cover
Contact Name
Salim
Contact Email
amal.ilmiah@uho.ac.id
Phone
+6285341614860
Journal Mail Official
amal.ilmiah@uho.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara,
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 27464733     EISSN : 27145778     DOI : https://doi.org/10.36709/amalilmiah
Core Subject : Education,
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memiliki Online ISSN: 2714-5778 dan Print ISSN : 2746-4733 dengan DOI: 10.36709/amalilmiah Artikel yang dapat dipertimbangkan untuk dimuat dalam jurnal ini adalah hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan focus dan scope jurnal pada bidang Pendidikan.
Articles 184 Documents
Peningkatan Keterampilan Dalam Mengembangkan Varian Produk Kebaya Berbasis Rental Busana Erni, Erni; Anggraini, Yudhistira; Rambe, Armaini; Tristantie, Nining; Harmen, Hilma; Muhibbuddin
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.681

Abstract

Kebaya merupakan busana nasional wanita Indonesia yang mencerminkan keanggunan, keindahan, dan identitas budaya bangsa yang memiliki nilai estetika tinggi. Seiring meningkatnya permintaan kebaya dengan desain modern, kreatif, dan inovatif, peluang usaha penyewaan busana menjadi semakin menjanjikan di tengah pesatnya perkembangan industri mode dan ekonomi kreatif. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, produktivitas, dan daya saing mitra NF Gallery dalam mengembangkan berbagai varian produk kebaya berbasis rental busana yang memiliki nilai jual tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan intensif, serta evaluasi hasil kegiatan secara sistematis dan terukur. Materi pelatihan mencakup pengembangan desain kebaya, pembuatan pola, teknik pemotongan dan penjahitan, proses finishing, quality control, serta strategi pemasaran digital melalui platform media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dari 51,5% menjadi 82% setelah pelatihan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis, kreativitas, profesionalisme, serta kemandirian mitra dalam mengembangkan usaha kebaya berbasis rental busana yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Penerapan Teknologi Pencacah Sampah Ramah Lingkungan untuk Pembuatan Pupuk Organik bagi Masyarakat Desa Maru, Rosmini; Karim, Hilda; Side, Sumiati; Ismail, Ismail; Hasrin, Sri Wahyuni; Nur, Medar M; Nasrul, Nasrul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.476

Abstract

Masyarakat mitra menghadapi permasalahan pengelolaan sampah organik yang belum optimal akibat rendahnya akses terhadap teknologi dan minimnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Permasalahan ini berdampak pada pencemaran lingkungan dan belum termanfaatkannya potensi sampah sebagai bahan baku kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui penerapan teknologi mesin pencacah yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis serta penerapan langsung alat pencacah di lokasi terpilih. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterlibatan masyarakat di mana Sebagian besar warga memahami tujuan program dan mampu menjelaskan manfaat kompos serta cara kerja mesin. Pada tahap pelatihan peserta mampu memilah sampah dengan benar dan berhasil mengoperasikan mesin pencacah secara mandiri. Penerapan alat menghasilkan kompos skala rumah tangga dengan metode open windrow. Program pengabdian ini berhasil memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Disarankan adanya pengembangan alat sesuai masukan warga serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa agar dampak positif program ini terus berlanjut.
SAR-GIS: Integrasi Teknologi untuk Penanganan Kondisi Darurat Tanralili Mannan, Abdul; Rusdi; Hasriyanti; Musyawarah, Rahma; Rahman, Fathul; Masrum
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.566

Abstract

Pengelolaan kawasan wisata alam membutuhkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi darurat seperti hilangnya pengunjung, kecelakaan, dan bencana alam. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kawasan Wisata Tanralili ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola melalui pemanfaatan teknologi Geographic Information System (GIS) berbasis perangkat lunak dan keras. Metode yang digunakan meliputi On-site Training dan Studi Kasus dalam empat tahapan: (1) pendekatan kelompok untuk memetakan potensi dan kebutuhan pengelola wisata, (2) pengenalan teknologi GIS dalam penanganan darurat, (3) praktik penggunaan hardware dan software GIS, serta (4) evaluasi efektivitas kegiatan. Teknologi yang dimanfaatkan mencakup Google Earth Pro, SASPlanet, ArcGIS 10.8, Global Mapper, Agisoft, Avenza Maps, SW Maps, dan Google Find My Device untuk mendukung pemetaan, navigasi, dan pencarian pengunjung. Sementara itu, drone DJI Mavic Pro digunakan untuk pemantauan udara dan pencarian di medan sulit. Evaluasi dilakukan melalui tes pemahaman, observasi keterampilan, dan umpan balik peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep GIS dan keterampilan teknis pengelola, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat secara cepat, efektif, dan berbasis teknologi.
Pembuatan Media Pembelajaran Sains Berbasis Augmented Reality dengan Animasi 3D Takda, Amiruddin; Hunaidah M; Husein; Halidun, Wa Ode Nirwana Sari
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.647

