cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,009 Documents
PROBLEMATIKA PENDAFTARAN TANAH BERUPA HAK GUNA BANGUNAN PT PLN (Persero) UIP SUMATERA BAGIAN UTARA DI KOTA MEDAN M. Yamin Lubis; Helen Apriyani Br. Pasaribu; Ningrum Natasya Sirait; Maria Kaban
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT PLN (Persero) UIP SUMBAGUT di Kota Medan merupakan Badan Hukum Milik Negara (BUMN) yang mewujudkan salah satu Pasal 33 UUD NKRI 1945 memiliki posisi strategis bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dengan tujuan membangun infrastruktur ketenagalistrikan melakukan pengadaan tanah. Tanah yang telah diperoleh wajib dilakukan Pendaftaran Tanah. Pendaftaran Tanah bertujuan untuk memberikan kepastian hak kepada pemilik tanah dengan menerbitkan sertipikat untuk memberi rasa aman kepada pemilik tanah akan haknya pada tanah.  Jenis penelitian hukum normatif (yuridis normatif) atau penelitian hukum pustaka dan didukung dengan studi lapangan. Yuridis normatif yaitu penelitian yang mengacu pada teori-teori, doktrin-doktrin, norma-norma, asas-asas, prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah hukum yang terdapat dalam perundang-undangan di Indonesia. Dukungan studi lapangan karena untuk meneliti berbagai aturan hukum undang-undang pokok agraria serta peraturan dibawahnya yang akan dikaitkan dengan pelaksanaan di lapangan dan keterangan-keterangan yang diperoleh dari wawancara kepada pimpinan PT PLN (Persero) UIP SUMBAGUT Di Kota Medan dan kantor pertanahan kota Medan.Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan pendaftaran tanah PT PLN (Persero) berupa Hak Guna Bangunan. Syarat pemberian Sertipikat Hak Guna Bangunan tertuang dalam Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah. PT PLN (Persero) UIP SUMBAGUT mengalami Problematika Yuridis dan Problematika Teknis untuk memenuhi persyaratan dokumen bukti perolehan tanah dari masyarakat maupun badan hukum lainnya.
Tindak Pidana Pengedaran Uang Palsu: Analisis Yuridis, Dampak Ekonomi, Dan Strategi Penanggulangan Dalam Rangka Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Rr Savita Helena Affandy; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana pengedaran uang palsu merupakan salah satu bentuk kejahatan ekonomi yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi negara, sistem keuangan, serta kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek yuridis, modus operandi, dan dampak ekonomi dari tindak pidana pengedaran uang palsu di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak berwenang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pengedaran uang palsu diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan beberapa peraturan terkait lainnya, yang menetapkan sanksi tegas bagi para pelaku. Modus operandi pengedaran uang palsu di Indonesia umumnya dilakukan dengan cara menyebarkan uang palsu dalam jumlah besar di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pengedaran uang palsu cukup besar, termasuk inflasi, kerugian finansial bagi masyarakat, serta menurunnya kepercayaan terhadap sistem keuangan negara. Penegakan hukum terhadap tindak pidana ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya koordinasi antar lembaga penegak hukum dan keterbatasan teknologi yang digunakan dalam pendeteksian uang palsu. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar pemerintah memperkuat regulasi, meningkatkan koordinasi antar lembaga, serta memperkenalkan teknologi canggih dalam mendeteksi uang palsu.
Mengungkap Kendala dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Ekonomi di Indonesia – Tantangan, Solusi, dan Perspektif Masa Depan Sudrajat Sudrajat; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penegakan hukum terhadap tindak pidana ekonomi di Indonesia menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi efektivitas sistem hukum ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama dalam penegakan hukum tindak pidana ekonomi serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi kendala, seperti kelemahan institusi hukum, keterbatasan sumber daya, serta faktor sosial dan politik. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis peraturan perundang-undangan yang relevan dan praktik penegakan hukum terkait tindak pidana ekonomi. Metode penelitian ini mencakup studi pustaka terhadap literatur dan dokumen hukum yang relevan, serta analisis terhadap berbagai kasus nyata yang terjadi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai peraturan yang mengatur tindak pidana ekonomi, penegakannya masih terhambat oleh sejumlah faktor, termasuk ketidakmampuan institusi penegak hukum dalam mengidentifikasi dan menangani kejahatan ekonomi yang semakin kompleks, serta adanya kesenjangan antara kebijakan hukum yang ada dan dinamika ekonomi global. Di samping itu, faktor sosial-politik, seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan pengaruh politik dalam penegakan hukum, turut mempengaruhi efektivitas penegakan hukum. Untuk itu, diperlukan reformasi dalam kebijakan hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penegakan hukum, serta kolaborasi antar lembaga penegak hukum agar dapat menangani tindak pidana ekonomi secara lebih efektif dan efisien.
