cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 363 Documents
Merealisasikan Perlindungan Hukum Dari Kekerasan Seksual Di Dalam Lingkungan Kampus Universitas Simalungun Rony Andre Christian Naldo; Muldri P J Pasaribu; Sarles Gultom; Elpina Elpina; Diarmin Saragih; Luga P Manalu; Srikandi K L Sianipar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/66s8kr27

Abstract

Lingkungan kampus USI harus menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang aman dan nyaman, agar dapat dilaksanakan proses pembelajaran secara maksimal, sehingga tercapai fungsi dan tujuan penyelenggaraan pendidikan. Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di dalam lingkungan kampus USI, tentunya juga tidak tertutup kemungkinan terjadi kekerasan seksual. Guna memberikan dan menciptakan jaminan perlindungan hukum dari kemungkinan terjadinya kekerasan seksual di dalam lingkungan kampus USI, berdasarkan SK Rektor USI Nomor: 127/A.07/USI/2024 tanggal 4 Juli 2024, telah dibentuk dan ditetapkan Satgas PPTPKS, yang unsurnya terdiri dari Tenaga Kependidikan dan mahasiswa/i. Pembentukan Satgas PPTPKS tersebut merupakan kewajiban dan urgensi serta juga merupakan bentuk tindakan preventif USI terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan seksual dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di dalam lingkungan Kampus USI. Melalui Satgas PPTPKS yang telah dibentuk Rektor USI, maka direalisasikan perlindungan hukum dari kekerasan seksual di dalam lingkungan kampus USI bagi seluruh Tenaga Kependidikan, mahasiswa/i, dan warga kampus, sehingga lingkungan kampus USI menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang aman dan nyaman guna tercapainya fungsi dan tujuan penyelenggaraan pendidikan
Penguatan Kompetensi Guru - Guru SMK Teladan Tanah Jawa Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Berdiferensiasi Andriono Manalu; Winarto Silaban; Rina Devi Romauli Siahaan; Samuel Pangapoi Simatupang; Tommy Perkasa Hutahuruk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3gpa7t04

Abstract

Konsep pembelajaran berdiferensiasi merupakan konsep yang bagus dan ideal, tapi menjadi tantangan guru untuk kreatif. Dengan pembelajaran itu, potensi peserta didik dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan tingkat pencapaiannya. Namun untuk mencapai pembelajaran yang sesuai dengan konsep itu, guru harus berjuang menjadi fasilitator andal, perlu perjuangan dan kerja keras guru. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguraikan dan mengekplorasi implementasi Pembelajaran berdiferensiasi sebagai salah satu upaya peningkatan keberhasilan pembelajaran kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dari berbagai referensi yang relevan dengan gejala yang diamati yaitu pada Pembelajaran berdiferensiasi. Keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi diusahakan oleh guru dengan: Pertama, guru harus mengetahui berbagai karakteristik peserta didik. Pengetahuan guru tentang kondisi keberagaman siswa menjadi dasar untuk merancang pembelajaran; Kedua, guru perlu menyusun asesmen diagnostik dan formatif pada awal pembelajaran. Asesmen diagnostik dilaksanakan untuk mengetahui keberagaman peserta didik. Adapun asesmen formatif pada awal pembelajaran untuk mengetahui tingkat pencapaian peserta didik; Ketiga, guru perlu menggunakan multimetode, multimedia, dan multisumber. Panerapan metode, media dan sumber belajar yang bervariasi dapat mangakomodasi berbagai tipe belajar poberta didik baik tipe visual, auditon maupun kinestetik
Farmers Field School (FFS): Meningkatkan Pengetahuan Dan Kesejahteraan Petani Desa Kaluku Tinggu Melalui Pendekatan Inovatif Nanda Nanda; Rafiqah Amanda Lubis; Mukhlis Mukhlis; Fery Endang Nasution; Luky Wahyu Sipahutar; Irmalia Fitri Siregar; Melvariani Syari Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xc9fa062

