cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 176 Documents
Keterampilan Dasar Menggunakan Las Listrik Lakoni Bagi Siswa(i) SMK Negeri 4 Gowa Zulhajji Zulhajji; Haripuddin Haripuddin; Al Imran Imran; Edi Suhardi Rahman; Hasrul Bakri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12624

Abstract

Alumni SMK diharapkan mampu langsung memasuki dunia kerja, industri, atau berwirausaha sesuai kompetensinya. Namun, sebagian besar alumni SMK Negeri 4 Gowa melanjutkan studi ke S1 atau bekerja sebagai karyawan swasta, sehingga diperlukan pelatihan keterampilan tambahan yang mendukung visi sekolah dalam mencetak alumni berwirausaha. Salah satu peluang usaha yang relevan bagi siswa kompetensi Teknik Instalasi Tenaga Listrik adalah usaha las listrik. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dasar, keterampilan penggunaan las listrik Lakoni, serta kemampuan menghitung rencana anggaran biaya. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah memahami cara kerja las listrik Lakoni, mampu menggunakannya dengan baik dan benar, serta dapat menghitung rencana anggaran biaya.
PKM  Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan  Bagi  Siswa dan Guru SMKT Somba Opu Kabupaten Gowa Yunus Tjandi; Zulhajji Zulhajji; Firdaus Firdaus; Muhammad Yusuf Mappeasse; Haripuddin Haripuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12625

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah : (1) untuk meningkatkan pengetahuan Siswa dan Guru SMKT Somba Opu Gowa (Mitra) dalam membuat software Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan yang berfungsi untuk mengontrol dan memonitor Menara Air suatu Rumah/Kantor dengan menggunakan Smartphone atau Komputer, (2) untuk meningkatkan keterampilan Mitra dalam membuat dan memanfaatkan Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan  sesuai software yang telah dibuat,  (3) untuk meningkatkan keterampilan Mitra dalam menghubungkan perangkat Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan  dengan jaringan Internet melalui Modem RouterTP-Link sehingga dapat berfungsi untuk mengontrol perangkat Menara Air sesuai software yang telah dibuat. Metode yang digunakan pada pelatihan Workshop adalah metode Ceramah, diskusi, tanya jawab dan demonstrasi. Hasil program penerapan PKM ini adalah kelompok Siswa dan Guru (SMKT Somba Opu Gowa) : (1) pengetahuan Mitra dalam hal membuat software Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan lebih meningkat, (2) keterampilan Mitra dalam membuat dan memanfaatkan Perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan bertambah, (3) keterampilan Mitra untuk menghubungkan perangkat Kontrol Menara Air Berbasis  Kecerdasan Buatan dengan jaringan internet lebih meningkat, dengan menggunakan Modem Router TP-Link, sehingga Perangkat Kontrol tersebut dapat difungsikan baik dari jarak dekat maupun dari jarak jauh dengan menggunakan Smartphone.
Program Inovasi Penerangan Jalan Kampung Berbasis Energi Surya di Desa Mattampae Kabupaten Bone Ahmad Wahidiyat Haedar; Nurul Aliah; Mohammad Junaedy Rahman; Iriandy Iriandy; Ridwan Ridwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12628

Abstract

Keterbatasan penerangan jalan di wilayah pedesaan masih menjadi permasalahan yang berdampak pada rendahnya visibilitas, keamanan, dan aktivitas masyarakat pada malam hari. Desa Mattampae, Kabupaten Bone, menghadapi kondisi serupa akibat minimnya infrastruktur penerangan jalan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan kampung melalui penerapan lampu LED berbasis energi surya (solar panel). Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap selama tiga bulan, yaitu observasi lokasi, pemasangan lampu pada titik strategis, dan evaluasi program. Proses implementasi melibatkan partisipasi masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan survei kuesioner terhadap 23 responden yang tinggal di sekitar lokasi pemasangan. Hasil menunjukkan bahwa program memberikan dampak positif, di mana mayoritas responden mengalami peningkatan tingkat kenyamanan dan rasa aman, serta aktivitas masyarakat pada malam hari. Sekitar 74% responden menyatakan kenyamanan tinggi, 78% merasakan peningkatan rasa aman, dan 83% mengalami peningkatan aktivitas malam. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan pada distribusi pencahayaan akibat ketinggian pemasangan lampu yang relatif rendah. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya sebagai sumber penerangan jalan merupakan solusi efektif, ekonomis, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pedesaan. Ke depan, diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam aspek teknis dan pengelolaan agar keberlanjutan program dapat terjaga.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Komposter Dan Lubang Biopori Di Desa Toto Selatan Yuniarti Koniyo; Mita Alvionita; Muh. Alsere Bardian Sahaba; Muhammad Rizq Gobel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12639

