cover
Contact Name
Ngudiyono
Contact Email
portalabdimas@unram.ac.id
Phone
+628123736955
Journal Mail Official
portalabdimas@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram Jl. Majapahit No 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) +62-0370-636126
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PORTAL ABDIMAS
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 29864577     DOI : https://doi.org/10.29303/portalabdimas.v1i1
PORTAL ABDIMAS, merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat sebagai sarana publikasi bagi para akademisi dan pihak-pihak terkait dalam bidang pengembangan dan penerapan IPTEKS yang berhubungan dengan keteknikan, lingkungan, biosains, kesehatan, gizi, agroindustri, agrobisnis, sosial, ekonomi, humaniora dan lain lain. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Tulisan harus asli, bukan merupakan terjemahan atau saduran dari artikel lain yang belum dan tidak akan dipublikasikan dalam jurnal yang lain.
Articles 60 Documents
Penanaman Mangrove Dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir Di Desa Bangket Parak Ngudiyono; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Hariyadi; Fajrin, Jauhar; Kencanawati, Ni Nyoman; Anshari, Buan; Miftahuddin; Aqriansyah, M. Yani
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.5987

Abstract

Banjir rob yang terjadi di Bangket Parak dusun Pasung menyebabkan beberapa rumah penduduk, sekolah dan lahan pertanian tergenang. Selain itu di daerah pesisir dusun pasung juga mengalami abrasi. Banjir rob sebagai fenomena alamiah, sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi masyarakat pesisir, namun dengan meningkatnya intensitas dan frekuensi yang terjadi, masalah ini menjadi membahayakan lingkungan pesisir dan penduduk setempat, sehingga perlu segera untuk ditangani. Salah satu solusi yang dianggap efektif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penanaman sekaligus melakukan rehabilitasi dan konservasi ekosistem mangrove yang telah mengalami degradasi. Penanaman pohon mangrove sampai saat ini juga masih dianggap sebagai salah satu cara yang cukup efektif untuk mengurangi dampak negatif dari abrasi sehingga akan mampu menyelamatkan kawasan pesisir. Akar mangrove yang kuat mampu menahan erosi tanah, sedangkan daun dan rantingnya berperan sebagai pelindung dari hempasan ombak. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan kegiatan penanaman mangrove guna mengurangi dampak banjir rob dan penyelamatan lingkungan pesisir di Desa Bangket Parak, Pantai Jebak. Kegiatan ini untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan pada perangkat desa, karang taruna dan tokoh masyarakat dalam berkontribusi secara langsung dalam menjaga lingkungan.
Program Kampung Iklim (Proklim) Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Montong Baan Selatan, Lombok Timur Sulistyowati, Tri; Didi Supriyadi Agustawijaya; Ismail Hoesain Muchtaranda; Miko Eniarti; Achmad Fajar Narotama Sarjan; Desi Widianty
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.5992

Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan yang terus berkembang dan bersifat multidimensional karena berdampak pada seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu program sebagai wujud kepedulian terhadap perubahan iklim adalah Program Kampung Iklim (ProKlim) yang merupakan program pemerintah berskala nasional dan bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lain. Proklim dilakukan sebagai langkah nyata aksi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang berisiko pada seluruh lapisan masyarakat agar memberikan manfaat sosial, ekonomi, kesehatan lingkungan dan ketahanan pangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan terhadap kegiatan Proklim berbasis partisipasi masyarakat untuk menghadapi perubahan iklim dan strategi adaptasi yang bisa diterapkan. Lokasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus sebagai mitra yaitu di Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialisasi, diskusi dan pendampingan kepada seluruh masyarakat tentang perencanaan dan pelaksanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Montong Baan Selatan telah memahami tujuan, manfaat dan cara melaksanakan kegiatan Proklim. Selain itu, tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Proklim sudah mulai terbentuk sehingga lebih aktif dalam menerapkan strategi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Selain itu, perlu adanya evaluasi terkait implementasi program agar dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga pembangunan berkelanjutan dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat tercapai.
Sosialisasi Bangunan Sederhana Tahan Gempa Dari Beton Bertulang dan Bambu Plester di Desa Sesait Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Sugiartha, I Wayan; Suparjo; Rawiana, Shofia; Anshari, Buan
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.6013

