cover
Contact Name
Sealtial Mau
Contact Email
sealtial.mau@staf.undana.ac.id
Phone
+6285239164769
Journal Mail Official
jurnalkelimutufkip@undana.ac.id
Editorial Address
Jl. Adisucipto Penfui, Kupang, NTT, Indonesia.
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Kelimutu Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 28088638     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of this journal is the results of research-based community service in the field of education, such as curriculum development, learning evaluation, learning innovation, teacher professionalism development, classroom action research, various other educational topics, as well as non-educational fields such as Mathematics and Natural Sciences, Social Sciences, language, and engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Bimbingan Calistung Anak-anak Putus Sekolah dan Pra-Sekolah Gallexs Simbolon; Anik Majid Majid; Putry Devianti Solukh
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i1.11345

Abstract

penelitian ini berfokus pada kemampuan anak-anak yang putus sekolah dan pra-sekolah, dimana kegiatan ini diharap dapat mengatasi berbagai masalah khususnya dalam dunia Pendidikan. Pengabdian ini dilakukan melalui kegiatan Pendidikan dengan berbagai persiapan dan perencanaan yang telah disusun. Pada proses ini pembelajaran dipantau dan dilakukan dengan berbagai persiapan media .
Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Desa Noelbaki Melalui Pemanfaatan Tanaman Lokal Menjadi Sediaan Handsanitizer Pada Masa Pandemi Covid-19 I Gusti Made Budiana; Jakobis Johanis Messaks; Luh Putu Ruliati
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i1.11346

Abstract

Abstract Currently, Indonesia is facing the 3rd wave of Covid-19 attacks. Especially in the city of Kupang, almost 90% of the area has a red zone status. The Government's response to the above pandemic problem is to break the chain of the spread of Covid-19 in line with government policies (Ministry of Health and Ministry of Disadvantaged Villages) including increasing knowledge and changing community behavior, implementing clean and healthy lifestyles and issuing village or sub-district preparedness policies to face Covid-19 pandemic. Noelbaki Village is one of the villages in Kupang Regency, NTT Province which has a wealth of local plants that can be used to break the chain of the spread of COVID-19. who are vulnerable to the spread of COVID-19, so it is necessary to take anticipatory steps to protect the community in preventing and breaking the chain of the spread of this disease. The objectives to be achieved from this Community Service activity are: The community is able to use local plants as an effort to improve the body's immune system, the community is able to make hand sanitizer and household-scale disinfectant from local plants (betel leaf, aloe vera, orange) as an effort to maintain health and break the chain of spread of Covid-19 and other infectious diseases. The stages of this service activity are as follows; (1) exploration of partners, (2) processing of permits for the implementation of service activities, (3) implementation of training for the people of Noelbaki Village, (3) Publication and Reporting. The results of the service activities showed that the people of Noelbaki Village, which were dominated by women, were very enthusiastic about participating in the activities. The products produced are booster drinks (immune boosters), hand sanitizers and disinfectants. Key words: Hand Sanitizer, disinfectant, covid-19, prevention Abstrak Saat ini Indonesia menghadapi serangan Covid-19 gelombang ke-3. Khususnya di Kota Kupang sudah hamper 90% wilayahnya sudah status zona merah. Respon Pemerintah terkait masalah pandemi diatas dengan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sejalan dengan kebijakan pemerintah (Kementerian Kesehatan dan Kementerian Desa Tertinggal) diantaranya dengan meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat, menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan mengeluarkan kebijakan kesiapsiagaan desa atau kelurahan menghadapi pandemik Covid-19. Desa Noelbaki merupakan salah satu desa di kabupaten Kupang Provinsi NTT yang memiliki kekayaan tanaman lokal yang dapat dimanfaatkan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. yang rentan terhadap penyebaran covid-19 sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk menjaga masyarakat dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran penyakit ini. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah : Masyarakat mampu memanfaatkan tanaman lokal sebagai upaya meningkatkan sistem imun tubuh, Masyarakat mampu membuat Hand Sanitizer dan Desinfektan skala rumah tangga dari tanaman lokal (daun sirih, lidah buaya, jeruk) sebagai upaya menjaga kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan penyakit menular lain.Tahapan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut; (1) penjajakan mitra, (2) pengurusan surat izin pelaksanaan kegiatan pengabdian, (3) pelaksanaan pelatihan bagi masyarakat Desa Noelbaki, (3) Publikasi dan Pelaporan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Noelbaki yang didominasi oleh ibu-ibu sangat antusias mengikuti kegiatan. Produk yang dihasilkan berupa minuman booster (penguat imun tubuh), hand sanitizer dan desinfektan. Kata-kata kunci: Hand Sanitizer, desinfektan, covid-19, pencegahan
Pengenalan Jagung Solor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Abdul Syukur; Desi Indah Natalia Besi; Aming Wahyudi B Lolon; Mariana Ikun RD Pareira; Erni Raster Klau; Yosephina K Sogen; Frans K Selly
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12279

