cover
Contact Name
Fandro Armando Tasijawa
Contact Email
fandrotasidjawa@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
jurnal.kks@gmail.com
Editorial Address
Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Karya Kesehatan Siwalima
ISSN : 28288408     EISSN : 28288181     DOI : https://doi.org/10.54639/kks.v1i1
Core Subject : Health,
Karya Kesehatan Siwalima merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku. Karya Kesehatan Siwalima merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, atau kegiatan penelitian yang terintegrasi dengan Pengabdian pada Masyarakat. Tema Pengabdian pada Masyarakat dapat bersumber dari program kerja (pendidikan kesehatan, penyuluhan, sosialisasi), dampak suatu program pembangunan atau inovasi, hasil survei, dan eksperimen di bidang kesehatan.
Articles 66 Documents
Upaya Preventif Kejadian Komplikasi Akibat Hipertensi Melalui Skrining Laju Endap Darah Masyarakat di Desa Awila Konawe Utara Julianti Isma Sari; Tuty Yuniarty
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1175

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Apabila seseorang telah mengalami berbagai gejala hipertensi maka penting bagi penderita untuk mengontrol hipertensi secara teratur dan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mencegah adanya komplikasi penyakit lainnya. Akan tetapi, masih kurang lengkapnya parameter pemeriksaan laboratorium dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Awila Kabupaten Konawe Utara sebagai upaya preventif pencegahan komplikasi penyakit lainnya dari hipertensi. Metode kegiatan pengabdian berupa pemeriksaan laboratorium dan penyuluhan kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat yang sama sekali belum pernah melakukan pemeriksaan Kesehatan salah satunya laboratorium, sehingga dengan adanya kegiatan ini asyarakat dapat menyadari akan pentingnya menjaga Kesehatan terutama pada penderita hipertensi. Hasil yang didapatkan adalah rata-rata tekanan darah meningkat sebanyak 34 orang dan 18 orang memiliki tekanan darah normal dengan rerata tekanan darah normal 116/72 mmHg dan hipertensi 155/89 mmHg; dan rata-rata nilai laju endap darah pada jenis kelamin Perempuan 82 mm/jam dan laki-laki 67 mm/jam. Disarankan agar penting melakukan pengukuran tekanan darah pada penderita hipertensi secara rutin sehingga dapat terkontrol.
Screening dan Edukasi Penyakit Tidak Menular (PTM) Warga Desa Je’netaesa Maros Euis Dedeh Komariah; Rosmina Situngkir; Kristia Novia; Nikodemus Sili Beda
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1177

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan yang menjadi global burden. Aktifitas yang kurang, merokok, konsumsi alkohol, dan pola makan tidak sehat merupakan faktor penyebab kasus penyakit tidak menular (PTM). Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan screening dan edukasi kesehatan terkait PTM pada masyarakat di Desa Je’netaesa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros yang dihadiri oleh 50 peserta. Sementara itu, kegiatan PKM didahului dengan screening kesehatan dilanjutkan dengan ceramah serta tanya jawab dengan peserta. Media yang digunakan dalam penyuluhan yaitu leaflet. Hasil kegiatan ini adalah Pendidikan Kesehatan dapat terlaksana dengan baik atas keterlibatan dan kerjasama tim dosen dan mahasiswa STIK Stella Maris Makassar. Dari hasil kegiatan menunjukkan jika para peserta dapat mengalami peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan peserta dapat menjawab secara sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami tentang pengertian dari setiap masalah kesehatan, penyebab, dan dampak dari masalah kesehatan.
Penguatan Pendidikan Hipertensi Sebagai Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Sinarjaya Garut Situmorang, Roganda; Mutiudin, Ade Iwan; Ulfah, Diana; Marlina, Yani; Jayanti, Tri Nur
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1389

Abstract

Warga desa merupakan sasaran mendasar pemeliharaan kesehatan masyarakat Indonesia dalam target kesehatan nasional. Informasi ditemukan bahwa kajian situasi warga di wilayah Desa Sirnajaya tertinggi warganya banyak mengalami penyakit tidak menular salah satunya adalah hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan promosi dan preventif kesehatan tentang pemberian pendidikan kesehatan hipertensi pada warga di wilayah Desa Sirnajaya. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan warga di wilayah Desa Sirnajaya tentang hipertensi dari kurang baik menjadi baik. Diperlukan sosialisasi secara berkala yang melibatkan banyak masyarakat dan kader serta warga diharapkan mengaplikasikannya dirumah dan melakukan penyebarluasan informasi terkait hipertensi.
Generasi Sehat: Edukasi Mengatasi Masalah Gizi pada Remaja Kota Ambon Soakakone, Minnalia; Wuritimur, Pollan Versilia; Sianturi, Advend Sri Rizki
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1317

