cover
Contact Name
Anda Iviana Juniani
Contact Email
andaiviana@ppns.ac.id
Phone
+628123081319
Journal Mail Official
jcm@ppns.ac.id
Editorial Address
Jalan Teknik Kimia, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Maritim
ISSN : 26205637     EISSN : 26207850     DOI : https://doi.org/10.35991/jcm.v7i1.7
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Cakrawala Maritim JCM (e-ISSN: 2620-7850) adalah Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat yang memiliki fokus tentang pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dari semua bidang ilmu serta penerapan teknologi tepat guna. Ruang lingkup tentang kegiatan pengabdian pada masyarakat antara lain meliputi: Penyuluhan, pelatihan, pendampingan pada komunitas, UMK dan UMKM, start-up, Masyarakat dan bina desa. Pemberdayaan potensi daerah dan Masyarakat Strategi pemasaran UMKM dan technopreneur Keamanan maritim local dan daerah pesisir Implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Pengembangan seni budaya dan akses sosial Kajian daerah perbatasan dan daerah kurang berkembang Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Potensi Produk Diversifikasi Berbasis Limbah Udang Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Produk Perikanan Masyarakat Pesisir di Desa Segoro Tambak Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo Julianto, Eko; Rikky, Rikky Leonard; Sriwijayasih, Imaniah; Atikasari, Cintya Dyah; Utami, Septaviola Dini
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.27

Abstract

Desa Segoro Tambak merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo yang menjadi salah satu wilayah dengan potensi udang yang melimpah. Udang banyak diolah menjadi berbagai macam produk. Umumnya masyarakat hanya menggunakan dagingnya saja untuk diolah, sedangkan kepala dan kulitnya tidak diolah kemudian dibuang. Namun, pada dasarnya kepala dan kulit udang dapat diolah menjadi produk yang tinggi protein. Kepala dan kulit udang dapat diolah menjadi bahan masakan berupa bumbu penyedap rasa udang yang lebih aman dikonsumsi dan menyehatkan. Selain itu, dapat menjadi inovasi produk yang dapat meningkatkan nilai tambah produk UMKM Desa Segoro Tambak. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan mulai Juli hingga Agustus 2024 di Balai Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini melibatkan beberapa dosen dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dan beberapa mahasiswa sebagai wadah kegiatan kunjungan lapangan. Peserta utama dalam kegiatan ini adalah warga Desa Segoro Tambak. Kegiatan ini diawali dengan Forum Group Discussion (FGD), kemudian pelatihan membuat produk diversifikasi berbasis limbah udang, dan yang terakhir yaitu pelatihan sanitasi dan hygiene. Hasil dari kegiatan ini materi tersampaikan kepada 20 peserta yang terdiri dari ibu – ibu anggota UMKM Desa Segoro Tambak telah mendapatkan respon dengan sangat baik dengan warga mampu mengimplementasikan secara langsung produk diversifikasi berbasis limbah udang.
Peningkatan Keterampilan Mengajar Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Educational Learning Games Wiediartini, Wiediartini; Auliya, Prativi; Erawati, Ika; Sriwijayasih, Imaniah; Ardiyansah, Tri Yuli; Batubara, Riska Widiyanita
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i2.29

Abstract

Menurut Permendikbudristek Nomor 12/2024, Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa sekolah dasar (SD). Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru SD yang merupakan guru kelas dan tidak memiliki latar belakang mengajar Bahasa Inggris. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pelatihan educational learning games untuk guru sekolah dasar demi menunjang proses pembelajaran Bahasa Inggris siswa SD. Metode ceramah, demonstrasi, dan diskusi digunakan selama proses pelatihan. Beberapa games seperti; Simon Says, Memory Match, Charades, Snakes and Ladders, dan Whispering Gams telah dijelaskan dan dipraktekkan langsung oleh peserta. Berdasarkan hasil diskusi dengan peserta, pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat, menarik, mudah dipahami, dan juga mudah dipraktekkan. Para guru percaya bahwa mengajar Bahasa Inggris menggunakan educational learning games dapat menjadi cara yang efektif untuk menarik perhatian dan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Adapun kekurangan dari pelatihan ini adalah modul yang belum tersedia. Dimana modul tersebut sangat dibutuhkan guru untuk memudahkan mengingat tahapan permainan. Katakunci: Bahasa Inggris, educational learning games, guru sekolah dasar
Pengembangan Sekolah Hijau Berbasis Pendidikan Lingkungan Hidup Pada Sekolah Menengah Mayangsari, Novi Eka; Pri Astuti, Ulvi; Erlan Afiuddin, Ahmad; Utami Dewi, Tanti; Nindyapuspa, Ayu; Setiani, Vivin; Amelia Novitrie, Nora; Apriani, Mirna; Vita Sophia, Alma
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i2.30

Abstract

Permasalahan lingkungan menjadi kepentingan bersama untuk diselesaikan semua elemen masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu adanya upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan, yaitu dengan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Sekolah memiliki peranan yang penting dalam penerapan PLH melalui kegiatan sekolah hijau. SMK Negeri 1 Surabaya merupakan salah satu sekolah yang sudah menerapkan kegiatan berbasis sekolah hijau. Namun masih diperlukan pengembangan-pengembangan untuk meningkatkan peran serta dalam pelestarian lingkungan. Sehingga tujuan dari kegiatan ini yaitu dapat dipahami terkait kegiatan yang mendukung sekolah hijau, meningkatkan kualitas sekolah dan lingkungan, dan mengembangkan manajemen sekolah berwawasan lingkungan. Berdasarkan kegiatan ini, dilakukan sosialisasi dengan materi pemanfaatan sampah menjadi kompos, pengelolaan limbah plastik, dan emisi karbon serta implementasinya. Hasil yang didapatkan bahwa SMKN 1 Surabaya sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi untuk mendukung sekolah hijau, serta memahami materi sosialisasi yang telah disampaikan. Selain itu dilakukan implementasi dari sosialisasi yaitu dengan melakukan pengomposan metode BSF. Pengomposan berhasil dilakukan dan menghasilkan produk berupa pupuk kompos dan larva BSF yang tinggi protein untuk pakan ternak.
Memanfaatkan Teknologi Las untuk Pariwisata Agro Lembah Kecubung untuk Pengembangan Kapasitas dan Keterampilan Lokal Rohmat, Imam Khoirul; Kurniyanto, Hendri Budi; Widodo, Erick Wahyu Restu; Wibowo, Alvalo Toto; Anggara, Dika; Munir, Mohammad; Bahtiar, Yudha; Pratama, Bintang
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i2.31

Abstract

Masyarakat desa Penanggungan saat ini kurang memiliki keterampilan dan pengetahuan dasar pengelasan yang diperlukan. Dalam industri, pekerja perlu lebih terspesialisasi dalam pekerjaannya, seperti proses pengelasan dan hasil pengelasan. Tantangan untuk menciptakan kemampuan kompetitif adalah meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai, dalam hal ini dengan memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan dasar pengelasan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan pariwisata pertanian di Lembah Kecubung, Desa Penanggungan, melalui penerapan teknologi. Desa Penanggungan memiliki potensi pariwisata yang cukup besar, namun terkendala oleh infrastruktur yang belum memadai dan rendahnya semangat kerja masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas wisata serta meningkatkan kemauan masyarakat untuk memproduksi produk dari masyarakat sendiri. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Informasi diperoleh melalui observasi, angket, dan focus group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kemampuan masyarakat dalam menghasilkan berbagai produk tangan dari bahan baku dapat ditingkatkan melalui bimbingan belajar langsung sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, bimbingan belajar berupa praktek langsung juga dapat digunakan untuk meningkatkan dan menciptakan fasilitas wisata yang lebih menarik.
Sebuah Pemberdayaan Remaja meliputi Perawatan Pada Pipa Pengkondisi Udara di Gunung Anyar Surabaya Dwijati, Daisy; Sa'diyah, Aminatus; Novianarenti, Eky; Santoso, Emie; Mustaghfirin, Muh. Anis; Nidhor Fairuza, Muchammad; Iftian, Riska Hana
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.32