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar dalam inovasi pembelajaran sains, khususnya melalui penerapan Augmented Reality (AR) dengan animasi 3D yang mampu menyajikan konsep abstrak secara visual dan interaktif. Namun, sebagian besar guru masih terbatas dalam keterampilan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi guru, menyediakan media pembelajaran inovatif, serta membangun keberlanjutan pemanfaatan teknologi di sekolah. Pelatihan berlangsung dua bulan dengan pendekatan blended learning, mengombinasikan sesi tatap muka, praktik langsung, dan pendampingan daring secara partisipatif-kolaboratif. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep dasar AR, penggunaan Unity 3D dan Vuforia Engine, pembuatan model 3D sederhana, serta integrasi media ke dalam RPP. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test keterampilan guru, observasi kelas, serta refleksi proses pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dengan peningkatan keterampilan teknis 54,1% dan 82% peserta berhasil membuat media AR 3D secara mandiri. Media yang dihasilkan bersifat interaktif, kontekstual, dan praktis untuk pembelajaran IPA kelas VII–IX, serta direkomendasikan untuk pelatihan lanjutan.
Peningkatan Kapasitas Nelayan melalui Pelatihan Teknologi Global Positioning System Malik, Abdul; Musyawarah, Rahma; Mannan, Abdul; Hidayat, Rahmat; Malik, Muhammad Dzaky Hurairah; Harmawan, Muhammad Salman Eddy; Malik, Muhammad Zuhdi Ramadhan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.684

Abstract

Nelayan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan mata pencaharian masyarakat pesisir di Indonesia, namun banyak di antara mereka masih menghadapi keterbatasan akses terhadap teknologi navigasi sehingga kegiatan penangkapan ikan menjadi kurang efisien. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nelayan melalui pelatihan penggunaan teknologi Global Positioning System (GPS). Kegiatan ini melibatkan 14 orang nelayan sebagai peserta dan dilaksanakan selama dua bulan yang mencakup tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengoperasian dasar GPS, penandaan titik lokasi tangkapan (waypoint), membaca koordinat lintang-bujur, serta memindahkan data ke peta digital menggunakan aplikasi Google Earth. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur capaian pembelajaran peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 37,7 menjadi 80,1. Peserta juga mampu menghasilkan serangkaian titik koordinat lokasi tangkapan dan memvisualisasikannya pada peta digital, yang menandakan penguasaan keterampilan praktis. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis nelayan dalam merencanakan rute penangkapan secara lebih efisien, serta menjadi dasar bagi pengembangan pemetaan zona tangkap partisipatif dan pengelolaan perikanan skala kecil yang berkelanjutan di masa mendatang.
Pengenalan Drone dan Interpretasi Foto Udara untuk Meningkatkan Literasi Teknologi Geospasial bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Malik, Abdul; Musyawarah, Rahma
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.685

Abstract

Perkembangan teknologi geospasial khususnya drone, memberikan peluang besar dalam pendidikan, termasuk pemetaan dan analisis lingkungan. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan menunjukkan literasi teknologi geospasial di kalangan siswa SMA masih rendah. Kegiatan PKM ini dirancang untuk meningkatkan literasi teknologi geospasial siswa melalui penguatan pemahaman konseptual tentang prinsip-prinsip dasar penggunaan drone, serta praktik pengambilan foto udara di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 25 orang siswa SMA Negeri 7 Takalar dan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi siswa, terbukti dari rata-rata nilai pre-test sebesar 49,2 yang meningkat menjadi 80,0 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,8 poin. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik operasional drone. Guru juga memperoleh manfaat dalam integrasi drone sebagai media pembelajaran inovatif, sementara sekolah berpeluang memprakarsai klub drone, memperkuat kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, serta menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang berkelanjutan. Dengan demikian, melalui pendekatan inovatif dan aplikatif, PKM ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang melek teknologi, berwawasan lingkungan, serta mampu berpikir spasial dan kritis terhadap dinamika ruang sekitarnya.
Penguatan Guru TK dan SD Kelas Awal dalam Menghadapi Masa Transisi Dari TK Ke SD Yang Menyenangkan Bagi Anak Salwiah; Hartati, Sofia; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muh. Safiuddin; Nurjannah; Hidayat, Ahid; Gadafi, Muamal; Yuliani M, Sri; Hidayah, Afifah Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi guru TK dan SD Kelas Awal terkait dengan masa transisi anak dari TK ke SD sehingga pembelajaran di kelas Awal dapat menyenangkan bagi anak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD serta meningkatkan kualitas pembelajaran di masa transisi. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mengenai masa transisi, penguasaan dan kemampuan merancang program transisi. Hal ini ditunjukkan dengan pemahaman guru terhadap masa transisi meningkat secara signifikan. Sebanyak 85% guru menunjukkan pemahaman yang baik terkait masa transisi anak, dan 87% mampu menguasai materi mengenai pemberian program transisi. Bahkan, 88% guru menunjukkan kemampuan dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan anak di masa transisi. Dari pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif mampu mendorong transformasi praktik pembelajaran pada guru TK dan SD kelas awal dalam mendukung masa transisi PAUD-SD.
Penguatan Partisipasi Mahasiswa Calon Guru dalam Implementasi Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Sumber Daya Alam Lokal di Perbatasan Indonesia-Malaysia Hidayah, Maulida Ulfa; Ulfah, Zakiyah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.410

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat menghadapi berbagai tantangan pendidikan, seperti keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru berkualitas, serta akses transportasi yang terbatas. Namun, daerah ini juga memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) dan kearifan lokal yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi mahasiswa calon guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis SDA lokal melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan dalam dua siklus PAR dengan melibatkan 20 mahasiswa semester akhir IAIN Pontianak yang akan menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah perbatasan. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, implementasi proyek pembelajaran, observasi, dan refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi mahasiswa, dari semula pasif menjadi aktif, reflektif, dan kolaboratif. Mahasiswa berhasil memanfaatkan SDA lokal seperti tanaman obat, air sungai, bambu, dan lahan gambut dalam desain pembelajaran kontekstual. Implementasi di sekolah mitra turut meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa serta membentuk kompetensi pedagogik mahasiswa. Kesimpulannya, integrasi PAR dan PjBL berbasis SDA lokal terbukti menjadi strategi efektif dalam membentuk guru profesional yang adaptif, inovatif, dan siap mengajar di daerah 3T, khususnya wilayah perbatasan.
Penguatan Kapasitas Guru Untuk Mengatasi Tantangan Sekolah di Wilayah Terpencil Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Marantika, Juliaans E. R.; Tomasou, Jolanda; Karuna, Kalvin; Noya van Delzen, June Carmen; Lestuny, Carolina
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.425

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Maluku, telah menunjukkan hasil positif dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dalam pembelajaran, banyak guru, termasuk guru Bahasa Jerman, mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran dan asesmen. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan pengembangan Modul Ajar dan penggunaan metode pembelajaran inovatif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru, terutama guru Bahasa Jerman, dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran mandiri sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang capaian pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan Tujuan Pembelajaran (TP) yang spesifik. Sebanyak 71,3% guru setuju untuk memperdalam pengetahuan terkait kurikulum, dan 49,3% siap menerapkan ilmu yang didapat. Siswa juga menunjukkan peningkatan kesiapan menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Teknologi, seperti platform e-learning, berkontribusi pada efektivitas pendidikan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan yang tepat dapat meningkatkan kapasitas guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif.
Penguatan Branding Produk UMKM melalui Kreasi Label dan Kemasan Pusposari, Luthfiya Fathi; Firmantika, Lusty; Hidayat, Imam Wahyu; Saputri, Afif Berlian
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.433

Abstract

Setiap produk UMKM berpotensi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, begitu pula produk UMKM Kripik. Sayangnya produk belum dapat disejajarkan dengan produk sejenis. Salah satu penyebab adalah lemahnya branding, dimana label dan kemasan tidak marketable. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pendampingan branding melalui penguatan mutu label dan kemasan produk. Subjek dampingan adalah UMKM kripik Kabupaten Malang. Metode yang digunakan CBPAR, dimana tim pengabdi terlibat langsung bersama pemilik UMKM dan perangkat desa. Hasil menunjukkan: 1) Tahapan perencanaan melalui analisa kebutuhan untuk menentukan tema, subjek dan tujuan pendampingan; 2) Proses pendampingan menunjukkan adanya kolaborasi antara tim pengabdi dan pemilik umkm, sehingga label dan kemasan yang diharapkan dapat dikembangkan; 3) Hasil evaluasi menginformasikan program pendampingan penguatan label dan kemasan produk telah dilakukan dengan baik, produk UMKM kripik telah memiliki label dan kemasan baru yang dimungkinkan memiliki nilai jual lebih tinggi dan dapat dikenal lebih luas. Respon evaluator tidak ada yang menyatakan produk tidak menarik maupun kurang menarik. Adapun respon dari pemilik UMKM ditunjukkan dengan munculnya perasaan senang dan semangat untuk mengembangkan produknya. Implikasinya program pengabdian lanjutan diperlukan seperti pemasaran digital dan penyusunan laporan keuangan.