cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai. Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30319773     DOI : https://doi.org/10.61798/alaina.v1i1
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui program pengabdian atau layanan kepada masyarakat untuk mengembangkan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, dan hasil penelitian. Pengabdian atau layanan kepada masyarakat yang dimaksud adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan (skill) sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat atau komunitas. ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerbitkan hasil pengabdian yang mencakup beberapa bidang dengan prioritas topik atau isu sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika pendidikan yang terjadi di sekolah/madrasah dan lembaga pendidikan lain baik formal maupun informal. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kemampuan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran, pengingkatan kemampuan guru dan siswa terhadap penguasaan teknologi atau media pembelajaran, optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan problematika lainnya yang terjadi di institusi pendidikan. 2. Pemberdayaan masyarakat atau komunitas Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika yang terjadi di sekelompok masyarakat atau komunitas profesi tertentu. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan strategi pemasaran (marketing) Usaha Kecil Menengah (UKM), pedampingan pelaku usaha produk lokal/tradisional, dan pemberdayaan ekonomi keluarga mandiri. 3. Kesehatan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika masyarakat di bidang kesehatan, juga mencakup sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kesadaran hidup bersih, peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi, dan penanggulangan stunting atau gizi buruk di masyarakat. 4. Lingkungan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang lingkungan. Isu ini berkaitan dengan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, upaya merawat kelestarian alam, dan optimalisasi kawasan khusus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 5. Sosial Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang sosial masyarakat. Isu pada bidang ini berkaitan dengan upaya untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat dan upaya mereduksi masalah-masalah sosial yang lainnya.
Articles 59 Documents
Membangun Karakter Siswa Kelas V SD Negeri 064033 Melalui Kegiatan Edukatif dan Bermain Irmina Pinem; Regina Sipayung; Ester Duha; Prity Silalahi; Sanna Marbun; Wiwi Pasaribu
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.920

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional yang bertujuan mengembangkan siswa yang beretika, bertanggung jawab, dan memiliki karakter mulia. Namun, kegiatan pembelajaran di sekolah dasar cenderung lebih berfokus pada pencapaian kognitif, sehingga mengakibatkan perkembangan karakter siswa yang kurang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter siswa melalui implementasi permainan edukatif di UPT SD Negeri 064033 Medan, Kabupaten Johor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2026, melibatkan 21 siswa kelas lima. Metode yang digunakan meliputi presentasi pendidikan karakter, pelatihan melalui permainan edukatif, dan evaluasi melalui observasi dan refleksi siswa. Permainan yang diimplementasikan adalah “Kucing dan Tikus” dan versi modifikasi dari “Tepuk Ampar Pisang”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif efektif dalam meningkatkan kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan perilaku membantu siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa disiplin mencapai persentase tertinggi (95,24%), diikuti oleh perilaku membantu (90,48%), tanggung jawab (85,71%), dan kerja sama (80,95%). Meskipun beberapa siswa belum menunjukkan kerja sama yang optimal, kegiatan ini secara umum memberikan dampak positif pada perkembangan karakter siswa. Oleh karena itu, permainan edukatif dapat berfungsi sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar melalui aktivitas menyenangkan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa.
PELATIHAN PENGGUNAAN IFP INTERACTIVE FLAT PANEL PADA KKG TAPIN TENGAH DAN GABUNGAN KAB.TAPIN BERBASIS GAME INTERAKTIF TARIK TAMBANG KUIS PADA PEMBELAJARAN PJOK Bonita Amalia; Ahmad Maulana; Ahmat Fauzi
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1007

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran berbasis game interaktif melalui penerapan model Tarik Tambang Kuis pada Kelompok Kerja Guru (KKG) Tapin Tengah dan Gabungan Kabupaten Tapin. Indikator pada tujuan pengabdian ini  Pemahaman guru mengenai fungsi dan manfaat IFP. Dan Pemahaman terhadap fitur-fitur interaktif IFP. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran digital, khususnya IFP, yang selama ini lebih banyak digunakan sebagai media presentasi sederhana sehingga belum mampu mendukung pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan IFP, praktik pembuatan dan penerapan game interaktif Tarik Tambang Kuis, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pengabdian berlangsung dengan baik dan memperoleh respons positif dari peserta. Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman guru mengenai penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), pemanfaatan fitur-fitur interaktif, serta kemampuan mengembangkan pembelajaran PJOK berbasis game-based learning. Selain meningkatkan kompetensi digital guru, kegiatan ini juga mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PJOK sesuai dengan tuntutan transformasi digital di bidang pendidikan.  
PENYULUHAN PROGRAM LATIHAN TEKNIK DASAR BOLA VOLI MELALUI METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMAIN PEMULA VC AMATIR RAMBAH HILIR Riwaldi Putra; Arief Anthonius Purnama; Ardo Yulpiko Putra; Julianti
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1024