Abstract

Program Farmers Field School (FFS) yang dilaksanakan di Desa Kaluku Tinggu, Sulawesi Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan petani lokal melalui penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. Program ini merupakan bagian dari Program Bertani Untuk Negeri yang difasilitasi oleh Yayasan Edufarmers Foundation International dan BPP Mantikole. Dalam pelatihan ini, petani diperkenalkan dengan berbagai teknologi inovatif, seperti pembuatan pupuk organik cair berbasis photosynthetic bacteria dan aplikasi pupuk tersebut di ladang jagung mereka. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi demonstrasi dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani: skor pemahaman petani sebelum pelatihan rata-rata adalah 60%, sementara setelah pelatihan meningkat menjadi 85%, dengan peningkatan sebesar 25%. Penerapan pupuk organik cair juga berhasil mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen sebesar 20%. Berdasarkan hasil ini, program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Disarankan agar program ini dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan dan diperluas ke desa-desa lain yang membutuhkan teknologi pertanian berkelanjutan
Pengenalan Potensi Tanaman Murbei Sebagai Pakan Ternak di Desa Timpuseng Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Andi Sadapotto; Syamsul Alam; Adrayanti Sabar; Syamsuddin Millang; Yusran Yusuf; Makkarennu Makkarennu; Andang Suryana Soma; Muhammad Alif K Sahide; Emban Ibnurusyid Mas’ud; Andi Prastiyo; Nurfadilah Latif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/q4pgrv61

Abstract

Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, memiliki potensi besar dalam pengembangan murbei (Morus sp.) sebagai pakan ternak. Pemanfaatan murbei dianggap sebagai solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak berkualitas, khususnya di daerah dengan musim kemarau yang panjang. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengoptimalkan potensi tanaman murbei sebagai pakan alternatif ternak di Desa Timpuseng. Metode kegiatan ini melalui pendekatan holistik, yaitu pemberian materi, penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan petani tentang budidaya murbei, serta pembagian bibit murbei kepada kelompok tani hutan (KTH) Mekar, Desa Timpuseng. Hasil post test yang dilakukan pada beberapa petani menunjukkan bahwa sebagian besar petani (70%) masih menggunakan metode pribadi dalam menanam murbei, yang menunjukkan inisiatif lokal yang kuat meski belum mengacu pada teknik budidaya yang modern. Sebanyak 90% petani memperoleh bibit murbei melalui stek, metode yang murah dan mudah dilakukan, sementara 60% petani menanam murbei di lokasi strategis dekat area pemberian pakan ternak. Data ini mencerminkan kesadaran petani akan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan lahan. Keberhasilan program ini juga terlihat dari prediksi tingkat keberhasilan penanaman, di mana 80% bibit murbei yang diberikan tumbuh dengan baik. Hasil yang dicapai bahwa tanaman murbei terbukti menjadi alternatif pakan yang ekonomis, kaya nutrisi, dan berkelanjutan bagi petani. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak secara signifikan, mendukung kesejahteraan petani, dan menjadi model pengelolaan pakan berbasis lokal yang dapat direplikasi di daerah lain
SOSIALISASI TERNAK ITIK SEBAGAI STARTEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB PANYABUNGAN Andes Fuady Dharma Harahap; Luky Wahyu Sipahutar; Yani Sukriah Siregar; Ahmat Nazrey; Hanna Somaiyah Tambak; Hapsul Umam; Bosar Martua Harahap; Indra Martua Butar - Butar; Amril Amril
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zzr66z60

Abstract

Salah satu kegiatan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Disini dapat diketahui bahwa pengabdian masyarakat ini yaitu Sosialisasi Ternak Itik Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Pada Warga Binaan Lembaga Pemasyrakatan Kelas IIB Panyabungan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan wawasan dan mengedukasi warga binaan mengenai ternak itik yang baik agar bisa menghasilkan telur yang maksimal. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan sebagai berikut; (1) Sosialisasi dan Pelatihan, (2) Pengadaan bibit itik, (3) Monitoring dan evaluasi pemeliharaan itik. Hasil yang didapatkan selama PKM yaitu mampu melaksanakan pemeliharaan itik secara system intensif
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI LIMBAH PERTANIAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI EM4 BAGI PETANI Arvita Netti Sihaloho; Warlinson Girsang; Rosmadelina Purba; Meriaty Meriaty; Irawaty Rosalyne; Christin Imelda Girsang; Jhon Aldi Girsang; Jon Darta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6d7kar48

Abstract

Tujuan kegiatan yang telah dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar mengetahui tentang cara pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan bahan - bahan limbah pertanian dengan teknologi EM4, agar masyarakat petani mampu menyiapkan pupuk kompos untuk diri sendiri dan tidak selamanya bergantung membeli dari pedagang, dan mengurangi atau meminimalkan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 19 dan 26 Mei 2024, diikuti 20 orang petani Huta Pamurpuran Nagori Saributongah Kecamatan Dolog Masagal. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan (demonstrasi). Metode penyajian materi disampaikan dalam bentuk ceramah dan penjelasan serta demonstrasi (penerapan praktek). Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan hasilnya tidak secara otomatis dapat diketahui, karena sifatnya tidak terukur. Sebagaimana kegiatan penyuluhan yang insidentil, hasil yang diperoleh tidak serta merta terlihat. Namun demikian, berdasarkan jawaban peserta atas pertanyaan pre test dan jawaban pertanyaan post test, hasil evaluasi memperlihatkan ada manfaat keberhasilan penyuluhan. Tanggapan petani pada saat sesi diskusi, juga mencerminkan keingintahuan yang lebih banyak akan penggunaan teknologi EM4 untuk proses pembuatan pupuk kompos. Kedepan, tim abdimas Prodi Agroteknologi Faperta USI menargetkan kegiatan lanjutan secara berkala untuk mengevaluasi hasil manfaat kegiatan pengabdian yang dilakukan. Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan mendapat respon yang positif dan antusiasme yang tinggi dari petani mitra. Melalui proses penyuluhan dan pelatihan yang sudah diikuti petani, mayoritas petani peserta telah mememiliki tambahan pengatahuan yang benar tentang pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai pupuk organik dengan memanfaatkan teknologi EM4
PENYULUHAN HUKUM TENTANG ASPEK HUKUM TINDAKAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Novelina Hutapea; Jenriswandi Damanik; Desy KC Sitepu; Van Lodewijk Purba; Jhosia Bram Sibagarian; Liskarina Simanungkalit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/42qc4k10

Abstract

Keutuhan dan kerukunan rumah tangga dapat terganggu jika kualitas dan pengendalian diri tidak dapat dikontrol. Pada akhirnya hal ini dapat mengakibatkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga sehingga timbul ketidakamanan atau ketidakadilan terhadap orang yang berada dalam lingkup rumah tangga tersebut. Dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pasal 1 butir 1, yaitu: Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Pemahaman dan sosialisasi Pengaturan KDRT dalam ketentuan Undang - Undang No. 23 Tahun 2004 kepada Masyarakat ini diakibatkan adanya perubahan sosial, belum cukup efektif, sebagaimana terlihat dari masih maraknya Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi di masyarakat, sehingga sangat penting adanya kegiatan seperti ini secara berkelanjutan agar masyarakat dapat mencegah dan menanggulanginya
PEMBINAAN KESADARAN HUKUM PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KECAMATAN SIANTAR SITALASARI KOTA PEMATANGSIANTAR Sisca Juita Malau; Muldri Pudamo James Pasaribu; Christian Daniel Hermes; Juni Irianti Sitinjak; Andrio Situmorang; Bonar Marpaung; Ummu Harmain
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v90ex672

