cover
Contact Name
Yenni Fitra Surya
Contact Email
tataup84@gmail.com
Phone
+6282169039303
Journal Mail Official
tataup84@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No. 23 bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge
ISSN : -     EISSN : 30318629     DOI : 10.31004/Ijisk
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 340 Documents
Pengaruh Burnout Dan Work Pressure Terhadap Turnover Intention Pada Pegawai Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mamuju Sulawesi Barat Yuni Sarmila; Muhammad Arsyad; Retno Ayu Puspita S; Nur Wahyunianti Dahri; Junaeda Junaeda
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh burnout dan work pressure terhadap turnover intention pada pegawai Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mamuju Sulawesi Barat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 55 pegawai dan teknik total sampling digunakan sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap turnover intention, dengan nilai t hitung 0,003 dan signifikansi 0,998. Work pressure berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai t hitung 3,694 dan signifikansi 0,001. Secara simultan, burnout dan work pressure berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai F hitung 7,145 dan signifikansi 0,002. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,216 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 21,6% variasi turnover intention, sedangkan 78,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan tekanan kerja perlu menjadi prioritas dalam kebijakan retensi pegawai di BPN Mamuju.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha Pada Alumni Jurusan Desain Komunikasi Visual Smkn Tapango Kabupaten Polewali Mandar Gita Sari; Hari Yeni; Andi Indra Martini; Muhammad Sibgatullah
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada alumni Jurusan Desain Komunikasi Visual SMKN Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Pendidikan kewirausahaan dipandang sebagai faktor pengembangan kapasitas internal yang membentuk pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan mengelola risiko, sedangkan dukungan keluarga merupakan faktor sosial eksternal yang dapat memperkuat motivasi dan kepercayaan diri untuk memulai usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 736 alumni dan 88 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat berwirausaha (B = 0,131; t = 3,128; sig. = 0,002). Dukungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (B = 0,328; t = 3,103; sig. = 0,003). Secara simultan, pendidikan kewirausahaan dan dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (F = 8,773; sig. = 0,000), dengan nilai R² sebesar 0,171. Dengan demikian, kedua variabel menjelaskan 17,1% variasi minat berwirausaha, sedangkan 82,9% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran kewirausahaan yang praktis dan peningkatan dukungan keluarga penting untuk mendorong kewirausahaan kreatif di kalangan alumni sekolah kejuruan.
Hubungan Burnout Akademik dengan Sikap Apatis Belajar Serta Peran Self Branding Pada Siswa Sabit Tohari; Mirza Yogy Kurniawan
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.538

Abstract

This study aimed to examine the relationship between academic burnout and learning apathy and to investigate the role of self-branding as a moderator in the relationship between academic burnout and learning apathy among students. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The sample consisted of 125 students selected using proportional random sampling. Data were collected using three research instruments: the Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS) consisting of 15 items to measure academic burnout, a 15-item Learning Apathy Scale, and a 12-item Self-Branding Scale. Data were analyzed using descriptive statistics, normality and linearity tests, Pearson Product-Moment correlation, and Moderated Regression Analysis (MRA) using Hayes’ PROCESS Macro Model 1. The results showed a significant positive relationship between academic burnout and learning apathy (r = 0.691; p < 0.001). Self-branding was significantly and negatively correlated with academic burnout (r = −0.561; p < 0.001) and learning apathy (r = −0.634; p < 0.001). The moderation analysis was conducted to determine whether self-branding changes the strength of the relationship between academic burnout and learning apathy. The conclusion regarding the moderating effect is determined based on the significance of the academic burnout × self-branding interaction coefficient, as well as the conditional effects and simple slopes analyses. These findings highlight the importance of addressing academic burnout and developing students’ self-branding as part of Guidance and Counseling services to support students’ engagement in the learning process. Keywords: academic burnout, learning apathy, self-branding, moderation,
Perbaikan Kualitas Produk Creamy Latte Dengan Pendekatan TPM Berbasis Dashboard Digital Pada Pilar Planned Maintenence Dengan Menggunakan Siklus PDCA Di PT Torabika Eka Semesta Rakay Edhiargo Toyosito; Agus Hermawan; Lifia Citra Ramadhanti
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.539

Abstract

Persaingan di sektor makanan dan minuman menuntut perusahaan menjaga kualitas produk melalui proses produksi yang efektif dan andal. PT Torabika Eka Semesta masih menghadapi permasalahan tingginya produk cacat pada proses pengemasan Creamy Latte menggunakan mesin three side seal. Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan jenis-jenis cacat mendominasi, mengevaluasi penyebabnya, serta merumuskan peningkatan yang disarankan menggunakan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) pada pilar Planned Maintenance yang dipadukan menggunakan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA)berbasis dashboard digital. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan. dengan data produksi periode Agustus–November 2025. Diagram Pareto dan lembar cek digunakan untuk melakukan analisis., Fishbone Diagram, Scatter Diagram, dan Regresi Linear. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa cacat slitter tidak nampak merupakan defect dominan, disusul timbangan tidak stabil dan kemasan bocor. Perbaikan yang diusulkan meliputi penerapan checklist maintenance digital, penjadwalan perawatan terencana, peningkatan kompetensi operator, serta sistem monitoring mesin berbasis digital. Implementasi usulan tersebut diharapkan mampu menekan jumlah produk cacat, meningkatkan efektivitas mesin, dan menjaga konsistensi kualitas produk.
Penerapan Metode DMAIC Untuk Pengendalian Varians Defect Adonan WIP Sereal Di PT Nusantara Pangan Sejahtera Santy; Mochamad Eko Nugroho; Rakay Edhiargo Toyosito
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.547

Abstract

PT Nusantara Pangan Sejahtera menghadapi fluktuasi varians defect pada proses produksi adonan Work In Process (WIP) Sereal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi baseline, menentukan CTQ dominan, mengidentifikasi akar penyebab, serta mengevaluasi perbaikan berbasis DMAIC yang diperkuat Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur terhadap tujuh narasumber, serta data historis produksi periode September 2025-Februari 2026 dengan total sampling. Hasil menunjukkan persentase defect rata-rata sebesar 2,97%. CTQ kadar air menjadi penyumbang terbesar sebesar 47,82%, dengan DPMO 14.191,191 dan nilai sigma 3,69. Homogenitas memiliki DPMO 8.206,862 dan sigma 3,90, sedangkan tekstur memiliki DPMO 7.276,998 dan sigma 3,94. FTA menemukan sembilan basic event yang menjadi akar penyebab pada CTQ kadar air dan homogenitas. FMEA menetapkan FM-A6 dengan RPN 245 dan FM-B3 dengan RPN 210 sebagai mode kegagalan prioritas. Perbaikan dilakukan melalui pemasangan flowmeter otomatis, penerapan One Point Lesson (OPL) standar waktu pengadukan, dan revisi SOP mixing. Evaluasi Maret-Juni 2026 menunjukkan defect total turun menjadi 1,59%. Nilai sigma meningkat menjadi 3,99 untuk kadar air, 4,08 untuk homogenitas, dan 4,11 untuk tekstur. Hasil tersebut menunjukkan DMAIC yang diperkuat FTA dan FMEA efektif menurunkan defect dan meningkatkan kapabilitas proses.
Evaluasi Dan Peningkatan Efisiensi Proses Packaging Produk Wafer Menggunakan Metode OEE, Line Balancing, Dan FMEA Eka Sahari Arosanto; Angga Widyas Swara; Lifia Citra Ramadhanti
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.548

Abstract

Proses packaging produk wafer pada jalur Modern Trade belum mencapai target produksi secara konsisten karena downtime mesin, aktivitas manual, ketidakseimbangan beban kerja, dan potensi bottleneck. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas proses packaging menggunakan Overall Equipment Effectiveness, mengidentifikasi losses dominan melalui Six Big Losses, menganalisis keseimbangan lini, menentukan titik kritis proses, serta menetapkan prioritas perbaikan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data produksi dan pengamatan proses. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran waktu siklus, dokumentasi produksi, dan wawancara dengan operator serta teknisi. Hasil sebelum perbaikan menunjukkan Availability 89,29%, Performance 86,96%, Quality 98,50%, dan efektivitas peralatan keseluruhan 76,46%. Breakdown Losses menjadi losses terbesar sebesar 10,71%, diikuti Reduced Speed Losses 6,67% dan Idling and Minor Stoppages 4,76%. Line Efficiency mencapai 84,50% dengan Balance Delay 15,50% dan Smoothness Index 2,68. Analisis risiko menempatkan Best Pack manual sebagai risiko tertinggi dengan nilai prioritas risiko 486, diikuti pouch saling lengket dengan nilai 320. Implementasi mesin packaging otomatis pada In Pouch dan Best Pack serta preventive maintenance meningkatkan efektivitas peralatan keseluruhan menjadi 90,62%, output menjadi 2.340 karton per shift, Line Efficiency menjadi 93,80%, dan mengurangi operator dari 30 menjadi 21 orang.
Penilaian Risiko Ergonomi dan Keluhan Pada Pekerja Bagian Pengemasan Gift Box Menggunakan REBA dan NBM di Industri Manufaktur Wafer Prasetyo Tri Ananda; Abimanyu; Lifia Citra Ramadhanti
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.556

Abstract

Aktivitas pengemasan gift box pada Line 7 industri manufaktur wafer dilakukan secara manual, repetitif, dan dalam posisi duduk sehingga berpotensi menimbulkan risiko ergonomi serta keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan menilai risiko ergonomi menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), mengidentifikasi keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM), serta menyusun rekomendasi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 20 pekerja pada aktivitas feeder, packing, dan solatip. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner NBM. Hasil menunjukkan skor REBA aktivitas feeder sebesar 5, packing sebesar 4, dan solatip sebesar 5, seluruhnya termasuk risiko sedang. Hasil NBM menunjukkan 15 pekerja (75%) berada pada risiko rendah, 3 pekerja (15%) pada risiko sedang, dan 2 pekerja (10%) pada risiko tinggi. Keluhan paling banyak terdapat pada pinggang (80%), punggung (75%), bahu kiri (65%), tangan kanan (65%), dan leher bagian bawah (60%). Rekomendasi meliputi kursi bersandaran, footrest, penyesuaian area kerja, penataan material dalam jangkauan, alat bantu pemindahan bak, micro break, dan pelatihan postur kerja. Usulan masih berupa rancangan sehingga efektivitasnya belum dapat dinilai melalui pengukuran ulang REBA dan NBM.
Green Marketing Strategy And Consumer Purchase Intention: Examining The Mediating Roles Of Brand Image And Brand Equity In Eiger Green Label Products Fika Ardiana; Raya Sulistyowati
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.558

Abstract

Rising environmental awareness among consumers has pushed businesses toward green marketing approaches. Within the outdoor gear sector, firms now face a dual challenge: meeting practical, functional demands while also embedding sustainable values into their products. This study examines the pathway through which green marketing strategy shapes purchase intention toward EIGER Green Label products, considering both its direct route and its indirect routes through brand image and brand equity. A quantitative explanatory design was employed in Sidoarjo Regency, drawing on 160 participants selected through purposive sampling based on predetermined criteria. Data were gathered via a Likert-scale survey and processed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS. The analysis reveals that green marketing strategy exerts a positive and significant influence on both brand image (β = 0.914; p < 0.001) and brand equity (β = 0.857; p < 0.001); however, its direct effect on purchase intention proves statistically insignificant (β = 0.083; p = 0.343). Brand image likewise fails to significantly shape purchase intention and does not operate as a mediator within this framework. Brand equity, by contrast, shows a significant and positive effect on purchase intention (β = 0.916; p < 0.001) and serves as a significant mediating variable linking green marketing strategy to purchase intention (β = 0.785; p < 0.001). Taken as a whole, these results point to brand equity as the more effective channel through which green marketing strategy drives purchase intention. EIGER is therefore encouraged to keep strengthening the value proposition, quality standards, competitive edge, and distinctiveness of its Green Label line in order to boost consumers' purchase intentions.
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Pmb Bidan R Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 Erma Herdyana; Betristasia Puspitasari; Zakia Hary Nisa; Widi Sagita; Fitri Handayani; Alda Agriyanti
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.559

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu faktor penting pencegahan stunting adalah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan. Prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat memerlukan penanganan serius melalui intervensi gizi spesifik. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6-12 bulan di wilayah Praktik Mandiri Bidan (PMB) Bidan R Kabupaten Sukabumi Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 6-12 bulan di wilayah PMB Bidan R sebanyak 75 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh 63 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi/panjang badan balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square (lpha = 0,05). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas ibu memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 46 responden (73,0%), dan sebagian besar balita memiliki pertumbuhan yang baik/tidak stunting yaitu sebanyak 47 balita (74,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pada kelompok ASI eksklusif, sebagian besar balita tumbuh baik (87,0%) dan hanya 13,0% yang stunting. Sebaliknya, pada kelompok tidak ASI eksklusif, mayoritas balita mengalami stunting (59,0%). Uji statistik Chi-Square menghasilkan nilai pvalue < 0,001 (p < 0,05). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di wilayah PMB Bidan R Kabupaten Sukabumi. Diharapkan fasilitas kesehatan dan tenaga bidan terus meningkatkan edukasi serta pendampingan pemberian ASI eksklusif guna menekan angka kejadian stunting.
Perspektif Teknik Scalping dalam Pasar Modal Syariah Menurut Hukum Fikih Empat Mazhab Rizki Ilham Maulana; Ahmad Fauzan Mubarok; Miswan Ansori
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum teknik scalping dalam pasar modal syariah berdasarkan perspektif fikih empat mazhab, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-yuridis dan komparatif fikih (fiqh muqaran). Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi terhadap kitab-kitab fikih empat mazhab, Al-Qur’an, hadis, Fatwa DSN-MUI Nomor 80/DSN-MUI/III/2011, regulasi pasar modal syariah, serta literatur akademik yang relevan. Analisis dilakukan melalui content analysis, takyif fiqhi, dan perbandingan prinsip-prinsip jual beli, kepemilikan (milk), penguasaan (qabdh), gharar, maisir, tadlis, ihtikar, bay’ al-ma’dum, dan spekulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik scalping tidak dapat dihukumi secara mutlak halal maupun haram. Kecepatan dan singkatnya waktu kepemilikan saham bukan merupakan faktor yang secara otomatis menyebabkan keharaman. Scalping dapat diperbolehkan apabila dilakukan terhadap saham yang memenuhi prinsip syariah, dimiliki atau berada dalam penguasaan yang sah, memenuhi rukun dan syarat jual beli, serta terbebas dari gharar, maisir, tadlis, manipulasi, dan spekulasi berlebihan. Penggunaan Sharia Online Trading System (SOTS) dan kepatuhan terhadap Fatwa DSN-MUI No. 80/2011 dapat mendukung kesesuaian transaksi dengan prinsip syariah. Sebaliknya, scalping menjadi dilarang apabila dilakukan pada saham non-syariah, menjual saham yang belum dimiliki, mengandung spekulasi yang menyerupai maisir, atau melibatkan informasi palsu, transaksi semu, dan manipulasi harga. Dengan demikian, status hukum scalping bersifat kondisional dan ditentukan oleh substansi akad, objek transaksi, kepemilikan, mekanisme perdagangan, serta perilaku investor.