cover
Contact Name
Rizal Kamsurya
Contact Email
rizalkamsurya01@gmail.com
Phone
+6285243611246
Journal Mail Official
ijset@indo-intellectual.id
Editorial Address
Sekretariat Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku Jl. Walang LIM, Gang Pos Rendra Belkam IAIN Ambon, Kodepos 97128
Location
Kab. seram bagian barat,
Maluku
INDONESIA
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
ISSN : 2963606X     EISSN : 29630894     DOI : http://doi.org/10.54373/ijset
Core Subject : Education, Social,
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology is a fully refereed (double-blind peer review) and an open-access online journal for academics, researchers, graduate students, early-career researchers and students, published by Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku. IJSET is a periodical publication (two times a year, in June and December) with the primary objective to disseminate scientific articles in the fields of education. IJSET is indexed by Directory of Open Access Journals, Indonesian Scientific Journal Database, Google Scholar, and several others including Crossref, Sinta, Road, OneSearch, PKP Index and WorldCat
Articles 351 Documents
Islamic Religious Education as a Solution to Enhance Students' Social Awareness in Elementary School Nurul Fadhlah; Nisdah Khairani Lubis; Nur Azizah Nst; Asrul Anwar; Rahmi Seri Hanida
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6006

Abstract

Social awareness is a fundamental dimension of student character development at the elementary school level, encompassing empathy, concern, responsibility, and cooperative social interaction. This study analyzes the role of Islamic Religious Education as a solution for enhancing the social awareness of students at SDN 154 Aek Ngali. A qualitative descriptive approach was employed, and data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted in three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings demonstrate that PAI is implemented contextually and practically, integrating social values into learning materials and methods. Forms of social awareness developed by students include empathy, mutual assistance, responsibility, cooperation, and discipline. Supporting factors include teacher role modeling, school support for religious habituation, and a conducive school environment, while inhibiting factors include limited learning time, differences in family backgrounds, and out-of-school environmental influences. Islamic Religious Education carries significant potential as a strategic solution for enhancing students' social awareness when implemented in an integrative, contextual, and sustained manner. This study is limited to a single public elementary school with a small number of informants, so its findings cannot be broadly generalized; future research is recommended to involve more schools with diverse socioeconomic and cultural backgrounds and to develop Islamic religious education learning models that systematically integrate social awareness indicators
Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Teks Biografi Susanti Marisya; Zuraida Khairani; Novi Fitriani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6067

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran teks biografi masih sering disampaikan dengan metode konvensional seperti ceramah, membaca buku teks, dan mengerjakan lembar kerja. Hal ini menyebabkan rendahnya minat dan motivasi belajar siswa karena materi terasa monoton dan kurang relevan dengan keseharian mereka. Adapun tujuan penelitiannya adalah mendeskripsikan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran teks biografi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah hasil observasi dan hasil wawancara mengenai penggunaan media digital dalam pembelajaran teks biografi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa dan guru yang terlibat dalam pembelajaran teks biografi menggunakan media digital. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan dua metode utama, yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang mencakup tiga komponen utama: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil observasi bahwa pemanfaatan media digital dalam pembelajaran teks biografi memberikan dampak yang sangat positif terhadap proses pembelajaran. Hasil wawancara juga menunjukkan pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Penggunaan Wordwall, youtobe, dan canva membuat siswa lebih aktif, antusias, mampu menjawab pertanyaan yang diajukan guru, dan kelas terasa menyenangkan. Jadi disimpulkan, pemanfaatan media digital dalam pembelajaran teks biografi memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPAS melalui Media Interaktif Wayground di Kelas V-A SDN Pakis V Surabaya Elsa Wahyu Ningrum; Noviana Desiningrum; Desi Eka Pratiwi
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6134

