cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 420 Documents
Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Sebagai Pestisida Hayati di Kabupaten Gayo Lues Rosmaiti, Rosmaiti; Mulyani, Cut; Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Zulhilmi, Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kw6sgq03

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan limbah ternak sapi untuk diolah menjadi pestisida hayati di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan pestisida kimia oleh petani lokal yang berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan, sementara potensi limbah peternakan sapi yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program ini, petani dilatih untuk mengolah kotoran dan urin sapi menjadi pestisida hayati yang efektif dalam mengendalikan berbagai hama tanaman. Serangkaian pelatihan diberikan meliputi teknik fermentasi, formulasi, dan aplikasi pestisida hayati pada tanaman. Selain pelatihan, pendampingan intensif juga dilakukan untuk memastikan petani dapat mempraktikkan keterampilan yang diperoleh. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan petani dalam mengolah limbah ternak. Sebanyak 85% peserta berhasil memproduksi pestisida hayati yang memenuhi standar kualitas. Penggunaan pestisida kimia menurun hingga 60% pada lahan pertanian peserta program, yang berdampak positif pada kesehatan lingkungan dan pengurangan biaya produksi. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama yang fokus pada produksi dan pemasaran pestisida hayati. Tiga kelompok tani telah berhasil mengembangkan merek lokal dan menjual produk pestisida hayati ke desa-desa tetangga, menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi anggotanya. Untuk menjamin keberlanjutan, tim pengabdian bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan setempat membentuk demplot percontohan dan menyusun modul pelatihan yang dapat digunakan untuk replikasi program. Pendampingan berkelanjutan dijadwalkan selama enam bulan pasca program untuk membantu petani mengatasi kendala yang muncul. Model pemanfaatan limbah ternak sapi ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa, mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Peternak Kerbau Gayo dengan Pendekatan Inovasi Pakan Ternak dan Manajemen Kesehatan Hewan di Gayo Lues Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Hanisah, Hanisah; Adnan, Adnan; Zulhilmi, Zulhilmi; Syahputra, Masadjie
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a7c9m212

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan peternak kerbau Gayo di Kabupaten Gayo Lues melalui pendekatan inovasi pakan dan manajemen kesehatan ruminansia. Kerbau Gayo memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, namun tantangan utama yang dihadapi peternak adalah kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan pakan yang berkualitas dan manajemen kesehatan ruminansia yang optimal. Program ini mencakup pelatihan dan penyuluhan mengenai teknik pembuatan pakan alternatif yang efisien dan berkualitas, serta pengelolaan kesehatan ruminansia dengan fokus pada pencegahan penyakit dan perawatan rutin. Metode yang digunakan adalah gabungan metode RRA (Rapid Rural Appraisal) dan PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan pendekatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peternak dalam mengelola pakan dan kesehatan ternak, yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sektor peternakan di Gayo Lues serta menciptakan keberlanjutan yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat setempat.
Menumbuhkan Kepedulian Anti Bullying Pada Siswa SMP Ahbabul Falah Melalui Pendidikan Karakter Dan Penyuluhan Purwati, Titik; Fandyansari, Melisa Wahyu; Maula, Lia Khikmatul; Lisa, Lisa; Cahyani, Violita Dwi; Sasmita, Diajeng Cahyaning
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/kdaz6f16

Abstract

Kegiatan penyuluhan anti-bullying di SMP Ahbabul Falah, Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, dilaksanakan sebagai bentuk intervensi preventif terhadap meningkatnya kasus perundungan antar siswa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan terdiri dari dua metode utama: penyampaian materi edukatif mengenai bullying pada hari pertama, serta kegiatan finger painting bertema “Stop Bullying” pada hari kedua sebagai media ekspresi dan refleksi emosional siswa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai jenis, dampak, serta cara mencegah bullying, sekaligus membentuk karakter yang empatik dan peduli terhadap sesama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% siswa memahami materi yang disampaikan. Kegiatan ini juga mempererat interaksi sosial antar siswa serta mendorong perubahan sikap ke arah yang lebih positif. Dengan pendekatan yang menyentuh aspek kognitif dan emosional, kegiatan penyuluhan ini terbukti efektif dan layak dijadikan program berkelanjutan dalam upaya membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying. Sebagai solusi berkelanjutan, kegiatan ini direkomendasikan menjadi program rutin sekolah yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua untuk membangun budaya pendidikan yang inklusif dan bebas perundungan
Pemanfaatan Sorgum Lokal Untuk Mewujudkan Keberagaman Pangan Di Desa Tritiro Kabupaten Bulukumba Al Banna, Maisya Zahra; Arifuddin, Widiastini; Sulfaidah, Sulfaidah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ph2jgb09

Abstract

Sorgum merupakan jenis tanaman serealia selain padi dan jagung yang telah lama dibudidayakan masyarakat di Desa Tritiro Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil penelitian kami sebelumnya, jenis sorgum yang terdapat di desa ini adalah sorgum merah. Budidaya sorgum merah oleh masyarakat setempat dilakukan berdampingan dengan jagung. Sorgum dapat beradaptasi pada berbagai lingkungan, terutama pada kondisi kekurangan air. Karena karakteristik inilah sorgum dapat tumbuh baik pada wilayah dengan distribusi curah hujan tidak teratur seperti di Kabupaten Bulukumba. Pengetahuan masyarakat mengenai potensi sorgum sebagai pangan lokal kaya nutrisi masih sangat terbatas, padahal sorgum ini mengandung senyawa fenol yang dapat mencegah berbagai penyakit degeneratif. Melalui kegiatan ini, masyarakat akan diberikan pelatihan pengolahan sorgum beserta bentuk diversifikasi sorgum menjadi beberapa jenis olahan. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan mitra Tim Penggerak PKK Desa Tritiro. Sebanyak 26 orang peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi jenis sorgum dan praktik budidaya sorgum di beberapa daerah, praktik pengolahan sorgum menjadi tepung sorgum dan diversifikasi sorgum menjadi beberapa jenis produk olahan. Diakhir kegiatan peserta diminta untuk mengisi angket penilaian kelayakan konsumsi produk melalui uji hedonik. Berdasarkan hasil penilaian terhadap warna, aroma, tekstur, rasa dan visual atau bentuk produk, diketahui peserta menilai dengan kisaran persentase 85 - 94%. Dengan demikian dua jenis produk olahan sorgum dinyatakan layak untuk dijual.
Edukasi Pendidikan Seks Usia Dini untuk Meningkatkan Self-Efficacy Remaja dalam Pencegahan Pelecehan Seksual Sari, Rafiqa; Rahayu, Sri; Ramadhani, Tiara
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ne5cj547

Abstract

Anak adalah aset bagi bangsa dan masyarakat, mereka merupakan penerus yang memiliki cita-cita dan harapan untuk masa depan demi keberlanjutan pembangunan serta kemajuan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin banyak terjadi, menimbulkan kepedihan bagi orang tua, pendidik, akademisi, dan praktisi, mengingat hal ini akan berdampak pada masa depan anak-anak. Salah satu faktor penyebab yang mendasarinya adalah cara pengasuhan orang tua yang tidak tepat. Di samping itu, anak-anak yang menjadi korban perceraian dan anak yang ditinggalkan orang tua juga menjadi penyebab meningkatnya kasus pelecehan atau kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, orang tua yang belum memiliki kedewasaan secara mental akibat pernikahan di usia muda berpotensi untuk menciptakan situasi kekerasan terhadap anak. Pendidikan tentang seksual untuk anak sangat dibutuhkan oleh setiap orang tua, pendidik, dan masyarakat, agar dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak di tengah perkembangan era digital saat ini. Pengetahuan ini juga dapat memberikan manfaat bagi persiapan anak menghadapi masa pubertas. Indonesia sudah memiliki Undang-Undang terkait Perlindungan Anak serta berbagai regulasi lain yang menangani isu perlindungan anak, di mana terdapat pasal-pasal yang  melindungi anak-anak untuk menjamin pemenuhan hak-hak mereka. Setiap tahun, jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia terus meningkat, termasuk di Kabupaten Belitung Timur yang sudah berada dalam kategori darurat. Oleh karena itu, pengabdian ini menjadi sangat penting untuk dilaksanakan melalui program penyuluhan di SMA N 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur
Mempersiapkan Siswa Memasuki Dunia Kerja Melalui Penguatan Public Speaking Wijayanti, Sri Hapsari; Nugroho, Yohanes Arianto Budi; Hermawan, Francisca; Odetta, Putri; Roselyn, Euginia Clarissa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ncbvtf89

Abstract

Keberhasilan studi dan karier pada masa depan ditentukan bukan hanya kesiapan hard skill, melainkan juga kematangan soft skill. Salah satu soft skill yang sudah banyak diterapkan dan dipersiapkan di jenjang pendidikan menengah atas adalah public speaking. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan public speaking siswa-siswi SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan pada 28 April 2025 dalam bentuk pelatihan public speaking. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 29 siswa-siswi yang berasal dari kedua sekolah tersebut. Teknik yang digunakan adalah tutorial, role play, dan diskusi interaktif, dengan diselingi ice-breaking. Dalam praktik public speaking, siswa-siswi diminta berbicara spontan di depan kelas mengenai kasus-kasus yang diberikan. Hasil praktik menunjukkan bahwa siswa-siswi masih malu, kurang percaya diri, bingung dengan apa yang harus disampaikan. Bahasa tubuh yang digunakan juga masih kurang menunjang penyampaian pesan. Meskipun demikian, hasil pretes dan postes menunjukkan peningkatan pengetahuan public speaking dalam taraf sedang. Dengan demikian, masih dibutuhkan praktik public speaking yang lebih intensif bagi siswa-siswi SMA Baiturrahman dan SMK Mandiri agar mereka siap masuk ke dunia kerja
Peningkatan Kompetensi Guru SD Inpres 3 Tatura Melalui Pelatihan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Daring Alamsyah, Alamsyah; Sollu, Tan Suryani; Anggriani, Riri; Adrianton, Adrianton
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0q6qwe51

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan perangkat digital ke dalam proses pembelajaran, terutama dalam konteks pembelajaran daring. Namun, mitra kegiatan, yaitu guru-guru di Sekolah Dasar Inpres 3 tatura, mengalami kendala dalam pemanfaatan platform Google Classroom sebagai media pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman terhadap fitur-fitur Google Classroom, kurangnya keterampilan teknis dalam mengelola kelas digital, serta keterbatasan pengalaman dalam menyusun materi ajar secara daring. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pelaksana mengusulkan program pelatihan Google Classroom secara bertahap dan praktis, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan mitra. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi digital guru, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran melalui Google Classroom. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari observasi awal, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan workshop secara langsung, sesi praktik mandiri, dan evaluasi pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan menggunakan Google Classroom, baik dalam membuat kelas, mengelola tugas, maupun melakukan interaksi digital dengan siswa. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran daring yang lebih efisien dan interaktif.
Sosialisasi Pembuktian Cyber Crime dalam KUHAP dan UU ITE Sunariyo, Sunariyo; Elviandri, Elviandri; Rahayuningsih, Uut; Prasetyo, Bayu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/s6yw8h91