Abstract

Keterampilan terkait perawatan AC Split sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan masa depan menuntut seluruh lapisan masyarakat, baik di tingkat sekolah menengah maupun generasi muda, untuk terus meningkatkan keterampilan teknis guna meningkatkan taraf hidup mereka. Lahirlah ide kegiatan pelatihan pencegahan kebocoran pipa pada saat perawatan AC Split kepada remaja Masjid PC LDII Kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Dengan dukungan penuh dari sivitas akademik Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), tim yang terdiri dari dosen, karyawan, maupun mahasiswa, bekerja sama dan berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda khususnya remaja masjid agar siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. Metode pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan kepada para remaja Masjid PC LDII Kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Pelatihan berlangsung secara tatap muka di ruang aula PC LDII Surabaya, dilanjutkan praktek maintenance AC di halaman masjid. Setelah menyelesaikan kegiatan ini diharapkan peserta mempunyai keterampilan dasar di bidang perawatan AC Split, khususnya mampu melakukan pengecekan berkala pada pipa-pipa terhadap kebocoran pada komponen-komponen AC, baik dari segi mekanik maupun kelistrikannya , juga dapat melakukan pemeliharaan secara terjadwal.
Pelatihan Welding Inspector di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Guna Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Berkualifikasi di Bidang Pengelasan Fikry, Izzul; Sriwijayasih, Imaniah; Abdillah, Hayy Nur; Wuryaningrum, Nanda Dwi; Khaqiqi, Alwi Sina; Hazman, Muhammad Al; Widyastuti, Indri Ika; Nisazarifa, Adristi; Arninputranto, Wibowo; Wibowo, Alvalo Toto
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.33

Abstract

Teknik Pengelasan (welding) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya mempunyai peralatan praktek dan laboratorium pengelasan . Salah satu teknik dari pengelasan tersebut yakni penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah menghasilkan sambungan yang kontinu. Teknik Pengelasan PPNS menyelenggarakan pelatihan Welding Inspector bersertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) guna memenuhi kebutuhan keahlian dalam negeri maupun luar negeri. Metode yang dipakai dalam pelatihan ini yakni pelatihan, praktik, evaluasi. dan uji kompetensi. Hasil dari Pelatihan Welding Inspector yang diadakan pada 1 Juli - 3 Agustus 2024 di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya berhasil dilakukan dengan tingkat kelulusan 100%. Semua tahapan telah dilalui oleh peserta, dimana materi-materi welding inspection diberikan selama 18 hari yang didalamnya juga termasuk evaluasi materi, selanjutnya peserta melaksanakan kegiatan practical selama 10 hari, dan diakhiri dengan evaluasi practical. Jumlah kelulusan sempurna, menunjukkan bahwa pelatihan yang telah diberikan memiliki impact yang besar bagi peserta. Dengan diadakan pelatihan ini diharapkan Peserta pelatihan akan mendapatkan pengetahuan mengenai proses pengelasan, standar dan kode dalam pengelasan, perilaku material saat proses pengelasan, inspeksi hasil pengelasan, metode pengujian merusak dan tidak merusak, serta kualifikasi pengelasan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penggunaan Perangkat GPS untuk Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan Nelayan Kecil di Kenjeran Surabaya Arumsari, Nurvita; Praharsi, Yugowati; Khumaidi, Agus; Aju, Irma Rustini; Widiana, Dika Rahayu; Indriawati, Melta Anindya
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.34

Abstract

Ketergantungan para nelayan kecil di kawasan Kenjeran terhadap iklim dan cuaca berdampak pada panjangnya durasi melaut dimana sekali berangkat bisa sampai seharian di laut. Saat terjadi kondisi bahaya nelayan sulit untuk meminta bantuan karena perangkat keselamatan yang dimiliki terbatas akibat mahalnya harga pasaran perangkat yang disertai dengan teknologi. Jika tiba-tiba terjadi cuaca ekstrem nelayan hanya menunggu di kapal sampai kabut itu hilang, sebelum melanjutkan perjalanan melaut. Untuk meminimalisir terjadinya risiko kecelakaan, maka dalam kegiatan pengabdian ini diaplikasikan suatu perangkat berbasis GPS, jaringan seluler, dan Internet of things (IOT) dinamakan HORORS. Petugas dapat mengetahui posisi kapal nelayan dengan presisi melalui interface ground sector yang telah dibuat secara realtime, dan akan menerima notifikasi apabila terjadi kecelakaan atau kondisi bahaya. Dari hasil penilaian oleh 15 nelayan pada saat In Depth Interview demonstrasi, dimensi kinerja dan ketahanan perangkat dinilai kurang baik. Hal ini juga dibuktikan melalui uji coba koneksi telah menunjukkan hasil bahwa alat ini hanya mampu menerima koneksi dengan jarak Ground Sector (GS) maksimum 1300 km. Sedangkan penilaian terhadap dimensi ketahanan perangkat diuji dengan memasukkan perangkat ke dalam air. Hasilnya dianggap masih belum memadai dikarenakan sampling waktu uji hanya sekali dengan durasi kurang dari 20 menit. Sementara itu rata-rata jarak melaut nelayan per hari sekitar 10 – 20 km dengan durasi rata-rata 6 – 8 jam. Dengan demikian, program pengembangan ke depan agar berkelanjutan untuk perangkat ini adalah penyempurnaan kinerja dan inovasi perangkat. Inovasi perangkat diperlukan dengan menambahkan menu prediksi cuaca, angin dan curah hujan yang lebih akurat pada hari yang sama
Cover Jurnal Cakrawala Maritim Vol 7 No 2 Nopember 2024 In-Chief, Editor
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i2.35

Abstract

Cover Journal
Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk Kegiatan Pertanian di Desa Mojokembang Pacet Rachmat, Aulia Nadia; Rohma Dhani, Mey; Santoso, Mochamad Yusuf; Khairansyah, Mades Darul; Amrullah, Haidar Natsir; Anindita, Galih; Arninputranto, Wibowo
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.36

Abstract

Industri pertanian dari hulu ke hilir meliputi produksi, awal, distribusi, serta pengolahan lanjutan. Proses produksi terdiri dari beberapa kegiatan yaitu penanaman dan pemeliharaan tanaman. Produksi padi berupa gabah kering giling meningkat sebesar 1,93% dari tahun 2022 ke tahun 2023. Peningkatan produksi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja yang dialami pekerja di bidang pertanian. Petani memiliki risiko kecelakaan kerja berupa cedera akibat penggunaan alat dan mesin pertanian. Maka dari itu, petani perlu diberikan pelatihan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan meliputi pemberian materi tentang jenis cedera yang dapat diderita serta cara penanganannya. Kegiatan tersebut meningkatkan wawasan warga Desa Mojokembang Pacet tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sawah.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bidang Pengelasan: Studi Kasus pada Proyek Pariwisata Desa Penanggungan Trawas Ari, Muhamad; Bachtiar; Wahyudi, Mohammad Thoriq; Amri, Moh. Syaiful; AL Amin, Mochammad Karim; Prastyawan, Rikat Eka; Hakim, Achmad Reyhan Fajar; Rohman, Muhammad Yuqal Abi
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.37

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dan harus diperhatikan dalam setiap jenis pekerjaan, terutama yang memiliki risiko kecelakaan tinggi, seperti pengelasan. Pengelasan sering kali menimbulkan bahaya bagi pekerja dan lingkungan sekitarnya jika tidak didukung oleh penerapan K3 yang memadai. Di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, kegiatan ekonomi masyarakat berkembang pesat, terutama dengan munculnya beberapa objek wisata. Dalam proses pembangunan infrastruktur proyek pariwisata, proses pengelasan menjadi salah satu metode yang banyak digunakan. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya K3 serta minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi isu krusial yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit kerja. Sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan sosialisasi K3 dengan fokus pada pengelasan, diikuti dengan pemberian APD kepada pekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam pekerjaan berisiko tinggi serta memberikan rekomendasi praktis dalam penerapan K3 di lapangan. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan dapat memicu peningkatan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam penggunaan APD guna mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan kesehatan serta keselamatan para pekerja. Melalui program ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, tidak hanya untuk pekerja, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 25