Abstract

Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan dan gizi sebelum masa kehamilan, masa nifas serta terbatasnya layanan kesehatan. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi dengan angka Stunting tertinggi secara nasional pada 2021 sebesar 35,3% dari total kasus 8,9 juta anak Stunting. Mayoritas penduduk Desa Tenawahang memiliki mata pencaharian sebagai petani dengan jumlah keluarga miskin yang cukup banyak. Biasanya masyarakat mengolah makanan yang tersedia dilingkungan sekitar sebagai makanan sehari-hari. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang sorgum serta cara mengolah sehingga menjadi alternatif makanan sehingga bisa menakan angka stunting. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta. Pemateri pertama adalah Bernardus B. Sogen dengan materi Identifikasi Masalah serta Pemecahan Masalah Stunting. Materi kedua disampaikan oleh Marcelina Toda Daton yang mendemonstrasikan pembuatan makanan berbahan dasar sorgum. Hasil analisis tes mengalami peningkatan sebesar 35,5% dalam hal pemahaman peserta tentang sorgum. Pemahaman peserta menjadi 82% yang sebelumnya 46,6%. Hal ini menandakan bahwa pengenalan dan pelatihan ini mendapat tanggapan yang baik dari para peserta. Kata kunci : Pelatihan, sorgum, stunting
Pelatihan Pendampingan Bantuan Belajar Literasi Sains di Sekolah melalui Program Lopo Pintar di SD dan SMP Attin Namosain Kupang Andam Surianty Ardan; Yusnaeni Yusnaeni; Angela G Lika; Ivo Basri K; Arini Rahma Dhani
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12517

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa SD dan SMP kota Kupang adalah kurangnya literasi dasar dan literasi sains. Sehingga perlu didampingi dalam menggiatkan literasi siswa karena dengan didampingi, mereka lebih paham dan terbantu. Untuk mendampingi literasi siswa ini, diperlukan guru dan pendamping dalam hal ini mahasiswa Pendidikan Biologi yang paham dan bisa meluangkan waktu dalam membantu siswa,maka diperlukan pelatihan agar proses pendampingan ini tepat sasaran dan lebih baik. Untuk itu Prodi Pendidikan Biologi FKIP Nusa Cendana mengadakan pelatihan bantuan belajar literasi sains di SD dan SMP Attin Namosain Kupang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan, yaitu pelatihan bagi guru dan mahasiswa penggiat literasi sains, dan pendampingan pelaksanaan literasi sains sesuai program yang dibuat. Pendampingan dilakukan dengan melatih guru dan mahasiswa untuk kemudian secara mandiri dan kelompok mereka mendampingi siswa dalam kegiatan literasi dan proses sains. Pelatihan dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu 11-12 Maret 2023, di Aula SD Attin Namosain dan diikuti oleh 10 orang guru SD dan SMP Attin Namosain, dan mahasiswa 12 orang, Alumni 2 orang dan dosen non PKM 1 orang. Setelah dilatih, mahasiswa dan guru melakukan pendampingan kepada siswa selama 4 (empat) bulan. Guru dan mahasiswa melakukan program kerja dengan hasil yang baik karena siswa SD dan SMP terbantu dalam literasi sains.
Pelatihan Penyusunan Soal Ekonomi Berbasis HOTS pada SMA Negeri 7 Kupang fernando S; jacob abolladaka; Yeheskiel Nggandung; Erika Feronika Br Simanungkalit; Andri P Loe; mises B.C abineno
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12582

