cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
PENERAPAN TERAPI MEDITASI HOME CARE DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS BIRA KOTA MAKASSAR Nur Fadillah; Akbar Asfar; Sudarman Sudarman; Brajokson Siokal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan tanda klinis ketika pengukuran sistolik dan diastolik lebih dari 140 mmHg dan 90 mmHg yang dapat diartikan sebagai peningkatan tekanan darah dari batas normal. Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung koroner dan stroke, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit vaskular perifer dan kerusakan pembuluh darah retina yang mengakibatkan gangguan penglihatan. Salah satu penanganan dalam penurunan tekanan darah adalah menggunakan terapi meditasi kesadaran nafas. terapi meditasi adalah teknik latihan konsentrasi yang digunakan untuk meningkatkan taraf kesadaran, yang dapat membawa proses mental yang lebih terkontrol. 8 Meditasi juga merupakan kegiatan mental terstruktur, untuk menganalisis, menyimpulkan, dan mengambil keputusan yang lebih lanjut digunakan untuk memutuskan, mengambil langkah tertentu, atau menyelesaikan suatu permasalahan.Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas mrditasi home care dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas bira. Metode penelitian ini salah satu penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian metode studi kasus yaitu mengumpulkan data yang mengunakan kuesionar. Hasil observasi sebelum dan sesudah pemberian terapi meditasi pada pasien yang mengalami kecemasan dengan hepertensi mendaapatkan hasil yaitu penurunan tingkat kecemasan namun tidak terlalu signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan terapi masase meditasi pada ketiga pasien cukup mempengaruhi penurunan kecemasan klien setiap harinya. Manfaat terapi masase meditasi dalam menurunkan tingkat kecemasan klien penderita hipertensi memberikan keuntungan secara psikologis, dengan mengendalikan perhatian secara lebih sehingga dapat memilih apa yang akan menjadi fokus pada subjek secara mengalir. Hasil akhir selesainya di terapkan terapi meditasi kesadaran nafas di dapatkan pasien penderita hipertensi mengalami penurunan tingkat kecemasan.
Efektivitas Penggunaan Wordwall dalam Pengajaran Kosakata pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mumtaza Tangerang Selatan Azis Ar Rafi; Azkia Muharom Albantani; Achmad Fudhaili
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Wordwall dalam pembelajaran kosakata serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan melibatkan 23 siswa kelas IV sebagai sampel. Data kuantitatif diperoleh melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji-t (t-test), sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test (80,43) lebih tinggi dibandingkan nilai pre-test (55,65), dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menegaskan adanya pengaruh positif penggunaan Wordwall terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Selain itu, wawancara mengungkap bahwa keberhasilan pembelajaran didukung oleh motivasi siswa dan interaktivitas media, sementara keterbatasan perangkat dan jaringan menjadi hambatan utama. Temuan ini mengindikasikan bahwa Wordwall menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan kosakata, dengan catatan dukungan fasilitas yang memadai.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PETANI DALAM BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN BLANGPEGAYON Pitri Mulyani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya di Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues masih menghadapi kendala karena perilaku petani dalam budidaya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perilaku petani dalam budidaya bawang merah serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda dengan jumlah responden sebanyak 73 orang petani bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani berada pada kategori tinggi dengan skor 71,26%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 2,647 + 0,002X1 + 0,258X2 + 0,212X3 + 0,503X4, yang berarti secara simultan variabel karakteristik petani, penguasaan teknologi, modal, dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) berpengaruh signifikan terhadap perilaku petani. Secara parsial, penguasaan teknologi dan serangan OPT berpengaruh sangat nyata, modal berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani berpengaruh tidak nyata. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan produksi bawang merah di daerah penelitian sangat dipengaruhi oleh kemampuan petani dalam menguasai teknologi serta upaya mengatasi gangguan OPT, sehingga diperlukan dukungan penyuluhan pertanian, akses modal, dan teknologi tepat guna untuk memperkuat perilaku budidaya yang lebih adaptif dan produktif.