Abstract

Penguasaan teknik dasar merupakan aspek fundamental dalam pembinaan atlet bola voli, khususnya pada pemain pemula. Hasil observasi awal di VC Amatir Rambah Hilir menunjukkan bahwa sebagian besar pemain belum menguasai teknik dasar bola voli secara optimal, terutama pada keterampilan servis bawah, passing bawah, passing atas, smash, dan blocking. Selain itu, peserta juga memiliki pemahaman yang masih terbatas mengenai penyusunan program latihan yang sistematis serta penerapan prinsip pencegahan cedera olahraga selama proses latihan. Kondisi tersebut berpotensi menghambat peningkatan keterampilan sekaligus meningkatkan risiko terjadinya cedera akibat kesalahan teknik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemain pemula melalui penyuluhan program latihan teknik dasar bola voli menggunakan metode drill yang diintegrasikan dengan edukasi pencegahan cedera olahraga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi teknik dasar, praktik latihan menggunakan metode drill, serta evaluasi melalui observasi keterampilan dan diskusi. Materi yang diberikan mencakup teknik servis bawah, passing bawah, passing atas, smash, blocking, prinsip penyusunan program latihan, serta pentingnya pemanasan, pendinginan, pengaturan beban latihan, dan teknik gerak yang benar sebagai upaya pencegahan cedera. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik dasar bola voli, meningkatnya keterampilan dalam mela Kukan gerakan dasar secara lebih benar dan terkoordinasi, serta meningkatnya kesadaran peserta terhadap pentingnya pencegahan cedera selama latihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan dasar yang efektif, aman, dan berkelanjutan bagi klub bola voli amatir.
IMPLEMENTASI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS KULIAH KERJA NYATA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI DESA CAMPURASRI Amelia Dwi Wahyuni; Desi Nuzul Agnafia; Panji Arianto; Rizki Wahyu Lestari; Aprilia Asmaraningtyas; Lely Dwi Nur Anggraeni; Faturrohman Firrizqi; Dela Munifatul; Hasanah; Nur Fatkhur Rohmat; Ardiansyah Yusuf Romadhoni
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1031

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penentu keberhasilan pendidikan anak usia sekolah dasar, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan pendidikan tambahan di luar jam sekolah. Permasalahan mitra di Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi ditunjukkan oleh rendahnya semangat belajar anak, kecenderungan menghabiskan waktu luang untuk bermain gawai, minimnya pendampingan orang tua akibat kesibukan bertani, serta terbatasnya akses layanan bimbingan belajar swasta. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi program bimbingan belajar berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar anak-anak setempat. Metode yang digunakan adalah service learning dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui tahapan observasi kebutuhan, koordinasi dengan perangkat desa, penyusunan program dan materi, pelaksanaan pendampingan, hingga evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan angket sederhana, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi metode diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, ice breaking, dan pendampingan tugas sekolah mampu meningkatkan antusiasme, keaktifan, kepercayaan diri, dan kedisiplinan belajar anak. Orang tua dan perangkat desa memberikan respons positif terhadap keberlangsungan program. Faktor pendukung utama meliputi antusiasme anak dan dukungan masyarakat, sedangkan kendala terkait keterbatasan waktu, sarana, dan konsistensi kehadiran peserta dapat diatasi melalui penjadwalan fleksibel dan pendekatan kelompok kecil. Program ini disimpulkan efektif meningkatkan motivasi belajar anak dan berpotensi dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat maupun lembaga pendidikan setempat pascaprogram KKN.
PENDAMPINGAN EMOSI DAN KARAKTER ISLAMI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB C MUZDALIFAH KECAMATAN MEDAN AMPLAS Rika Widya; Salma Rozana; Hadi Saputra Panggabean; Hernawan Syahputra Lubis
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1057

Abstract

Anak tunagrahita memerlukan dukungan emosional yang konkret, berulang, dan sesuai dengan kemampuan adaptifnya. Tim pengabdian melaksanakan pendampingan emosi dan karakter Islami di SLB C Muzdalifah, Kecamatan Medan Amplas, pada 15 Juni 2026. Program ini bertujuan membantu anak mengenali emosi, mengungkapkan kebutuhan, menenangkan diri, serta mengaitkan pengalaman emosional dengan nilai sabar, kasih sayang, sopan santun, tanggung jawab, dan kebiasaan meminta maaf. Tim menerapkan pendekatan partisipatif, adaptif, dan berbasis pengalaman melalui media visual, cerita sosial, pemodelan perilaku, latihan jeda dan pernapasan, penguatan positif, serta refleksi bersama guru. Tim mengevaluasi pelaksanaan melalui observasi proses, respons terhadap instruksi, penggunaan bantuan visual, dan tingkat dukungan yang anak perlukan. Program ini menghasilkan Model SAHATI yang meliputi enam langkah, yaitu sadari emosi, akui dan ungkapkan, hentikan respons impulsif, arahkan perilaku Islami, teladankan dan ulangi, serta integrasikan dalam rutinitas. Tanpa mengklaim efektivitas kuantitatif, model ini menawarkan panduan praktis, terstruktur, konsisten, kontekstual, dan berkelanjutan bagi sekolah dan keluarga mereka
PENGEMBANGAN PRODUK : DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TEMPE DI KELURAHAN TUKKA Yusi Tri Utari Panggabean; Rahmadiah Hanum; Sinta Veronika Hutabarat; Indra Setiawan Hutabarat; Mira Yosefa Siregar
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1058

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk tempe melalui inovasi olahan menjadi tempe kremes di Kelurahan Tukka. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat. Tempe dipilih karena ketersediaannya yang melimpah, harga yang terjangkau, serta tingkat konsumsi yang tinggi di masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diversifikasi produk tempe menjadi tempe kremes mampu meningkatkan peluang usaha masyarakat, dengan modal yang relatif kecil namun menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Selain itu, strategi pemasaran digital turut mendukung peningkatan daya saing produk.
PEMANFAATAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL UNTUK UMKM PEREMPUAN DI HKBP RESSORT POHAN JULU PARIKSABUNGAN KABUPATEN TAPANULI UTARA Ronal Donra Sihaloho; Herta Manurung; Joan Berlin Damanik; Rina Handayani; U Khim Long; Resipa Siburian
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1059

Abstract

Era Digitalisasi pada saat ini mendorong pemanfaatan aplikasi keuangan digital dalam proses pengembangan usaha UMKM terutama dalam bidang keuangan. Para pelaku UMKM dapat mempergunakan kemajuan teknologi keuangan digital dalam bidang pembiayaan dan penguatan modal bisnis. Akan tetapi rendahnya literasi keuangan digital membuat para pelaku UMKM terutama berbasis teknologi digital tidak dapat mempergunakan layanan keuangan digital dengan baik, sehingga justru banyak terkena pinjaman online ilegal. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada punguan parompuan HKBP Pohan Julu, Pariksabungan, Kabupaten Tapanuli Utara, dimana dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Juli 2026. Adapun pengabdian masyarakat ini telah dilakukan pendampingan tentang pemanfaatan literasi keuangan digital UMKM perempuan, dari hasil kegiatan ini diketahui bahwa para UMKM yang ada di punguan parompuan HKBP Pohan Julu, Pariksabungan, Kabupaten Tapanuli Utara masih rendah dalam pemahaman terkait literasi keuangan digital. Hal ini yang membuat beberapa pelaku UMKM digital sulit untuk berkembang bahkan dapat memperburuk kinerja bisnis. Keberhasilan dari kegiatan ini dapat dilihat dari pelaku UMKM yang telah memanfaatkan berbagai aplikasi keuangan digital bagi peningkatan modal kerja melalui pembiayaan keuangan digital. Para pelaku UMKM dapat juga mengenal tata kelola keuangan digital, sehingga dapat melakukan transaksi digital sebagai upaya untuk memperkuat aspek keuangan dan ekosistem bisnis digital.
MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS IWEE (INTEGRATED WOMEN ECONOMIC EMPOWERMEN) UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN DI PUNGUAN PAROMPUAN DISTRIK REGIONAL I DISTRIK XVI HUMBANG HABINSARAN Rosalinda Septiani Sitompul; Talenta Emma Renata Marbun; Niarita Bukti; David Yanto Daniel Mahulae; Risma Nurhaini Munte; Jupeng Sihombing; Palado Silitonga
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1060

