cover
Contact Name
Arifah Novia Arifin
Contact Email
arifahnoviaarifin@unm.ac.id
Phone
+6285242617487
Journal Mail Official
abdinegeriku@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Mallengkeri Raya Makassar, Kampus FMIPA UNM Parangtambung Makassar, Lt 7 Gedung Science Square, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdi Negeriku
ISSN : 29623782     EISSN : 29623014     DOI : https://dx.doi.org/10.35580/jan.v3i1.62516
Jurnal Abdi Negeriku diterbitkan oleh Jurusan Biologi FMIPA UNM adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Abdi Negeriku meliputi hasil aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
DIGITALISASI PEMBELAJARAN TARI: PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ASSEMBLR EDU Dinda Nurul Aini; Gita Shervina; Riri Triyani; Wiara Sanchia Grafita Ryana Devi
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84141

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan seni menuntut inovasi dalam media pembelajaran interaktif dan relevan bagi generasi digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui platform Assemblr Edu sebagai media pembelajaran gerak dan tari. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif subjek yang dibantu dalam setiap tahap proses kegiatan. Pendekatan ini menggabungkan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berkelanjutan (lokakarya) dengan pendekatan praktis. Instrumen yang digunakan terdiri dari pre-test dan post-test, penilaian praktis, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pedagogis guru dalam mengintegrasikan teknologi AR ke dalam materi tarian tradisional. Penggunaan media ini terbukti efektif dalam memvisualisasikan elemen gerakan yang kompleks, sehingga meningkatkan minat belajar siswa. Artikel ini menekankan pentingnya pelatihan teknologi berkelanjutan bagi pendidik seni untuk mempertahankan keberadaan budaya lokal di era digital.Kata kunci: Assemblr Edu, Augmented Reality, Digitalisasi Seni, Kompetensi Guru, Pembelajaran Tari .
OPTIMALISASI NILAI SIPAKATAU, SIPAKAINGE, DAN SIPAKALEBBI MELALUI PENDEKATAN PSIKOEDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING PADA SISWA SMAN 1 GOWA Bustan Bustan; Bahri Bahri; Hasni Hasni; Ahmad Syawaluddin
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.85308

Abstract

Bullying is a common social problem in schools and affects students' psychological well-being, emotions, and social interactions. This phenomenon also occurs at SMAN 1 Gowa, particularly in the form of verbal and relational bullying. This community service activity aims to enhance the values of Bugis-Makassar local wisdom, namely sipakatau, sipakainge, and sipakalebbi, as a way to prevent bullying through a psychoeducational approach. The implementation method includes several stages: observation and problem identification, program socialization, psychoeducational training, mentoring, and activity evaluation. The program is implemented using methods such as interactive lectures, group discussions, simulations, and role-playing involving both teachers and students. The results of these activities indicate that students increasingly understand the impacts of bullying and are increasingly aware of the importance of fostering social relationships based on mutual respect and appreciation. The internal application of the values of sipakatau, sipakainge, and sipakalebbi also encourages empathy, concern for others, and the courage to remind each other to prevent bullying. In addition, teachers also gained new insights into the importance of integrating local culture into character building within the school environment. This activity demonstrated that strengthening local wisdom through a psychoeducational approach can be an effective prevention strategy in creating a safe, inclusive, and bullying-free school environment.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR GAMBUT UNTUK AKSES AIR LAYAK KONSUMSI DI MASYARAKAT MUARA ENGGELAM Ansahar Ansahar; Irkhamiawan Ma’ruf
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84616

Abstract

Abstrak  Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat Muara Enggelam terhadap air layak konsumsi melalui pendampingan implementasi teknologi pengolahan air gambut berbasis karakterisasi laboratorium. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dengan empat tahapan: sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, dan monitoring dampak. Teknologi yang dikembangkan mengintegrasikan koagulasi-flokulasi (tawas 15–30 mg/L), netralisasi pH (KOH), sedimentasi, aerasi menara, filtrasi bertingkat (pasir–kerikil–silika–resin penukar ion IRA-958), dan disinfeksi UV. Hasil menunjukkan penurunan signifikan parameter kualitas air: kekeruhan dari 21,8–65,9 menjadi 0,93 NTU (<3 baku mutu), besi (Fe) dari 0,2–0,4 menjadi 0,07 mg/L (<0,2 mg/L), dan mangan (Mn) <0,02 menjadi 0,02 mg/L (<0,1 mg/L). Meskipun pH air olahan masih asam (4,84), teknologi ini telah memenuhi sebagian besar parameter Permenkes No. 2 Tahun 2023. Survei menunjukkan 85% masyarakat bersedia membayar Rp50.000–150.000/bulan/KK untuk akses air olahan, dan BUMDes berkomitmen mengelola unit secara berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui pendekatan berbasis bukti, partisipatif, dan replikabel untuk wilayah gambut lainnya.  Kata kunci: air gambut, teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan, Muara Enggelam Abstract               This community service activity aims to improve access to safe drinking water for the Muara Enggelam community through the implementation of peat water treatment technology based on laboratory characterization. The method used is Participatory Action Research with four stages: socialization, training, technology implementation, and impact monitoring. The developed technology integrates coagulation-flocculation (alum 15–30 mg/L), pH neutralization (KOH), sedimentation, tower aeration, multi-stage filtration (sand–gravel–silica–ion exchange resin IRA-958), and UV disinfection. Results showed significant improvement in water quality parameters: turbidity decreased from 21.8–65.9 to 0.93 NTU (<3 standard), iron (Fe) from 0.2–0.4 to 0.07 mg/L (<0.2 mg/L), and manganese (Mn) from <0.02 to 0.02 mg/L (<0.1 mg/L). Although treated water pH remained acidic (4.84), the technology met most parameters of Minister of Health Regulation No. 2/2023. Survey results indicated 85% of households were willing to pay Rp50,000–150,000/month for treated water, and the Village-Owned Enterprise (BUMDes) committed to sustainable management. This activity contributes to SDG 6 (Clean Water and Sanitation) through an evidence-based, participatory, and replicable approach for other peatland areas.                 Keywords: peat water, appropriate technology, community empowerment, sustainability, Muara Enggelam
IMPLEMENTASI SISTEM PENCATATAN PEMBAYARAN BERBASIS WEB UNTUK MENDUKUNG ADMINISTRASI KEUANGAN DI SEKOLAH ZAIDAN EDUCARE Irwan Setiawan; Asri Maspupah; Lukmannul Hakim Firdaus; Zulkifli Arsyad; Wendi Wirasta; Santi Sundari; Joe Lian Min
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84005

Abstract

Sekolah Zaidan Educare menghadapi kendala dalam pencatatan pembayaran dana pendidikan yang masih dilakukan secara manual dan tersebar di beberapa file. Permasalahan ini berdampak pada keterlambatan penagihan, kesulitan rekapitulasi, dan kurangnya transparansi pengelolaan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem pencatatan pembayaran terintegrasi berbasis web yang disesuaikan dengan kebutuhan administrasi sekolah. Metode pelaksanaan meliputi penggalian kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan pengguna, dan pendampingan implementasi. Sementara, pengembangan sistem menggunakan pendekatan Software Development Life Cycle model waterfall yang mencakup tahapan analisis, perancangan, implementasi dan pengujian. Pelatihan dan pendampingan bertujuan untuk memastikan kesiapan mitra dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan mampu menyederhanakan proses pencatatan pembayaran secara terpusat, mempercepat penyusunan laporan keuangan, memudahkan pemantauan status pembayaran siswa dan mengingatkan tagihan pembayaran secara efisien. Hal ini berdampak terhadap proses pengambilan keputusan operasional sekolah menjadi tepat sasaran. Dengan demikian, aplikasi yang dikembangkan terbukti efektif dalam menjawab kebutuhan mitra terhadap peningkatan efisiensi dan transparansi pengelolaan dana pendidikan
EDUKASI PROBIOTIK SEBAGAI IMMUNOSTIMULANT DAN PENCEGAHAN DYSBIOSIS SERTA OPTIMALISASI POTENSI TUMBUHAN LOKAL SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK HABITAT PROBIOTIK Hasria Alang; Anggraini Putri Utami; Nur Jati Jagad
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.83959

Abstract

Education about the role of probiotics and the optimization of prebiotics to support probiotics is necessary. Prebiotics are foods or drinks that, when consumed, will improve a person's quality of life. However, due to the perception of partners that probiotics are expensive, and partners' ignorance about the factors supporting probiotic growth, steps are needed to educate partners so they can understand prebiotics and probiotics, which ultimately will improve their health. The purpose of this community service activity is to educate partners about the benefits of probiotics and prebiotics, provide education and examples of probiotic and prebiotic sources that can be obtained from the surrounding environment. The method used is ABCD (Asset-Based Community Development), which utilizes and optimizes the potential of human resources and natural resources. The steps of the PKM activity include preparation, implementation, and evaluation. The results of the intervention showed that this activity increased partners' knowledge from 47% to 95%. This activity also showed high enthusiasm from partners, as seen from active discussions. The results of testimonials showed that partners hope that activities like this can be carried out regularly.
STRATEGI IMPLEMENTASI SPORT TOURISM BERBASIS ISLAMI DALAM MENDUKUNG EKONOMI KREATIF Iskandar Iskandar; Agung Cahyadi; Mai Simahatie; Sri Yanna; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84966

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola destinasi wisata di sekitar Danau Lut Tawar dalam mengimplementasikan sport tourism berbasis Islami guna mendukung ekonomi kreatif masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi masih rendahnya pemahaman tentang wisata olahraga Islami, pengelolaan event wisata, serta promosi digital destinasi wisata. Metode pelaksanaan dilakukan melalui bimbingan teknis dengan pendekatan partisipatif dan edukatif berupa ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengembangkan konsep sport tourism berbasis Islami, pengelolaan destinasi wisata, serta promosi ekonomi kreatif lokal. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test terhadap 35 peserta, tingkat pemahaman peserta meningkat dari rata-rata 61,4% sebelum pelatihan menjadi 86,7% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, sebanyak 82% peserta menyatakan telah memahami strategi implementasi sport tourism berbasis Islami, sementara 78% peserta mampu menyusun rancangan awal pengembangan destinasi wisata olahraga yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islami dan budaya lokal.Kata Kunci: Danau Lut Tawar, Ekonomi Kreatif, Sport Tourism, Wisata Islami..AbstractThis community service activity aimed to improve the capacity of tourism destination managers around Danau Lut Tawar in implementing Islamic-based sport tourism to support the development of the creative economy. The main problems identified included the limited understanding of Islamic sport tourism, tourism event management, and digital promotion strategies among tourism managers. The implementation method used participatory and educational approaches through technical guidance activities, including lectures, discussions, simulations, and mentoring. Participants consisted of tourism managers, tourism awareness groups (Pokdarwis), MSME actors, and local communities around the tourism area. Based on pre- and post-test results from 35 participants, their understanding increased from an average of 61.4% before the training to 86.7% after the training. Furthermore, 82% of participants stated they understood the strategy for implementing Islamic-based sports tourism, while 78% were able to develop an initial design for developing a sports tourism destination integrated with Islamic values and local culture.Keywords: Lut Tawar Lake, Creative Economy, Sports Tourism, Islamic Tourism
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT UDANG SEBAGAI SUMBER ASTAXANTHIN KAYA ANTIOKSIDAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PANGAN FUNGSIONAL MASYARAKAT DI KABUPATEN PANGKEP Muharram Muharram; Subakir Salnus; Nur Afni
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84461

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan minat masyarakat Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, terhadap pemanfaatan limbah kulit udang sebagai sumber astaxanthin dan bahan tambahan pangan kaya antioksidan. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, melalui penyuluhan dan presentasi kepada 25 warga masyarakat sekitar. Instrumen evaluasi menggunakan angket pretest dan posttest yang mencakup aspek pengetahuan, pemahaman proses, persepsi manfaat ekonomi, serta sikap dan minat peserta terhadap pemanfaatan limbah kulit udang. Instrumen juga memuat penilaian kegiatan pada tahap posttest, yaitu kemudahan pemahaman materi, kebermanfaatan kegiatan, dan minat terhadap kegiatan lanjutan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 33,68 pada pretest menjadi 40,64 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,60 atau termasuk kategori sedang. Uji normalitas Shapiro-Wilk terhadap selisih skor menunjukkan data berdistribusi normal, W = 0,940; p = 0,147, sehingga analisis parametrik menggunakan paired-samples t-test dapat diterapkan. Hasil uji t berpasangan menunjukkan peningkatan skor yang signifikan setelah kegiatan, t(24) = 7,758; p < 0,001, dengan rerata selisih 6,96 dan effect size Cohen’s dz = 1,55. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi limbah kulit udang sebagai sumber astaxanthin, sekaligus mendorong penerimaan positif terhadap pengembangan program lanjutan berbasis sumber daya lokal.
PEMBERDAYAAN UMKM: PELATIHAN DESAIN KEMASAN BAGI UKM ANEKA KERIPIK AIDAA DESA ARJASA, KABUPATEN JEMBER Fawait Afnani; A. Sirojul Anam Izza Rosyadi; Putri Satika Dewi; Putu Tessa Fadhila; Ade Galuh Rakhmadevi; Rasmiyana Rasmiyana
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84081