Abstract

Dalam era modern ini, masalah gizi pada remaja menjadi tantangan serius yang berpotensi mempengaruhi kesehatan dan perkembangan mereka di masa depan. pentingnya edukasi gizi sebagai langkah strategis untuk membangun generasi sehat. Dengan memfokuskan pada pola makan seimbang dan pemahaman tentang kebutuhan gizi, program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang dampak buruk dari malnutrisi, baik itu kekurangan maupun kelebihan gizi. Melalui pendekatan interaktif dan partisipatif, remaja diajak untuk berperan aktif dalam memilih makanan yang sehat dan mengadopsi gaya hidup yang lebih baik. Hasil dari sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi angka masalah gizi di kalangan remaja, menciptakan individu yang lebih sehat, dan pada akhirnya, membangun generasi yang lebih kuat dan produktif.
Edukasi Rendam Kaki Air Hangat Ditambah Garam Untuk Menurunkan Stress Carsita, Wenny Nugrahati; Windiramadhan, Alvian Pristy; Mujahidah, Rd. Gita
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1289

Abstract

Pengelolaan stres dapat dilakukan dengan terapi farmakologi atau non farmakologi. Namun, penggunaan terapi farmakologi terkadang akan menimbulkan efek samping reaksi yang merugikan, sehingga, pendekatan dengan terapi nonfarmakologi kini sering digunakan dalam pengelolaan stres. Terapi rendam kaki air hangat ditambah garam merupakan salah satu jenis terapi yang bertujuan untuk meningkatan sirkulasi darah, meningkatkan relaksasi otot, menghilangkan stres, meningkatkan permeabilitas kapiler, dan memberikan kehangatan pada tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberian edukasi terapi rendam kaki air hangat ditambah garam untuk menurunkan stress pada kader UPTD Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu telah dilaksanakan selama 1 hari dengan metode ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan meliputi pre test, pemberian edukasi, dan post test. Hasil kegiatan menunjukan bahwa rata-rata skor pengetahuan sebelum dilakukan edukasi sebesar 58 dengan nilai minimal 30 dan maksimal 90. Sedangkan setelah diberikan edukasi rata-rata skor pengetahuan sebesar 88 dengan nilai minimal 70 dan maksimal 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Edukasi.
Membangun Kesadaran Remaja Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Pendidikan Kesehatan Di Kota Kendari Al Rajab, Muhammad; Rania, Rania Fatrizza Pritami; Kurniawan, Fajar; Lisnawati, Lisnawati; Tawakal, Tawakal; Andilah, Sultan; Harun, Marheni Fadilah; Kurniawati, Fitri; Munsir, Noviani; Nurmala, Ira; Nasrun, Efa Kelya Nasrun; Hasiu, Teti Susliyanti Hasiu; hasmita, hasmita; Widyastika, Della
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1343

Abstract

Kekerasan seksual pada remaja merupakan masalah sosial yang berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental korban. Remaja sebagai kelompok rentan sering kali tidak siap menghadapi kekerasan seksual, yang dapat memicu gangguan psikologis jangka panjang, seperti depresi dan trauma. Salah satu faktor utama yang meningkatkan kerentanannya adalah kurangnya pengetahuan tentang hak tubuh dan batasan pribadi, serta pengaruh sosial dan budaya yang tabu membahas seksualitas. Oleh karena itu, pencegahan kekerasan seksual membutuhkan pendidikan yang terstruktur di sekolah dan keluarga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran remaja mengenai pencegahan kekerasan seksual melalui pendidikan kesehatan di SMP 11. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan media edukasi seperti powerpoint, brosur, dan video. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap siswa. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 18,50 menjadi 24,80 (p=0,000), dan sikap meningkat dari 19,00 menjadi 25,90 (p=0,000). Sebanyak 80% siswa memahami hak tubuh mereka, 90% mengenali batasan pribadi, dan 76% dapat mengidentifikasi situasi berisiko kekerasan seksual. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa serta mengembangkan sikap asertif. Disarankan untuk memasang spanduk di sekolah dengan informasi terkait hak tubuh dan cara melaporkan kejadian berisiko. Program ini dapat diterapkan di sekolah lain untuk memperluas dampak positif dalam pencegahan kekerasan seksual pada remaja.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Terhadap Kecemasan Akan Kematian Di Ruang Intensive Care Unit Susanti, Diana; Megawati, Riris Risca; Ratnasari, Ratnasari
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i2.1417