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Model Manajemen Pendidikan Berbasis IWEE (Integrated Women Economic Empowerment) untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Punguan Parompuan Distrik Regional I Distrik XVI Humbang Habinsaran”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi perempuan jemaat yang mayoritas berprofesi sebagai petani cabai dan kerap mengalami kerugian ekonomi saat terjadi panen raya atau penurunan harga cabai, sehingga sebagian hasil panen tidak termanfaatkan secara optimal. Berangkat dari situasi tersebut, program ini menawarkan solusi melalui pengembangan model manajemen pendidikan berbasis IWEE yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha pengolahan cabai menjadi saus cabai bernilai jual lebih tinggi. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam memanfaatkan cabai sebagai produk olahan, memperkuat literasi keuangan dan manajemen usaha sederhana, serta mendorong terbentuknya kelompok usaha perempuan yang mandiri. Pendekatan IWEE digunakan untuk memastikan bahwa proses pemberdayaan tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi mencakup penguatan kapasitas, partisipasi aktif, dan pengembangan potensi ekonomi berbasis komunitas gerejawi. Metode pelaksanaan meliputi beberapa tahapan: analisis kebutuhan dan potensi perempuan petani cabai; sosialisasi konsep IWEE dan pentingnya nilai tambah komoditas; pelatihan teknis pembuatan saus cabai (seleksi bahan, proses pengolahan, pengemasan, dan standar kebersihan); pelatihan manajemen usaha dan literasi keuangan; serta pendampingan pembentukan kelompok usaha saus cabai. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, penilaian kualitas produk, dan refleksi kelompok mengenai rencana tindak lanjut. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan cabai, lahirnya produk saus cabai yang layak konsumsi dan potensial dipasarkan, serta terbentuknya kelompok usaha perempuan yang mengelola produksi secara berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan menjadi model manajemen pendidikan berbasis IWEE yang dapat direplikasi di komunitas perempuan gerejawi lainnya sebagai strategi pemberdayaan ekonomi yang berbasis potensi lokal, modal sosial, dan penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat
PILAH SAMPAH BERBASIS EKOTEOLOGI UNTUK MENDUKUNG KONSERVASI MANGROVE DI DESA TONGKE-TONGKE Abd. Muhaemin Nabir; Heri Irawan; Ibrahim Abdullah; Abd. Rahman; Amir Hamzah; Nasyira Nasyira
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1061

Abstract

Kawasan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, namun keberadaannya masih menghadapi ancaman akibat pencemaran sampah rumah tangga dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekoteologis, kemampuan masyarakat dalam memilah sampah berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), serta mendukung konservasi mangrove di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif pada setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyuluhan ekoteologi, pelatihan pemilahan sampah, aksi konservasi mangrove, hingga evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep ekoteologi, fungsi ekologis mangrove, dan pengelolaan sampah, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga mampu menerapkan teknik pemilahan sampah dengan baik, didukung oleh tingginya tingkat kepuasan dan komitmen untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan menghasilkan aksi nyata berupa pembersihan kawasan mangrove, penanaman bibit mangrove, penyediaan tempat sampah terpilah, serta pembentukan Tim Pengelola Sampah Desa sebagai upaya menjaga keberlanjutan program. Program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung konservasi mangrove yang berkelanjutan.
PENDAMPINGAN LITERASI INDUSTRI HALAL BAGI PELAKU UMKM DI ERA REGULASI JAMINAN PRODUK HALAL DI KABUPATEN SINJAI Srianti Permata; Abd. Muhaemin Nabir; Heri Irawan; Mohammad Hasnin; Harfiani; Rabiah Aqilah Ahmad
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1063

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi industri halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai melalui program pendampingan yang terstruktur. Rendahnya pemahaman pelaku UMKM mengenai regulasi Jaminan Produk Halal (JPH), prosedur sertifikasi halal, dan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan pelaku usaha, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, konsultasi, pendampingan langsung, serta evaluasi hasil kegiatan. Materi yang diberikan mencakup konsep industri halal, kebijakan JPH, prosedur sertifikasi halal, penerapan SJPH, dan strategi peningkatan daya saing produk halal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip halal dalam seluruh proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk. Selain itu, pelaku usaha memperoleh kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi persyaratan administrasi sertifikasi halal dan menyusun langkah-langkah persiapan untuk memperoleh sertifikat halal. Program ini juga meningkatkan motivasi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha berbasis industri halal sebagai upaya memperluas akses pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan memperkuat daya saing produk. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mendukung pengembangan ekosistem industri halal yang berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat