cover
Contact Name
Subakir Salnus
Contact Email
subakir.salnus@unm.ac.id
Phone
+6282393644353
Journal Mail Official
subakir.salnus@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Bumi 18 Blok A 15 No. 1 Bumi Permata Hijau RT. 006/RW. 003 Kel. Gunung Sari Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, SULAWESI SELATAN, INDONESIA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Mammiri: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30474698     EISSN : 30474698     DOI : https://doi.org/10.51574/mammiri.v1i2.1261
MAMMIRI: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang mewadahi hasil-hasil penelitian untuk kepentingan masyarakat. Dengan fokus penerapan hasil-hasil penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknosains, teknologi lingkungan, ilmu pendidikan, tanaman obat dan farmakologi, jurnal ini menjadi pedoman bagi para praktisi, akademisi dan masyarakat umum dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan bersama. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara dunia penelitian dan masyarakat, yang muncul dengan semangat memajukan penerapan hasil penelitian di berbagai bidang penting. Menyajikan beragam artikel yang menyoroti penerapan praktis penemuan ilmiah, jurnal ini memberikan pencerahan tentang perjalanan transformasi ilmiah menuju kesejahteraan bersama. Aplikasi di Bidang Sains dan Teknologi: Dari penelitian dasar hingga inovasi teknologi mutakhir, jurnal ini membawa pembaca melalui perjalanan penerapan praktis pengetahuan ilmiah. Mulai dari penerapan konsep fisika dalam teknologi energi terbarukan hingga penemuan-penemuan baru di bidang teknik material, setiap artikel memberikan inspirasi bagi para praktisi di lapangan untuk menerapkan temuan penelitian secara kreatif dan efektif. Teknologi Lingkungan dan Keberlanjutan: Melalui perspektif teknologi lingkungan, jurnal ini mengeksplorasi potensi solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan saat ini. Mulai dari metode pengelolaan sampah yang ramah lingkungan hingga penerapan teknologi ramah lingkungan dalam mitigasi perubahan iklim, artikel-artikelnya memancarkan harapan bagi masa depan yang berkelanjutan bagi planet kita. Pendidikan Sains dan Pendidikan Berbasis Penelitian: Dalam upaya memperkuat pendidikan sains, jurnal ini juga menyoroti penelitian berbasis pendidikan. Mulai dari penelitian efektivitas metode pengajaran hingga pengembangan kurikulum berbasis sains, jurnal ini berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di berbagai jenjang. Tanaman Obat dan Farmakologi: Dari kebun penelitian hingga apotek komunitas, jurnal ini mengeksplorasi penerapan penelitian di bidang tanaman obat dan farmakologi. Melalui eksplorasi potensi tanaman obat lokal hingga penelitian klinis dalam pengembangan obat baru, jurnal ini menginspirasi para praktisi kesehatan dan peneliti untuk mengeksplorasi kekayaan alam untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Kesimpulan: Dengan demikian, jurnal ini tidak hanya menjadi wahana pengumpulan ilmu pengetahuan, namun juga menjadi penggerak penerapan nyata temuan penelitian. Dengan memberdayakan masyarakat melalui ilmu yang disampaikannya, jurnal ini berperan penting dalam membawa dampak positif dunia penelitian dalam kehidupan sehari-hari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
Penguatan Dukungan Keluarga melalui Skrining Tumbuh Kembang dan Edukasi Pencegahan Stunting Anak Sekolah Veni Hadju; Hasan Basri; Andi Agus Mumang; Firman
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5024

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pencegahan stunting melalui skrining tumbuh kembang anak, penyuluhan, dan Focus Group Discussion (FGD) tentang dukungan keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada sekolah dasar mitra di Kabupaten Barru dengan pendekatan deskriptif partisipatif dan evaluasi pre-test serta post-test. Tahapan kegiatan meliputi penyusunan buku pedoman skrining tumbuh kembang anak dan dukungan keluarga, pelaksanaan skrining dini pada siswa, serta edukasi kepada orang tua/wali siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal, namun masih ditemukan masalah gizi seperti underweight, stunting, gizi kurang, dan obesitas. Kondisi ini menunjukkan adanya masalah gizi ganda yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pekerjaan, pengetahuan gizi, dan kondisi sosial-ekonomi keluarga. Melalui penyuluhan dan FGD, keluarga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemantauan pertumbuhan, pola asuh, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis keluarga dan sekolah dalam pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Keramik Berbasis Teknik Cetak Gips pada Siswa SMKN 3 Gowa Jenny Ratna Ika Setia Wati; Sudarmawansyah Nurman; Arjun Subbanul Akbar; Buyung Pardamean
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5066