Abstract

Penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran IPAS berbasis media interaktif Wayground yang valid, praktis, dan efektif. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 36 murid kelas V-A SDN Pakis V Surabaya. Hasil kevalidan perangkat pembelajaran menunjukkan kualitas yang sangat baik berdasarkan penilaian para ahli, dengan persentase ahli media Wayground sebesar 92% (sangat valid), ahli materi 90% (sangat valid), modul ajar 87% (sangat valid), lember evaluasi 89% (sangat valid), serta instrumen dan rubrik penilaian sebesar 80% (valid), sehingga seluruh komponen dinyatakan sangat layak digunakan. Sementara itu, kriteria kepraktisan yang diukur melalui angket respon murid memperoleh hasil sebesar 90,27% (sangat praktis) dan observasi aktivitas murid mencapai total skor 46 (sangat praktis), menandakan perangkat ini mudah dan efisien diterapkan di kelas. Dari segi keefektivan, penggunaan media Wayground berhasil meningkatkan hasil belajar murid kelas V-A secara signifikan, terlihat dari kenaikan rata-rata skor dari pretest sebesar 63,33 menjadi posttest sebesar 89,58, yang diperkuat dengan perolehan indeks N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPAS melalui media ineraktif Wayground di SDN Pakis V Surabaya terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar murid.
Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Multikultural Berorientasi Pada Nilai Tasamuh dan Ukhuwah Insaniyah Arif Fajri; Umi Jamilatus Syukur; Dul Muhyi; Purwoko
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6155

Abstract

Artikel ini bertujuan merumuskan desain konseptual bahan ajar Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural yang berorientasi pada nilai tasamuh dan ukhuwah insaniyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah literatur tentang bahan ajar PAI, pendidikan multikultural, tasamuh, ukhuwah insaniyah, dan pembelajaran kontekstual-digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar PAI perlu dikembangkan bukan hanya sebagai sumber pengetahuan agama, tetapi sebagai perangkat pedagogis untuk menginternalisasikan toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, kerja sama sosial, dan persaudaraan kemanusiaan. Desain bahan ajar yang ditawarkan memadukan prinsip pedagogis berupa relevansi, konsistensi, kecukupan, adaptivitas, dan kemudahan penggunaan dengan dasar Al-Qur’an, teori multikulturalisme, konteks sosial Indonesia, serta literasi digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa bahan ajar PAI berbasis multikultural yang berorientasi pada tasamuh dan ukhuwah insaniyah dapat menjadi alternatif akademik untuk memperkuat pembelajaran Islam yang inklusif, dialogis, dan transformatif secara sosial.
Penerapan Etnomatematika Berbasis Rumah Adat dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas VII B SMPK St. Paulus Karuni Antonius Lende; Yulius Keremata Lede; Samuel Rex Mulyadi Making; Timotius Woda Napu
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematika siswa kelas VII B SMPK St. Paulus Karuni setelah diterapkan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika rumah adat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII B SMPK St. Paulus Karuni yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik Normalized Gain (N-Gain) untuk mengetahui tingkat peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 44,48 meningkat menjadi 92,57 pada posttest. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,89 yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mencapai persentase 100% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis etnomatematika rumah adat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa. Pembelajaran berbasis budaya lokal membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih konkret, menarik, dan bermakna.
Pengaruh Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMPN 1 Wanukaka pada Materi PLSV Rovinus Daga Manu; Timotius Woda Napu; Dorothea Novia Ludo Lubur; Yulius Keremata Lede
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis teknologi menggunakan aplikasi PhET Colorado dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Persamaan Linear Satu Variabel di SMP Negeri 1 Wanukaka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen (quasi experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanukaka tahun ajaran 2026/2027. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test kemampuan berpikir kritis siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran berbasis teknologi menggunakan aplikasi PhET Colorado dengan model Problem Based Learning (PBL), sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional dengan model Direct Instruction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 52,43 dan kelas kontrol sebesar 57,62. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat menjadi 87,67 sedangkan kelas kontrol sebesar 76,67. Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pre-test kelas eksperimen dan kelas kontrol serta data post-test kelas eksperimen tidak berdistribusi normal, sedangkan data post-test kelas kontrol berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menggunakan uji Levene menunjukkan bahwa data memiliki varians yang homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,605 > 0,05. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney U Test.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah Polya pada Materi SPLDV Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Wewewa Barat Dominikus Savio Nambers; Dorothea Novia Ludo Lubur; Yulius Keremata Lede; Timotius Woda Napu
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah Polya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) siswa kelas X SMK Negeri 1 Wewewa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah dan pedoman wawancara yang disusun berdasarkan langkah Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil tes dan analisis siswa pada kemampuan pemecahan masalah matematika materi SPLDV dalam menyelesaikan soal cerita menunjukkan bahwa siswa pada kategori tinggi sebanyak 31%, kategori sedang sebanyak 24%, dan kategori rendah sebanyak 45%. Siswa kategori tinggi mampu menyelesaikan soal sesuai langkah Polya dengan baik, sedangkan siswa kategori sedang dan rendah masih mengalami kesulitan dalam memahami soal, menentukan strategi penyelesaian, dan melakukan perhitungan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
Pelaksanaan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar (Studi Kasus di SDN 14 KTK Kota Solok) Ilham Febra; Nurhayati; Dina Dahliana
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6178

