cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,118 Documents
Pengaruh Employer Branding melalui media TikTok terhadap Minat Melamar Kerja Mahasiswa FEB UBP pada USS Feed Naufal; Wanta; Flora Patricia Anggela
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5348

Abstract

Minat mahasiswa Fakultas Ekonomi UBP Karawang untuk melamar pekerjaan dipengaruhi positif dan signifikan oleh employer branding di TikTok, sebagaimana dibuktikan melalui regresi linier sederhana (SPSS) pada sampel 262 responden via kuesioner purposive sampling. Fenomena ini berakar pada tren luas eskalasi TikTok sebagai alat promosi perusahaan untuk membangun persepsi tempat kerja atraktif. Penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini menguji hubungan kausal tersebut, dengan data primer dari mahasiswa aktif yang familiar dengan @ussfeeds. Distribusi kuesioner memastikan representasi yang relevan, sementara analisis statistik mengonfirmasi signifikansi pengaruh. Implikasinya, optimalisasi konten employer branding di TikTok dapat meningkatkan efektivitas rekrutmen, khususnya di kalangan mahasiswa ekonomi, dan mendukung adaptasi digital dalam strategi human resource marketing.
Perlindungan Hak Konstitusional Korban Kejahatan Siber melalui Hukum Pidana dalam Perspektif UUD 1945 dan Regulasi ITE Nurhakim, Irfan; Sulastri, Dewi; Kholik, Muhamad Abdul; Hakim, Subqi Muhamad Fadhilah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5349

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong eskalasi kejahatan siber yang secara langsung mengancam hak konstitusional warga negara, terutama hak atas kepastian hukum, perlindungan diri, rasa aman, dan privasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hak konstitusional korban kejahatan siber melalui hukum pidana dalam perspektif UUD 1945 dan regulasi ITE, sekaligus menilai efektivitas dan kelemahan implementasinya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan secara selektif pendekatan kasus, berfokus pada pengkajian UUD 1945, UU ITE (terakhir diubah dengan UU No. 1 Tahun 2024), KUHP baru, KUHAP, serta literatur dan praktik penegakan hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun landasan konstitusional dan kerangka normatif telah tersedia, konstruksi regulasi masih dominan berorientasi pada pelaku (offender-oriented), sementara dimensi perlindungan dan pemulihan korban belum menjadi pusat desain hukum pidana siber. Analisis juga menemukan berbagai hambatan implementatif, seperti kesulitan pembuktian digital, keterbatasan kapasitas aparat, tumpang tindih norma, dan minimnya mekanisme pemulihan hak korban. Penelitian ini menegaskan perlunya reformulasi hukum pidana siber yang secara eksplisit berorientasi pada korban (victim-oriented) berbasis konstitusi, dengan menempatkan pemenuhan dan pemulihan hak konstitusional korban sebagai tujuan utama penegakan hukum di era digital
Efektivitas Konseling Kognitif Behavioral Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Setting Kelompok untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa Cahyani, Ni Kadek Dini; Putri, Dewi Arum Widhiyanti Metra; Lestari, Luh Putu Sri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5350

Abstract

Kemampuan penyesuaian diri siswa merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan akademik dan sosial, terutama pada masa transisi ke jenjang sekolah menengah pertama. Namun, tidak semua siswa mampu menyesuaikan diri dengan baik karena adanya pola pikir negatif yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kognitif behavioral dengan teknik restrukturisasi kognitif dalam setting kelompok untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Sebagai sampel penelitian, dipilih secara selektif sebanyak 14 siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang selanjutnya didistribusikan ke dalam dua kategori kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket penyesuaian diri, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, uji t, dan effect size. Analisis hasil penelitian mengindikasikan bahwa distribusi data memenuhi asumsi kenormalan serta menunjukkan tingkat keseragaman (homogenitas). Analisis yang dilakukan terhadap hipotesis menunjukkan bahwa perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol bersifat signifikan secara statistik, yang tercermin dari nilai signifikansi (p) yang lebih kecil dari 0,001. Selain itu, nilai effect size sebesar 7,313 menunjukkan pengaruh yang kuat dari perlakuan yang diberikan. Peserta didik dalam kelompok eksperimen memperlihatkan perkembangan pada aspek interaksi sosial, keterlibatan aktif, serta rasa percaya diri. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan penyesuaian diri siswa. Simpulan studi ini menegaskan bahwa penerapan konseling kognitif-behavioral yang dipadukan dengan teknik restrukturisasi kognitif dalam konteks kelompok layak dan efektif dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling di lingkungan sekolah.
Mengukur Keberhasilan Program Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Dan Bantuan Modal Di Percut Sei Tuan Manik, Ari Yohannes Setiawan; Damanik, Nurul Fazira; Sirait, Rachel Rosalina; Nababan, Olivia Hana Putri; Sinaga, Meri Fernandes; Ivanna, Julia
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5353

