cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 665 Documents
ISU- ISU PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DAN GLOBALISASI Nur Farida, Laeli; Rifian Irfan Muzaki; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6702

Abstract

Penelitian ini membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam di tengah arus globalisasi, dengan fokus pada tantangan epistemologis, transformasi kurikulum, dan krisis identitas. Globalisasi telah memengaruhi dinamika pendidikan Islam melalui dominasi paradigma ilmu modern, homogenisasi budaya, serta tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada integrasi nilai-nilai keislaman, praktik pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer terkait pendidikan Islam dan globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tiga isu utama: pertama, problem epistemologis yang mengharuskan rekonstruksi fondasi pengetahuan agar mampu berdialog dengan ilmu modern tanpa kehilangan identitas keislaman; kedua, transformasi kurikulum dan praktik pembelajaran yang menuntut integrasi teknologi, kompetensi, dan nilai-nilai spiritual; ketiga, krisis identitas akibat tekanan nilai global yang dapat melemahkan fungsi pendidikan Islam dalam internalisasi moral dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam kontemporer perlu mengembangkan model pendidikan yang holistik, dialogis, dan transformatif, sehingga peserta didik memiliki identitas religius yang kuat sekaligus mampu berpartisipasi konstruktif dalam masyarakat global.
Pendidikan Agama Islam di Era Disrupsi: Tantangan, Transformasi, dan Rekonstruksi Paradigma Pembelajaran Kontemporer Sulasno, Sulasno; Arsyad Danish Al bawasil; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6707

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era disrupsi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Disrupsi digital melahirkan tantangan baru berupa pergeseran otoritas keagamaan, melimpahnya informasi keagamaan di ruang digital, serta kecenderungan pemahaman agama yang bersifat instan dan fragmentaris di kalangan generasi muda. Kondisi ini menuntut adanya transformasi dan rekonstruksi paradigma pembelajaran PAI agar tetap relevan, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kontemporer Pendidikan Agama Islam di era disrupsi, mengkaji bentuk transformasi pembelajaran yang diperlukan, serta merumuskan rekonstruksi paradigma pembelajaran PAI yang adaptif dan humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber tertulis berupa buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kritis-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap dinamika isu-isu PAI kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam di era disrupsi menghadapi tantangan eksistensial berupa melemahnya otoritas keagamaan tradisional, dominasi algoritma media sosial, serta ketimpangan antara materi ajar dan realitas kehidupan peserta didik. Rekonstruksi paradigma pembelajaran PAI perlu dilakukan melalui integrasi epistemologi ilmu agama dengan ilmu pengetahuan modern, inovasi metodologi pembelajaran berbasis heutagogi dan hybrid learning, serta reposisi peran guru sebagai teladan nilai (uswah hasanah) yang menanamkan spiritualitas dan etika di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI yang relevan di era disrupsi adalah PAI yang mampu mengintegrasikan kecanggihan teknologi (high tech) dengan kedalaman nilai dan keteladanan manusiawi (high touch), sehingga mampu membentuk generasi muslim yang moderat, adaptif, dan berkarakter.
PENERAPAN METODE KLASIKAL DALAM PEMBELAJARAN GHARIB DI TPQ AL-MA’UN LIMBANGAN MUDAL WONOSOBO Fatkhurrohman; Rifana Azzahra; Alyah Khusumawati; Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah; Wawan Saputro; Naina Khoirin Nida
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode klasikal dalam pembelajaran gharib, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya, serta menganalisis tingkat ketercapaian penguasaan kaidah gharib pada santri di TPQ Al-Ma’un. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan evaluasi bacaan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan metode klasikal dalam pembelajaran gharib dilaksanakan melalui kegiatan membaca bersama-sama kaidah gharib selama ±15 menit sebelum pembelajaran inti dimulai. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dengan tahapan persiapan materi oleh guru, pembacaan contoh bacaan gharib secara tartil, pengulangan bacaan secara serempak, penguatan kaidah, serta evaluasi singkat untuk mengetahui pemahaman santri. Metode ini berfungsi sebagai pembiasaan awal agar santri terbiasa mengenali dan melafalkan bacaan gharib dengan benar. 2) faktor pendukung penerapan metode klasikal meliputi keseragaman pemahaman awal santri terhadap kaidah gharib, efisiensi waktu pembelajaran, meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri santri, serta kemudahan guru dalam pengelolaan kelas. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan daya tangkap dan tingkat kemampuan santri, keterbatasan pendampingan individual, kurangnya fokus dan konsentrasi sebagian santri, keterbatasan waktu untuk pendalaman materi, serta variasi latar belakang dan pengalaman belajar santri. 3) tingkat ketercapaian penguasaan kaidah gharib setelah penerapan metode klasikal menunjukkan hasil yang tergolong baik, ditandai dengan meningkatnya kemampuan santri dalam mengenali, melafalkan, serta membaca bacaan gharib dengan lebih lancar dan percaya diri. Meskipun demikian, ketercapaian tersebut belum sepenuhnya merata, sehingga diperlukan pembinaan individual sebagai pelengkap metode klasikal agar penguasaan kaidah gharib santri dapat lebih optimal.
Dekonstruksi Otoritas Keilmuan dalam Pendidikan Islam Kontemporer: Tantangan Algoritma, Popularitas, dan Pergeseran Makna Ulama Isnun Qurota Ayuni; Siti Amsa Hulwana; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6726

