cover
Contact Name
La Ode Alifariki
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Pelangi Residence, Anduonohu, Poasia, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo
ISSN : -     EISSN : 29617200     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Meambo, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami Berbahan Ramah Lingkungan Aloe Vera Dan Bunga Telang Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Kearifan Lokal Mukhaira, Inna; Solihati; Fitri Dwi Nurfadhilah; Abdul Halim
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.236

Abstract

Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat rendahnya praktik kebersihan tangan, sementara penggunaan hand sanitizer berbahan kimia berpotensi menimbulkan iritasi kulit. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alami lokal seperti aloe vera dan bunga telang menjadi alternatif yang aman dan ramah kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi hand sanitizer alami berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 melalui edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung, disertai pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 16 orang berkategori baik pada pre-test menjadi 20 orang pada post-test, serta peningkatan keterampilan dalam proses ekstraksi dan formulasi. Selain itu, kegiatan ini mendorong kemandirian masyarakat dan terbentuknya kader lokal sebagai agen edukasi kesehatan. Disimpulkan bahwa edukasi berbasis praktik efektif meningkatkan kapasitas dan perilaku masyarakat, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan untuk keberlanjutan pemanfaatan hand sanitizer alami.
Pengenalan Wawasan Pesisir dan Perdesaan Melalui Pertunjukan Tari Pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Kendari Ibrahim, Irianto; La Niampe; La Ode Sahidin; Sumiman Udu; Alias; Muhammad Yazid Abd Rachim Gege
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.239

Abstract

Pemahaman siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan budaya pesisir masih rendah sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan wawasan pesisir dan perdesaan melalui pertunjukan tari dan pameran seni rupa bagi siswa kelas VI B SD Negeri 2 Kendari. Pengabdian dilaksanakan di Kota Kendari dengan melibatkan proses persiapan berupa koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi seni, dan penyiapan ruang kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui demonstrasi seni, pameran visual, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan dalam satu rangkaian kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep lingkungan pesisir, budaya lokal, interpretasi karya seni, dan kesadaran pelestarian lingkungan. Respons siswa selama kegiatan sangat positif, ditandai dengan antusiasme tinggi, kemampuan menginterpretasi simbol budaya, dan keterlibatan aktif dalam diskusi. Peningkatan nilai pre-test dan post-test memperkuat temuan bahwa media seni efektif dalam mendukung proses belajar siswa. Kegiatan ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan pembelajaran berbasis seni untuk anak-anak Sekolah Dasar.
Edukasi Optimalisasi Anggur Laut (Caulerpa lentillifera) sebagai Pangan Prebiotik Lokal untuk Kesehatan Usus Ibu dan Anak di Kecamatan Soropia Nasruddin, Nina; Mulyawati, Sufiah Asri; Sri Susanty; Saida; Jafriati; Rhenislawaty; Arimaswati; Mariana Asmaningdiah; Harmin , Anawai Alifah Huwaida
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.241

Abstract

Disbiosis usus masih menjadi masalah kesehatan, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Gangguan keseimbangan mikrobiota usus pada ibu hamil dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, merupakan wilayah pesisir dengan potensi budidaya anggur laut yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam mengoptimalkan anggur laut sebagai pangan prebiotik untuk kesehatan usus ibu dan anak. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Toronipa, Kecamatan Soropia, pada tanggal 19 November 2025 dengan 70 peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan tentang mikrobiota usus dan peran prebiotik, serta pelatihan pengolahan anggur laut yang mempertahankan kandungan bioaktifnya. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50.36% dari skor rata-rata 55.0 (pre-test) menjadi 82.7 (post-test). Perubahan sikap sangat signifikan, dengan peserta bersikap sangat positif meningkat dari 14.3% menjadi 54.3%, sedangkan sikap negatif menurun dari 24.3% menjadi 2.8%. Dengan demikian, program edukasi ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan anggur laut sebagai pangan prebiotik lokal yang mendukung kesehatan usus
Pendidikan Kesehatan dan Latihan Batuk Efektif Pada Penderita TB Paru dengan Bersihkan Jalan Nafas Tidak Efektif di Wilayah Puskesmas Mulyorejo Soep; Indrawati
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.242

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan tingginya angka penularan dan komplikasi, terutama pada pasien yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan napas. Kurangnya pengetahuan pasien mengenai teknik batuk efektif dan pencegahan penularan menjadi salah satu faktor yang memperberat kondisi dan menurunkan kualitas hidup penderita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pencegahan pada penderita TB paru melalui pendidikan kesehatan dan latihan batuk efektif di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, demonstrasi teknik, evaluasi pengetahuan, serta monitoring kepatuhan minum obat dan pencegahan penularan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 70.86 pada pretest menjadi 81,70 pada posttest, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam melakukan teknik batuk efektif dengan benar. Kesimpulannya, intervensi pendidikan kesehatan dan latihan batuk efektif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasien dalam mengelola penyakit serta membantu memutus rantai penularan TB di lingkungan keluarga.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut, Gigi Tiruan Pada Orang Tua Siswa TK Islam Assafa di Pengasinan Sawangan Depok Putu Gyzca Pradypta; Imas Maesaroh; Heldayani
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.243

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada orang tua siswa masih cukup tinggi, terutama terkait rendahnya pengetahuan mengenai perawatan gigi dan pentingnya penggunaan gigi tiruan untuk menggantikan gigi yang hilang. Kurangnya literasi kesehatan dan minimnya akses edukasi menyebabkan perilaku preventif belum terbentuk secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua siswa TK Islam Assafa mengenai kesehatan gigi-mulut dan perawatan gigi tiruan melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan berbasis multimedia, demonstrasi praktik perawatan gigi dan gigi tiruan, serta konsultasi individual. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dari nilai rata-rata pre-test 58% menjadi 82% pada post-test, dengan peningkatan total sebesar 24%. Kegiatan ini efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan penggunaan gigi tiruan
Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di Kelurahan Mallilingi Kab. Bantaeng Matilda Martha Paseno; Elania Anje; Lidwina Doa Mali
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.244

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan perilaku hidup sehat, namun masih banyak remaja yang memiliki pengetahuan terbatas terkait perubahan pubertas, kebersihan organ reproduksi, dan risiko perilaku seksual tidak aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui edukasi yang terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi dengan ceramah dan diskusi interaktif, pre-test dan post-test, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Mallilingi, Kabupaten Bantaeng, dan melibatkan 32 remaja sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditandai dengan hasil evaluasi yang lebih baik setelah edukasi serta meningkatnya keberanian peserta dalam berdiskusi mengenai isu kesehatan reproduksi. Kesimpulan pengabdian bahwa berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai berbagai aspek kesehatan reproduksi. Remaja menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dan lebih percaya diri dalam membahas isu-isu yang sebelumnya dianggap sensitif
Implementasi Program Kader TBC Rumah Tangga Dalam Peningkatan Pemahaman Kepatuhan Minum Obat di Kelurahan Margasari Susanto, Adi Dwi; M. Martono Diel; Syahrani Kholinul Putri; Jeva Putri Fanisa
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.245

Abstract

Kepatuhan pengobatan yang rendah berdampak pada kegagalan terapi, meningkatnya kasus TBC resisten obat, serta tingginya beban ekonomi keluarga. Pembentukan kader TBC rumah tangga merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat pemantauan, edukasi, dan dukungan minum obat pada pasien TBC. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien TBC melalui pemahaman kader rumah tangga TBC di Kelurahan Margasari. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan kepada kader rumah tangga mengenai TBC dengan menggunakan leaflet dan memberikan buku saku terkait kepatuhan minum obat. Kegiatan ini juga menggunakan kuesioner pre-test and post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman tentang TBC ini. Responden sebanyak 12 responden yang memiliki keluarga yang terkena TBC di Kelurahan Bugel, Kota Tangerang. Implementasi program kader TBC rumah tangga berjalan dengan baik, ditandai oleh peningkatan pemahaman kader TBC rumah tangga dari sebelum diberikan penyuluhan yang memiliki pemahaman kurang sebanyak 7 responden (58.3%) dan cukup sebanyak 5 responden (41.7%). Setelah diberikan penyuluhan yang berada pada kategori kurang hanya 1 responden (8.3%) dan cukup sebanyak 11 responden (91.7%). Kesimpulan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pemahaman kader TBC rumah tangga di Kelurahan Bugel. Penguatan pemantauan kader rumah tangga, dukungan logistik, dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program dan meningkatkan kualitas pengendalian TBC berbasis keluarga.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga dan Petani Kopi di Desa Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Dona Muin; Sabarudin; Salmah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.246