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMKN 3 Gowa dalam pembuatan keramik menggunakan teknik cetak. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan kemampuan teknis siswa dalam proses pembuatan keramik, khususnya pada penggunaan teknik cetak, sehingga proses produksi belum efisien dan hasil karya yang dihasilkan masih kurang seragam. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 20 orang siswa dan dilaksanakan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif. Materi pelatihan mencakup pengenalan alat dan bahan, proses pembuatan cetakan berbahan gips, teknik pencetakan keramik, proses pengeringan, pelepasan hasil cetakan, hingga tahap finishing produk keramik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan teknik cetak pada proses pembuatan keramik, yang sebelumnya dapat membuat 2 karya dalam satu pertemuan, dengan menggunakan teknik cetak, karya yang dihasilkan bisa dua kali lipat menjadi 3-4 karya . Hal ini ditunjukkan melalui kemampuan peserta dalam membuat cetakan gips secara mandiri, menghasilkan bentuk keramik yang lebih seragam, serta meningkatkan efisiensi waktu produksi dibandingkan sebelum pelatihan dilaksanakan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan kemampuan praktik yang baik selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan kompetensi kejuruan siswa di bidang kriya keramik serta mendukung pengembangan keterampilan produksi keramik berbasis teknik cetak di lingkungan pendidikan kejuruan.
Pendampingan Penataan Layout Material Handling pada Vendor Proyek Konstruksi Gedung Berbasis Systematic Layout Planing Ashar Pramono; Andi Muhammad Irfan; Fahri Anwar; Achmad Romadin; Muhsin Z
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5071

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas pada area kerja pemasangan façade proyek konstruksi gedung melalui pendampingan penataan tata letak material berbasis Systematic Layout Planning (SLP). Permasalahan utama yang ditemukan di lapangan adalah penempatan material dan area kerja yang belum terorganisir sehingga menyebabkan aktivitas double handling, jarak perpindahan material yang panjang, dan inefisiensi waktu kerja. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan pekerja lapangan dan mandor melalui observasi, pelatihan konsep tata letak fasilitas, praktik penataan ulang area kerja, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip tata letak fasilitas dengan kenaikan nilai rata-rata dari 56,5% menjadi 82,3%. Implementasi metode SLP melalui optimalisasi zoning area kerja dan Activity Relationship Chart (ARC) berhasil mengurangi jarak perpindahan material dari ±35 meter menjadi ±18 meter serta menurunkan waktu distribusi material dari 15 menit menjadi 7 menit. Perbaikan layout juga menciptakan aliran material yang lebih terstruktur dan meminimalkan pemborosan waktu transportasi. Program ini membuktikan bahwa penataan tata letak fasilitas secara sistematis mampu meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas, serta mendukung keteraturan dan keselamatan kerja pada proyek konstruksi.
Peningkatan Literasi Kesehatan Guru melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular di SIT Bina Insan Parepare Nurul Mufidah Damry; Nurul Mutiah Aminuddin; Rayhani Ichsan; Aida Ayu Chandrawati; Nurul Azizah; Amir Hamzah Basir
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5089

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, dan stres berkepanjangan. Guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran penting dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, namun masih terdapat keterbatasan literasi kesehatan terkait pencegahan PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai penyakit kardiovaskular dan faktor risikonya serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan di SD dan SMP SIT Bina Insan Parepare pada Februari 2026 dengan melibatkan 40 guru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, refleksi bersama, dan evaluasi deskriptif menggunakan lembar observasi partisipasi peserta. Materi edukasi meliputi faktor risiko penyakit kardiovaskular, aktivitas fisik, pola makan sehat, pengelolaan stres, pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak, serta membaca label informasi nilai gizi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 35 peserta (87,5%) aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab, sedangkan 32 peserta (80%) mampu menjelaskan kembali faktor risiko penyakit kardiovaskular dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya perilaku hidup sehat serta mendukung penguatan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah dan keluarga.
Pelatihan Canva dan Microsoft Word untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Siswa SMPN 13 Makassar Syilvi Putri Amelia; Andini Surya Rezki; Muh. Bahly Basri; Iin Nur Yasinta; Dedi Risaldi
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5091