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai efektivitas program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan kewirausahaan dan dukungan modal di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Masalah mendasar yang menjadi latar belakang studi ini adalah lemahnya performa UMKM yang disebabkan oleh keterbatasan modal, manajemen keuangan yang tidak optimal, dan akses pasar yang terbatas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam program. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua narasumber memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan program dan menganggap program tersebut sesuai dengan sasaran yang ditetapkan. Dari perspektif keuangan, semua peserta melaporkan adanya peningkatan dalam omset dan keuntungan, dengan lonjakan paling signifikan mencapai dua kali lipat pada bisnis buket bunga dan 20–30 persen untuk usaha es krim. Dalam hal kapasitas sumber daya manusia, peserta menunjukkan perkembangan yang jelas dalam literasi keuangan, pengelolaan pembukuan sederhana, dan kemampuan merencanakan usaha yang terukur. Walaupun demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa jangkauan program perlu diperbesar, mengingat masih banyak pelaku UMKM yang belum menerima layanan. Studi ini menyarankan agar cakupan program ditingkatkan, pendampingan pascapelatihan diperkuat, serta dilakukan evaluasi rutin yang berbasis data untuk menjamin dampak yang lebih merata dan berkelanjutan.
Perlindungan Konsumen dalam Perdagangan Elektronik Lintas Negara dan Tantangan Digital Dika Luviana; Habibah; Siti Hermiyanti Pratiwi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5354

Abstract

Perkembangan bisnis online internasional telah memudahkan pembeli dalam melakukan transaksi barang dan/atau jasa tanpa dibatasi oleh batas negara. Namun, situasi ini juga menimbulkan sejumlah masalah hukum, terutama terkait perlindungan konsumen yang dipengaruhi oleh perbedaan sistem hukum, yurisdiksi, dan metode penegakan hukum antarnegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis perlindungan hukum yang tersedia bagi konsumen dalam bisnis online internasional dan mengidentifikasi tantangan hukum yang muncul di era digital. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dianalisis secara kualitatif melalui interpretasi hukum dan studi kepustakaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen dalam bisnis online internasional di Indonesia masih menghadapi hambatan. Di antaranya adalah keterbatasan yurisdiksi, lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku usaha asing, dan harmonisasi hukum internasional yang belum optimal. Meskipun terdapat ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta peraturan tentang perdagangan melalui sistem elektronik, penerapannya belum sepenuhnya efektif dalam memberikan perlindungan hukum bagi konsumen. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperkuat kerja sama internasional dan memperbarui regulasi untuk memastikan kepastian hukum dan perlindungan hak-hak konsumen di era digital.
Analisis Yuridis Tanggung Jawab Pengemudi dan Perusahaan Aplikasi terhadap Penumpang Ojek Online yang Mengalami Kecelakaan Darmawan, Didit; Fausi, Ahmad
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5356

Abstract

TPerkembangan teknologi digital telah mendorong lahirnya layanan ojek online sebagai bagian dari transformasi transportasi berbasis aplikasi yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi masyarakat. Di balik manfaat tersebut, muncul persoalan hukum yang kompleks ketika penumpang mengalami kecelakaan dalam penggunaan layanan, terutama berkaitan dengan pembagian tanggung jawab antara pengemudi sebagai pelaksana langsung dan perusahaan penyedia aplikasi sebagai penyelenggara platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tanggung jawab bisnis layanan ojek online terhadap penumpang yang mengalami kecelakaan. Secara khusus, penelitian ini mengkaji landasan perlindungan hukum bagi penumpang jasa transportasi, hubungan perjanjian antara pengangkut dan penumpang, hak dan kewajiban pelaku usaha, prinsip-prinsip tanggung jawab dalam hukum pengangkutan, serta implementasi tanggung jawab dalam layanan ojek online. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan bahan hukum sekunder berupa literatur ilmiah, buku teks hukum, artikel jurnal, dan doktrin terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penumpang jasa transportasi memiliki landasan perlindungan hukum yang cukup kuat, baik dalam sistem hukum perlindungan konsumen maupun hukum pengangkutan. Dalam setiap proses pengangkutan juga lahir hubungan perjanjian yang melahirkan hak dan kewajiban timbal balik antara penumpang dan pelaku usaha. Hukum pengangkutan mengenal prinsip tanggung jawab berdasarkan kesalahan, tanggung jawab berdasarkan praduga, dan tanggung jawab mutlak, yang masing-masing menentukan pola pembuktian dan pembebanan tanggung jawab secara berbeda. Dalam praktik layanan ojek online, tanggung jawab terhadap penumpang yang mengalami kecelakaan pada dasarnya melibatkan dua pihak, yaitu pengemudi dan perusahaan penyedia aplikasi. Namun, pembatasan tanggung jawab perusahaan melalui status pengemudi sebagai mitra kerja menimbulkan ketidakpastian hukum bagi penumpang. Oleh karena itu, diperlukan penafsiran hukum yang lebih tegas dan perlindungan yang lebih efektif agar penumpang sebagai konsumen memperoleh kepastian, keadilan, dan pemulihan hukum yang layak ketika mengalami kerugian
Peran Organisasi Mahasiswa Kesukuan Dalam Memperkuat Identitas Budaya Mahasiswa: (Studi Pada Organisasi Ikatan Mahasiswa Karo RM FIS Unimed) Hummaira, Nabila Devia; M. Iqbal; Angela Eva Nia; Agnes Elizabeth Manalu; Anisa Amelia Purba; Ayu Tri Chahyani; Hanaya Manuela Ambarita; Mikha Valdo T. Tambunan; Nur Cahyu Azizah; Putriana Sinaga; Rima Volyna Munthe; Silvia Mahrani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi mahasiswa kesukuan dalam memperkuat identitas budaya mahasiswa, dengan studi pada Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan globalisasi yang berpotensi menggerus identitas budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Karo yang tergabung dalam organisasi IMKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMKA memiliki peran strategis sebagai wadah pelestarian dan penguatan identitas budaya Karo. Organisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai media edukasi budaya melalui berbagai kegiatan seperti diskusi budaya, pelatihan seni tradisional, dan perayaan adat. Keikutsertaan aktif mahasiswa dalam organisasi terbukti meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai budaya seperti gotong royong, kekeluargaan, dan penghormatan terhadap adat. Proses internalisasi ini terjadi secara efektif melalui pengalaman langsung dalam kegiatan organisasi. Selain itu, terdapat faktor pendukung seperti solidaritas anggota, dukungan senior dan kampus, serta rasa bangga terhadap budaya sendiri. Namun, terdapat pula hambatan seperti pengaruh budaya global, menurunnya minat mahasiswa, dan keterbatasan waktu akibat aktivitas akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi mahasiswa kesukuan berperan penting dalam mentransmisikan dan mempertahankan identitas budaya di lingkungan kampus multikultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang inovatif dan adaptif untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Peran E-Litigasi dalam Penyelesaian Sengketa Hubungan Industrial di Pengadilan Negeri Tanjung Karang Alexander Wardhana Tamba; Dita Febrianto; Harsa Wahyu Ramadhan; Sepriyadi Adhan S; Nenny Dwi Ariani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-litigasi dalam penyelesaian sengketa hubungan industrial di pengadilan serta menilai efektivitas penerapannya dalam mendukung proses peradilan yang cepat, sederhana, dan biaya ringan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e litigasi memberikan kemudahan dalam proses administrasi perkara, meningkatkan efisiensi waktu, serta meminimalisir biaya bagi para pihak. Namun, dalam implementasinya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pemahaman para pihak, serta kesiapan sumber daya manusia di lingkungan peradilan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sarana prasarana serta sosialisasi yang lebih intensif guna mengoptimalkan penerapan e-litigasi dalam penyelesaian sengketa hubungan industrial.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Kabupaten Manggarai Timur Periode 2019-2024 Krisna Wati Mayang; Markus U.K. Yewang; Andri Paulus Loe
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kabupaten Manggarai Timur periode 2019-2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara dengan masyarakat di Desa Tengku Leda, Desa Lencur, Desa Watu Lanur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kemiskinan. Infrastruktur jalan yang buruk meningkatkan biaya logistik dan menurunkan nilai tukar petani, serta akses air bersih dan stabilitas listrik masih menghambat produktivitas masyarakat. Di sektor pendidikan, rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dipengaruhi oleh rata-rata jenjang pendidikan masyarakat di desa yang masih tamat Sekolah Dasar (SD). Dalam bidang kesehatan, walaupun sudah ada perkembangan dengan berkurangnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta meningkatnya kesadaran masyarakat tentang layanan kesehatan, faktor ini menjadi aspek yang sangat penting sebagai investasi dalam produktivitas untuk mengurangi kemiskinan. Selain itu pertumbuhan ekonomi yang fluktuatif belum mampu memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Proses Pembentukan Karakter Religius Santri Melalui Pendidikan Akhlak Di Ma'had Darul Qur'an Muhammadiyah Sinabang Susilawati, Sari; Marlin, Diana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembentukan karakter religius siswa melalui pendidikan akhlak di Ma'had Darul Qur'an Muhammadiyah Sinabang, Kabupaten Simeulue. Karakter religius menjadi fokus utama di tengah tantangan dekadensi moral remaja saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan pimpinan ma’had, ustadz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter religius dilakukan melalui tiga pilar utama: (1) Pembentukan karakter Qur’ani melalui implentasi kurikulum berbasis Al-Qur’an; (2) Metode pembiasaan (Ta’widiyah) melalui aktivitas ibadah rutin di asrama selama 24 jam; dan (3) Metode keteladanan (uswah hasanah) dari para pendidik sebagai figur sentral. Faktor pendukung keberhasilan karakter religius di Ma'had ini adalah lingkungan sosial yang terkendali (peer pressure positif) dan penegakan disiplin yang edukatif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara pemahaman teologis dan praktik harian yang konsisten di lingkungan asrama terbukti efektif dalam membentuk integritas moral dan spiritual siswa sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah