cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
ccgedu.org@gmail.com
Editorial Address
Jln. By Pass BIL Batujai. Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30319773     DOI : https://doi.org/10.61798/alaina.v1i1
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui program pengabdian atau layanan kepada masyarakat untuk mengembangkan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, dan hasil penelitian. Pengabdian atau layanan kepada masyarakat yang dimaksud adalah upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan (skill) sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat atau komunitas. ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat menerbitkan hasil pengabdian yang mencakup beberapa bidang dengan prioritas topik atau isu sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika pendidikan yang terjadi di sekolah/madrasah dan lembaga pendidikan lain baik formal maupun informal. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kemampuan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran, pengingkatan kemampuan guru dan siswa terhadap penguasaan teknologi atau media pembelajaran, optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan problematika lainnya yang terjadi di institusi pendidikan. 2. Pemberdayaan masyarakat atau komunitas Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika yang terjadi di sekelompok masyarakat atau komunitas profesi tertentu. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan strategi pemasaran (marketing) Usaha Kecil Menengah (UKM), pedampingan pelaku usaha produk lokal/tradisional, dan pemberdayaan ekonomi keluarga mandiri. 3. Kesehatan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika masyarakat di bidang kesehatan, juga mencakup sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Isu pada bidang ini misalnya adalah peningkatan kesadaran hidup bersih, peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi, dan penanggulangan stunting atau gizi buruk di masyarakat. 4. Lingkungan Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang lingkungan. Isu ini berkaitan dengan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, upaya merawat kelestarian alam, dan optimalisasi kawasan khusus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. 5. Sosial Cakupan bidang ini bertujuan untuk menyelesaikan problematika di bidang sosial masyarakat. Isu pada bidang ini berkaitan dengan upaya untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat dan upaya mereduksi masalah-masalah sosial yang lainnya.
Articles 56 Documents
PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS KOMUNITAS DALAM PEMBERDAYAAN USAHA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAN AKSES PASAR Yenni Kurnia Gusti; Muhammad Mathori; Beta Asteria; Arneta Devi Fransiska; Nur Adira Priyawina
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.611

Abstract

UMKM lokal di Dusun Denggok Lor, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi produk yang beragam, namun masih menghadapi keterbatasan dalam daya saing dan akses pasar, khususnya akibat rendahnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital sebagai upaya meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar UMKM lokal secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi identifikasi kebutuhan UMKM, pelatihan dan pendampingan pemasaran digital, pembentukan tim konten lokal serta implementasi penggunaan media digital sebagai sarana pemasaran, evaluasi kegiatan serta keberlanjutan program. Kontribusi utama dari kegiatan ini terletak pada pengembangan model pemberdayaan UMKM berbasis pemasaran digital yang mengedepankan integrasi antara peningkatan kapasitas individu dan penguatan komunitas lokal. Model ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pelaksanaan program pengabdian serupa di wilayah pedesaan dengan karakteristik yang sejenis, serta memberikan implikasi praktis dalam upaya peningkatan daya saing dan akses pasar UMKM secara berkelanjutan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Dusun Denggok Lor.
PELATIHAN PROGRAM LATIHAN BAGI PELATIH PELATDA KONI KOTA MATARAM TAHUN 2026 Soemardiawan; Susi Yundarwati; Nurdin; Ismail Marzuki
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.697

Abstract

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bahwa prestasi olahraga hanya dapat dicapai dengan pembinaan atlet yang memiliki bakat selain itu juga pelatih dan Wasit olahraga. Urgensi masalah pada saat melihat hasil Pretes atlet KONI Kota Mataram sebanyak 50% persen kondisi atlet mengalami penurunan kondisi atlet saat ini menghawatirkan pada Pelatda Sangkareang Koni Kota Mataram. tujuan pengabdian untuk mengetahui Pelatihan program latihan bagi pelatih PELATDA KONI Mataram, Metode yang digunakan penelitian pengabdian ini akan direalisasikan dengan menggunakan pendekatan terpadu melalui implemetasi pelatihan yang sesuai dengan siklus kegiatan pelatihan yang terstandar yang meliputi analisis kebutuhan pelatihan, perencanaan pelatihan, penyusunan bahan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelaksanaan Pelatihan program latihan bagi pelatih PELATDA KONI Mataram. Kehadiran peserta dalam mengikuti pelatihan peyusunan instrumen tes serta pengukuran kondisi fisik bagi Atlet Pelatda Sangkareang Kota Mataram telah kehadiran mencapai 90%. Tujuan pelatihan ini adalah dalam pengabdian pelatihan diharapkan para pelatih mampu menyusun Program Latihan, Mingguan, Bulanan, dan Tahunan serta mengetahui instrumen tes dan pengukuran kondisi fisik sebagai bahan rujukan dalam merumuskan program latihan sehingga dapat meningkatkan prestasi atlet yang signifikan terhadap tes kondisi fisik sistmatis, ecara efektif, efisien untuk meningkatkan prestasi atlet kota mataram  
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS DALAM PENGEMBANGAN LEGENDA MASYARAKAT BIMA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DAN PEMBELAJARAN SASTRA DI PENDIDIKAN DASAR Qurban Hajar; Nursidrati; Nurlailah; Bella Puspita; Suryani
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.730

Abstract

Kearifan lokal merupakan aset budaya yang berperan penting dalam membentuk identitas masyarakat sekaligus menjadi sumber pembelajaran kontekstual di dunia pendidikan. Di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, legenda sebagai bagian dari sastra lisan menyimpan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya yang berpotensi dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra di pendidikan dasar. Namun, pemanfaatan legenda lokal sebagai bahan ajar masih terbatas dan belum terstruktur secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas dalam mengembangkan, mendokumentasikan, dan mengaktualisasikan legenda masyarakat Bima sebagai upaya penguatan kearifan lokal sekaligus sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra di tingkat pendidikan dasar. Pendekatan yang digunakan adalah antropologi sastra dengan dukungan etnografi digital. Data diperoleh melalui wawancara daring dengan tokoh masyarakat dan pelaku budaya, serta dokumentasi cerita rakyat yang berkembang di lingkungan komunitas. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menekankan pada identifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam legenda. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa legenda masyarakat Bima mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, seperti kepemimpinan, gotong royong, solidaritas sosial, kearifan ekologis, dan penghormatan terhadap tradisi. Selain itu, proses pemberdayaan komunitas juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mewariskan cerita rakyat sebagai identitas budaya lokal. Kesimpulannya, pemberdayaan komunitas dalam pengembangan legenda lokal tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal di pendidikan dasar. Oleh karena itu, diperlukan integrasi sistematis antara komunitas budaya dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan berkelanjutan
PENINGKATAN KEBUGARAN DAN PENCEGAHAN CEDERA MELALUI EDUKASI SPORT MASSAGE PADA KELOMPOK PRA-LANSIA DI DESA BAJAK Helvi Darsi; Erick Salman; Citra Zhariat Malasari; Rais Firlando; Endang Suswati; Ratna Wulan Sari
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.778

Abstract

Masuknya usia pra-lansia (45–59 tahun) ditandai dengan penurunan fungsi fisiologis tubuh, penurunan fleksibilitas otot, kekakuan sendi, dan peningkatan risiko keluhan nyeri otot serta cedera ringan akibat aktivitas sehari-hari. Masalah ini sangat dirasakan oleh warga kelompok pra-lansia di Desa Bajak, yang memiliki pemahaman rendah mengenai cara menjaga kebugaran dan mencegah cedera. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang manfaat serta penerapan teknik dasar sport massage yang aman dan tepat untuk menjaga kebugaran serta mencegah cedera. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan teori, demonstrasi teknik pijat, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dari rata-rata 45% sebelum kegiatan menjadi 88% setelah kegiatan. Peserta mampu menerapkan teknik dasar seperti effleurage, petrissage, tapotement, dan vibration dengan benar, serta melaporkan penurunan keluhan nyeri otot, rasa lebih rileks, dan peningkatan mobilitas tubuh. Disimpulkan bahwa edukasi sport massage efektif meningkatkan kebugaran dan menjadi upaya preventif cedera pada kelompok pra-lansia di Desa Bajak.
PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA SMA MUHAMMADIYAH WATES KULON PROGO Rahmi; Devi Anugrah; Siwi Utaminingtyas; Faridl Musyadad
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.789

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pengembangan kreativitas sebagai salah satu kompetensi penting yang mendukung kemampuan peserta didik dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi, sehingga diperlukan kegiatan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan berbasis pengalaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan pembuatan ecoprint yang memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai media pembelajaran kreatif sekaligus sarana edukasi lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan praktis, kesadaran lingkungan, dan wawasan kewirausahaan siswa SMA Muhammadiyah Wates Kulon Progo melalui pelatihan pembuatan ecoprint. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi tahapan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami konsep, manfaat, serta teknik pembuatan ecoprint, mulai dari pemilihan bahan alami, penyusunan motif, proses pengukusan, hingga menghasilkan produk akhir yang memiliki nilai estetika. Selain itu, pelatihan mampu meningkatkan kreativitas siswa yang ditunjukkan melalui kemampuan mengeksplorasi ide, mengombinasikan bentuk dan warna alami, serta menghasilkan karya yang beragam dan unik.
PELATIHAN BERBASIS SPORT SCIENCE DAN COACHING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI ATLET BULU TANGKIS PADA USIA DINI Taufiq Hidayat; Rizky Aris Munandar; Amal Fauqi; Sandi Achmad Pratama
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.817

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan konsentrasi dan stabilitas mental atlet bulutangkis usia dini di PB. Bima Akbar yang berdampak pada belum optimalnya prestasi atlet meskipun telah dilakukan latihan teknik, fisik, dan taktik secara rutin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet melalui pelatihan berbasis sport science dan coaching dengan pendekatan learning to shift attention yang menekankan penguatan aspek psikologis, khususnya konsentrasi dan pengendalian emosi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan observasi dan perencanaan program, pelaksanaan pemberian materi sport science, latihan teknik, fisik, mental, serta posttest, dan evaluasi penilaian hasil latihan secara berkelanjutan). Kegiatan dilaksanakan pada 20 Mei 2026 di Gor Bulutangkis Nggeru, Sila, Kabupaten Bima dengan melibatkan 15 atlet usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman atlet terhadap pentingnya aspek psikologis dalam pertandingan, meningkatnya kemampuan konsentrasi, serta lebih baiknya pengendalian emosi dan fokus saat latihan maupun simulasi pertandingan. Kesimpulannya, pelatihan berbasis sport science dan coaching dengan pendekatan learning to shift attention efektif dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet bulutangkis usia dini, tidak hanya pada aspek teknik dan fisik tetapi juga mental. Kontribusi kegiatan ini adalah menghasilkan model pelatihan terintegrasi berbasis sport science yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan prestasi atlet di tingkat regional maupun nasional.
PENINGKATAN KESADARAN PENDIDIKAN LANJUTAN KETURUNAN MIGRAN MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEKERJA INDONESIA DI MALAYSIA Helmia Tasti Adri; Suwarjono; Wilis Firmansyah
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.828

Abstract

Anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses pendidikan yang berkelanjutan, terutama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Rendahnya literasi pendidikan orang tua serta keterbatasan informasi mengenai jalur pendidikan tinggi dan peluang beasiswa menjadi faktor yang memengaruhi aspirasi pendidikan anak migran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pendidikan lanjutan keturunan migran melalui edukasi dan pendampingan kepada pekerja migran Indonesia di Malaysia. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif dalam identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan kepada 10 pekerja migran Indonesia yang memiliki anak usia sekolah melalui seminar edukatif, diskusi kelompok, konsultasi individual, dan pendampingan penyusunan rencana pendidikan anak. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest serta didukung observasi dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan kesadaran peserta dari 58,5 menjadi 85,6 atau meningkat sebesar 27,1 poin. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pendidikan tinggi, peluang beasiswa, serta komitmen yang lebih kuat dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pendidikan lanjutan dan membantu keluarga pekerja migran menyusun perencanaan pendidikan yang lebih terarah bagi masa depan anak.
STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI, TOLERANSI, DAN KEMANDIRIAN BERWIRAUSAHA MELALUI PEMBINAAN RELASI SOSIAL POSITIF ANTAR TEMAN DI SEKOLAH DASAR Ma'rifatul Jannah; Riza Kurniawan; Muhammad Hasan Al Banna; Mita April Lia; Ony Ditasari
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.834