Abstract

Peristiwa gempa Lombok pada bulan Juli 2018 menimbulkan dampak terbesar pada sektor permukiman yaitu sebesar 72,43%. Hal ini menyadarkan kita semua bahwa dalam membangun rumah haruslah mengikuti kaidah pembangunan rumah tahan gempa. Sebagian besar masyarakat khususnya yang berada di Desa Sesait dalam membangun rumah untuk tempat tinggalnya maupun fasilitas umum masih belum sepenuhnya mengikuti kaidah rumah tahan gempa. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi khususnya kepada para tukang bangunan tentang bagaimana tata cara membangun rumah yang lebih tahan terhadap bahaya gempa. Disisi lain, potensi tanaman bambu di Kecamatan Kayangan cukup melimpah namun pemanfaatannya belum optimal khususnya untuk membuat rumah yang aman dari gempa bumi. Tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Sesait dan sekitarnya tentang pembangunan rumah dari pasangan batu dengan struktur beton bertulang dan rumah bambu plester yang tahan gempa. Metode kegiatan yang dilaksanakan dikemas dalam bentuk demo dan sosialisasi. Demo dilakukan untuk menjelaskan secara langsung bagaimana cara membuat rumah dari pasangan batu dengan struktur beton bertulang dan rumah bambu plester yang tahan gempa. Adapun kegiatan sosialisasi ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu persiapan sosialisasi, pembuatan materi dan gambar-gambar desain sebagai alat bantu sosialisasi, koordinasi dengan Kepala Desa dan menentukan jadwal dan lokasi/tempat sosialisasi. Dari hasil sosialisasi terlihat bahwa masyarakat desa Sesait telah mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bangunan sederhana tahan gempa dari beton bertulang dan bambu plester. Dengan pengetahuan yang dimiliki diharapkan dapat ditularkan kepada keluarga dekat dan masyarakat disekitarnya.
Peningkatan Kapasitas Desa Dalam Pengurangan Risiko Bencana Longsor Tebing Studi Kasus Sungai Winongo Yogyakarta Harsanto, Puji; Faizah, Restu; Wijaya, Diva Darma; Nugroho, Nazrey Rahario; Muzlifa, Rika; Tahadjuddin; Kartika, Nia
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.6060

Abstract

Sungai Winongo di Yogyakarta merupakan salah satu sungai yang rawan terhadap banjir. Longsoran tebing sungai sering terjadi pada musim hujan karena debit aliran meningkat. Hal ini menimbulkan risiko bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran. Program pengabdian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana melalui pendekatan berbasis informasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah survei lapangan untuk mengamati kondisi fisik tebing sungai, wawancara masyarakat, dan penyebaran kuesioner untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat. Dari hasil pengisian kuesioner, ditemukan bahwa sebagian besar masyarakat telah memiliki kesadaran tentang risiko longsor, namun kurang didukung oleh infrastruktur yang memadai. Sebanyak 46,99% desa masih belum memiliki alokasi dana untuk mitigasi bencana, dan 69,88% desa belum memiliki sistem peringatan dini. Program ini juga mencatat bahwa partisipasi masyarakat dalam pelatihan tanggap darurat masih rendah, hanya 31,33%. Hasil pengabdian menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem peringatan dini, dan mengoptimalkan alokasi dana untuk mitigasi bencana. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman longsor tebing sungai di Sungai Winongo
Sosialisasi Pelatihan Penanggulangan Bencana di Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah Aini, Dinatul; Anshari, Buan; Safitri, Auliya; Rizki, Beni; Mardiana; Maly, Solhana Arwin; Aini, Zahratul; Ulfayati, Sri; Muffidah, Muhammad Asrarul; Pratama, Angga Bagus
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.6085

Abstract

Mitigasi bencana merupakan salah satu upaya untuk mengurangi risiko bencana. Managment mitigasi yang tepat dapat membatu dalam penanggulangan bencana. Dalam penanggulangan bencana masyarakat harus mengenali jenis-jenis bencana dan siklus bencana baik dari pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Desa Bilebante merupakan Desa yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah dengan potensi bencana gempa bumi dan kekeringan yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat Desa Bilebante terhadap risiko bencana. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah dan diskusi. Metode ceramah merupakan metode penampaian materi dengan secara lisan dengan mengcangkup ide, prinsip,dan informasi dari sebuah topik. Sasaran peserta pada kegiatan ini adalah Kepala Dusun, Karang Taruna, Ketua Remaja setiap dusun, Bintara Pembina Desa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Guru Sekolah Dasar, dan masyarakat setempat dengan total jumlah peserta sebanyak 28 orang. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana.
Sosialisasi Pengolahan Air Hujan Menggunakan Down Flow Slow Sand Filter (DSSF) Tipe-U Di Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara Setiawan, Ery; Jaya Negara, I D G; Sani, Asrul; Nurhidayah; Arisma, Baiq Haemi; Megawati; Iswani, Fahrona; Ananta, Dian; Mala, Hairul; Pratama, M. Hengky; Adriansyah, Ahmad Ardi; Wahyu, Indra
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/r7263y38

Abstract

Kekurangan air bersih kadang terjadi saat musim kemarau panjang di wilayah Desa Gumantar, Kayangan, Lombok Utara, sehingga mendorong perlunya pemanfaatan sumber air alternatif seperti air hujan. Salah satu teknologi tepat guna untuk mengolah air hujan adalah Down Flow Slow Sand Filter (DSSF) tipe U, sebuah sistem filtrasi gravitasi yang dirancang untuk skala rumah tangga atau komunal kecil. Kelebihan utama dari alat ini adalah konstruksinya yang sederhana, biaya operasional yang sangat rendah karena tidak memerlukan energi listrik, menggunakan material lokal, murah serta kemampuannya yang efektif dalam mengurangi kekeruhan melalui lapisan biologis yang terbentuk di atas media pasir. Metode sosialisasi berupa penyuluhan kepada masyarakat secara terpusat di Masjid Nurul Iman, Dusun Dasan Tereng, Desa Gumantar, Lombok Utara menggunakan alat peraga berupa materi tayangan, slide dan gambar-gambar pendukung lainnya. Antusias masyarakat cukup tinggi dalam merespon pelaksanaan kegiatan tersebut. DSSF tipe U dapat menjadi solusi yang menjanjikan dan berkelanjutan untuk penyediaan air bersih di daerah krisis air bersih.
Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Bahan Bata Ringan Di Desa Bonjeruk Ngudiyono; Agustawijaya, Didi S; Saadi, Yusron; Akmaluddin; Kencanawati, Ni Nyoman; Aini, Niza Husnul
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/m8y79z88

Abstract

Desa Bonjeruk merupakan desa wisata, dimana kunjungan wisatawan mengalami peningkatan pengunjung cukup signifikan hampir 30 hingga 40 persen per tahun. Peningkatan kunjungan wisatawan, menyebabkan jumlah sampah di beberapa tempat di Desa Bonjeruk menjadi meningkat sehingga Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS3R) Bonjeruk tidak cukup untuk menampung sampah-sampah tersebut. TPS 3R Bonjeruk Asri merupakan satu-satunya sentra pengelolaan sampah yang ada di Desa Bonjeruk. Salah satu sampah anorganik yang paling banyak dijumpai di masyarakat adalah limbah plastik (plastik kresek, plastik mie instan dan sejenisnya). Sementara itu limbah fly ash dari PLTU Jeranjang semakin hari terus menumpuk. Penumpukan limbah plastik dan fly ash jika tidak  dimanfaatkan secara baik akan mengganggu masyarakat, wisatawan dan lingkungan disekitarnya.Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan memanfaatkan limbah plastik dan fly ash sebagai bahan bata ringan dengan rincian kegiatan yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mitra dalam pengelolaan sampah melalui kegiatan sosialisasi dan tranfer teknologi tepat guna (TTG) kepada masyarakat mitra berupa kegiatan pelatihan Limbah Plastik dan Abu Terbang (Fly Ash).
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Segara Katon Melalui Pelatihan Pembuatan Selai Anggur Hitam Soraya, Nuzuliya; Fahrirrizal; Rabiah, Ainun; Roliansyah, Fitria; Lestari, Sukma Ayu; Jayadi, Sultan; Samudera, Rahmat Albiyan; Tsani, Baiq Thahira’ Alfa; Rizki, Muhammad; Utami, Nasya Adissti Apriliani; Buan Anshari; Dewi, Evrianti Syntia
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/8fe6jx76

Abstract

Salah satu bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat adalah melakukan pemberdayaan masyarakat desa (PMD). Kegiatan PMD dilaksanakan oleh sebagian mahasiswa dan dosen menjadi bagian dari kegiatan KKN berlokasi di Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Fokus utama kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan potensi yang ada di desa tersebut dengan melakukan pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi hasil pertanian anggur, yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan pembuatan selai anggur hitam. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya para ibu-ibu PKK Desa Segara Katon mengenai cara mengolah pangan dari buah anggur. kegiatan berlokasi di Aula Kantor Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Beberapa Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi 1) Sosialisasi; 2) Persiapan; dan 3) Pelatihan (demonstrasi) pembuatan selai anggur. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetauan penduduk, serta  para mitra dan menjadi bekal bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa dalam  memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa dalam Pelatihan Metode Kerja Konstruksi Efektif di Proyek Pembangunan Gedung Kusmaryono, Ismono; Kristia, Elisabet Merida; Aprisandi, Dasa; Komarudin, Muhamad; Prasetyo, Totok Andi; Dava, Pramudya
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/4wkz3v06

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk implementasi dari tridharma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh tim PKM Program Studi Teknik Sipil ISTN. Pada kesempatan ini, kegiatan PKM mengusung tema "Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa dalam Pelatihan Metode Kerja Konstruksi Efektif untuk Peningkatan Kapasitas Pekerja Lokal di Proyek Pembangunan Gedung SMKN 74 Jakarta". Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pekerja lokal terhadap metode kerja konstruksi yang lebih efektif dan efisien, sekaligus membekali mereka dengan wawasan dasar tentang keselamatan kerja di proyek konstruksi. Modul pelatihan yang dirancang mencakup materi terkait pemahaman tahapan kerja konstruksi bangunan gedung, penggunaan alat dan bahan secara tepat, serta identifikasi dan pengendalian potensi bahaya di lingkungan kerja. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di lokasi Proyek Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 74 Jakarta yang beralamat di Jalan Moch Kahfi II, RT 11/RW 8, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan. Sasaran utama kegiatan adalah para pekerja bangunan yang terlibat langsung di proyek tersebut. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif antara dosen dan mahasiswa Teknik Sipil ISTN melalui pendekatan partisipatif, yaitu pelatihan langsung di lapangan dengan metode ceramah interaktif, simulasi, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap metode kerja konstruksi yang benar serta kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun kapasitas sumber daya manusia di sektor konstruksi lokal.
Implementasi Program Kampung Iklim (Proklim) Dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Desa Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah Sulistyowati, Tri; Agustawijaya, Didi Supriyadi; Muchtaranda, Ismail Hoesain; Muhajirah; Sarjan, Achmad Fajar Narotama; Dhiyaulhaq, Faris
Portal ABDIMAS Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/69tpng16

Abstract

Perubahan iklim menjadi ancaman nyata bagi sektor pariwisata, termasuk di tingkat desa wisata yang seringkali mengandalkan keindahan alam dan kearifan lokal. Untuk memastikan keberlanjutan operasional dan daya tarik desa wisata, penerapan strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara simultan sangatlah penting. Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program pemerintah berskala nasional yang bertujuan untuk melibatkan masyarakat dan pihak-pihak terkait dalam kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Upaya adaptasi bertujuan untuk mengurangi kerentanan terhadap dampak tersebut, sementara mitigasi berfokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang menjadi penyebab perubahan iklim. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk pendampingan pelaksanaan Proklim dalam menghadapi perubahan iklim dan strategi adaptasi  dan mitigasi yang dapat diterapkan. Lokasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terletak di Desa Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, diskusi, dan pendampingan kepada seluruh masyarakat mengenai perencanaan serta pelaksanaan adaptasi dan mitigasi terkait perubahan iklim. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bonjeruk  sudah memahami tujuan, manfaat, dan cara pelaksanaan Program Proklim. Di samping itu, kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Proklim semakin berkembang sehingga mereka menjadi lebih aktif dalam menerapkan strategi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi mengenai pelaksanaan program agar dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga pembangunan yang berkelanjutan dalam adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim dapat terwujud.