Pengaruh Brand Image, Influencer Marketing, Dan Content Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Vivo Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Malikussaleh Zurian Anhar; Adnan Adnan; Chalirafi Chalirafi; Siti Maimunah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan brand image, influencer marketing, dan content marketing terhadap keputusan pembelian smartphone Vivo pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Latar belakang penelitian adalah menurunnya pangsa pasar Vivo, yang diduga akibat strategi pemasaran yang kurang efektif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 108 mahasiswa/i responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANIA KOTA AMBON Fitria Umagapi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta merupakan penyakit menular yang dapat menyerang kulit, yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae. Kusta merupakan penyakit infeksius dengan waktu inkubasi yang panjang sampai bertahun-tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan personal hygiene dengan kejadian penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Nania Kota Ambon. Metodologi: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dan sampel adalah seluruh penderita kusta yaitu 21 responden kasus dan 21 responden kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-square. Hasil: Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel independent yaitu kebiasaan mandi (p-value = 0,04), kebiasaan meminjam handuk (p-value = 0,000), terhadap kejadian penyakit kusta. Diskusi: Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan mandi, kebiasaan meminjam handuk, kebiasaan mencuci tangan dan kaki terhadap kejadian penyakit kusta di Puskesmas Nania. Saran bagi Puskesmas yaitu perlu adanya sosialisasi mengenai cara pencegahan dan pengobatan penyakit kusta serta pemberian edukasi mengenai stigma masyarakat bahwa penyakit kusta bukan penyakit yang menyeramkan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KREATIF DISEKOLAH DASAR: STUDI WAWANCARA GURU DAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 064037 Suyit Ratno; Dwi Putri Siregar; Gertruda Gissa Sinaga; Intan Revalina Sinaga; Menara Chandra Nainggolan; Sartika Yukirana Br. Hutagaol; Sri Rahayu Sitio; Syifa Zakiah Alif; Yunita Mawar Sari Simbolon
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pembelajaran kreatif dan inovatif di Sekolah Dasar Negeri 064037 dan reaksi siswa terhadapnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa pendidik telah menerapkan berbagai metode kreatif, seperti diskusi kelompok, proyek, dan permainan edukatif, yang telah meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Sebagian besar siswa merasa bahwa pembelajaran kreatif jauh lebih menarik dan membantu mempercepat pemahaman materi dibandingkan dengan metode tradisional. Fasilitas seperti proyektor, Wi-Fi, dan media digital tersedia, tetapi pemanfaatannya belum mencapai potensi maksimal. Tantangan juga muncul dalam menangani siswa berkebutuhan khusus yang membutuhkan pendekatan khusus. Secara keseluruhan, pembelajaran kreatif berdampak positif bagi siswa, tetapi pelatihan guru, optimalisasi fasilitas, dan dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk memastikan implementasi pembelajaran kreatif lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
KRISIS PEMAHAMAN GEOGRAFI DI SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR TENTANG DAMPAK GAYA MENGAJAR KONVENSIONAL DAN SOLUSI INOVATIF PEMBELAJARAN Amelia Fariza; Anggili Pratama; Eirene Carolina Simamora; Sister Imelda Lumban Gaol; Nilam mirzah; Nadya Shadrina Siregar; Assha Uli Handayani Hasibuan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman geografi di tingkat Sekolah Dasar (SD) memainkan peran penting dalam mendukung literasi sains dan sosial dalam Kurikulum Merdeka. Namun, praktik pembelajaran di lapangan masih banyak didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, seperti ceramah dan hafalan, yang terbukti membatasi kemampuan siswa dalam memahami konsep spasial dan konteks lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengkaji dampak gaya mengajar tradisional terhadap pemahaman geografi siswa SD, serta mengidentifikasi solusi inovatif yang relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif seperti Project-Based Learning, Gamifikasi, pendekatan TPACK, Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Collaborative Learning secara konsisten mampu meningkatkan keterlibatan siswa, keterampilan berpikir kritis, dan literasi spasial. Media seperti peta, teknologi digital, serta kegiatan lapangan juga terbukti efektif sebagai sarana pengajaran yang kontekstual dan bermakna. Inovasi strategi pembelajaran tidak hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep geografi, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, pendekatan pengajaran yang bersifat interaktif, kolaboratif, dan berbasis konteks lokal perlu diadopsi secara luas dalam pembelajaran geografi di SD agar lebih relevan dan berdampak dalam jangka panjang.
