cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,053 Documents
Penerapan Metode Demontrasi dalam Peer Teaching Pembelajaran Lari Jarak Pendek 50 Meter pada Siswa Sekolah Dasar Fanisha Cahya Saputri; Adelia Asfi Khalisa; Finna Sofiana; Ahmad Miftahudin; Danang Isworo Wijayanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan metode demonstrasi dalam kerangka peer teaching (pengajaran teman sebaya) pada pembelajaran lari jarak pendek 50 meter bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya penguasaan teknik dasar lari akibat instruksi yang terlalu teoretis dan kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada empat pilar pembahasan utama. Pertama, analisis kondisi lapangan yang menunjukkan perlunya modifikasi arena lari di lingkungan sekolah yang memiliki keterbatasan lahan. Kedua, pemetaan kondisi fisik peserta didik yang mencakup koordinasi gerak dan daya ledak otot tungkai sesuai dengan tahap perkembangan usia sekolah dasar. Ketiga, implementasi teknik dasar lari yang meliputi fase start jongkok, gerakan lari (sprint), dan teknik memasuki garis finish yang diperagakan melalui demonstrasi visual oleh guru dan tutor sebaya. Keempat, identifikasi kendala pembelajaran seperti kurangnya kepercayaan diri tutor dan dinamika kelompok, serta solusi strategis untuk mengatasinya. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa kombinasi metode demonstrasi dan peer teaching mampu menciptakan suasana belajar yang lebih konkret, inklusif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan motorik siswa pada materi lari 50 meter.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Bullying dan Ancaman Radikalisme: Upaya Edukasi di Panti Asuhan An-Nisa untuk Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Beretika Rahma Arryani; Dhani Novita Siwi; Ilham Hudi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6836

Abstract

Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran anak-anak panti asuhan trhadap perilaku bullying serta membangun sikap social yang positif. Sosialisasi dilaksanakan di panti asuhan An-Nisa dengan melibatkan anak-anak usia sedolah dasar hingga remaja. Metode  yang digunakan adalah metode sosialisasi edukatif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, permainan edukatif, role play dan quiz yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran peserta bullying. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak panti asuhan terhadap perilaku bullying serta membangun sikap sosial uang beretika dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan ini meninunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bentuk dan dampak bullying, perubahan sikap yang lebih menolak perilaku perundungan, meningkatkan keberanian dalam menyampaikan pendapat serta berkembangnya rasa empati dan kepedulian sosial antarpeserta. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan panti asuhan yang aman, harmonis dan beretika.
Inovasi Teknologi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Energi Terbarukan Ilman Ilyas, Nur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6839

Abstract

Sampah organik merupakan komponen terbesar timbulan sampah di Indonesia dan memiliki potensi tinggi sebagai sumber energi biomassa terbarukan. Ketergantungan pada landfill menyebabkan peningkatan emisi dan beban TPA, sehingga diperlukan inovasi teknologi pengolahan yang mampu mengonversi sampah organik menjadi energi bernilai guna. Penelitian ini menganalisis kinerja teknologi waste-to-energy berbasis sampah organik, meliputi biogas, biobriket, dan refuse derived fuel (RDF), melalui kajian literatur terarah dan analisis komparatif hasil penelitian lokal lima tahun terakhir. Parameter yang dievaluasi mencakup karakteristik bahan baku, efisiensi proses, kualitas energi, serta potensi reduksi volume sampah. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi biogas efektif untuk skala rumah tangga dan komunal, sedangkan biobriket dan RDF memiliki nilai kalor lebih tinggi serta relevan untuk sektor industri. Sintesis temuan menegaskan bahwa integrasi multi-teknologi sesuai konteks wilayah berpotensi memperkuat transisi energi terbarukan sekaligus meningkatkan kinerja pengelolaan sampah berkelanjutan.
ANALISIS PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS DALAM MENULIS TEKS EKSPLANASI BAGI MURID DI SMP NEGERI 1 JERUKLEGI Ratino; Kuntoro
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6840

