA merupakan proses belajar yang intensif untuk memahami kondisi perdesaan, dilakukan berulang-ulang, dan cepat. Untuk itu diperlukan cara kerja yang khas, seperti tim kerja kecil yang bersifat multidisiplin, menggunakan sejumlah metode, cara dan pemilihan teknis yang khusus, untuk meningkatkan pengertian atau pemahaman terhadap kondisi perdesaan. Cara kerja tersebut dipusatkan pada pemahaman pada tingkat komunitas local yang digabungkan dengan pengetahuan ilmiah. Sedangkan  PRA merupakan penyempurnaan dari RRA. Pelatihan praktis dan pendampingan intensif akan diberikan kepada petani agar mereka dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri dan efisien. Diharapkan, program ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan petani tetapi juga mendukung keberlanjutan pertanian yang ramah lingkungan di Kabupaten Gayo Lues, serta menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Gayo Lues