cover
Contact Name
Jonson Manurung
Contact Email
jhonson.geo@gmail.com
Phone
+6281361081639
Journal Mail Official
jhonson.geo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Siboro no. B 05 Simalingkar A Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Published by Marq & Cha Institute
ISSN : -     EISSN : 29853702     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyakat Nauli adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Riset dan Publikasi Marq & Cha Institute. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Jurnal Pengabdian Masyakat Nauli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Penerapan FGD dan GIS dalam Perencanaan Cetak Sawah Partisipatif di Lahan Rawa Pasang Surut Kabupaten Pelalawan Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Rifai, Ahmad; Mustaqim, Mustaqim; Suhada, Nur; Metananda, Arya A.; Masruri, Niskan Walid; Irawan, Joni; Khoiri, Amrul; Juliano, Gian; Gusviani, Annisa Azzahra; Sandria, Nofri; Sapitri, Sapitri; Sulistiowati, Siti Intan; Hamidi, Rasyid; Jali, , M. Ridho; Ilham, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.362

Abstract

Ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan akibat alih fungsi lahan sawah, khususnya di Provinsi Riau yang didominasi perkebunan kelapa sawit. Kabupaten Pelalawan, Desa Pulau Muda, menjadi lokasi prioritas program cetak sawah dengan potensi lahan rawa yang belum optimal dimanfaatkan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas survey investigasi dan desain (SID), yang sering terkendala oleh rendahnya partisipasi petani dan keterbatasan akurasi data spasial. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan metode Focus Group Discussion (FGD) dan Geographic Information System (GIS) dalam proses SID untuk menghasilkan desain yang partisipatif dan presisi. Metode yang digunakan meliputi analisis GIS berbasis overlay peta tematik, pemetaan UAV dengan sistem Post Processed Kinematic (PPK) dan FGD yang melibatkan kelompok tani dan pemangku kepentingan. Hasil menunjukkan integrasi GIS dan FGD menghasilkan desain cetak sawah seluas 750 ha yang sesuai dengan kondisi biofisik dan sosial. Sebanyak 509 calon petani tervalidasi, kesepakatan batas lahan, pembagian petak, dan perencanaan infrastruktur pendukung. Pendekatan ini meningkatkan akurasi desain, legitimasi sosial, dan peluang keberhasilan implementasi program.
Sains Adventure: Menumbuhkan Jiwa Ilmuwan Cilik pada Siswa SDI Nuanaga melalui Pembelajaran Sains Interaktif Tangi, Theresa Andini Anggun; Sariyyah, Nining; Fowo, Marsianus Kian; Bhara, Yasinta Cerlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.364

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar sains dan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDI Nuanaga dengan melibatkan 15 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, tanya jawab, penayangan video interaktif, demonstrasi eksperimen sederhana, kuis edukatif, dan pembagian doorprize. Berdasarkan hasil evaluasi melalui sesi tanya jawab dan kuis yang terdiri atas 10 pertanyaan, siswa menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang telah disampaikan. Sebanyak 7-8 siswa secara aktif berpartisipasi dengan mengajukan diri untuk menjawab pertanyaan, dan seluruh pertanyaan yang diberikan dapat dijawab dengan benar. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama pada saat demonstrasi eksperimen dan kuis edukatif. Kegiatan Sains Adventure memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat belajar sains, menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui pembelajaran berbasis praktik.
PERI-CARE : Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III melalui Edukasi dan Pelatihan Pijat Perineum untuk Mencegah Ruptur Perineum Bima Suryantara; Mia Dwi Agustin; Riyantika Riyantika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.366

Abstract

Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada persalinan pervaginam dan dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, infeksi, serta menurunkan kualitas hidup ibu pada masa nifas. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai upaya pencegahan ruptur perineum menyebabkan perlunya edukasi dan pelatihan yang tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III melalui edukasi dan pelatihan pijat perineum sebagai upaya pencegahan ruptur perineum. Program PERI CARE dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Dukuhseti, Kabupaten Pati dengan melibatkan 25 ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat perineum menggunakan model anatomi, praktik langsung (redemonstrasi), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 62,4 meningkat menjadi 87,6 pada post-test. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 88%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 32% menjadi 0%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu melakukan teknik pijat perineum secara mandiri sesuai prosedur yang telah diajarkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan pijat perineum efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III. Program PERI CARE dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesiapan persalinan serta mendukung pencegahan ruptur perineum
Belajar Sains Itu Seru: Menumbuhkan Minat Dan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Interaktif Sariyyah, Nining; Ada, Karolina; Lalong, Oswaldus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.371