Analisis Rendahnya Pemanfaatan Media dan Teknologi dalam Proses Pembelajaran di SDN 064037 MEDAN TEMBUNG Suyit Ratno; Theresia Honey Br. Sinaga; Secarina Agrecia Padang; Roberta Sitanggang; Margaret Siagian; Irma Yohana Sinambela; Deby Thesa Marpaung; Bernadenta Simbolon; Agnes Vebiola Siregar; Livia Br Sembiring
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya pemanfaatan media dan teknologi dalam proses pembelajaran di SD Negeri 064037 Medan Tembung. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui angket dengan 14 butir pernyataan yang diisi oleh 26 siswa menggunakan skala Likert, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran secara umum berada pada kategori tinggi, khususnya pada aspek pemberian contoh nyata, kesempatan siswa menyampaikan ide, serta pembuatan karya mandiri yang masuk kategori sangat tinggi. Namun, kelemahan signifikan ditemukan pada indikator penggunaan media pembelajaran berupa gambar, video, atau alat peraga, serta pemanfaatan teknologi digital (laptop, proyektor, HP) yang berada pada kategori sangat rendah. Hasil wawancara guru mengonfirmasi bahwa hambatan utama berasal dari keterbatasan fasilitas sekolah, latar belakang ekonomi siswa, serta keterampilan guru dalam mengoperasikan teknologi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan pentingnya media dan teknologi dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan penyediaan fasilitas minimal sebagai langkah strategis untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Analisis Hambatan Guru serta Pandangan Siswa dalam Penerapan Project Based Learning di Sekolah Dasar Suci Rahmayani; Asih Asari Tanjung; Azzirah Amanda; Dila Amelia Putri; Pelangi Zingga Sinaga; Sherin Fiona Sihombing; Siti Masitoh Hasibuan; Syahira Azkia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan guru serta pandangan siswa kelas V SD Pelangi dalam penerapan Project Based Learning (PjBL). Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala utama, yaitu keterbatasan waktu menyusun proyek, kurangnya fasilitas, serta kesulitan mengelola siswa dengan kemampuan beragam. Selain itu, pemahaman guru tentang konsep PjBL masih terbatas sehingga berpengaruh pada pelaksanaannya. Dukungan sekolah dinilai belum optimal, meskipun guru berupaya mengatasi kendala melalui improvisasi metode dan penggunaan media sederhana. Dari sisi siswa, hasil wawancara mengungkapkan bahwa meskipun mereka menyukai kegiatan belajar kreatif, sebagian besar merasa lebih mudah memahami pelajaran melalui penjelasan langsung guru daripada lewat permainan atau nyanyian. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL di kelas V SD Pelangi perlu menyesuaikan dengan karakteristik siswa dan tidak dapat sepenuhnya menggantikan metode ceramah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan PjBL di sekolah dasar masih menghadapi hambatan signifikan, sehingga dibutuhkan pelatihan guru, penyediaan sarana, dan strategi adaptif agar tujuan pembelajaran tercapai secara efektif.
Pelatihan Pembuatan Mineral Block untuk Menunjang Kebutuhan Nutrisi Ternak di Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan Muhammad Fajrul Mubarok; Afida Hanif; Al-Faruq Iqbal Gibran; Alfiyah Yasmin; Dafa Hary Febrio; Langlangbuana Putra Dendang Sikumbang; Mohammad Aizuddin Fahmi; Zafira Rahmasari Hanafi; Wahyu Noviansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral merupakan nutrien esensial yang sangat penting bagi kesehatan dan produktivitas ternak, ntetapi kerap kali terabaikan dalam manajemen pakan. Kekurangan mineral dapat menyebabkan penurunan performa pertumbuhan, gangguan reproduksi, hingga menurunnya daya tahan tubuh ternak. Salah satu solusi praktis adalah pemberian mineral blok sebagai suplemen pakan. Program pelatihan pembuatan mineral blok di Desa Sumberejo dilaksanakan untuk membekali peternak dalam memproduksi suplemen secara mandiri menggunakan bahan lokal yang murah dan mudah diperoleh. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi hasil. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mineral blok yang diproduksi memiliki kualitas fisik baik, solid, dan sesuai standar pakan tambahan. Peserta pelatihan juga memberikan respon positif serta menunjukkan minat untuk mengaplikasikan inovasi ini. Kesimpulannya, pelatihan pembuatan mineral blok tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak, tetapi juga memberikan peluang usaha baru yang mendukung keberlanjutan peternakan rakyat.