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut siswa memiliki keterampilan literasi digital yang baik dalam mendukung proses pembelajaran. Namun, kemampuan siswa dalam memanfaatkan aplikasi digital sebagai media pembelajaran masih tergolong rendah, khususnya dalam penggunaan aplikasi Canva dan Microsoft Word. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Ruang Kreasi Digital dilaksanakan di SMP Negeri 13 Makassar dengan tujuan meningkatkan keterampilan digital siswa melalui pemanfaatan aplikasi Canva dan Microsoft Word. Kegiatan ini melibatkan 16 siswa kelas VII dan VIII. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap fitur Canva meningkat dari 58% menjadi 88%, sedangkan pemahaman terhadap Microsoft Word meningkat dari 28% menjadi 78%. Selain itu, aspek keterampilan dan kreativitas hasil karya siswa memperoleh persentase sebesar 86%, sedangkan aspek kepercayaan diri siswa dalam menggunakan teknologi digital meningkat dari 35% menjadi 85%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program Ruang Kreasi Digital efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan Canva dan Microsoft Word dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung penguatan literasi digital siswa di sekolah.
Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa melalui Metode Kakeibo untuk Pengelolaan Keuangan Pribadi Fina Ruzika Zaimar; Hasisa Haruna; Wiwin Riski Windasari; Adriansyah; Achmad Ridha
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5098

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan yang efektif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sharing session bertema “Fundamentals of Financial Literacy for Effective & Smart Financial Management” pada mahasiswa Program Studi Akuntansi S1 Universitas Negeri Makassar yang diikuti oleh 35 peserta. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar literasi keuangan, financial behavior, pengelolaan cash flow sederhana, perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta penerapan metode Kakeibo sebagai strategi pengelolaan keuangan pribadi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan evaluasi sederhana terkait pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memahami pentingnya pengendalian pengeluaran dan penyusunan anggaran setelah kegiatan berlangsung. Sekitar 85% peserta menyatakan mulai memahami penerapan metode Kakeibo dalam pengelolaan keuangan sehari-hari, sedangkan 80% peserta menyatakan lebih sadar terhadap perbedaan antara kebutuhan dan keinginan setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi dan refleksi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa membangun perilaku keuangan yang sehat dan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi.
Sosialisasi Gizi Seimbang dan Sinbiotik sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Madising Na Mario Ega Delva; Diah Astini Paramita; Ni Ny Wedarthani Achintya; Tamina Melindah; Bhirau Wilaksono
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5117

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan stunting yang efektif adalah melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang konsumsi makanan bergizi seimbang dan manfaat suplemen sinbiotik sejak masa kehamilan dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua dan kader kesehatan mengenai pola makan bergizi dan peran sinbiotik dalam pencegahan stunting di Puskesmas Madising Na Mario. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu: (1) persiapan dan koordinasi dengan pihak puskesmas, (2) sosialisasi interaktif mengenai gizi seimbang, makanan bergizi, dan suplemen sinbiotik, (3) evaluasi kualitatif berbasis observasi partisipatif, serta (4) analisis data deskriptif kualitatif. Peserta kegiatan berjumlah 28 orang yang terdiri atas 17 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Secara kualitatif, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan observasi partisipatif dan diskusi interaktif, terjadi peningkatan pemahaman yang bermakna mengenai konsep gizi seimbang, panduan MPASI, serta manfaat sinbiotik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Peserta yang sebelumnya belum familiar dengan konsep sinbiotik mampu menjelaskan kembali manfaatnya setelah sosialisasi. Kader posyandu juga menyatakan kesiapan untuk meneruskan informasi gizi kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Kegiatan sosialisasi gizi dan suplemen sinbiotik terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan edukasi gizi berbasis puskesmas perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak sasaran, khususnya ibu hamil, menyusui dan kader posyandu, sebagai garda terdepan pencegahan stunting di masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Kefir Bagi Guru Biologi SMA di Makassar Sebagai Pengayaan Materi Bioteknologi Hamka L; Muhammad Junda; Nani Kurnia; Sri Ayu Anggita; A Mu’nisa
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5130