Abstract

Rendahnya kesadaran hukum yang dimiliki oleh masyarakat sangat mempengaruhi pelaksanaan pembangunan yang sedang dilaksanakan. Sebab pembangunan yang dimaksudkan sebagai tujuan negara di dalam mencapai masyarakat adil dan makmur bukanlah hanya sekedar pembangunan infrastuktur, melainkan juga pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan perlu dilakukan melalui peningkatan kesadaran masyarakat melalui pembinaan hukum yang pada gilirannya menciptakan suatu kesadaran hukum bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat di bidang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT) ini dilakukan di Kecamatan Siantar Sitalasari. Bentuk kegiatan adalah sosialisasi dan pembinaan hukum. Berdasarkan fakta yang ditemukan di masyarakat di lokasi Pengabdian Masyarakat ditemukan bahwa masyarakat masih belum memahami dengan jelas Undang-undang PKDRT. Sebagai hasil kegiatan dilakukan pembentukan kelompok kesadaran hukum masyarakat yang nantinya akan mendapatkan pembinaan berkala dari Universitas Simalungun melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat
SOCIALIZATION OF THE IMPORTANCE OF BALANCED NUTRITION FOR STUNTING PREVENTION IN GUNUNG HASAHATAN VILLAGE, PADANGSIDIMPUAN CITY Fatma Suryani Harahap; Irmalia Fitri Siregar; Heni Mulyani Pohan; Eny Maya Sari; Asmaryadi Asmaryadi; Dinda Yunita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dsyszz47

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang optimal, pola asuh yang kurang tepat, serta sanitasi yang tidak memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Gunung Hasahatan mengenai pencegahan stunting melalui penyuluhan dan edukasi berbasis praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah dalam memberikan wawasan tentang pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta kebersihan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi penyusunan menu makanan sehat berbasis bahan pangan lokal. Selain itu, juga disosialisasikan berbagai program pemerintah dalam pencegahan stunting, seperti Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep stunting dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama ibu hamil dan ibu dengan balita, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi dan pola asuh yang tepat guna mencegah stunting. Sebagai tindak lanjut, diusulkan program pendampingan bagi keluarga berisiko stunting serta kerja sama dengan pemerintah desa dalam penyediaan bahan pangan bergizi. Dengan adanya edukasi yang berkelanjutan, diharapkan angka stunting di Desa Gunung Hasahatan dapat diminimalkan, sehingga generasi masa depan dapat tumbuh sehat dan produktif
ESTIMASI SIMPANAN KARBON BERDASARKAN PEMETAAN TUTUPAN LAHAN DI DESA JAMALI Paranita Asnur; Veronika Widi Prabawasari; Aisyah Aisyah; Rehulina Apriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/44ye5s11

Abstract

Desa Jamali menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang memengaruhi kesejahteraan masyarakatnya, seperti kekeringan akibat terbatasnya sumber air irigasi, ketiadaan hutan yang berfungsi sebagai penyimpan karbon alami, serta banyaknya lahan tidur yang tidak produktif untuk pertanian. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pengelolaan tutupan lahan yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kapasitas desa dalam menyerap karbon. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi simpanan karbon berdasarkan pemetaan tutupan lahan di Desa Jamali menggunakan teknologi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan mencakup survei lapangan, analisis data SIG, serta perhitungan estimasi simpanan karbon berdasarkan klasifikasi tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun campuran dan perkebunan merupakan sektor yang menyumbang simpanan karbon terbesar di desa ini. Sementara itu, lahan seperti pekarangan, peternakan, sungai, kolam, dan jalan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap simpanan karbon. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan tutupan lahan yang berkelanjutan, termasuk perlindungan kawasan sempadan sungai dan pengembangan pertanian berkelanjutan, sangat penting untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon di Desa Jamali dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta ekonomi lokal.