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan mahasiswa mengenai sistem pembuktian tindak pidana siber di Indonesia. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya pemahaman terkait validitas alat bukti elektronik dan disharmoni antara Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang berakibat pada lemahnya tindak lanjut hukum terhadap laporan kejahatan siber. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Kelurahan Sidodadi, Samarinda, diikuti oleh 30 orang mahasiswa dan 20 orang dari mayarakat umum dengan metode ceramah normatif-yuridis, diskusi interaktif, dan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman tentang validitas alat bukti digital dari sisi formil dan materiil, serta pentingnya dokumentasi forensik dalam proses penyidikan. Diskusi juga menyoroti perlunya harmonisasi regulasi dan pendampingan hukum bagi korban kejahatan siber agar proses pelaporan tidak terhambat karena kekurangan alat bukti. Kesimpulannya, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kesadaran hukum, meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi cybercrime, dan mendorong reformasi hukum acara pidana yang responsif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Workshop Peran Augmented Reality dalam Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Menengah Mitra PPG Azizah, Suti Mega Nur; Suswanto, Hary; Ningrum, Gres Dyah Kusuma; Aprilianto, Nanda Defi; Utama, Muhammad Aulia; Afaf, Rutria Sarah Hasna Tsabita; Anang, Rizky Rahmad Andre; Baharudin, Muhammad Naufal; Nisrina, Salma Huwaida; Nurkolis, Veri; Fadhlurrohman, Miftah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fvhprr15

Abstract

Penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran inovatif di sekolah menengah masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah Keterbatasan pengalaman guru dalam menggunakan teknologi interaktif yang relevan di era digital. Untuk mengatasi permasalahan ini, diadakan kegiatan workshop yang bertujuan bertujuan untuk meningkatkan pengalaman guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis AR. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah service-learning, yang meliputi tiga tahapan: pra-implementasi, implementasi, dan pasca-implementasi. Pada tahap pra-implementasi, dilakukan identifikasi kebutuhan mitra dan penyusunan materi. Implementasi dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, dan focus group discussion (FGD), sedangkan pasca-implementasi meliputi monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengalaman guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis AR, sehingga mendukung terciptanya pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Diharapkan setelah pelatihan ini, guru-guru dapat mengimplementasikan AR dalam kelas secara mandiri maupaun berkolaborasi dengan guru di sekolahnya, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Media Sosial untuk Guru MGMP Produktif Kompetensi Digital dan Optimalisasi Pembelajaran Afterschool Prihatin, Titi; Widhanarto, Ghanis Putra; Budiyono, Budiyono; Haryono, Haryono; Kusumawardani, Seftia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a762fg96

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di SMK saat ini telah banyak yang menggunakan media sosial, namun masih ada kesenjangan antara kebutuhan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital dan pengelolaan pembelajaran berbasis proyek. Harapan kedepan dengan pemanfaatan media digital, serta ketersediaan materi digital bisa menyelesaikan masalah untuk mendukung pembelajaran berbasis tim bagi siswa SMK di Kecamatan Mijen. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan pembelajaran berbasis tim dengan memanfaakan media sosial, pengembangan media digital, serta pemanfaatan media sosial untuk pembelajaran afterschool. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan bagi 20 guru MGMP Produktif di Kecamatan Mijen. Pelatihan menggunakan pendekatan multidimensional yang mencakup: ceramah untuk memberikan dasar teoretis; diskusi untuk berbagi ide dan solusi; serta praktik langsung melalui simulasi dan studi kasus. Integrasi metode ini bertujuan untuk mengoptimalkan transfer pengetahuan dan meningkatkan kompetensi guru produktif. Hasil dari pelatihan pengelolaan pembelajaran berbasis tim untuk kegiatan afterschool dengan bantuan media sosial berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan konten digital dan memanfaatkan fitur-fitur media sosial seperti Instagram untuk mendukung pembelajaran, yang dibuktikan dengan peningkatan nilai pretest ke posttest dan kemampuan membuat konten digital yang relevan. Kegiatan pengabdian ini berdampak pada peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan konten digital, optimalisasi pembelajaran afterschool, relevansi kurikulum, kualitas pembelajaran, dan pengembangan profesional berkelanjutan.