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru biologi SMA di Kota Makassar dalam penerapan praktikum bioteknologi konvensional melalui pelatihan pembuatan kefir. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri dari sepuluh guru biologi yang tergabung dalam EDUNESIA Makassar. Materi pelatihan meliputi konsep dasar fermentasi, manfaat kefir, dan teknik pembuatan kefir. Praktik pembuatan kefir dilakukan menggunakan susu UHT dan kefir grains sebagai starter fermentasi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket respon peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman dan tanggapan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respon positif yang di dominasi jawaban “Ya”pada Sebagian besar indikator pelatihan yang dilaksanakan. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa materi mudah dipahami, praktik pembuatan kefir menarik, dan kegiatan bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran bioteknologi di sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses fermentasi serta keterampilan proses sains berbasis praktikum. Dengan demikian, pelatihan pembuatan kefir dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bioteknologi konvensional yang kontekstual, sederhana, dan aplikatif di tingkat SMA.
Edukasi Gizi Seimbang dan Latihan Fisik Untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar Nur Afiaty Mursalim; Asri Awal; Masyitha Azis; Ady Isnan; Ainul Hidayah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5137

Abstract

Masalah gizi dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular (PTM) yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kota Makassar menunjukkan tingginya angka kejadian overweight dan obesitas pada masyarakat usia produktif, sehingga diperlukan intervensi promotif-preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi, aktivitas fisik, dan perilaku hidup sehat masyarakat melalui edukasi gizi seimbang dan latihan fisik terstruktur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pre-post test dengan pendekatan edukasi partisipatif pada 40 peserta yang dipilih secara purposive. Intervensi terdiri atas penyuluhan gizi seimbang, demonstrasi penyusunan menu sehat, serta sesi latihan fisik terstruktur selama empat minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan gizi seimbang (52,3 ± 11,4 menjadi 78,6 ± 9,2; p=0,001), aktivitas fisik (48,7 ± 13,2 menjadi 74,1 ± 10,8; p=0,001), dan perilaku hidup sehat (55,0 ± 10,9 menjadi 79,5 ± 8,4; p=0,002). Program edukasi terpadu yang melibatkan bidang promosi kesehatan, gizi, dan ilmu keolahragaan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan PTM di masyarakat urban.
Inovasi Produk Olahan Nanas Menjadi Pangan Fungsional Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Komoditas Lokal Fitry Purnamasari; Ayu Saputri Bahar; Andi Khaerun Niza; Wardimansyah Ridwan; Kurniati
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5175

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah nanas menjadi produk pangan fungsional guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal di Kelurahan Gantarangkeke yang merupakan sentra produksi nanas di Kabupaten Bantaeng. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya diversifikasi produk nanas, keterbatasan keterampilan pengolahan pangan, minimnya pemahaman mengenai pemasaran produk, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha berbasis komoditas lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan community organizing yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada pembuatan berbagai produk olahan nanas seperti selai, minuman sari nanas, dan buah potong siap jual, disertai pendampingan terkait pengemasan, pelabelan, pencatatan usaha, dan pemasaran digital. Kegiatan diikuti oleh 15 ibu rumah tangga. Hasil evaluasi melalui observasi dan wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengolahan pangan fungsional dan pemasaran produk. Peserta berhasil menghasilkan tiga jenis produk olahan nanas, yaitu selai nanas, minuman sari nanas, dan buah potong siap jual. Selain itu, peserta mulai menerapkan teknik pengemasan dan pelabelan produk serta memahami dasar pemasaran digital untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Program ini juga mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif, serta penguatan kesadaran akan pentingnya inovasi dan hilirisasi komoditas lokal. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat berbasis agroindustri rumah tangga serta mendukung pengembangan UMKM pangan lokal yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing.