cover
Contact Name
Fransisca Chondro
Contact Email
fransisca_chondro@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalabdimastrimedika@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Tapa No.260, RT.5/RW.9, Tomang, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 30322871     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.25105
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika adalah jurnal nasional yang memaparkan naskah hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, terutama berupa penerapan ilmu kedokteran dan kesehatan dalam upayanya memperbaiki tingkat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Jurnal ini merupakan jendela sumbangsih insan kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit dua kali setahun (Bulan Januari dan Juli).
Articles 59 Documents
PELATIHAN KADER PUSKESMAS CISIMEUT  PENANGANAN PERTAMA GIGITAN ULAR Nazma, Diani; Mahardieni, Karlina; Prasetyaningsih, Noviani; Adiwardhani, Anggraeni; Sulenra, Ayu Fatimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24760

Abstract

Gigitan ular berbisa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi ancaman di daerah tropis, termasuk di komunitas adat Baduy yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan modern. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama sangat penting untuk menurunkan risiko kesakitan maupun kematian akibat gigitan ular. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas penyuluhan berbasis partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang pertolongan pertama gigitan ular berbisa pada masyarakat Baduy. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyuluhan, simulasi, serta pemberian media edukasi berupa poster dengan ilustrasi sederhana. Sebanyak 26 orang mengikuti pre-test dan post-test sebagai evaluasi pengetahuan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori cukup (53,8%), sementara 42,3% memiliki pengetahuan baik, dan hanya 3,8% yang termasuk kategori kurang. Setelah penyuluhan, sebanyak 23 orang mengisi post-test dengan hasil tidak ada yang berada pada kategori kurang, 34,8% pada kategori cukup, dan 65,2% pada kategori baik. Terjadi pergeseran yang jelas dari kategori cukup menjadi kategori baik, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan dan pelatihan dengan pendekatan partisipatif efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat adat mengenai pertolongan pertama gigitan ular berbisa, sekaligus menjadi salah satu strategi pemberdayaan komunitas adat dalam menghadapi risiko kesehatan
PENYULUHAN TENTANG PENGENALAN SINDROMA METABOLIK DAN CARA MENGATASINYA Samara, Tjam Diana; Sidarta, Nuryani; Setiawati, Lenny; Kosasih, Adrianus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24820

Abstract

Sindroma metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan. Sindrom aini dapat meningkatkan risiko terjadi penyakit jantung koroner, serangan jantung, diabetes tipe 2. Beberapa penanganan yang dapat dilakukan terdahap sindroma metabolik antara lain menerapkan pola makan yang baik, aktivitas fisik setidaknya 150 menit aktivitas sedang per minggu, dan menurunkan berat badan. Selain itu perlu dilakukan manajemen stres, berhenti merokok, dan cukup tidur yang berkualitas. Bila telah dilakukan hal-hal tersebut tidak juga mengurangi sindroma metabolik, maka perlu penanganan lebih lanjut oleh ahlinya. Masih banyak warga di Kelurahan Tomang yang belum memahami apa itu sindroma metabolik sehingga tidak mengetahui bahaya terhadap kesehatannya dan bagaimana mengatasinya. Oleh karena itu dirasakan perlu untuk dilakukan penyuluhan tentang sindroma meyabolik dan apa yang perlu dilakukan untukl mengurangi kejadian sindrom ametabolik. Kegiatan PKM ini disambut baik oleh warga Kelurahan Tomang. Warga mendapatkan pengetahuan tentang sindroma metabolik dan dapat memahami bagaimana cara mencegahnya.  Hal sederhana yang dapat dilakukan oleh warga dalam mencegah sindroma metabolik antara lain mengurangi makanan dan minuman manis dan sejenisnya, membatasi makanan tinggi lemak dan tinggi garam, memperbanyak sayuran dan buah-buahan segar serta protein tanpa lemak dan biji-bijian.
NYERI PUNGGUNG BAWAH: PENYEBAB DAN CARA PENCEGAHANNYA Chondro, Fransisca; Sudarma, Verawati; Chudri, Juni; Handayani, Astri; Adhari, Nazwa Nathania; Putri, Rahma Arifa; Sipayung, Putra Raja Imanuel; Suryaningtyas, Maheswari Adhiatie Moerti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25085