Abstract

HOTs (Higher Order Thinking skill) merupakan sebuah konsep pendidikan yang didasarkan pada Taksonomi Bloom. Berdasarkan Taksonomi Bloom, ada beberapa tingkatan kemampuan berpikir yaitu mulaidari kemampuan berpikir tingkat rendah atau LOTs (Lower Order Thinking skill) sampai kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTs (Higher Order Thinking skill). Penyelesaian soal-soal berstandar HOTs tentunya memerlukan kemampuan berpikir lebih dari pada soal-soal berstandar LOTs. Rendahnya kemampuan membuat soal menjadi dasar dalam pelaksananan kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan SMA Negeri 7 Kupang.adapun hasil kegiatan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pemahaman dan penguasaan materi.
Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada SDN Oetete 1 Kota Kupang Hiwa Wonda; Gaspar Melo; Andriyani A.D. Lehan; Sofia G Un Lala; Netty E. A. Nawa; Martha K Kota; Rini Marselina Abraham; Prisila Mamulak
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12618

Abstract

SDN Oetete 1 ialah salah satu sekolah yang ada di Kota Kupang yang saat ini telah menerapkan Kurukulum Merdeka di kelas I dan IV. Penerapan Kurikulum Merdeka dirasakan cukup sulit oleh guru karena guru tidak diberikan bekal pengetahuan berupa pelatihan atau seminar terkait Kurikulum <erdeka. Akibatnya guru memiliki pengetahuan yang minim mengenai Kurikulum Merdeka dan kurang pemahaman dalam pembuatan modul ajar. Melalui Pengabdian kepada Masyarakat yakni menyelenggarakan “Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada SDN Oetete 1 Kota Kupang” diharapkan guru-guru dapat memiliki pengetahuan mengenai Kurikulum Merdeka dan dapat menghasilkan perangkat pembelajaran dengan komponen yang lengkap dan tepat sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Metode yang dilakukan adalah identifikasi komponen modul ajar, pendampingan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan 19% kemampuan guru menguasai P5, 100% guru memahami prinsip pembelajaran dan penilaian kurikulum Merdeka, 133% guru memahami bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka dengan baik, 40% guru memahami pengelolaan asessmen Kurikulum Merdeka dengan baik, 17% guru memahami pelaporan kemajuan belajar dengan baik dan 250% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan baik.
Generasi Milenial Cakap Digital; Penyuluhan dan Pendampingan Remaja di Kelurahan Bakunase Nusa Tenggara Timur I Putu Agus Apriliana; Rizky M. A Abel; Fera Ratna Dewi Siagian; I Nyoman Wahyu Esa Wijaya; Kurniayu Triastuti R.A Ratu; Rista Apriliya Devi; Stofiani Susana Lima
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12632

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang ada perlu diimbangi dengan keterampilan digital agar dapat melakukan penyesuaian yang wajar. Pemerintah Indonesia terus mendorong literasi digital ini secara nasional. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan yang dilakukan di Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur berupa 1) pemberian informasi tentang literasi digital, 2) pencarian informasi pelatihan digital dan analisis untuk kegiatan akademik sekolah, dan 3) pelatihan bijak media sosial dan menciptakan informasi digital yang edukatif. Pemuda GMIT REHOBOT PAR Kecamatan Bakunase Kota Kupang – Nusa Tenggara Timur yang berjumlah 22 orang dilibatkan dalam kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Sabtu, mulai Minggu I – IV pada bulan Mei. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah materi sosialisasi, diskusi dan praktek langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi digital berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Pengetahuan peserta mengenai literasi digital meliputi pemahaman perangkat digital, aplikasi, mesin pencari, etika dan aturan-aturan yang harus diperhatikan dalam memanfaatkan dunia digital. Terkait keterampilan, peserta dapat menunjukkan kemampuan mencari dan menganalisis informasi digital serta menggunakan berbagai macam aplikasi digital untuk menunjang kegiatan akademik sekolahnya
Program Pelatihan Sistem Informasi Geografis dengan Mymaps Untuk Mgmp Guru Geografi SMA Se-Kabupaten Kupang Arfita Rahmawati; Hamza Huri Wulakada; Muhammad Husain Hasan; Agustinus Hale Manek; Katharina Deno Lamba; Maria Yuniati Muda
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12641

