cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30323851     EISSN : 30321883     DOI : https://doi.org/10.57235
MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dengan nomor ISSN terdaftar 3032-3851 (Cetak - Print) dan 3032-1883 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Bisnis, dll 2. Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran 3. Sosial, Budaya, Politik, Hukum, Agama MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Maret & September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 176 Documents
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Melalui Pendekatan Value for Money Tahun 2022-2024 Oktavia, Restania; Sembiring, Nia Adelina Br; Sihite, Eka Grisanna; Lubis, Putri Kemala Dewi; Matondang, Khairani Alawiyah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dengan pendekatan Value for Money (VFM) yang mencakup aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Sebagai salah satu kabupaten dengan APBD terbesar di Sumatera Utara yang mencapai Rp4,8 triliun pada tahun 2024, Deli Serdang menghadapi tantangan dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebagaimana diberitakan media lokal mengenai realisasi PAD yang hanya mencapai 61,61% hingga awal Desember 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Deli Serdang tahun 2022–2024 yang diperoleh dari portal DJPK Kemenkeu. Teknik analisis menggunakan perhitungan rasio ekonomis (perbandingan realisasi belanja dengan anggaran belanja), rasio efisiensi (perbandingan realisasi belanja dengan realisasi pendapatan), dan rasio efektivitas (perbandingan realisasi PAD dengan target PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Kabupaten Deli Serdang mengalami fluktuasi. Dari aspek ekonomis, tahun 2022 tergolong tidak ekonomis (103,44%), namun membaik menjadi sangat ekonomis pada tahun 2023 (83,58%) dan 2024 (85,49%). Dari aspek efisiensi, tahun 2022 tidak efisien (100,04%), sedangkan tahun 2023 (99,06%) dan 2024 (96,21%) telah mencapai kategori efisien. Adapun dari aspek efektivitas PAD, selama tiga tahun berturut-turut berada pada kategori kurang efektif, yakni 70,41% (2022), 63,98% (2023), dan 71,00% (2024). Temuan utama penelitian ini adalah adanya paradoks antara keberhasilan penghematan belanja (ekonomis dan efisien) dengan kegagalan pencapaian target pendapatan (efektivitas rendah). Hal ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan daerah lebih terfokus pada sisi belanja, sementara optimalisasi potensi PAD belum berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang disarankan untuk mengevaluasi metode penetapan target PAD agar lebih realistis serta melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Peranan Cimpa Makanan Khas Karo Dalam Merajut Harmoni Sosial Dalam Kegiatan Adat dan Budaya Masyarakat Karo Panjaitan, Taufik Kusuma; Alicya, Putri; Ramadani, Syafina; Febrianka, Gizka; Regar, Sarah K Br; Anggini, Putri; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8202