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Terhadap Kekerasan Seksual dalam Isu Gender (Studi Kasus:  Kabupaten Parigi dan Jambi) Syukriyya Zuhrotul Endang Purwaningsih; Nabil Putra Apridiansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pasal 1 ayat 3 menyatakan bahwa Indonesia negara hukum dengan prinsip menegakkan kebenaran dan keadilan. Namun, problem penegakan hukum di Indonesia terletak pada tidak tuntasnya kasus krusial seperti pelecehan dan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problem ketidakadilan gender dalam sudut pandang hukum dan psikologi berdasarkan analisis Wacana Kritis Fairclough. Metode penelitiannya kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual seringkali tidak dilaporkan karena adanya isu gender tetapi ancaman dari pelaku sehingga mempengaruhi psikologis korban. Dalam penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan profesional dan sistem perlindungan anak yang kuat untuk membantu mereka pulih dari rasa trauma.
IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM PENGUATAN KARAKTER ANAK DI ERA GLOBALISASI Iqbal, Abi Satria; Sami’an Sami’an
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah kita ketahui bahwa Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Ini mengandung arti bahwa tata kehidupan manusia Indonesia baik selaku individu maupun pribadi, selaku anggota masyarakat dan sebagai rakyat yang bermukin di negara Indonesia, harus mengacu kepada nilai yang terkandung didalam Pancasila. Pancasila merupakan dasar perilaku manusia Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila penuh dengan nilai keagamaan, nilai kebenaran, nilai kebaikan (sila I), nilai kemanusiaan (sila II), dan nilai keindahan dan keadilan hidup bermasyarakat (sila V). Didalam Pancasila juga terkandung nilai yang bersifat hakiki manusia selaku makhluk ciptaan Tuhan dan itu tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun selaku individu secara pribadi, individu sebagai anggota masyarakat dan individu sebagai warga negara. Pemikiran dapat didirikan sebagai suatu usaha untuk merenungkan secara seksama, serius untuk menggali ilmu pengetahuan dan nilai- nilai Pancasila yang berkembang dalam penyelenggaraan Pendidikan di era globalisasi, dan pada akhirnya diformulasikan dalam suatu konsep atau teori. Globalisasi membawa perubahan-perubahan dalam tatanan dunia internasional yang pengaruhnya langsung terhadap perubahan-perubahan di berbagai Negara. Kemampuan menghadapi tantangan yang amat dasar dan akan melanda kehidupan nasional, sosial, dan politik, bahkan mental dan bangsa maka benteng yang terakhir ialah keyakinan nasional atas dasar Negara Pancasila yang sebagai benteng dalam menghadapi tantangan pada era Globalisasi yang semakin berkembang pada saat ini. Menerapkan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik di era globalisasi bisa dilaksanakan dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda, hari kemerdekaan, hari pahlawan dan hari besar nasional lainnya, peserta didik berusaha mengukir prestasi yang gemilang, belajar dengan sungguh-sungguh dengan segenap kemampuannya demi nama baik bangsa dan Negara, cinta serta bangga tanpa malu-malu menggunakan produk-produk dalam negeri demi kemajuan ekonomi Negara.
Integrasi Keterampilan Abad 21 4c (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) Dalam Pembelajaran Fikih Di Mas Tahfidz Rokan Hulu Sukron Jamil; Andi Murniati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi keterampilan abad 21 (4C), yaitu Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication dalam pembelajaran Fikih di MAS Tahfidz Rokan Hulu. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini mengamati bagaimana metode pembelajaran seperti diskusi kelompok, proyek berbasis Fikih, dan debat diterapkan untuk mengembangkan keterampilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keterampilan 4C berdampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa, sekaligus meningkatkan relevansi pembelajaran Fikih dengan tantangan era modern. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kesiapan budaya belajar, upaya strategis seperti pelatihan guru dan adaptasi kurikulum mampu mengoptimalkan implementasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum berbasis keterampilan abad 21 serta pentingnya evaluasi sistematis untuk menilai keberhasilannya
DAMPAK EKSTRAKURIKULER BERKUDA TERHADAP PSIKOLOGIS DAN KESEHATAN FISIK PESERTA DIDIK Anton, Anton; Imas Fujiyanti; Sasta Dilla; Lailatul Mufarrahah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting terhadap perkembangan psikologis peserta didik di luar kegiatan proses pembelajaran peserta didik di dalam kelas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakulikuler berkuda  terhadap psikologis dan kekuatan fisik terhadap peserta didik. Metode yang digunakan dalam jurnal ini menggunakan metode studi literatur atau penelitian perpustakaan. Metode studi literatur adalah metode dengan kegiatan mencari referensi tentang metode menulis, membaca, pengumpulan data, dan mereview jurnal. Metode penelitian dilakukan dengan melalui kajian teoritis, referensi serta literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berkuda terbukti memiliki kontribusi yang signifikan terhadap psikologis dan kesehatan fisik peserta didik. Pada segi psikologis ekstrakurikuler berkuda dapat mempengaruhi kepercayaan diri peserta didik, mengurangi stress, peserta didik dapat lebih sensitif terhadap makhluk hidup khususnya hewan, peserta didik juga dapat terhubung dengan emosi yang dimilikinya. Dari segi fisik, berkuda merupakan olahraga yang melibatkan berbagai kelompok otot dan dapat meningkatkan kekuatan jasmani peserta didik. Aktivitas ini melatih keseimbangan, koordinasi, dan ketahanan fisik, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan sistem kardiovaskular yang semuanya berkontribusi pada kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.
KONSEP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Acep Rahmat; Imam Alawi Abdul Luthfi; Annisa Nur Azizah; Imelda Fitriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar berperan penting dalam membangun karakter religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tantangan, dan strategi pembelajaran PAI melalui metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai literatur, seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan integrasi teknologi, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran pada mata pelajaran PAI. Namun, terdapat hambatan, seperti rendahnya literasi digital guru, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya pelatihan profesional. Evaluasi pembelajaran yang holistik, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, diperlukan untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, pengembangan bahan ajar relevan, dan penyediaan fasilitas memadai untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di Sekolah Dasar.
Karakteristik dan Pentingnya Pendidikan Multikultural Perspektif Islam Anton, Anton; Aliyah Muthi’ah Syarif; Alam Supriatna; Kiki Khoerunnisa; Sansan Nurjaman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam mendorong toleransi, rasa hormat, dan harmoni dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi konsep, tujuan, dan pentingnya pendidikan multikultural, sekaligus menyoroti kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengacu pada literatur akademik dan ajaran Islam untuk meneliti relevansi multikulturalisme dalam konteks pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan multikultural mendorong inklusivitas, saling pengertian, dan keberadaan damai di antara kelompok budaya, etnis, dan agama yang beragam. Pendidikan ini menekankan nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan praktik etis yang berakar kuat pada doktrin Islam. Diskusi menekankan pentingnya penerapan pendidikan multikultural di sekolah untuk membangun karakter siswa yang demokratis, pluralis, dan humanis. Sebagai kesimpulan, pendidikan multikultural sangat penting untuk mengatasi konflik sosial dan menciptakan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian pendidikan multikultural ke dalam kurikulum nasional untuk mencerminkan keragaman budaya Indonesia yang kaya dan mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan global.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DAN MASA DEPAN PONDOK PESANTREN DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Muhammad Arroyan; Muhlisin Muhlisin; Moh. Nasrudin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran penting dalam mendidik generasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan terkait peran pesantren dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dari berbagai sumber tertulis, antara lain buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Analisis data dilakukan dengan reduksi dan penyajian data dalam bentuk uraian singkat dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren perlu mengadaptasi kurikulum dengan memasukkan keterampilan abad ke-21, seperti teknologi informasi dan kewirausahaan, untuk meningkatkan daya saing lulusan. Selain itu, integrasi teknologi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan efektivitas belajar santri. Namun demikian, tantangan aksesibilitas teknologi dan kebutuhan untuk mempertahankan nilai-nilai luhur pesantren tetap menjadi perhatian utama. Kesimpulannya, pesantren harus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya, sehingga dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Indonesia.