cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,732 Documents
PSIKOEDUKASI PENGGUNAAN GADGET SECARA BIJAK PADA ANAK USIA DINI DI TK DHARMA WANITA DESA DAKIRING Devi Lailatus Zahro; Ahmad Nabiel Azam; Rizka Wafira Ubaydila; Devi Tata Aulia; Dinia Rahmawati; Ismawati; Sabrina Salsabilla Fitriani; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dvfcjb93

Abstract

Meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia dini berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila tidak diimbangi dengan pendampingan orang tua dan guru. Berdasarkan asesmen awal di TK Dharma Wanita Persatuan 04 Buluh, ditemukan bahwa sebagian besar anak menggunakan gadget tanpa pengawasan, terutama untuk bermain game dan menonton konten digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua, guru, dan anak mengenai penggunaan gadget yang bijak melalui psikoedukasi dan psikodrama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, psikoedukasi kepada guru dan orang tua, serta psikoedukasi kepada anak TK dalam bentuk bermain peran atau roleplay. Dalam program psikoedukasi yang melibatkan 29 wali murid , terjadi peningkatan skor rerata dari pre-test (6.22) ke post-test (6.63), di mana terdapat peningkatan pengetahuan, yang mengindikasikan dampak positif intervensi terhadap pemahaman orang tua dalam penanganan isu gadget. Sementara itu, kegiatan psikoedukasi pada anak TK yang melibatkan 35 murid berhasil menstimulasi pemahaman bahaya gadget, ditunjukkan dengan antusiasme dan atensi penuh yang ditunjukkan oleh anak-anak selama kegiatan berlangsung.
PENGUATAN KESADARAN HAM DI SMP NEGERI 1 NAGREG MELALUI SOSIALISASI EDUKATIF INKLUSIF Muthiara Angraeni; Sheva Al-Hambra; Difky Maulana N. F; Teti Saputri; Tierra Kresna; Dede Kania
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xbk5nb84

Abstract

Penelitian ini menilai efektivitas kegiatan penyuluhan pendidikan inklusif mengenai kesadaran hak asasi manusia (HAM) pada anggota OSIS SMP Negeri 1 Nagreg. Intervensi yang dilaksanakan pada 7 November 2025 ini menggabungkan tes pre-post melalui Quizziz (n = 29), pemberian materi interaktif, serta Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra lokal Senyum Anak Nusantara (SAN). Dengan desain single-group pretest-posttest, peserta mengerjakan 10 soal Quizziz sebelum dan sesudah sesi pemberian materi, FGD digunakan untuk menangkap pemahaman kontekstual dan respons praktis terhadap kasus perundungan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan total jawaban benar meningkat dari 145/290 (50%) pada pre-test menjadi 276/290 (95%) pada post-tes. Sebagian besar butir mengalami peningkatan yang signifikan, meskipun pada dua butir yang berkaitan dengan aspek psikologis (butir 8-9) masih menunjukkan kurangnya pemahaman. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan tersebut efektif meningkatkan pengetahuan teknis dan kesadaran situasional, sekaligus menyoroti perlunya tindak lanjut yang berfokus pada pengenalan psikologis dan respons empatik. Rekomendasi praktis mencakup modul role-play singkat, bagan alur pelaporan satu halaman, struktur dukungan teman sebaya, serta integrasi materi HAM ke dalam pembelajaran PPKn.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP TINGKAT RESISTENSI PERUBAHAN DALAM ORGANISASI MODERN Adhetiya Dwi Evriani; Nadia Adelia Sabilla; Riza Adelia Suryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hkrh0243

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana budaya organisasi mempengaruhi tingkat resistensi terhadap perubahan dalam konteks organisasi modern yang terus mengalami dinamika akibat perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan. Perubahan organisasi kerap memunculkan resistensi dari karyawan, terutama ketika proses tersebut menimbulkan ketidakpastian, ketidakjelasan peran, serta rendahnya tingkat kepercayaan terhadap manajemen. Melalui metode tinjauan pustaka sistematis, penelitian ini menemukan bahwa budaya organisasi yang kaku, hierarkis, dan kurang memberikan ruang bagi partisipasi cenderung memperkuat resistensi perubahan, sehingga menghambat inovasi, mengurangi fleksibilitas, dan memperlambat proses adaptasi strategis. Sebaliknya, budaya organisasi yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, komunikasi terbuka, dan transparansi mampu secara signifikan menurunkan resistensi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang mendukung transformasi yang efektif. Hasil studi menegaskan bahwa keberhasilan manajemen perubahan sangat bergantung pada keselarasan strategi perubahan dengan karakteristik budaya organisasi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk secara proaktif membangun budaya yang adaptif, partisipatif, dan transparan. Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kuantitatif dimensi budaya terhadap resistensi perubahan melalui pendekatan empiris maupun eksperimental.
SHADOW DIRECTOR DALAM PRAKTIK BENEFICIAL OWNER: MENEMBUS TIRAI PERSEROAN TERBATAS UNTUK MENCEGAH PENYALAHGUNAAN STRUKTUR KORPORASI Veronika Nauli Lumban Batu
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/c2tb7d15

Abstract

Perkembangan struktur bisnis modern memungkinkan pengendalian perusahaan oleh pihak di luar direksi formal, yang dikenal sebagai shadow director. Penelitian ini mengkaji peran pemilik manfaat (beneficial owner) yang bertindak sebagai shadow director dalam perseroan terbatas di Indonesia dan Malaysia, fokus pada kedudukan hukum dan pertanggungjawaban mereka untuk mencegah penyalahgunaan struktur korporasi. Di Indonesia, meskipun pemilik manfaat diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018, istilah shadow director belum didefinisikan secara eksplisit, sehingga memungkinkan pihak berpengaruh mengendalikan perusahaan tanpa tanggung jawab formal. Sebaliknya, hukum Malaysia melalui Companies Act 2016 memberikan pengakuan hukum terhadap shadow director, dengan kewajiban fiduciary dan tanggung jawab setara direksi formal. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum doktrinal dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendali faktual yang dilakukan pemilik manfaat di Indonesia sejalan dengan konsep shadow director, namun regulasi terkait pengakuan, mekanisme pengungkapan, dan tanggung jawab masih minim. Pemilik manfaat yang bertindak sebagai shadow director berpotensi mempengaruhi keputusan perusahaan tanpa pertanggungjawaban hukum yang memadai, membuka peluang penyalahgunaan struktur korporasi. Kesimpulannya, pemilik manfaat yang memiliki kendali substantif seharusnya memikul tanggung jawab hukum setara dengan direksi formal berdasarkan prinsip fiduciary duty. Penelitian ini merekomendasikan pengaturan hukum yang jelas, mekanisme verifikasi pemilik manfaat, dan standar pertanggungjawaban untuk meningkatkan transparansi, melindungi pemegang saham minoritas, dan mencegah penyalahgunaan struktur korporasi di Indonesia.
ANALISIS KOMPARATIF BUSINESS JUDGMENT RULE INDONESIA DAN MALAYSIA MELINDUNGI DIREKSI DARI GUGATAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPUTUSAN BISNIS Angelina Ristauli Sihombing
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9pcdjw75