Abstract

Low Back Pain (LBP) is a musculoskeletal health problem that is a leading cause of disability and reduced quality of life, particularly among adults engaged in physically demanding activities, non-ergonomic working postures, and repetitive domestic tasks. Nagrak Village, Bogor Regency, is predominantly inhabited by adults, especially women who work as housewives and informal physical workers, placing them at high risk of developing LBP. Limited community knowledge regarding the causes and prevention of LBP remains a major concern. This activity aimed to improve community knowledge regarding the causes and prevention of LBP. The methods included health education sessions, demonstrations of ergonomic postures, and simple stretching exercises, with evaluation conducted using pretest and posttest assessments. The results showed an improvement in participants’ knowledge following the intervention. At the pretest, 53% of participants had a low level of knowledge about LBP. After the intervention, no participants remained in the low-knowledge category, with 60% demonstrating a moderate level of knowledge and the remainder showing good knowledge. It can be concluded that this activity was effective in improving community knowledge regarding LBP and its prevention.
EDUKASI DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA UNTUK OSTEOARTHRITIS PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KRENDANG Susetyo, Angela Excellcia Larasaty; Ardillah, Dinda Rizky; Sorfina, Akialyn Naznin; Nugraha, Alfajri Febri; Asral, Akasyah Muhammad; Arsy, Alinda; Roza, Alzhika Khalisa; Arumdyta, Amanda Syadzwina Mecca; Thalia, Anita; Primaresti, Arella Fina; Faza, Arnira Nailah; Agustina, Almalia Rachma; Atmaja, Egi Martvi; Saubaki, Elisa Kezia; Primandari, Rima Anindita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25106

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang sering dijumpai pada populasi usia lanjut dan berhubungan dengan trauma berulang yang berlangsung dalam waktu lama. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Krendang dengan fokus pada pendekatan kedokteran keluarga dengan menilai aspek bio-psikososial secara komprehensif. Sasaran kegiatan adalah Ibu M, 59 tahun, yang mengalami OA. Metode yang digunakan meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, penilaian kondisi rumah dan lingkungannya, serta edukasi. Selain itu, dilakukan juga penilaian terhadap kondisi ekonomi dan dukungan keluarga udalam beradaptasi dengan penyakit kronis ini. Hasil kunjungan ini menunjukkan pentingnya penerapan pendekatan bio-psikososial pada pasien OA untuk meningkatkan fungsi dan kualitas hidup pasien di tingkat komunitas.
PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DALAM PENANGANAN ANEMIA GRAVIS BERULANG PADA PEREMPUAN USIA DEWASA MUDA Maulia, Elita Dewi; Putri, Eridia Adristi Nasywa; Putri, Errica Atha Malya; Handoko, Kaila Nurkumala; Hasri, Malika Adira; Arasy, Muhammad Aqshal Darell; Hadyan, Mohamad Fahmi; Rhamadian, Muchammad Edrick Kevin; Shahab, Muhammad Samy; Zubizalleta, Muhammad Azmi; Musawwir, Muhammad Nur; Fitrianissa, Nabila Yudiantika; Ramdania, Nadhira Putri; Salsabila, Nadiyah; Primandari, Rima Anindita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25221

Abstract

Anemia pada perempuan usia dewasa muda masih merupakan masalah kesehatan yang penting, terutama di daerah sosial-ekonomi rendah. Anemia yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi anemia gravis dengan risiko komplikasi sistemik. Telah dilakukan Praktek Lapangan  di Kelurahan Krendang, Jakarta Barat pada Desember 2025.  Sasaran kegiatan adalah Nn. N, 18 tahun dengan riwayat anemia gravis kronik berulang. Kegiatan dilakukan dalam bentuk wawancara, pemeriksaan fisik, penilaian fungsi keluarga menggunakan F-APGAR, dan evaluasi kondisi tempat tinggal. Berdasarkan hasil kunjungan, Nn. N memiliki riwayat anemia gravis berulang hingga memerlukan transfusi darah, gangguan menstruasi, pola makan rendah zat besi, keterbatasan ekonomi, lingkungan rumah yang kurang layak huni, serta disfungsi keluarga tingkat sedang. Kombinasi faktor biopsikososial, dan dinamika keluarga berperan dalam terjadinya anemia gravis kronik dan terputusnya pengobatan pada Nn. N. Dapat disimpulkan bahwa perlunya pendekatan kedokteran keluarga yang mencakup tata laksana klinis, edukasi berkelanjutan, pendampingan keluarga, peningkatan literasi kesehatan, serta penguatan dukungan emosional dan praktis sangat diperlukan untuk mencegah kekambuhan dan memperbaiki luaran jangka panjang
PENDEKATAN BIOPSIKOSOSIAL DAN EDUKASI KELUARGA PADA KASUS SKIZOFRENIA DENGAN RIWAYAT PENYALAHGUNAAN NAPZA Annam, Deva Muhammad; Shabrina , Afifah Aulia; Ishmah; Putri, Alya Fatma; Khairunnisa, Audy Fathia; Pradipta, Bahtiar Hendrawan; Ahmad, Balqis Sellomo; Handayani, Chica; Ramadhan, Fauziah Putri; Larasari, Andira; Satyasari, Daniella
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25467

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang memengaruhi pola pikir, emosi, dan perilaku sosial, serta sering menimbulkan beban psikososial bagi pasien dan keluarga. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor sosiodemografi, lingkungan, dan riwayat penyalahgunaan NAPZA.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis aspek biopsikososial dan memberikan edukasi keluarga pada pasien skizofrenia di wilayah padat penduduk Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga melalui kunjungan rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, analisis fungsi keluarga, serta intervensi edukasi menggunakan metode konseling individu dan keluarga.  Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya faktor risiko berupa kondisi sosial ekonomi rendah, disfungsi keluarga tingkat sedang, dan riwayat penggunaan NAPZA. Edukasi meningkatkan pengetahuan keluarga sebagai caregiver utama, meskipun peningkatan pemahaman pada pasien masih terbatas. Pendekatan biopsikososial dengan keterlibatan keluarga melalui edukasi konseling berperan penting dalam mendukung perawatan pasien dan berpotensi menurunkan risiko kekambuha
ANALISIS KLINIS DAN SOSIAL PADA PASIEN LANSIA DI KRENDANG DENGAN HNP (HERNIA NUCLEUS PULPOSUS) Primaresti, Arella Fina; Nugraha, Alfajri Febri; Susetyo, Angela Excellcia Larasaty; Faza, Arnira Nailah; Asral, Akasyah Muhammad; Arsy, Alinda; Roza, Alzhika Khalisha; Ardillah, Dinda Rizky; Atmaja, Egi Martvi; Sorfina, Akialyn Naznin; Agustina, Almalia Rachma; Saubaki, Elisa Kezia; Thalia, Anita; Arumdytha, Amanda Syadzwina Mecca; Lintuuran, Rivo Mario Warouw
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25517

Abstract

Hernia Nucleus Pulposus (HNP) merupakan kondisi patologis di mana bagian dari nucleus pulposus menonjol melalui annulus fibrosus dan dapat menekan akar saraf tulang belakang, sehingga menimbulkan nyeri punggung bawah yang signifikan dan keterbatasan fungsional pada penderitanya. Prevalensi HNP meningkat seiring bertambahnya usia dan sering dikaitkan dengan faktor mekanis serta degeneratif. Pekerjaan sebagai kuli angkut pada masa produktif pasien dapat memberikan beban mekanis kronis pada struktur tulang belakang dan menjadi salah satu faktor risiko terjadinya HNP pada usia lanjut. Selain itu, kondisi komorbid seperti hipertensi dan riwayat penyakit jantung yang umum ditemukan pada lansia juga berkontribusi terhadap kompleksitas manajemen pasien dan mempengaruhi kualitas hidup penderita. Kondisi tersebut berdampak negatif terhadap kemampuan fungsional lansia dalam aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kebutuhan intervensi kesehatan yang tepat. Salah satu bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis kondisi klinis dan sosial seorang lansia penderita HNP di Kecamatan Krendang yang juga memiliki hipertensi dan riwayat penyakit jantung. Pendekatan dilakukan melalui asesmen klinis, wawancara dengan pasien dan keluarga, serta edukasi promotif dan preventif terkait penanganan non-farmakologis yang sesuai.
PENYULUHAN ANTISIPASI PENULARAN MPOX DI SMK MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA Primaresti, Arella Fina; Nafaro, Cephas Lee; Effendi, Ida; Adriani, Donna; Handayani, Astri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25533

Abstract

Penyuluhan antisipasi penularan Mpox di SMK Muhammadiyah 3 Jakarta dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa mengenai bahaya penyakit ini dan langkah-langkah pencegahannya. Mpox adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, dan energi rendah. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat terkait gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah interaktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai Mpox yang dibuktikan dengan nilai pre-test dan post-test. Penyuluhan ini diharapkan dapat mencegah penularan Mpox di sekolah dan memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat yang lebih luas
EDUKASI KESEHATAN MATA UNTUK MENCEGAH KEBUTAAN AKIBAT KELAINAN REFRAKSI PADA PENDUDUK PONDOK AREN-TANGERANG Adiwardhani, Anggraeni; Hairunisa, Nany; Mashab, Yasmine; Zaina, Nashita Amira; Amalia, Husnun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.25869

Abstract

Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan masalah kesehatan mata masih menjadi sesuatu yang belum dapat diselesaikan arena sirtuasi geografis dan demografis. Terdapat 0,4% angka kebutaan pada penduduknya, dan 80% adalah kebutaan yang dapat dicegah atau diobati dan refraksi adalah menjadi penyebab utama (42%). Kelainan refraksi sampai saat ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena menjadi penyebab gangguan penglihatan yang paling besar dan mengenai seluruh kelompok usia dan percepatan terjadinya gangguan penglihatan pada berusia produktif akan merugikan perekonomian negara karena terganggunya sumber daya manusia. Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan masyarakat dapat membantu berpartisipasi pada program ini dengan melaksanakan pengabdian skrining Kesehatan mata dan memberikan tatalaksananya agar mencegah kebutaan akibat kelainan refraksi khususnya. Metode Kegiatan pengabdian diikuti oleh 136 peserta, dilakukan penyuluhan, anamnesis, pemeriksaan Kesehatan mata termasuk pemeriksaan refraksi. Kacamata diberikan bagi peserta yang memerlukan. Hasil Peserta berusia anatara 3 tahun sampai 71 tahun, dengan 83,1% adalah laki-laki dan 16,9% adalah perempuan dan Sebagian besar peserta tidak memiliki pekerjaan (41,9%). Sekitar 42,6% memiliki Riwayat pengguna kacamata namun yang membutuhkan kacamata adalah 57,4% peserta. Setelah dilakukan edukasi terdapat peningkatan pengertian pentingnya mengkoreksi penglihatan dengan kacamata dari 50% menjadi 85%. Kesimpulan Pada 136 penduduk kurang mampu di Pondok Aren, 57,4% memerlukan kacamata untuk memperbaiki penglihatannya.