Abstract

A packaging design training using Canva was conducted to empower MSMEs, specifically Aneka Keripik Aidaa in Arjasa Village, Jember Regency, by enhancing partners’ visual marketing and digital literacy. The main problem faced by SMEs (small-medium enterprises) Aneka Keripik Aidaa in Arjasa Village, Jember, is traditional product packaging that does not meet modern marketing standards, hindering competitiveness and brand identity. This community service activity aims to empower partners through product packaging design training based on digital technology using the Canva application. The implementation method was carried out through problem screening stages, field observations, brainstorming, technical training, design simulation assistance, and evaluation using pre-test and post-test of questionnaires. The results showed the success of redesigning banana chip product packaging to be more informative, aesthetic, and compliant with food labeling standards. Quantitative evaluation showed a significant increase in participant knowledge (p < 0.05) based on the Paired t-test analysis, with an increase in the average score from 24.0 (pre-test) to 39.0 (post-test). Regarding knowledge demographics, there was a shift from the dominant medium category (86%) to the high category (71%) after training. In conclusion, the training enhanced partners’ digital literacy and visual marketing, strengthening branding and market reach.
PKM MGMP IPA SMP KABUPATEN MAROS DALAM MENDESAIN MICROMODUL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Sitti Saenab; Andi Rahmat Saleh; Ahmad Zuhudy Bahtiar; Iqra Ramadani
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84289

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru untuk mampu memanfaatkan teknologi secara pedagogis dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik. Namun, pemanfaatan teknologi pembelajaran oleh guru IPA di MGMP SMP Kabupaten Maros masih terbatas pada penggunaan media presentasi sederhana dan bahan ajar statis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam merancang bahan ajar digital yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain micromodul berbasis multimedia interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui metode learning by doing, kolaborasi antarguru, serta pendampingan implementatif. Kegiatan melibatkan 15 guru MGMP IPA SMP Kabupaten Maros dan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu perencanaan dan sosialisasi, pelatihan inti micromodul, pengembangan dan kurasi produk, pendampingan implementatif, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam merancang micromodul berbasis multimedia interaktif yang ditunjukkan melalui peningkatan skor rata-rata pretest sebesar 19,33 menjadi 55,27 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,79 yang berada pada kategori tinggi. Selain itu, terjadi peningkatan pemanfaatan berbagai platform digital dalam pembelajaran serta respon positif peserta terhadap pelaksanaan program dengan rata-rata penilaian sebesar 4,66 (93,20%). Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran IPA berbasis teknologi melalui pengembangan micromodul multimedia interaktif di lingkungan MGMP.
SELIDIK KEMASAMAN TANAH DAN REKOMENDASI KAPUR PADA LAHAN GAMBUT YANG DIKELOLA KELOMPOK TANI HUTAN DI KALIMANTAN BARAT Rabbirl Yarham Mahardika; Muhamad Noor Azizu; Dendy Prakasa Afner; Apritama Adha; Trisna Al Hadji; Nur Inda Sari; Arman Nur Ikhsan
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84603

Abstract

Tanah gambut di Kalimantan Barat secara alami bersifat masam sehingga menjadi kendala utama dalam pengembangan pertanian lahan basah karena membatasi ketersediaan unsur hara dan menurunkan produktivitas tanaman. Di Desa Kuala Dua, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kelompok Tani Hutan Kuala Gambut Lestari mengelola lahan gambut dalam dengan ketebalan lebih dari 800 cm, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pengukuran kemasaman tanah dan penentuan dosis kapur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan metode cepat dan murah untuk menilai pH tanah menggunakan kertas lakmus serta menyusun estimasi kebutuhan kapur yang mudah diterapkan di tingkat petani. Sebanyak 25 sampel tanah diambil dari lima sistem penggunaan lahan, yaitu kebun alpukat, agroforestri pinang-nanas, agroforestri pinang-kopi, lahan cabai, dan lahan bera. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai pH lakmus hanya terbaca sebagai bilangan bulat 3-5, sedangkan pH meter memberikan pembacaan desimal dengan rentang 3,07-4,86. Uji statistik memperlihatkan adanya perbedaan nyata antara kedua metode (p=0,0295), tetapi hubungan keduanya tetap kuat (r=0,899; R2=0,808) dengan galat absolut rata-rata 0,274 dan deviasi persentase rata-rata 6,94%, sehingga kertas lakmus tetap layak digunakan sebagai alat prediksi cepat di lapangan. Berdasarkan pendekatan regresi, kebutuhan kapur dihitung menggunakan target pH 5,5 dan faktor konservatif 5,5 ton ha-1 untuk setiap kenaikan 1 unit pH. Rata-rata kebutuhan kapur pada lokasi dampingan adalah 8,56 ton ha-1, dengan kebutuhan tertinggi pada lahan bera dan terendah pada lahan cabai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa petani dapat memantau kemasaman tanah secara mandiri dengan alat sederhana dan menggunakan hasilnya untuk menyusun rekomendasi pengapuran yang lebih terarah. 

Page 9 of 13 | Total Record : 122