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Belajar Sains Itu Seru” dilaksanakan di SDK 010 Paga sebagai upaya menumbuhkan minat dan literasi sains siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep sains dasar yang meliputi energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya, sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui percobaan sederhana tentang gaya dan gerak serta gelombang bunyi. Subjek kegiatan adalah siswa kelas III dan IV SDK 010 Paga. Metode yang digunakan berupa pembelajaran partisipatif melalui pemaparan materi, penayangan video edukatif, ice breaking, demonstrasi percobaan sederhana, dan sesi tanya jawab. Door prize diberikan kepada siswa yang aktif bertanya dan menjawab. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu penyampaian materi dan pelaksanaan percobaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Siswa mampu memahami konsep dasar energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya dengan lebih baik melalui media video dan penjelasan interaktif. Selain itu, percobaan sederhana mengenai gaya dan gerak serta gelombang bunyi membantu siswa memahami konsep sains secara lebih konkret. Kegiatan ini juga meningkatkan keberanian siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil menciptakan pengalaman belajar sains yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.
Kampanye Komunikasi Non Komersial sebagai Penguatan Hukum Lingkungan melalui Aksi Penerapan Teknologi Biopori di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Dewi, Ni Putu Sinta; Aziza, Istin Fitriana; Fathoni, Muhammad; Sudewi, Ni Ketut Putri Nila; Kharismanata, I Gede Anjas; Artana, I Made Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.374

Abstract

Krisis ketersediaan air tanah dan menumpuknya sampah organik rumah tangga merupakan dua persoalan lingkungan yang saling berkaitan dan tidak dapat dilepaskan dari perhatian di tingkat desa. Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, menghadapi tantangan akibat rendahnya daya resap tanah terhadap air hujan serta minimnya pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum lingkungan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, melalui kampanye komunikasi non komersial yang mengintegrasikan penerapan teknologi biopori sebagai solusi teknis atas kedua persoalan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan praktik pembuatan lubang resapan biopori, serta pendampingan komunikasi kreatif berbasis media sederhana yang dirancang bersama pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dasar hukum pengelolaan lingkungan, tumbuhnya partisipasi aktif ibu ibu PKK dalam pembuatan biopori di lingkungan rumah tangga, serta terbentuknya pola komunikasi lintas generasi antara pemuda dan kelompok PKK dalam mendukung keberlanjutan program. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa kampanye komunikasi non komersial dapat menjadi jembatan efektif antara regulasi lingkungan dan praktik konkret di tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan sosial desa dalam konservasi air tanah dan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.
Gangguan Mental Emosional Pada Remaja melalui Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Mental di SMA Antang Makassar M. Agus Jabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.376

Abstract

Gangguan mental emosional pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Masa remaja sebagai periode transisi biologis, psikologis, sosial, dan emosional menyebabkan remaja rentan mengalami stres, kecemasan, depresi, serta masalah penyesuaian diri. Rendahnya literasi kesehatan mental mengakibatkan banyak remaja belum mampu mengenali gejala awal sehingga terlambat memperoleh pertolongan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental, mengenalkan tanda dan gejala gangguan mental emosional, serta melakukan deteksi dini menggunakan instrumen skrining sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMA Antang Makassar pada September 2026 dengan melibatkan 60 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, simulasi manajemen stres, latihan relaksasi napas dalam, skrining menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-20), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,3 menjadi 88,1 setelah edukasi. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta tidak berisiko mengalami gangguan mental emosional, sementara beberapa peserta memerlukan tindak lanjut berupa konseling. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali gejala stres, kecemasan, dan depresi ringan serta memahami langkah awal untuk memperoleh bantuan profesional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental yang dipadukan dengan deteksi dini efektif meningkatkan literasi kesehatan mental remaja dan mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan psikologis. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, guru, orang tua, dan tenaga kesehatan.
Pengembangan Potensi Masyarakat dalam Bijak Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Masa Depan di SMAN 1 Plered Kabupaten Purwakarta Firdaus, Eryan Ahmad; Manurung, Jonson; Saragih, Hondor; Prabukusumo, Muhammad Azhar; Hidayati, Ajeng; Kartika, Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.379