Abstract

Perlindungan hukum bagi direksi perseroan terbatas adalah aspek krusial dalam dinamika hukum perusahaan terkait gugatan pertanggungjawaban atas kerugian dari keputusan bisnis yang keliru. Doktrin Business Judgment Rule (BJR) berfungsi sebagai perisai utama untuk melindungi direksi, asalkan keputusan dibuat dengan itikad baik, tujuan yang sah, dan dasar informasi yang memadai. Penelitian ini menjadi penting karena implementasi dan kerangka hukum BJR di Indonesia dan Malaysia menunjukkan potensi perbedaan signifikan dalam menyeimbangkan perlindungan direksi dengan akuntabilitas. Penelitian ini membandingkan kerangka hukum normatif Doktrin BJR di kedua negara dan menganalisis bagaimana penerapan peradilan menggunakan BJR untuk melindungi direksi dari gugatan perdata, sekaligus menjamin kepastian. Secara normatif, kedua negara mengakui BJR, tetapi terdapat perbedaan dalam kriteria formalitas dan beban pembuktian. Rumusan BJR di Malaysia lebih eksplisit dan terstruktur dalam mendefinisikan kriteria itikad baik dan dasar informasi yang wajar, sehingga pengadilan Malaysia memberikan kepastian hukum yang lebih jelas. Sebaliknya, penerapan BJR oleh pengadilan di Indonesia cenderung terintegrasi dengan prinsip itikad baik yang lebih umum dalam UUPT, di mana perlindungan sangat bergantung pada pembuktian unsur-unsur kelalaian dan penyalahgunaan wewenang. Implikasi hasil penelitian ini guna memenuhi kebutuhan untuk meninjau formulasi BJR dalam UUPT Indonesia agar lebih spesifik dan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih kuat, mengikuti model yang terperinci seperti di Malaysia. Hal ini krusial bagi tata kelola perusahaan yang sehat di Indonesia.
ANALISIS RISIKO TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE Felia Fitri; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fvr0g432

Abstract

Sejak epidemi COVID-19 memaksa banyak sekolah untuk mengadopsi pembelajaran jarak jauh, pendidikan daring telah berkembang dengan pesat. Meskipun memberikan lebih banyak fleksibilitas dan akses, pembelajaran daring bukannya tanpa bahaya yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Analisis risiko yang komprehensif harus dilakukan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan manajemen dan pengambil keputusan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring. Ada berbagai potensi masalah dengan pendidikan daring, menurut penelitian sebelumnya. Ini termasuk masalah teknologi seperti koneksi yang lambat dan teknologi yang ketinggalan zaman, serta masalah yang lebih pribadi seperti kurangnya minat siswa, ketidakmampuan guru untuk berkomunikasi secara efektif satu sama lain, dan masalah kesehatan emosional dan mental siswa seperti stres dan kecemasan yang disebabkan oleh perasaan sendirian di kelas. Jika kita ingin pembelajaran daring memiliki efek buruk seminimal mungkin dan efek positif sebanyak mungkin, kita memerlukan langkah-langkah manajemen risiko yang baik, menurut penelitian tersebut. Penelitian studi ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan kesiapan teknologi merupakan penyebab utama risiko. Meskipun kendala teknologi merupakan kendala paling umum dalam penerapan kursus daring, latar belakang psikologis dan sosial siswa juga berperan dalam menentukan tingkat keterlibatan dan kinerja mereka. Untuk mengurangi dampak potensi hasil negatif, sekolah perlu meningkatkan infrastruktur teknis, menyediakan lebih banyak kesempatan pengembangan profesional bagi para pendidik, dan menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih kolaboratif dan partisipatif yang memenuhi kebutuhan sosial dan emosional siswa
PENGARUH PROMOSI DIGITAL, PEMBAYARAN DIGITAL DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA USAHA PRINTING DAN SABLON TUAN MUDA Ahmad Shofi Rizki
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7erfn133

Abstract

Usaha printing dan sablon Tuan Muda mengalami permasalahan terkait dengan jumlah pelanggan yang berfluktuasi, sehingga mengindikasi adanya keputusan pembelian yang tidak tetap. Oleh karena itu, usaha ini menerapkan promosi digital, pembayaran digital dan kualitas layanan yang baik agar keputusan pembelian dapat ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial dari promosi digital, pembayaran digital dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian pada usaha printing dan sablon Tuan Muda. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan data yang digunakan data primer dan sekunder. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 97 pelanggan. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (P<0,05), sedangkan pembayaran digital berpengaruh tidak signifikan (P>0,05). Selanjutnya secara bersama-sama promosi digital, pembayaran digital dan kualitas layanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada usaha printing dan sablon Tuan Muda dengan besaran pengaruh sebesar 69,1%. Kesimpulan promosi digital, pembayaran digital dan kualitas layanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada usaha printing dan sablon Tuan Muda.
ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM IN HOUSE TRAINING (IHT) DEEP LEARNING DI SMA NEGERI 22 SURABAYA Rida Wulandari; Nur Azizah; Ach. Arif As’adul Izza; Dimas Rizki Maulanasyah; Putri Ayu Romadhotin; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xeppj184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Program In House Training (IHT) Deep Learning di SMA Negeri 22 Surabaya sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru peserta IHT internal, dan guru perwakilan pelatihan eksternal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan IHT, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen IHT dilaksanakan melalui pendekatan POAC, dimulai dari perencanaan kebutuhan pelatihan, desain kegiatan berbasis diseminasi, hingga penetapan indikator keberhasilan berupa penyusunan RPP berorientasi pembelajaran mendalam. Pada aspek pengorganisasian, sekolah menerapkan struktur kepengurusan yang kolaboratif dengan memaksimalkan kompetensi guru sebagai narasumber internal. Pelaksanaan IHT berlangsung secara sistematis melalui seminar, praktik penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi berbasis presentasi. Kendala utama terletak pada masih adanya sebagian guru yang enggan beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran baru, yang diatasi melalui pembentukan Komunitas Belajar sebagai strategi keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen IHT yang terencana dan terstruktur mampu meningkatkan kompetensi guru serta memperkuat kualitas pembelajaran deep learning secara berkelanjutan di sekolah.
IMPLEMENTASI PROGRAM SISTER SCHOOL  DALAM MENINGKATKAN WAWASAN GLOBAL SISWA DI SMA LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA Mochammad Ja’far Sodiq; Marshanda Aprilia; Mei Riska Indriana; Venika Devita Sari; Marsha Octerina Cheryll Yudhoyono; Rezki Nurma Fitria
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/twvzyq27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Sister School dalam meningkatkan wawasan global siswa di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Program Sister School merupakan salah satu program unggulan sekolah yang telah berjalan sejak tahun 2024, dengan mitra dari beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Australia, dan China. Kegiatan dalam program ini meliputi kunjungan akademik ke kampus luar negeri, pembelajaran pre-university dalam bidang robotika dan bahasa, serta pertukaran budaya melalui penampilan seni dan kuliner Indonesia. Pelaksanaan program diawali dengan perencanaan bersama Badan Pengelola Sekolah Labschool (BPSL) Unesa, perekrutan peserta, dan pembekalan sebelum keberangkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan bahasa asing, adaptasi lintas budaya, dan pembentukan karakter global siswa. Selain itu, kerja sama dengan institusi luar negeri memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan berwawasan internasional. Dengan demikian, implementasi program Sister School di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya berkontribusi signifikan dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global dan memperluas jejaring pendidikan internasional.
SARANA DAN PRASARANA  ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SDN 15 MUARO TAKUNG KECAMATAN KAMANG BARU KABUPATEN SIJUNJUNG Alimuddin; Anita zafirah; Lisa Risdianti Putri; Luthfy An-nisa Majid; Salwa Nur Salsabila; Viona Amelia Candra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s4jw9016

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana kondisi sarana dan prasarana yang tersedia bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SD Negeri 15 Nagari Muaro Takung serta bagaimana kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru kelas serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah menerima siswa ABK dan berusaha memberikan layanan pembelajaran yang disesuaikan, fasilitas fisik maupun alat bantu pembelajaran yang mendukung kebutuhan ABK masih sangat terbatas. Proses identifikasi ABK masih bersifat informal, dan guru belum sepenuhnya memperoleh pelatihan terbaru tentang penanganan siswa ABK sehingga pendampingan di kelas masih mengandalkan inisiatif pribadi. Pembelajaran dilakukan dengan penyesuaian tempo, metode, serta penilaian individual, namun keterbatasan pemahaman guru, minimnya fasilitas, dan kurangnya dukungan pemerintah menjadi hambatan utama dari penanganan ABK ini. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan guru, penyediaan sarana-prasarana inklusif, serta komitmen pemerintah agar pendidikan inklusi dapat terlaksana secara optimal.