Abstract

Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi merupakan salah satu daerah penghasil kopi Arabika yang menghasilkan limbah kulit kopi dalam jumlah besar. Limbah ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, kulit kopi Arabika mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, tanin, asam klorogenat, dan kafein yang berpotensi dimanfaatkan dalam bidang kosmetik alami dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kulit kopi Arabika sebagai bahan kosmetik alami dalam meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dan petani kopi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap 40 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan perubahan tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 75% responden mengalami peningkatan pengetahuan mengenai kandungan, manfaat, serta cara pengolahan kulit kopi Arabika sebagai bahan kosmetik alami. Selain itu, sebagian besar responden menunjukkan minat untuk mengembangkan produk kosmetik kulit kopi sebagai usaha rumah tangga. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan kulit kopi Arabika mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis potensi lokal.
Pendidikan Lingkungan Pada Siswa Sekolah Sebagai Upaya Restorasi Ekosistem Pesisir di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Ketjulan, Romy; Abdul Hamid; Halili; Farid Yasidi; Ermayanti Ishak; Dedy Oetama; Salwiyah; Latifa Fekri; Hasan Eldin Adimu; La Ode Adi Parman Rudia
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.247

Abstract

Ekosistem pesisir khususnya vegetasi mangrove merupakan salah satu ekosistem yang rentan mengalami degradasi akibat perkembangan penggunaan ruang diwilayah pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendidikan lingkungan kepada generasi muda khususnya siswa sekolah, dan sebagai salah satu upaya untuk merestorasi ekosistem mangrove di pesisir Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni penyampaian materi tentang pentingnya vegetasi mangrove dalam menopang sistem kehidupan di pesisir, dan praktek pembibitan mangrove dari jenis Rhizophora sp. Media tanam yang digunakan adalah tanah yang berasal dari lokasi pembibitan yang dikemas kedalam kantong polybag tanpa menggunakan tambahan pupuk organik maupun anorganik. Propagul mangrove disemai dengan cara ditancapkan kedalam polybag yang telah berisi media tanah dengan kedalaman ± 15 cm. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa sekolah yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini menujukkan bahwa propagul mangrove yang disemai tumbuh dengan baik.  Setelah ± 30 hari setelah penyemaian, propagul yang disemai telah memunculkan dua helai daun muda yang menandakan bahwa sistem perakaran mulai terbentuk. Hal ini menegaskan bahwa pelibatan generasi muda khususnya siwa sekolah cukup efektif dalam upaya rektorasi ekosistem pesisir , khususnya ekosistem mangrove.
Edukasi Pemanfaatan Biota Laut Sebagai Sumber Gizi dalam Pencegahan Malnutrisi Anak Usia Sekolah di Wilayah Pesisir Arfiyan Sukmadi; Jamaluddin; Sukurni; La Rangki; Waode Syahrani Hajri; Ida Mardhiah Afrini
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.253

Abstract

Wilayah pesisir di Indonesia menghadapi beban gizi ganda, termasuk stunting, kurus, dan defisiensi mikronutrien pada anak usia sekolah yang dipengaruhi kerentanan pangan dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti biota laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar wilayah pesisir tentang pemanfaatan biota laut sebagai pangan bergizi dalam upaya pencegahan malnutrisi serta menumbuhkan perilaku menjaga kebersihan laut. Pengabdian dilaksanakan di SDN 33 Kendari, Kelurahan Abeli, Kota Kendari, melalui sosialisasi interaktif yang meliputi pemutaran media visual, permainan edukatif, dan diskusi mengenai jenis biota laut, manfaat gizi rumput laut, dan perilaku menjaga lingkungan laut; pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 67 siswa mengikuti kegiatan, dengan hasil peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator: kemampuan menyebutkan minimal dua contoh biota laut naik dari 50% menjadi 85%, mengetahui bahwa rumput laut adalah pangan bergizi untuk anak naik dari 45% menjadi 90%, menyebut minimal dua manfaat gizi rumput laut meningkat dari 30% menjadi 80%, dan menyebut minimal dua cara menjaga kebersihan laut naik dari 55% menjadi 88%. Kesimpulan pengabdian bahwa edukasi berbasis potensi lokal biota laut terbukti efektif meningkatkan literasi gizi dan lingkungan pada anak usia sekolah pesisir, dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan program UKS serta intervensi gizi berbasis produk olahan rumput laut.