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan Cimpa sebagai makanan khas masyarakat Karo dalam merajut dan mempertahankan harmoni sosial melalui kegiatan adat dan budaya di Tanah Karo, Sumatera Utara. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber sekunder terkini (2021–2025), termasuk jurnal ilmiah, artikel etnografi, dan laporan pelestarian warisan kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cimpa bukan sekadar hidangan kuliner, melainkan simbol budaya yang sarat makna filosofis dan fungsi sosial. Proses pembuatan Cimpa, yang melibatkan bahan alami lokal (beras ketan, kelapa parut, gula merah/aren, daun singkut/marasi) dan sering dilakukan secara gotong royong, mencerminkan nilai kesabaran, kerjasama, dan penghormatan terhadap alam serta leluhur. Kelima varian utama Cimpa Unung Unung, Tuang, Matah, Labar, dan Gulamei memiliki perbedaan signifikan dalam komposisi bahan, teknik pembuatan, tekstur, rasa, serta konteks penggunaan dalam acara adat. Cimpa Unung Unung mendominasi pesta besar (Merdang Merdem, pernikahan) sebagai simbol syukur formal; Cimpa Tuang berfungsi praktis untuk pergaulan sehari hari; Cimpa Matah mewakili kemurnian dalam ritual intim; Cimpa Labar menggambarkan ketahanan agraris; sedangkan Cimpa Gulamei menyimbolkan kemanisan hidup yang lembut. Secara sosial, Cimpa berperan sebagai “bahasa bersama” yang memperkuat sistem kekerabatan Rakut Si Telu, memfasilitasi pembagian kebahagiaan, mengurangi potensi konflik, dan membangun solidaritas antarindividu, keluarga, serta komunitas di masyarakat Karo yang multireligius. Cimpa merupakan metafor harmoni sosial masyarakat Karo: manis namun berlapis, tradisional namun adaptif, sederhana namun kaya makna. Pelestarian dan pemahaman mendalam terhadap peran Cimpa bukan hanya upaya menjaga kuliner tradisional, melainkan investasi strategis untuk keberlanjutan harmoni sosial, solidaritas komunal, dan identitas budaya etnis Karo di tengah arus modernisasi dan globalisasi.
Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis Maharani, Tia; Dewita, Dinda Ayu; Silitonga, Erika Cyntia P; Siburian, Mieke Angelika; Hutabarat, Sani; Syahputri, Sri; Saragi, Tasya Amelia; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8178

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.
Dinamika Kejayaan dan Faktor Penyebab Kemunduran Kerajaan Sriwijaya Maulana, Sindy; Afani, Rizka; Naibaho, Amelya Katrina; Sihaloho, Cita Aggraini; Tanjung, Flores
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8102

Abstract

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan Maritim terbesar di Asia Tenggara yang didirikan sekitar tahun 7 hingga 13 Masehi. Artikel ini membahas tentang kejayaan Sriwijaya dari berbagai sudut pandang, seperti politik, ekonomi, agama, dan budaya, serta meninjau faktor-faktor yang berkontribusi pada kemundurannya. Dengan melihat berbagai sumber sejarah yang ada, baik yang langsung maupun tidak langsung, penelitian ini menunjukkan bahwa kejayaan Sriwijaya dipertahankan karena pengendalian jalur perdagangan laut, dominasi politik di sekitar wilayah, serta menjadi pusat pengembangan agama Buddha. Kemunduran itu terjadi karena gabungan faktor luar seperti serangan militer dari kerajaan Chola dan Singasari, serta faktor dalam berupa melemahnya pengawasan terhadap wilayah yang telah dikendalikan dan perubahan jalur perdagangan.
Menghidupkan Kembali Suara Leluhur: Eksplorasi Sastra Lisan Simalungun melalui Pining Anjei Purba, Sherly Anjelia; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Purba, Mega Kristina; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Lubis, Fitriani
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8186

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pelestarian sastra lisan Simalungun sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Sastra lisan memiliki fungsi tidak hanya sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai moral, adat istiadat, dan kearifan lokal secara turun-temurun. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat menyebabkan eksistensi tradisi lisan semakin menurun, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sastra lisan dalam mempertahankan nilai budaya serta relevansinya di tengah perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa sastra lisan masih memiliki nilai penting sebagai media edukasi dan pembentukan karakter, sehingga upaya pelestarian perlu terus dilakukan agar warisan budaya tidak hilang.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Bentuk Geometri Menggunakan Metode Make A Match Anak Usia 4- 5 Tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi Junita, Nova; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8161

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun dalam mengenal bentuk geometri melalui metode Make A Match di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri yang disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan kognitif anak dan lembar observasi aktivitas guru dan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan kategori perkembangan BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Make A Match dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri. Dengan demikian, metode Make A Match dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
Evaluasi Transparansi Data Penerima Bansos di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Sumatera Utara Ditinjau dari Nilai Kejujuran dan Keadilan Pancasila Sitompul, Agnes Olivia; Manullang, Ririn Marlina; Sinaga, Putri; Manalu, Kristin; Siahaan, Parlaungan Gabriel
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8179

Abstract

Bantuan sosial (Bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar kesejahteraan sosial dapat terjaga secara merata. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan seperti ketidakakuratan data penerima, keterbatasan keterbukaan informasi, serta dugaan ketidaktepatan sasaran yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat di Kelurahan Sidorejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi transparansi data penerima bansos serta menilai sejauh mana transparansi tersebut mencerminkan nilai kejujuran dan keadilan dalam Pancasila, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan agar penyaluran bansos lebih akuntabel, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik melalui partisipasi masyarakat, verifikasi data berkala, keterbukaan informasi, serta penguatan pengawasan.
Pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru Novitri, Cahyani Ayu; Sadad, Abdul
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8118

Abstract

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) bertujuan meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat melalui layanan yang inklusif dan partisipatif. Namun, dalam pelaksanaannya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru masih ditemukan fenomena seperti rendahnya komitmen mitra perpustakaan, kurang optimalnya kontribusi tim sinergi TPBIS, keterbatasan pelatihan pustakawan, serta rendahnya sosialisasi dan keterlibatan masyarakat dan mitra sehingga pelaksanaan TPBIS belum berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan TPBIS serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Teori yang digunakan adalah teori manajemen George R. Terry dengan fokus pada fungsi pelaksanaan (actuating) yang meliputi sumber daya manusia, motivasi, kepemimpinan, dan komunikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan TPBIS belum berjalan secara optimal, dengan hambatan berupa keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya peran kepemimpinan, serta kurang efektifnya komunikasi, sosialisasi dan monitoring program. Secara keseluruhan, pelaksanaan TPBIS memerlukan perbaikan agar dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan.
Eksplorasi Kekayaan Budaya Batak Toba sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Purba, Sherly Anjelia; Napitupulu, Prety Vania Akwila; Gultom, Miranda Maria Magdalena; Ambarita, Mela E; Hombing, Wanti Br; Fitri, Novita Eka; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8187

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya dan tersebar di berbagai wilayah. Keberagaman tersebut menjadikan kebudayaan sebagai identitas masyarakat sekaligus potensi dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu kelompok etnik yang memiliki kekayaan budaya yang khas adalah masyarakat Batak Toba yang berada di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Batak Toba sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Batak Toba memiliki berbagai nilai kearifan lokal seperti konsep Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon serta sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Batak Toba.
Penanaman Sikap Disiplin Melalui Metode Time Out di PAUD Harapan Bunda Desa Pulau Tengah Kecamatan Pangean Kabupten Kuantan Singingi Harningsi, Fitria; Herwina, Herwina; Rahmah, Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8162

Abstract

Guru memegang peran sentral dalam menanamkan sikap disiplin pada anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, dengan metode time out sebagai teknik utama berupa pemberian waktu jeda untuk menenangkan diri dan merefleksikan perilaku tidak sesuai. Pendekatan ini tidak hanya mengoreksi perilaku negatif, tetapi juga membangun kontrol diri dan tanggung jawab melalui pendampingan edukatif serta sinergi konsisten antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggali implementasi metode time out dalam membentuk disiplin anak di PAUD Harapan Bunda, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuannya adalah mengidentifikasi proses penerapan metode tersebut dan faktor-faktor pengaruhnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan time out secara terstruktur: pemberian peringatan, penempatan di area tenang, diikuti bimbingan dan kasih sayang. Indikator disiplin yang terbentuk meliputi kepatuhan aturan kelas, pengendalian emosi, dan tanggung jawab tugas. Faktor pendukung mencakup keteladanan guru, lingkungan nyaman, serta komunikasi efektif. Penghambat meliputi inkonsistensi pola asuh keluarga, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan pemahaman terbatas orang tua terhadap metode ini. Secara keseluruhan, penerapan time out yang konsisten dan penuh empati terbukti efektif membentuk disiplin positif pada anak usia dini.