Abstract

  Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam hal otoritas keilmuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dekonstruksi otoritas keilmuan dalam pendidikan Islam yang dipengaruhi oleh dominasi algoritma media sosial, budaya popularitas, serta pergeseran makna ulama di ruang publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis wacana kritis terhadap karya-karya ilmiah cendekiawan Indonesia serta fenomena dakwah digital yang berkembang di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma digital telah berfungsi sebagai otoritas baru dalam produksi dan distribusi pengetahuan keislaman, di mana legitimasi keagamaan lebih ditentukan oleh tingkat popularitas dan keterlibatan pengguna dibandingkan kedalaman keilmuan. Budaya popularitas melahirkan otoritas keagamaan instan yang cenderung mengaburkan batas antara kompetensi ilmiah dan figur publik. Selain itu, terjadi pergeseran makna ulama dari otoritas keilmuan berbasis tradisi ilmiah dan moral menuju figur populer di media digital, yang berdampak pada fragmentasi pemahaman keagamaan dan melemahnya etika keilmuan dalam pendidikan Islam. Artikel ini menyimpulkan bahwa dekonstruksi otoritas keilmuan membawa tantangan serius sekaligus peluang strategis bagi pendidikan Islam kontemporer. Diperlukan upaya rekonstruksi otoritas ulama melalui penguatan literasi digital, integritas keilmuan, dan pendekatan pendidikan Islam yang integratif serta kontekstual agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar tradisi keilmuan Islam.
Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-nilai Multikultural pada Pembelajaran PAI Puput Anjarwati; Slamet Wahyu Asih; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6728

Abstract

Penelitian ini membahas strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural pada pembelajaran untuk membentuk sikap toleransi, kerja sama, dan cinta damai di kalangan siswa. Strategi yang diterapkan mencakup integrasi nilai-nilai multikultural dalam materi, metode, dan media pembelajaran dengan pendekatan interaktif dan kontekstual yang sesuai dengan keberagaman budaya, agama, dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan strategi dipengaruhi oleh kompetensi guru, lingkungan sekolah yang inklusif, serta dukungan sumber belajar dan orang tua siswa. Temuan ini mendukung pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penyediaan lingkungan belajar yang mendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI.
INTEGRASI TEKNOLOGI SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Normala Sari; Adelia Asfi Khalisa; Ita Amelia Rahmawati; Muhammad Asywaq Abdillah; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6730

Abstract

Integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi sebagai pendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar, meliputi bentuk integrasi teknologi, peran guru, dampak terhadap pemahaman konsep siswa, serta tantangan dan solusi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah Tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, media visual interaktif, dan platform e-learning, mampu membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Selain itu, teknologi juga mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, serta pembelajaran yang lebih personal. Namun, integrasi teknologi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan kesenjangan akses antar sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, serta integrasi teknologi yang terencana agar pemanfaatannya dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
PERAN AKHLAK KEPADA GURU DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN ADAB BELAJAR SISWA Anni Zulfatun Ni’mah; Agung Nugrahaning Gusti; Nur Farchatun Nafisah; Rendi Wahidin; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akhlak kepada guru dalam meningkatkan kedisiplinan dan adab belajar siswa. Latar belakang penelitian dimulai dari fenomena menurunnya adab peserta didik terhadap guru, seperti kurang sopan dalam berbicara, tidak menghargai guru saat pembelajaran, serta minimnya kepatuhan terhadap aturan kelas dan sekolah. Padahal dalam perspektif pendidikan Islam, akhlak merupakan fondasi utama keberhasilan proses menuntut ilmu, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, hadis, serta pandangan ulama seperti Al-Ghazali dan Ibnu Hazm yang menekankan kewajiban memuliakan guru sebagai bagian dari adab penuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku-buku pendidikan Islam, referensi tentang pendidikan karakter, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta karya ilmiah lainnya yang memiliki relevansi Peran Akhlak kepada Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Adab Belajar Siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak murid kepada guru memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan dan kualitas adab belajar siswa. Sikap hormat kepada guru melahirkan kepatuhan terhadap aturan pembelajaran, perhatian yang baik saat proses belajar mengajar, serta motivasi yang lebih kuat untuk menuntut ilmu. Selain itu, guru akidah akhlak memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan penasihat yang berkontribusi dalam pembentukan karakter dan kebiasaan positif siswa. Implementasi nilai-nilai akhlak di sekolah dapat dilakukan melalui penguasaan materi, metode pengajaran yang tepat, pembiasaan ibadah, serta evaluasi berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa kedisiplinan siswa tidak hanya terbentuk melalui aturan, melainkan melalui internalisasi akhlak mulia, terutama adab kepada guru yang mencakup penghormatan, sopan santun, mengikuti arahan, dan menjaga etika dalam proses belajar. Dengan demikian, pendidikan akhlak yang terintegrasi dengan keteladanan guru merupakan faktor penting dalam menumbuhkan karakter disiplin dan beradab pada siswa.
Implementasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital di Sekolah Dasar: Studi Observasi pada Berbagai Sekolah di Sumatera Barat dan DKI Jakarta Muhammadi; Ranti Meizatri; Wina; Kholista Zikhra Amalia; Putri Rahmadani; Rany Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6735

Abstract

Dalam bidang pendidikan, pendekatan evaluasi pembelajaran yang menggunakan teknologi digital semakin menjadi hal yang penting karena kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana evaluasi pembelajaran berbasis digital diterapkan di sekolah dasar. Ini mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, serta kelebihan dan tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan di sepuluh sekolah dasar yang berada di Sumatera Barat dan DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan para guru, dan dokumentasi tentang penggunaan media evaluasi yang berbasis digital. Temuan dari penelitian mengungkapkan bahwa guru telah memanfaatkan berbagai platform digital seperti Wordwall, Educaplay, Quizizz, Kahoot, Blooket, dan Google Form di dalam proses evaluasi belajar. Penggunaan media digital terbukti mampu mendorong motivasi, partisipasi, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan evaluasi tersebut. Namun, pelaksanaan evaluasi yang berbasis digital masih mengalami beberapa kendala, termasuk keterbatasan perangkat, masalah jaringan internet, serta kebutuhan dukungan awal bagi siswa yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Oleh karena itu, untuk memastikan evaluasi pembelajaran berbasis digital berjalan efektif, perlu adanya dukungan dari kesiapan guru, akses pada teknologi yang memadai, dan pendekatan pendampingan yang sesuai.
Menerima Takdir: Integrasi Konsep Qadha-Qadar Dan Defense Mechanim Dalam Kesehatan Psikologis Muslim Fatin Bakitia; Siti Nur Khasanah; Tri Anisa Febriani; Mukhamad Alfi Syaifulloh; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6736

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam integrasi antara konsep qadha dan qadar dalam Islam dengan teori mekanisme pertahanan diri (defense mechanism) dalam psikologi modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kedua kerangka tersebut meskipun berasal dari disiplin ilmu yang berbeda dapat saling melengkapi dalam membentuk kesehatan psikologis seorang Muslim. Melalui pendekatan penelitian studi kepustakaan, kajian ini menganalisis literatur klasik Islam, tafsir Al-Qur’an, karya-karya teologi, teori psikologi dasar, serta penelitian kontemporer dalam psikologi Islam di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang komprehensif dan benar mengenai qadha–qadar tidak menyebabkan sikap pasif atau fatalistik. Sebaliknya, keyakinan terhadap ketetapan Allah membentuk strategi koping religius yang positif. Keyakinan tersebut memberikan kemampuan untuk menafsirkan peristiwa hidup, terutama ujian dan musibah, sebagai bagian dari rencana ilahi yang memiliki hikmah. Dengan demikian, seseorang menjadi lebih tenang, sabar, dan tabah dalam menghadapi tekanan hidup. Sikap spiritual seperti ridha, ikhlas, dan tawakkal berfungsi sebagai regulasi emosi yang efektif sehingga mampu menurunkan kecemasan dan meningkatkan ketahanan psikologis. Di sisi lain, beberapa mekanisme pertahanan diri seperti sublimasi (mengalihkan energi negatif ke aktivitas positif), penerimaan (acceptance), antisipasi (anticipation), dan rasionalisasi (rationalization) dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai Islam apabila digunakan secara adaptif. Ketika mekanisme-mekanisme ini dibingkai dengan kesadaran spiritual, fungsinya tidak lagi bersifat defensif semata, melainkan menjadi alat untuk memperbaiki diri, menata emosi, serta menguatkan mental. Integrasi antara konsep ketuhanan dan teori psikologi ini menghasilkan sebuah model regulasi emosi berbasis spiritualitas. Model ini memberikan sumbangan teoritis yang penting bagi pengembangan psikoterapi Islam, karena mampu memadukan dimensi kognitif, emosional, perilaku, dan spiritual secara harmonis dalam upaya mengatasi gangguan psikologis.
Ekstrakurikuler Hadroh Sebagai Sarana Pembinaan Karakter Keislaman Anggota Rohis di SMAN 1 Mojotengah Isma Maulana; Riska Aprilia; Nelly Agustina; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6737

Abstract

Pendidikan karakter keislaman merupakan bagian penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kegiatan yang berperan dalam pembinaan karakter tersebut adalah ekstrakurikuler hadroh yang berada di bawah naungan Rohani Islam (Rohis). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ekstrakurikuler hadroh sebagai sarana pembinaan karakter keislaman anggota Rohis di SMAN 1 Mojotengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan hadroh mampu menumbuhkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama melalui pembiasaan dan keteladanan dalam setiap aktivitasnya. Selain itu, kegiatan ini juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan diri dan penguatan spiritual siswa. Dengan demikian, ekstrakurikuler hadroh terbukti efektif sebagai sarana pembinaan karakter keislaman di lingkungan sekolah.