cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30471141     EISSN : 30470943     DOI : https://doi.org/10.57235
Core Subject : Education,
AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation dengan nomor ISSN terdaftar 3047-1141 (Cetak) dan 3047-0943 Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: Pendidikan AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Fenomena Fisika pada Proses Menyusui Anak Selama Dua Tahun dalam Perspektif Al-Qur’an Aziziah Salsabilah; Bunga Sapitri; Firza Mutia; Najwa Putri Shalihah; Nurul Zahra Sinaga; Zahrawani Dwiyarno
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8223

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena fisika dalam proses menyusui selama dua tahun sebagaimana dianjurkan dalam Al-Qur’an. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis ayat Al-Qur’an, tafsir, dan literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses menyusui dapat dijelaskan melalui konsep fisika, seperti perbedaan tekanan yang menyebabkan aliran ASI (mekanika fluida) serta perpindahan panas antara ibu dan bayi melalui kontak langsung. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara ajaran Al-Qur’an dan penjelasan ilmiah.
Peran Guru dan Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai Budi Pekerti pada Anak Usia 4-5 Tahun KB Raflesia di Kabupaten Kuantan Singingi Delvi Susanti; Herwina Herwina; Nova Wilyanita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8234

Abstract

Guru dan orang tua memegang peran krusial dalam menanamkan nilai budi pekerti pada anak usia dini. Guru bertindak sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan di sekolah, sementara orang tua sebagai pendidik pertama yang membentuk kebiasaan di keluarga. Penanaman nilai ini dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, komunikasi positif, dan sinergi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga untuk memastikan konsistensi dalam kehidupan anak. Penelitian ini menggali peran guru dan orang tua dalam menanamkan nilai budi pekerti pada anak KB Raflesia, Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuannya adalah mengidentifikasi peran tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari subjek guru, orang tua, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan nilai melalui pembiasaan, keteladanan, nasihat, bermain bermakna, dan penguatan positif, mencakup sikap religius, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sesama, dan lingkungan. Orang tua membimbing via kebiasaan rumah tangga, contoh positif, pengawasan, dan komunikasi hangat. Secara keseluruhan, sinergi guru dan orang tua esensial untuk penanaman nilai budi pekerti yang optimal dan berkelanjutan pada anak usia dini.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Pecahan pada Siswa Kelas VII di SMP Swasta Prima Tembung Agnes Venita Gultom; Eka Novayanti Manalu; Maysaroh Pos Pos; Melisa Yessi Sagala; Ade Andriani
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal operasi pecahan di SMP Swasta Prima Tembung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 20 siswa. Instrumen penelitian berupa tes yang mencakup konversi pecahan, operasi hitung, dan soal cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih tergolong rendah. Kesalahan yang ditemukan meliputi kesalahan konsep, kesalahan prosedural, dan kesalahan dalam memahami soal. Kesalahan paling dominan terjadi pada konversi bentuk bilangan, penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda, serta penyelesaian soal cerita. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep dasar pecahan menjadi penyebab utama kesalahan siswa.
Pengaruh Kegiatan Market Day Terhadap Kemampuan Sosial Emosional di TK Mardatillah Padang Tanggung Nurma Yulinda; Swandra Rahayu; Nopa Wilyanita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Market Day terhadap kemampuan sosial emosional anak usia 4–5 tahun di TK Mardatillah Desa Padang Tanggung. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pengembangan keterampilan sosial emosional sejak usia dini agar anak mampu berinteraksi dengan baik, mengelola emosi, bekerja sama, serta beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Kegiatan Market Day dipilih karena dapat memberikan pengalaman belajar langsung melalui interaksi jual beli, komunikasi, dan kerja sama dengan teman maupun guru. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 25 anak, terdiri dari kelas A1 13 dan kelas A2 12 anak. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan sosial emosional anak yang mencakup aspek interaksi dengan teman dan orang dewasa, rasa percaya diri, kemandirian, pengelolaan emosi, dan kedisiplinan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan Paired Samples T-Test dengan bantuan program SPSS versi 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji Paired Samples T-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Rata-rata skor kemampuan sosial emosional anak meningkat dari kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) pada pretest menjadi Berkembang Sangat Baik (BSB) pada posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Market Day berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan sosial emosional anak usia 4–5 tahun di TK Mardatillah Desa Padang Tanggung.
Analisis Kesiapan Guru SD dalam Mengimplementasikan Perspektif Sekolah Dasar di Salah Satu Sekolah Negeri Kelas V SD Nagori Bangun Kec. Gunung Malela Mangasi Malatua; Dinda Ayu; Desvita Sari; Kiki Fadilah; Nurmala Siahaan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kesiapan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan perspektif pendidikan dasar di salah satu Sekolah Negeri kelas V sd di Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela . Perspektif pendidikan yang diadopsi menekankan bahwa proses pembelajaran dipengaruhi tidak hanya oleh faktor sekolah tetapi juga oleh peran keluarga dan lingkungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama dalam pembelajaran terletak pada peran orang tua yang lemah dalam memantau siswa di rumah. Hal ini mengakibatkan rendahnya motivasi belajar, kurangnya fokus, dan munculnya perilaku tidak disiplin di kelas. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru berinovasi melalui komunikasi personal (tatap muka) dengan siswa, berfokus pada pemahaman keadaan keluarga dan merangsang motivasi belajar. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap pembelajaran. Selain itu, guru menyatakan keinginan untuk mengembangkan materi pembelajaran yang lebih luas, lebih beragam, dan kontekstual untuk mengurangi kebosanan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan guru tidak hanya ditunjukkan oleh kompetensi pedagogis, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi terhadap faktor eksternal, khususnya peran keluarga, dalam mendukung keberhasilan pembelajaran.
Perspektif Pendidikan SD Dalam Implementasi Standar Sarana Prasarana: Tinjauan Yuridis Ketidakmerataan Teknologi di Salah Satu UPTD SD Pematangsiantar Mangasi Malatua; Erasagita Sinaga; Septiani Saragih; Bintari Saragih; Putri Rezeki Simbolon
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar infrastruktur dan fasilitas pendidikan dasar serta menilai ketidaksetaraan akses terhadap teknologi di salah satu UPTD SD di Kota Pematangsiantar. Permasalahan yang diteliti terletak pada keterbatasan ketersediaan sumber daya teknologi, seperti komputer, proyektor, dan media pembelajaran digital, yang belum tersedia secara merata di semua ruang kelas. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan infrastruktur sekolah belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan, terutama terkait penyediaan sumber daya teknologi pendidikan. Situasi ini tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sekolah diperlukan untuk meningkatkan akses yang setara terhadap sumber daya teknologi, sehingga proses pembelajaran di sekolah dasar dapat lebih efektif dan berkualitas tinggi.
Analisis Kemampuan Guru dan Orang Tua Dalam Meningkatkan Perkembangan Menyimak dan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Kelas III Ditinjau dari Perspektif Pendidikan SD di Salah Satu UPTD SD Negeri di Pematangsiantar Mangasi Malatua; Yulita Grasia Saragih; Ratui Dian T P Sinaga; Diska Berliana Sitorus; Dian Sri Rezeki Sirait
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dan orang tua dalam meningkatkan pengembangan keterampilan mendengarkan dan konsentrasi pada siswa kelas tiga sekolah dasar, dari perspektif sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melalui observasi dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan dan konsentrasi siswa dicapai melalui berbagai strategi pembelajaran, seperti kegiatan awal (doa, menyanyi, dan apersepsi), diskusi dan metode tanya jawab, serta penggunaan sumber daya pedagogis yang konkret. Guru juga menggunakan icebreaker, permainan edukatif, dan pendekatan praktis untuk menjaga fokus siswa. Lebih lanjut, pengaturan meja yang heterogen dan pembelajaran sebaya berkontribusi pada keterlibatan siswa.Hasil lain menunjukkan bahwa peran orang tua diwujudkan melalui kolaborasi dengan guru dalam mengatasi tantangan belajar siswa, seperti ketidakdisiplinan dan kesulitan membaca, melalui komunikasi dan dukungan pedagogis. Secara umum, sinergi antara guru dan orang tua berkontribusi pada peningkatan keterampilan mendengarkan dan konsentrasi siswa, meskipun upaya berkelanjutan diperlukan untuk mengatasi tantangan ini.
Peran Bahasa Indonesia Dalam Menginterpretasikan Makna Gerak Tari Tradisional Sama Etika Berutu; Yuni Saputri; Helena Petronella Sirait; Anisa Kirani Putri; Habibi; Zuhrini Adawiyah Hasibuan; Tri Lande
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8517

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menginterpretasikan makna gerak tari tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Gerak dalam tari tradisional tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga mengandung simbol, nilai budaya, serta pesan kehidupan masyarakat pendukungnya. Perbedaan bahasa daerah dan pemahaman budaya sering menyebabkan masyarakat sulit memahami makna gerak tari secara langsung. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia digunakan sebagai sarana untuk menjelaskan filosofi, simbol, dan nilai yang terkandung dalam gerak tari agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Selain dalam proses interpretasi, Bahasa Indonesia juga berperan dalam pendidikan seni tari melalui pembelajaran, penulisan, dokumentasi, serta penyebaran informasi budaya. Dengan adanya penggunaan Bahasa Indonesia, masyarakat tidak hanya mampu menikmati keindahan tari tradisional, tetapi juga memahami pesan budaya yang terkandung di dalamnya. Melalui peran tersebut, Bahasa Indonesia turut mendukung pelestarian seni tari tradisional sebagai identitas budaya bangsa Indonesia.
Analisis Budaya Literasi Membaca Anak dan Remaja di Lingkungan Taman Baca Masyarakat Rambutan Trisnawati Hutagalung; Liza Azzahrah; Hayunda Aura Sifa; Dinatul Zukriyah; Claudya Morawina Br Sihombing; Youlia Opita Sibuea
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8518

Abstract

Budaya literasi membaca di masyarakat masih menjadi permasalahan yang cukup serius, khususnya pada lingkungan yang memiliki pengaruh sosial negatif. Rendahnya minat baca masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran membaca, keterbatasan fasilitas literasi, serta kondisi lingkungan sosial yang kurang mendukung kegiatan pendidikan. Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya budaya literasi masyarakat di lingkungan Gg. Rambutan, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan yang juga dipengaruhi oleh kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Taman Baca Masyarakat (TBM) Rambutan dalam meningkatkan budaya literasi membaca anak dan remaja di lingkungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penelitian berfokus pada pengamatan kondisi sosial masyarakat secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap pengurus serta aktivitas masyarakat di sekitar TBM Rambutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TBM Rambutan memiliki peran penting sebagai sarana pendidikan nonformal, tempat pengembangan minat dan bakat, serta ruang kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan literasi baca, kelas matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, storytelling, teater, puisi, dan kegiatan keagamaan. Kehadiran TBM Rambutan mampu membantu menciptakan lingkungan sosial yang lebih edukatif dan produktif meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, dana, dan konsistensi relawan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan fasilitas serta program literasi masyarakat agar budaya membaca dapat berkembang lebih baik.
Peran Konseling Perkembangan Dalam Penguatan Regulasi Diri Individu Populasi Khusus Yolanda Ayu Kirana; Keysah Ramadian; Gusman Lesmana
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8519

Abstract

Pengaturan diri merupakan landasan mendasar bagi seseorang untuk dapat mengelola perilaku, emosi, dan proses kognitifnya secara mandiri. Namun, bagi individu yang termasuk dalam kelompok khusus seperti siswa berkebutuhan khusus, remaja dengan gangguan pendengaran, penyandang disabilitas intelektual, dan kelompok rentan lainnya kemampuan pengaturan diri ini seringkali tidak berkembang secara optimal akibat dukungan lingkungan yang terbatas atau kurangnya intervensi khusus. Konseling perkembangan muncul sebagai respons terhadap kebutuhan ini, menawarkan pendekatan yang berfokus pada peningkatan potensi daripada sekadar mengatasi masalah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran konseling perkembangan dalam memperkuat pengaturan diri di antara individu dari populasi khusus, dengan mendasarkan argumennya pada tinjauan pustaka dari studi empiris yang relevan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap lima belas artikel ilmiah internasional dan nasional yang mencakup berbagai pendekatan konseling, mulai dari konseling kognitif-perilaku, konseling realistis, konseling kelompok berdasarkan kesadaran penuh dan pembelajaran sosial emosional, hingga program intervensi ketahanan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konseling perkembangan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pengaturan diri, pengaturan emosi, keyakinan diri, dan penetapan tujuan pada kelompok populasi tertentu. Implikasi praktis bagi konselor, pendidik, dan peneliti disajikan dalam bentuk rekomendasi spesifik.