Abstract

Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Di satu sisi, AI memberikan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran, peningkatan kreativitas, serta efisiensi dalam memperoleh dan mengolah informasi. Namun, pemanfaatan AI yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti ketergantungan teknologi, plagiarisme, serta ancaman terhadap privasi dan keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan pemahaman etika dalam penggunaan AI bagi generasi muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMAN 1 Plered Kabupaten Purwakarta dengan tema “Pengembangan Potensi Masyarakat dalam Bijak Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Masa Depan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar AI, manfaat dan risikonya, serta mendorong pemanfaatan AI secara etis dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan AI sebagai alat pendukung pembelajaran dan pengembangan diri. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi transformasi digital di masa depan.
Model Transformasi Digital dan Standarisasi Akuntansi pada UMKM untuk meningkatkan Daya Saing Berkelanjutan Septianto, Andry; Erliana, Erliana; Junaenah, Junaenah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.380

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Thailand, khususnya pada mitra Saila Muslim Food, menghadapi tantangan krusial dalam menghadapi era ekonomi digital. Permasalahan utama meliputi rendahnya literasi keuangan, keterbatasan penguasaan teknologi e-payment, serta lemahnya kapasitas organisasi dalam menyusun laporan akuntansi standar yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model transformasi digital dan standarisasi akuntansi guna memperkuat tata kelola operasional dan transparansi keuangan mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid (daring dan luring) pada tanggal 6 Juni 2026, yang melibatkan 25 peserta terdiri dari pelaku UMKM dan staf operasional. Intervensi program mencakup sosialisasi literasi keuangan, pelatihan sistem e-payment, pendampingan penyusunan laporan akuntansi standar (berbasis SAK EMKM/TFRS), serta edukasi mengenai pemasaran digital dan keamanan siber sebagai bagian dari strategi transformasi digital yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan teknis peserta. Sebanyak 25 peserta berhasil mengadopsi sistem digital dan berpartisipasi aktif dalam standarisasi keuangan bisnis mereka. Transformasi dari sistem pembukuan manual menuju sistem digital terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi keuangan mitra secara berkelanjutan.
Sosialisasi Cerdas Menabung: upaya peningkatan literasi keuangan siswa SD Negeri Kabanjahe 040443 Ginting, Bena Br; br Sembiring, Dinaria; br Tarigan, Hermelina Ekasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.381

Abstract

Rendahnya literasi keuangan pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu tantangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijaksana sejak dini. Siswa umumnya telah menerima uang saku setiap hari, namun belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta pengelolaan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa melalui program Sosialisasi Cerdas Menabung di SD Negeri Kabanjahe 040443. Pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action dengan melibatkan dosen, lima mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7, guru kelas, dan 46 siswa kelas VI sebagai subjek kegiatan. Program dilaksanakan melalui tahapan koordinasi, identifikasi kebutuhan, pretest, sosialisasi interaktif, simulasi pengelolaan uang saku, permainan edukatif, posttest, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar literasi keuangan, manfaat menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran untuk menyisihkan uang saku secara rutin dan tumbuhnya komitmen membangun kebiasaan menabung. Keterlibatan guru dan mahasiswa Kampus Mengajar turut memperkuat proses pendampingan sehingga mendukung terciptanya budaya literasi keuangan di lingkungan sekolah. Program ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang bersifat partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar.
Edukasi Dismenorea Pada Remaja Putri Di STIKes Darussalam Lhokseumawe Fatimah Zahara; Siti Maimunah; Evy Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.384

Abstract

Dismenorea merupakan salah satu ketidaknyamanan menstruasi yang sering dirasakan. Prevalensi dismenorea secara global mencapai 71,1% dan Indonesia sebesar 87,5%. Dampak dismenorea pada remaja meliputi rasa nyaman terganggu, aktifitas menurun, pola tidur dan selera makan terganggu, kesulitan berkonsentrasi sampai dengan menggangu kegiatan sehari-hari. Pengetahuan sangat penting untuk membentuk perilaku seseorang terutama dalam menangani dismenorea. Pengetahuan yang cukup akan menjadi dasar penatalaksaan awal individu dalam mengurangi dismenorea yang dirasakan. Penyuluhan merupakan upaya perubahan perilaku manusia yang dilakukan melalui pendekatan edukatif. Tujuan dari kegiatan ini untuk agar remaja putri dapat mengatasi dismenore dengan tepat. Metode dari kegiatan ini berupa penyuluhan kepada mahasiswi. Jumlah mitra yang menjadi sasaran adalah 20 mahasiswi. Hasil yang akan dicapai adalah peningkatan pengetahuan mahasiswi mengenai dismenorea dengan presentase hasil pretest yang dikategorikan berpengetahuan baik, berpengetahuan cukup, dan berpengetahuan kurang.