Abstract

Salah satu faktor yang dapat menimbulkan kecemasan pada keluarga pasien ICU yaitu mengenai ketidakpastian tentang perkembangan kesehatan anggota keluarga yang berada di ruang ICU. Keluarga merasa bahwa jika pasien ditempatkan pada ruang ICU menjadi pertanda bahwa tidak harapan sembuh yang kemudian muncul kecemasan akan kematian keluarga. Untuk membantu meningkatkan perasaan pengendalian diri pada klien dan keluarga salah satunya dapat melalui pemberian informasi dan penjelasan. Pemberian informasi dan penjelasan ini dapat dilakukan dengan baik apabila didukung oleh pelaksanaan komunikasi terapeutik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik terhadap kecemasan akan kematian di Ruang Intensive Care Unit SMC RS Telogorejo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian korelasi, dengan desain penelitian yang digunakan cross sectional.Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Jadi dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel sebanyak 30 keluarga. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan komunikasi terapeutik terhadap kecemasan akan kematian di Ruang Intensive SMC RS Telogorejo, (p-value 0,000 0,05). Hasil penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat melaksanakan komunikasi terapeutik dengan maksimal dan sesuai dengan prosedur sebagai upaya mengurangi kecemasan akan kematian keluarga di ruang ICU.
Meningkatkan Ketahanan Kesehatan Jiwa Remaja Melalui Edukasi Mental Health Literacy Tasijawa, Fandro Armando; Herwawan, Joan Herly; Jotlely, Hery
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1529

Abstract

Masa remaja merupakan periode krusial dalam perkembangan individu yang ditandai dengan perubahan emosional, sosial, dan kognitif yang signifikan. Sayangnya, banyak remaja yang masih memiliki literasi kesehatan jiwa yang rendah, sehingga mereka rentan mengalami gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan jiwa remaja melalui program edukasi literasi kesehatan mental di SMP PGRI Waenibe. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 Mei 2024, melibatkan 50 siswa dan 6 guru. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan mental berbasis komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), pendampingan melalui video animasi, serta pengukuran menggunakan kuesioner Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF). Hasil pre-test menunjukkan bahwa 24% siswa berada dalam kategori nilai cukup, sedangkan 76% dalam kategori baik. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan di mana hanya 6% yang berada pada kategori cukup dan 94% siswa menunjukkan nilai baik. Selain itu, hasil pengisian kuesioner MHC-SF menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kesejahteraan emosional (70%), sosial (86%), dan psikososial (78%) yang tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya kesehatan mental serta membangun resiliensi dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja. Program ini mendapat respon positif dari siswa dan pihak sekolah. Oleh karena itu, pendekatan edukatif berbasis sekolah ini dapat dijadikan sebagai model intervensi yang efektif dalam meningkatkan ketahanan kesehatan jiwa remaja, dan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara luas pada institusi pendidikan lainnya di daerah dengan sumber daya terbatas.
Upaya Peningkatan Cakupan Skrining Melalui Deteksi Risiko Kanker Serviks Dengan Sinara di Maluku Madiuw, Devita; Tomasoa, Valensya Yeslin; Tahapary, Westy; Maelissa, Sinthia Rosanti; Sumah, Dene Fries; Rehena, Zasendy; Pattipeiluhu, Lisse; Sopacua, Dian Thiofany; Leutualy, Vanny; Orno, Theosobia Grace
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1519

Abstract

Kasus kanker serviks terus meningkat, namun kesadaran wanita melakukan skrining masih sangat rendah. Permasalahan yang ditemukan di Negeri Karlutu Warasiwa, bahwa sebagian besar wanita tidak mengetahui skrining melalui IVA maupun Papsmear dapat mendeteksi dini kanker serviks. Hal ini karena belum pernah diadakan edukasi kesehatan maupun skrining kanker serviks pada wilayah tersebut.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Negeri Karlutu Warasiwa, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan sasaran wanita usia subur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kanker serviks pada wanita usia subur di Negeri Karlutu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test, serta instrumen Sinara. Hasil evaluasi kuesioner pre dan post-test menunjukkan, sebesar 27 peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil skrining menunjukkan semua peserta (100%) mengalami risiko sedang hingga tinggi mengalami kanker serviks. Direkomendasikan bagi pemerintah negeri agar dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, untuk dilakukan kegiatan skrining kanker serviks bagi wanita usia subur di wilayah tersebut.
Pemberdayaan Kader Talita Dalam Deteksi Dini Gizi Buruk Goha, Maria Magdalena; Tiwery, Indah Benita
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1145

Abstract

Permasalahan Gizi adalah hal yang menjadi prioritas Pembangunan Berkelanjuran yang merupakan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDG”s). Kelompok yang paling rentan mengalami gizi buruk adalah balita, tetapi orangtua kurang menyadarinya. Kader posyandu yang adalah pemangku kepetingan yang bisa membangun kepercayaan dalam masyarakat perlu dibekali dengan penegtahuan dan ketrampilan dalam membantu mendeteksi dini dalam upaya pencegahan dan pengendalian gizi buruk.  Negeri Passo merupakan salah satu negeri di Kecamatan Baguala, Kota Ambon dan dipilih sebagai mitra sasaran. Aktivitas pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemapuan dan ktrampilan kader agar dapat berpatisipasi dalam penunrunan gizi buruk.  Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan ketrampilan pengukuran gizi pada balita dengan menggunakan pita LILA pada tanggal 26 Juni  2023 yang diikuti oleh 25 kader posyandu. Hasil kegiatan ini diharapakankader mampu melaksanakan pengukuran gizi dengan menggunakan pita LILA sebagai deteksi dini gizi buruk pada balita.