cover
Contact Name
Ali Rakhman Hakim
Contact Email
alirakhmanhakim@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
cendekiamengabdi@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading RT.01 RW.01, Kota Banjarbaru, 70714, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Majalah Cendekia Mengabdi
ISSN : -     EISSN : 2987419X     DOI : -
Majalah Cendekia Mengabdi menerbitkan artikel hasil dari pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), PKL Komunitas, dan bina desa dari semua bidang ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
Pelaksanaan Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan Anak terkait Tumbuh Kembang Anak Malisa Ariani; Paul Joae Brett Nito; Siti Malahayati; Siti Jakiah; Erianti Erianti; Sithy Fakhriyyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1748

Abstract

Tumbuh kembang anak menjadi perihal utama yang harus diperhatikan, terutama pada balita. Pengetahuan dan keterampilan kader yang memadai diperlukan agar kader mampu mengenali tumbuh kembang anak sesuai usia dan mengidentifikasi secara dini adanya penyimpangan. Kader kesehatan anak di Desa Lok Baintan mengatakan masih kurang percaya diri dalam upaya menggali dan memberikan edukasi terkait masalah tumbuh kembang anak kepada orangtua karena tidak semua kader memahami terkait konsep tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan anak di Desa Lok Baintan mengenai konsep tumbuh kembang anak dan cara melakukan deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif yang melibatkan kader kesehatan anak yang berjumlah 10 orang sebagai peserta. Metode edukasi meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, demonstrasi penggunaan alat pemantauan tumbuh kembang anak serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Pelaksanaan edukasi interaktif menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan kader mengenai tumbuh kembang anak. Kegiatan interaktif dapat meningkatkan partisipasi kader dalam proses pembelajaran melalui diskusi, studi kasus, dan praktik pemantauan tumbuh kembang anak. Peningkatan pengetahuan kader diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemantauan dan deteksi dini tumbuh kembang anak secara lebih optimal di masyarakat.
Pembuatan Jus Buah Naga Untuk Mencegah Anemia (JUBUGA) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Benao Lidya; Anis Rakhmawati; Hairiana Kusvitasari
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1773

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada kondisi ibu dan janin, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan pemanfaatan pangan lokal bergizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam pencegahan anemia melalui pembuatan JUBUGA (Jus Buah Naga) di wilayah kerja Puskesmas Benao. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Februari 2026 di Desa Benao Hulu dengan sasaran ibu hamil, bidan, dan kader posyandu. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan bidan desa, penyampaian materi melalui ceramah, pembagian leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi pembuatan jus buah naga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif mengikuti edukasi, berdiskusi, dan memahami pentingnya pencegahan anemia melalui konsumsi tablet tambah darah, pemilihan makanan bergizi, serta pemanfaatan buah naga sebagai pangan pendamping. Demonstrasi JUBUGA juga memberikan keterampilan praktis yang mudah diterapkan di rumah. Kegiatan ini dapat menjadi strategi edukasi sederhana dan aplikatif dalam mendukung upaya promotif dan preventif pencegahan anemia pada ibu hamil.
Penyuluhan Dan Pelatihan Bagi Ibu Hamil Tentang Pengolahan Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Martapura Yasir Farhat; Aprianti Aprianti; Niken Pratiwi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1780

Abstract

Stunting (kondisi tubuh pendek atau sangat pendek dibandingkan usia) tetap menjadi masalah gizi kronis yang berdampak signifikan terhadap kesehatan anak di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Kondisi ini merupakan indikator status gizi kronis yang mencerminkan hambatan pertumbuhan akibat kekurangan gizi jangka panjang. Data terkini dari Puskesmas Astambul di Martapura per 16 April 2025 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 33,98% pada balita. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Farhat dkk. pada Maret 2025 menemukan tingkat stunting sebesar 39% pada balita di beberapa Posyandu. Salah satu strategi pencegahan stunting pada anak usia dini adalah memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai cara yang tepat dalam menyiapkan makanan tambahan berbahan dasar pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam menyiapkan makanan tambahan yang berbahan dasar pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari sesi penuluhan melalui presentasi/ceramah dan tanya jawab yang dilanjutkan dengan pelatihan praktik. Sebanyak dua puluh lima ibu hamil berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tingkat pengetahuan dievaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta; nilai rata-rata meningkat dari 89,2 sebelum pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan menjadi 95,6 setelahnya. Penyuluhan dan pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting serta keterampilan mereka dalam menyiapkan makanan tambahan berbahan pangan lokal, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mengatasi tantangan program gizi, khususnya terkait stunting pada balita.
Pelatihan Digital Literacy Untuk Mendukung Student Success Mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan Stikes Abdi Persada Sitti Khadijah; Noor Aisyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1804

Abstract

Dalam dunia kesehatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga telah mengubah cara belajar, praktik klinis, dan akses layanan kesehatan. Kemampuan literasi digital bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kompetensi dasar yang memungkinkan mahasiswa, termasuk mahasiswa jurusan Kebidanan, mengakses sumber belajar elektronik, berkomunikasi secara profesional, memanfaatkan aplikasi klinis, dan menilai kualitas informasi kesehatan secara kritis. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan Digital Literacy (literasi digital) diberikan kepada mahasiswa program studi DIII Kebidanan di STIKES Abdi Persada untuk mendukung keberhasilan studi dan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. Berdasarkan hasil evaluasi paska pelatihan, terdapat peningkatan pengetahuan mahasiswa prodi DIII Kebidanan STIKES Abdi persada terkait digital literacy. Adanya peningkatan pengetahuan ini diharapkan akan dapat meningkatkan keterampilan digital mahasiswa untuk dapat menyelesaikan berbagai tugas akademik dengan lebih efektif seperti mencari informasi dan artikel dari jurnal ilmiah terpercaya dan menggunakan aplikasi Mendeley sehingga dapat membantu keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan mereka.
Edukasi Pemanfaatan Bahan Makanan Lokal Tinggi Protein Sebagai Alternatif Pemenuhan Nutrisi Untuk Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Labat Muara Sarkiah Sarkiah; Yuni Riska Nur Fariana; Fitri Yuliana; Dewi Pusparani Sinambela; Ni Wayan Pitriyani; Widiya Maharani; Annisa Rahmah; Wilda Wati
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1822

Abstract

Pendahuluan: Desa Labat Muara masih menghadapi berbagai masalah kesehatan ibu dan anak. Hasil pengkajian menunjukkan 16,7% balita mengalami stunting, 20% tidak rutin ditimbang di Posyandu, dan 16,7% bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif. Berdasarkan skoring, balita berisiko mengalami stunting menjadi prioritas utama dengan skor 18. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi dan pemantauan pertumbuhan balita. Metode: Pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan pemecahan masalah berbasis komunitas melalui pengkajian, identifikasi masalah, penentuan prioritas, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui kunjungan rumah, observasi, wawancara, dokumentasi, dan data desa. Intervensi meliputi penyuluhan pencegahan stunting, demonstrasi pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal, serta edukasi pentingnya Posyandu. Hasil: Kegiatan terlaksana tanpa hambatan. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan stunting, kemampuan mempraktikkan pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal, serta pemahaman pentingnya pemantauan tumbuh kembang melalui Posyandu. Kesimpulan: Edukasi dan demonstrasi pangan lokal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mendukung pencegahan stunting. Kegiatan dilanjutkan melalui edukasi berkala dan pendampingan kader di Posyandu.