Abstract

The weak implementation of character values ​​in students is a problem that requires attention in the implementation of basic education. This study aims to describe the implementation of character education in fifth-grade students at SDN 14 KTK, Solok City. The study used a qualitative approach with a case study method. Research informants consisted of the principal, teachers, and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman data analysis techniques which include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that character education is implemented through habituation activities, teacher role models, integration in the learning process, and a consistent school culture. The character values ​​developed include religiousness, discipline, honesty, responsibility, tolerance, social care, environmental care, and love of the homeland. The successful implementation of character education is supported by the involvement of all school members in creating a conducive environment for the formation of positive student behavior. Thus, character education at SDN 14 KTK, Solok City is not only oriented towards academic achievement, but also on the formation of student character in everyday life.
Peran Kepemimpinan Kepala Pesantren dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Produktivitas Santri Moh Mufid; Moh Rofiki
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6251

Abstract

This research focuses on the role of the head of the pesantren in improving students' discipline and productivity at Nurul Jadid Islamic boarding school. The main focus of the research is how the leadership of the head of the pesantren, through exemplary behaviour, enforcement of regulations, and consistent supervision, can create a disciplined and productive educational climate. The research approach is qualitative, using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, involving 12 respondents: the head of the pesantren, administrators, and students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman technique, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that the leadership of the pesantren head has a significant influence in fostering students' discipline through daily examples and educational social control. The discipline that is subsequently formed encourages students' productivity in academic, spiritual, and social aspects. This research has important implications: leadership grounded in exemplary behaviour and religious values remains relevant in the modern era to strengthen character education. Moreover, this research enriches the literature on Islamic educational leadership by asserting that consistent leadership quality rooted in religious traditions can be a key factor in shaping a generation of disciplined, productive, and competitive santri.
Conflict Management in the School Environment: Mediation Appoach to Improve Organisational Climate Ahmad Irwan Ardiansyah Irwan; Eka Diana
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6279

Abstract

This research is driven by the dynamics of conflict in the school environment, which, if not managed properly, can damage the quality of working relationships, hinder organisational coordination, and weaken the organisational climate in educational institutions. This study aims to analyse conflict management thru a mediation approach to improve the organisational climate. This research uses a qualitative, case-study approach. The research location was chosen because MA Nurul Jadid is an educational institution with distinctive organisational characteristics within a pesantren environment, as well as dynamics in the relationships between leaders, teachers, educational staff, and students that have the potential to cause organisational conflicts. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation. The research informants are five individuals: the head of the madrasah, the deputy head of the madrasah responsible for the curriculum, a teacher, an educational staff member, and a student. Data were analysed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña thru the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that conflicts generally arise from differences in perception, misunderstandings, discrepancies in task execution, and differences in communication styles among school members. The conflict was managed thru a mediation approach that emphasised dialog, deliberation, clarification, and joint problem-solving. The implementation of mediation has proven capable of maintaining harmonious working relationships, enhancing communication openness, encouraging mutual respect, and creating a more conducive work atmosphere.