Abstract

Pengembangan karakter siswa di tingkat sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting untuk menghasilkan generasi yang bermoral dan kompetitif. Rendahnya kepedulian sosial, toleransi dan pemahaman tentang kemandirian berwirausaha di kalangan siswa MI Muhammadiyah Madiun menjadi alasan diadakannya kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menilai strategi "Pembinaan Relasi Sosial Positif antar Teman" sebagai langkah untuk membentuk karakter peduli, toleransi, dan kemandirian berwirausaha pada siswa kelas 5 MI Muhammadiyah Madiun. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pendampingan kegiatan kooperatif, proyek sosial kolaboratif, dan simulasi kewirausahaan berbasis kelompok (market day). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini efektif dalam membentuk karakter kepedulian dan toleransi antarsiswa secara berkelanjutan, ditunjukkan dengan 75% siswa aktif mendengarkan, 68% siswa secara sukarela menawarkan bantuan, dan 80% siswa menghormati perbedaan masing-masing individu. Selain itu, relasi sosial positif antarsiswa mendorong keberanian, tanggung jawab, dan kemandirian dalam berwirausaha sejak mereka masih di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter yang dapat diadopsi oleh sekolah dasar lainnya di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah umum lainnya.
PEMBERDAYAAN ATLET DAN PELATIH MELALUI SOSIALISASI PENCEGAHAN SERTA PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA BERBASIS METODE RICE SERTA PENDEKATAN PEACE & LOVE DI KLUB SEPAK BOLA KARANG TARUNA BUKIT TINGGI I Nyoman Sukartidana; Lalu Suprawesta; Mohammad Syahroni
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.907

Abstract

Cedera olahraga merupakan salah satu permasalahan yang paling sering dialami oleh atlet sepak bola dan dapat memberikan dampak terhadap performa, keberlangsungan latihan, serta prestasi atlet apabila tidak ditangani secara tepat. Rendahnya pengetahuan atlet dan pelatih mengenai pencegahan serta penanganan cedera berdasarkan bukti ilmiah menyebabkan masih banyak praktik pertolongan pertama yang kurang sesuai dengan rekomendasi terkini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet serta pelatih mengenai pencegahan dan penanganan cedera olahraga melalui sosialisasi berbasis metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) yang dipadukan dengan pendekatan PEACE & LOVE sebagai pedoman penanganan cedera jaringan lunak yang lebih mutakhir. Sasaran kegiatan adalah atlet dan pelatih Klub Sepak Bola Karang Taruna Bukit Tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi kasus, praktik pertolongan pertama, diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai mekanisme cedera, strategi pencegahan, prinsip pertolongan pertama, serta penerapan metode RICE dan pendekatan PEACE & LOVE. Rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 58,6 pada pre-test menjadi 88,9 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 51,7%. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan prosedur penanganan awal cedera dengan lebih tepat sesuai prinsip evidence-based practice. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas atlet dan pelatih dalam upaya pencegahan cedera serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan latihan maupun pertandingan. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan pada klub olahraga tingkat komunitas sebagai bagian dari pembinaan prestasi olahraga yang aman dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa dalam Pengembangan Media Ajar Berbasis Artificial Intelligence melalui Workshop Deep Learning Bagi Guru MGMP Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di Kabupaten Barito Kuala Kamariah Kamariah; Haswinda Harpriyanti; M. Saufi
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.910

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar bagi guru dalam mengembangkan media ajar yang lebih inovatif, adaptif, dan kontekstual. Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran bahasa masih menghadapi kendala, terutama pada aspek literasi digital, keterampilan teknis, dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa dalam mengembangkan media ajar berbasis AI melalui workshop deep learning. Sasaran kegiatan adalah 50 guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Kabupaten Barito Kuala. Metode kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, implementasi workshop, evaluasi, dan tindak lanjut. Workshop dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik langsung penggunaan tools AI, proyek mini pengembangan media ajar, presentasi hasil, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan penilaian produk media ajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual guru terhadap AI dan deep learning dari rata-rata 45,6 menjadi 82,9. Keterampilan praktis guru dalam menggunakan tools AI dan mengembangkan media ajar juga meningkat dari rata-rata 44,1 menjadi 81,9. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan prototipe media ajar berbasis AI yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai konteks pembelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dengan demikian, workshop deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru bahasa serta mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan MGMP.