Abstract

Sesuai dengan Undang-Undang SISDIKNAS Nomor 20 tahun 2003 tentang tujuan pendidikan nasional. Berdasar tujuan nasional pendidikan tersebut maka teknologi geospasial sangat penting bagi pembelajaran guru di Sekolah Menengah Atas sehingga dapat menjawab tantangan era industri 4.0. Oleh karena itu maka kegiatanPelatihan Sistem Informasi Geografis dengan Mymaps dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh Guru Sekolah Menengah Atas saat ini. Analisa data dalam pengabdian ini dilakukan dengan analisa data kuantitatif. Analisa data kuntitatif digunakan untuk Teknik analisia data yang dilakukan dengan menggunakan analisa pada ranah psikomotorik. Peserta pelatihan sebagai subyek penelitian, diminta untuk mencoba atau mempraktikan materi yang diajarkan selama pelatihan jika peserta melakukan langkah-langkah dengan benar mendapat nilai satu dan jika salah mendapat nilai nol. Keluaran yang diharapkan dari PKM “Program Pelatihan Sistem Informasi Geografis Dengan Mymaps Untuk MGMP Guru Geografi SMA Se-Kabupaten Kupang” ini adalah guru dapat menggunakan aplikasi ini dan menerapkannya di dalam pembelajaran geografi. Berdasarkan hasil evaluasi penilaian peserta, sebesar 76,93% peserta pelatihan memiliki pemahaman dan pengaplikasian materi yang disampaikan secara baik dan 23,07% dengan nilai cukup dalam hal ini target telah tercapai. Sebanyak 84,61% peserta kegiatan menyatakan bahwa kegiatan PKM ini sangat bermanfaat.
Meningkatkan Kebersihan Pantai Menggunakan Gerobak Sampah Dorong Sebagai Alat Pengumpul dan Pengangkut Sampah di Pesisir Pantai Oesina Kabupaten Kupang Tetty Setiawaty; Hikmah Hikmah; Jakobis J Messakh; Paul G Tamelan; Milson M Selan
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12662

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilannya menjaga kebersihan pantai Oesina dari sampah yang bertebaran, akibat wisatawan membuang sampah sembarangan atau meninggalkan sampah di pantai. Sampah juga dibawa oleh ombak dari laut yang menumpuk dipinggir pantai. Membersihkan pantai bertujuan untuk menarik wisatawan berkunjung. Metode yang digunakan adalah: membuat gerobak sampah dorong yang dapat digunakan sebagai tempat sampah sementara dan dapat didorong ke tempat pembuangan akhir; melakukan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan pantai Oesina; dan melakukan bersih-bersih pantai. Hasil pengabdian ini menunjukkan: meningkatnya kesadaran masyarakat dan wisatawan akan pentingnya kebersihan lokasi wisata Pantai Oesina; masyarakat dan wisatawan tidak kesulitan membuang sampah, karena gerobak sampah dorong sudah ditempatkan di tempat yang mudah dilihat dan dijangkau; gerobak dorong memiliki volume yang cukup besar sehingga mampu menampung sampah dalam jumlah banyak; sampah dipilah sesuai dengan jenisnya dan tempat yang sudah disiapkan; gerobak sampah dikosongan setiap hari agar sampah tidak membusuk dan tidak dipenuhi lalat dan binatang lainnya; meningkatnya pola hidup masyarakat dan pengunjung akan pentingnya menjaga kebersihan lokasi wisata; lokasi wisata menjadi bersih, indah dan nyaman dikunjungi.
Pendampingan Guru Dalam Penyusunan Proposal dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas dan Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Melalui Program Lopo Pintar di SDK Muder Teresa Kupang Tokan, Moses Kopong; Imakulata, Mbing Maria; Bani, Marsi D. S.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v4i1.12665

Abstract

In general, teachers at Murder Teresa Catholic Primary Schools and Catholic Junior High Schools have not conducted Classroom Action Research, therefore this activity is very important to carry out to help teachers. This activity aims to help teachers understand CAR, write CAR proposals, create CAR reports, and write published articles as well as help students who experience learning difficulties. The stages of this activity are a presentation of material, practice, and assistance with writing, as well as mentoring students during 4 meetings. The results of the activity show that there has been an increase in knowledge about CAR and the publication of scientific papers and students have experienced an increase in literacy and numeracy

Page 6 of 10 | Total Record : 94