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat dan memeriksa alat ukur yang fokus pada kemampuan berpikir tingkat lanjut saat menulis teks eksplanasi. Masalah yang muncul adalah cara penilaian tulisan sebelumnya lebih bersifat formal, hanya memperhatikan tata bahasa atau ejaan, bukan kemampuan analisis dan pemahaman murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pengembangan instrumen. Subjek penelitian adalah murid kelas tujuh. Data diperoleh melalui observasi, studi dokumentasi, serta analisis hasil penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil menunjukkan bahwa instrumen HOTS yang dikembangkan mampu menilai kemampuan murid dalam menelaah sebab-akibat, memeriksa ketepatan informasi, serta menyusun teks eksplanasi secara runtut. Selain itu, instrumen ini juga mendorong murid untuk berpikir kritis dan menulis secara mendalam sesuai dengan situasi nyata. Dengan demikian, alat penilaian HOTS ini sangat cocok digunakan dalam evaluasi pembelajaran menulis teks eksplanasi di SMP. Temuan dalam penelitian ini memperkuat konsep penilaian otentik berbasis HOTS, terutama dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Instrumen dalam penelitian ini dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran teks eksplanasi yang lebih kontekstual.
PENGGUNAAN METODE KEJAR TARGET DALAM PROGRAM KARANTINA TAHFIDZ 30 HARI HAFAL AL- QUR’AN DI PP MIFTAHUL HUDA SIWATU WONOSOBO Fatkhurrohman; Diana Dwiyanti; Muti Kurniati; Alisa Qodrunada Munawaroh; Syahira Suci Almaidani; Ilham Maskur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode kejar target, serta mengetahui hasil akhir dari pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Huda Siwatu Wonosobo. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadz/ustadzah tahfidz, serta santri pemula. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode kejar target menitikberatkan pada jumlah target yang harus dicapai setiap harinya yaitu satu hari satu juz. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi motivasi dan ambisi dari diri sendiri, teman, lingkungan, serta pembatasan penggunaan ponsel. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu rasa malas, lelah, serta sering izin untuk pulang. penerapan metode kejar target dalam program karantina tahfidz 30 hari hafal Al- Qur'an di PP Miftahul Huda mampu membantu santri dalam mencapai target hafalan sehingga santri mampu menghafalkan Al- Qur'an dalam waktu singkat.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BEBAN KERJA, DAN STRESS KERJA TERHADAP KINERJA GURU MAN 1 KOTA KEDIRI Gustavi Zidan Naufal; Endah Kurniawati; Suseno Hendratmoko
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, beban kerja, dan stress kerja terhadap kinerja guru di MAN 1 Kota Kediri. Fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan adanya variasi kinerja antar guru, yang diduga berkorelasi dengan kepemimpinan pimpinan madrasah, tingkat tekanan psikologis, serta beban tugas yang ditanggung masing-masing guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 guru. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang diolah melalui perangkat lunak SPSS versi 25, meliputi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sebaliknya, stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, ketiga variabel independen (gaya kepemimpinan, beban kerja, dan stress kerja) secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai R Square sebesar 0,532 menunjukkan bahwa 53,2% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 46,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen madrasah untuk memperhatikan beban kerja yang proporsional dan pengelolaan stres sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja guru.
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK ANAK SEKOLAH DASAR MASA USIA 8 TAHUN Ramadhan Lubis; Taufik Hidayat Siregar; Sri Rahmawati. P; Cahaya Indra; Dwi Haryati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6844

Abstract

Perkembangan peserta didik pada usia 8 tahun (kelas 2 sekolah dasar) merupakan fase penting dalam membentuk kemampuan kognitif, sosial-emosional, bahasa, moral, dan motorik. Pada masa ini, anak berada dalam tahap operasional konkret menurut Piaget, di mana kemampuan berpikir logis mulai berkembang, namun masih berfokus pada hal-hal yang nyata.  Artikel ini membahas karakteristik perkembangan peserta didik usia 8 tahun dengan menyoroti aspek fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan moral. Kajian teori disusun berdasarkan pandangan beberapa ahli seperti Piaget, Erikson, Gesell, dan Hurlock. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif bagi pendidik agar mampu menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai kebutuhan perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman karakteristik perkembangan siswa pada usia ini sangat menentukan efektivitas proses pembelajaran serta pembentukan sikap positif terhadap sekolah.
ANALISIS TEORI-TEORI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD/MI Najmul Laily Fitriana; Nafila Nuru Fatkhana; Helsa Aufa Marccella; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6849

Abstract

Pembelajaran matematika di SD/MI memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis sejak usia dini. Namun, rendahnya hasil belajar sering kali disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru tanpa mempertimbangkan perkembangan kognitif siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai teori pembelajaran dan mengaitkannya dengan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SD/MI secara konseptual dan praktis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji jurnal, skripsi, dan buku terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teori Behaviorisme melalui penguatan positif, teori Piaget yang menyesuaikan tahapan operasional konkret, serta teori Bruner dan Vygotsky melalui pendekatan spiral dan scaffolding, secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan teori-teori ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa sekolah dasar.
Peran Generasi Muda Dalam Mencegah Radikalisme Melalui Etika Berbahasa Dodi Asmara; Anjani Dwi Septiani; Jelita Febrian; Qurati A’yuni Salsabilla; Siti Yuliza; Yunanda Aulia
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6851

Abstract

Perkembangan ruang digital sebagai ruang publik. Utama telah menjadikan media sosial sebagai sarana interaksi yang tidak hanya memfasilitasi komunikasi, tetapi juga menjadi medium penyebaran narasi ideologis melalui penggunaan Bahasa provokatif, ujaran kebencian, dan pesan intolean. Kondisi ini berpotensi memengaruhi pola pikir ekstrem, khususnya pada anak dan remaja yang belum memiliki pemahaman etika komunikasi digital yang memadai. Oleh karena itu, penguatan literasi digital yang berfokus pada edukasi bijak berbahasa menjadi langkah preventif yang relevan dalam upaya pencegahan radikalisme di dunia maya. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan membekali anak-anak Panti Asuhan As-Salam Nur Hidayah dengan pemahaman etika berbahasa serta keterampilan komunikasi digital yang santun dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif-partisipatif melalui pemaparan materi interaktif, diskusi kasus yang melibatkan 15 peserta dari jenjang SD, dan SMP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi ciri pesan radikal serta perubahan pola komunikasi menjadi lebih reflektif dan positif. Kesimpulannya, edukasi bijak berbahasa di ruang digital efektif memabangun kesadaran etis, karakter toleran, dan ketahanan sosial anak asuh terhadap pengaruh ideologi ekstrem di media sosial.
PENCAPAIAN TARGET HAFALAN AL QURAN MELALUI PROGRAM MASA I'DAD KELAS PERSIAPAN BAGI SANTRI BARU PONDOK PESANTREN BAITUL ABIDIN DARUSALLAM KALIBEBER WONOSOBO Fatkhurrohman; Hidayatul Maula; Sayyidah Bidayatul Hidayah; Afiyana; Agung Nugrahaning Gusti; Muhammad Azam Yasir
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6854

Abstract

Penelitian  ini bertujuan (1)untuk mengetahui bagaimana  pelakasanaan progam masa I’dad kelas persiapan (2)untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan masa I’dad (3)menjelaskan pencapaian target hafalan Al-Qur’an melalui pelaksanaan program Masa I’dad yang ditujukan untuk santri baru di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam, Kalibeber, Wonosobo. Masa I’dad merupakan tahap awal pelatihan yang berfokus pada meningkatkan keterampilan membaca, membiasakan disiplin, serta mempersiapkan mental dan spiritual sebelum santri melanjutkan ke program tahfidz yang lebih mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek yang terdiri dari ketua PSB, dewan pembina, ustadzah tahfidz/badal, dan santri baru yang berpartisipasi dalam program tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa program Masa I’dad dilaksanakan dengan terstruktur melalui sistem karantina, pendampingan yang intensif, pembiasaan muroja’ah, dan evaluasi secara berkala. Target hafalan ditentukan berdasarkan kemampuan awal santri, dengan kelas A dan B masing-masing menangani 4 juz, sedangkan kelas C menangani 2 juz dalam waktu sekitar enam bulan. Sebagian besar santri berhasil mencapai target hafalan dengan baik, meskipun ada beberapa tantangan seperti variasi dalam kemampuan dasar, kebosanan, dan penyesuaian lingkungan. Program Masa I’dad telah terbukti efektif dalam mempersiapkan akademik, disiplin, dan pencapaian hafalan santri baru, sehingga menjadi dasar penting untuk kelanjutan program tahfidz di pesantren.

Page 100 of 106 | Total Record : 1053