Abstract

Household waste management in South Toto Village, Tilongkabila District, Bone Bolango Regency, remains a pressing environmental issue that requires concrete and sustainable solutions. Most residents have not implemented waste sorting and tend to dispose of or burn waste without proper management, resulting in negative impacts on health and the environment. This community service activity aimed to empower residents through organic waste management training using appropriate technology, namely composting bags and biopore holes as simple, affordable, and environmentally friendly solutions. The implementation method consisted of four stages: (1) preparation and field coordination; (2) counseling; (3) practical training; and (4) monitoring and evaluation. The activity was carried out participatorily involving 20 participants from various community groups, including housewives, youth organizations, and community leaders. The results showed significant improvements in participants’ knowledge, skills, and awareness of the importance of sustainable household waste management. Most participants were able to independently manage organic waste, produce compost for yard plants, and implement biopore holes to improve soil water absorption. The activity also encouraged the formation of environmental action groups at the neighborhood level and plans to establish a Waste Bank in South Toto Village as a program sustainability measure. Thus, this activity successfully fostered community participation and independence in maintaining environmental cleanliness based on local empowerment.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Berbasis Zero Waste di SMA Nasional Makassar Mohamad Ikbal Riski A. Danial; Amirah Mustarin; Jusran Jusran; Akmal Hidayat; Hartini Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12666

Abstract

The problem of plastic waste and domestic waste in the school environment is still a big challenge in creating a sustainable education ecosystem. Makassar National High School as one of the educational institutions in urban areas faces similar problems related to the high volume of daily waste. This community service activity aims to increase the awareness and skills of students and school teachers in managing waste through the application of the Zero Waste principle. The method used in this service is participatory training which includes three stages: socialization of the 5R concept (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rotting), followed by practice or simulation to deepen the understanding of the service participants. The results of the activity showed an increase in students' and teachers' understanding of the importance of environmentally friendly waste management and the ability to implement waste sorting and management practices from sources with the application of the Zero Waste principle. It is hoped that this activity can encourage changes in the behavior of students and teachers in waste management, reduce the generation of waste disposed of at the final processing site (TPA) and the creation of a school with an environmentally friendly and sustainable culture at Makassar National High School, so as to be able to reduce the burden of waste disposed of at the Final Processing Site (TPA).
Optimalisasi Pascapanen Rumput Laut melalui Pelatihan Penggunaan Alat Pengering Energi Surya sebagai Strategi Penerapan Blue Economy di Wilayah Pesisir Desa Laikang Kabupaten Takalar Amiruddin Amiruddin; Fiskia Rera Baharuddin; Mudarris Mudarris; Yustika Jauhari; Mukhlisin Mukhlisin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12674

Abstract

The coastal community of Laikang Village, Takalar Regency, particularly the Pandala Berkah Seaweed Cultivators Group, faces serious challenges in the post-harvest stage. The conventional sun-drying method causes significant product quality degradation, especially during rainy seasons—with drying delays of up to 3–4 days causing discoloration, mold growth, and quality decline. As a result, selling prices of dried seaweed are only IDR 7,000–8,000/kg, far below the industrial market price of IDR 12,000–14,000/kg. This community service activity aims to optimize post-harvest processes through training on the use of a semi-enclosed solar energy dryer (solar dryer) as a blue economy implementation strategy in coastal areas. The implementation method includes socialization through Focus Group Discussion (FGD), technical and managerial training, participatory equipment assembly, and intensive field mentoring. The dryer with a capacity of 30–70 kg per cycle was designed with an indirect heating system based on polycarbonate materials, capable of achieving a stable temperature of 40–55°C without additional heat sources. Results show that 80% of participants understood hygienic drying techniques and temperature control, community participation reached 85%, and a local product identity "Rumput Laut Kering Pandala Berkah" with food-grade packaging was established. This program contributes to increased product added value, drying time efficiency from 2–3 days to 8–10 hours, and supports the blue economy concept based on sustainable coastal community empowerment in alignment with SDG 8 and SDG 14.
Peningkatan Kapasitas Sekolah Dalam Pelacakan Alumni: Pelatihan Tracer Study di SMK Negeri 10 Makassar Labusab Labusab; Fitrah Asma Darmawan; Hasrul Bakri; Muh. Bhilal Halim; Kholik Prasojo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12680

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam pelacakan alumni melalui pelatihan tracer study di SMK Negeri 10 Makassar. Tracer study merupakan instrumen penting untuk mengukur relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, namun banyak SMK masih mengalami kendala dalam pengelolaan data alumni yang sistematis dan berkelanjutan. Mitra kegiatan ini adalah SMK Negeri 10 Makassar yang memiliki jumlah lulusan cukup besar tetapi belum memiliki sistem tracer study yang terintegrasi. Pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui tiga tahap utama: sosialisasi pentingnya tracer study, pelatihan teknis penggunaan instrumen dan aplikasi pengumpulan data alumni, serta pendampingan pengolahan dan analisis data. Peserta pelatihan terdiri dari 15 guru dan 3 staf tata usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep tracer study sebesar 45% (dari nilai rata-rata pre-test 55 menjadi 80 pada post-test), serta kemampuan teknis dalam merancang kuesioner, mengumpulkan data melalui berbagai saluran (WhatsApp, Google Form, telepon), dan menyajikan data dalam bentuk laporan sederhana. Selain itu, sekolah berhasil mendata 60% alumni dari tiga angkatan terakhir yang sebelumnya hanya terdokumentasi 20%. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi SMK lain dalam membangun sistem pelacakan alumni yang efektif dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Event Pelatihan Media Sosial Instagram di Lima Desa Wisata Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak Heyssa Itsara Azzahra; David Rizar Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12681

Abstract

Pelatihan media sosial Instagram merupakan salah satu upaya penguatan kapasitas komunikasi digital bagi pengelola desa wisata dalam mendukung promosi pariwisata berbasis digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada lima desa wisata di kawasan Geopark Bogor Halimun Salak, Kabupaten Bogor, yaitu Desa Wisata Benteng, Bojong Rangkas, Gunung Malang, Gunungsari, dan Taman Sari. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan praktik yang meliputi seminar materi, praktik pembuatan konten, editing feeds dan reels menggunakan Canva dan CapCut, serta pengelolaan akun Instagram desa wisata. Metode pelaksanaan mengacu pada tahapan during event management Donald Getz dan tahapan pelaksanaan event Isnaini dan Susyanti yang mencakup set up venue dan equipment, briefing, pelaksanaan inti, report event, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai branding digital, strategi konten, dan pengelolaan media sosial Instagram. Selain itu, pelatihan juga berdampak pada peningkatan konsistensi brand identity dan engagement akun Instagram desa wisata. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu mendukung pengembangan komunikasi digital desa wisata secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pelatihan Dramatic Reading untuk Peningkatan Kualitas Role Playing Siswa SMA Negeri 3 Takalar Asis Nojeng; Faisal Faisal; Asri Ismail; Abdul Haliq; Edi Suhardi Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12688

Abstract

This community service program aimed to improve students’ role-playing quality through dramatic reading training at SMA Negeri 3 Takalar. The program was initiated in response to the school’s need to develop more active, expressive, and practice-based language and literature learning. The main problems faced by the partner school included students’ low self-confidence in performing in front of the class, limited ability to read texts expressively, insufficient understanding of characters in texts, and the need to strengthen teachers’ creative teaching strategies. The program was implemented through several stages, namely preparation, development of training materials, implementation of dramatic reading training, mentoring of role-playing practice, video documentation, evaluation, and reflection. The results showed that dramatic reading training improved students’ ability to read texts with better intonation, articulation, expression, and appreciation. Students also demonstrated increased confidence in performing, improved understanding of characters, and better collaboration in groups. For teachers, this program provided an alternative strategy for teaching language and literature in a more communicative, creative, and engaging way. In addition, the program produced several outputs, including training materials, dramatic reading practices, instructional video documentation, and a community service scientific article. Therefore, dramatic reading training can be considered an effective learning strategy to improve the quality of role playing, language skills, self-confidence, and students’ literary appreciation at school.
Penguatan Kreativitas dan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha di Pascasarjana UNM Imran Imran; Purnamawati Purnamawati; Noer Ekafitri Sam; Indra Sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12709

Abstract

Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (PPMW) yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sejak 2022 bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan pendampingan dan praktik usaha. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan kreativitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui PPMW di Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian adalah mahasiswa peserta PPMW yang dipilih secara purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPMW mampu meningkatkan kreativitas, motivasi, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan mengembangkan ide usaha inovatif. Program ini juga mendorong kemandirian, rasa percaya diri, dan orientasi pada pengembangan usaha berkelanjutan. Dengan demikian, PPMW berperan penting dalam membentuk karakter kewirausahaan mahasiswa yang kreatif dan inovatif.