cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30471141     EISSN : 30470943     DOI : https://doi.org/10.57235
Core Subject : Education,
AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation dengan nomor ISSN terdaftar 3047-1141 (Cetak) dan 3047-0943 Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: Pendidikan AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
Analisis Kesalahan Afiks pada Status dan Komentar di Instagram @ayutingting Edisi Mei 2023 Iqbal; Victor Maruli; Afan Faizin
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan afiks yang terjadi pada status dan komentar di akun Instagram @ayutingting edisi Mei 2023. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kesalahan afiksasi yang muncul serta penyebab terjadinya kesalahan tersebut, baik yang berkaitan dengan afiks yang tidak sesuai dengan aturan bahasa Indonesia maupun penggunaan afiks yang tidak tepat dalam konteks digital. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan mengumpulkan status dan komentar yang dipublikasikan pada akun Instagram @ayutingting sepanjang bulan Mei 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis kesalahan afiksasi yang sering terjadi, di antaranya kesalahan dalam penggunaan prefiks, sufiks, dan konfiks. Beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan ini antara lain pengaruh bahasa gaul atau informal, ketidaktahuan aturan bahasa yang baku, dan pengaruh penggunaan media sosial yang cenderung lebih fleksibel dalam hal tata bahasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami kesalahan bahasa yang terjadi dalam konteks media sosial serta pentingnya pembelajaran bahasa yang lebih aplikatif dalam dunia digital.
Aktivisme Pemuda KSR PMI Sebagai Sarana Pembentukan Nasionalisme dan Kepedulian Sosial Sheane Aurella Kialadzea Prasta; Nisrrina Nur Rahmadanisa; Rafi' Aly Kanz; Adiba Jannatussyifa; Ratna Fitria
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8521

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran aktivisme pemuda dalam Korps Sukarela (KSR) PMI Cabang Bandung sebagai sarana pembentukan nasionalisme dan kepedulian sosial dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung dalam kegiatan kemanusiaan seperti donor darah, penanganan kecelakaan, dan penugasan bencana membentuk nasionalisme yang bersifat lived sesuai kerangka civic nationalism Smith (1991), sekaligus menumbuhkan prosocial behavior sebagaimana didefinisikan Eisenberg dan Strayer (1987). KSR PMI terbukti berfungsi sebagai laboratorium hidup pendidikan kewarganegaraan yang menyentuh dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara simultan, melampaui keterbatasan PKn konvensional. Temuan ini mengonfirmasi relevansi pendekatan service learning sebagai model alternatif pembentukan karakter warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.
Peran Keluarga Dalam Pendidikan Informal Anak PAUD Little Moslem Lestari Bunga Siska; Azalia Tsany Havillah; Rachel Amelia Sahetapy
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8522

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pentingnya pendidikan informal dalam mendukung perkembangan anak usia dini di tengah dominasi pendidikan formal, dengan mengambil lokasi di PAUD Little Moslem dalam perspektif PGPAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada orang tua, guru, dan pengelola yang dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sentral dalam pendidikan informal melalui penanaman nilai, pembiasaan karakter, dan pendampingan belajar di rumah. Keselarasan antara pendidikan rumah dan sekolah diwujudkan melalui komunikasi rutin dan berbagai program kolaborasi lembaga. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu orang tua, pengaruh gawai, dan perbedaan pola asuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan informal dan formal merupakan prasyarat utama bagi perkembangan anak usia dini yang holistik dan optimal.
Kegiatan Interkultural Sebagai Strategi Pendidikan Kewarganegaraan Inklusif Untuk Meningkatkan Literasi Sosial dan Toleransi Fadli Riyanto; Malsa Amara Gheitza Imania; Kharisma Tiodora Buang Manalu; Raya Putri Kezia; Ratna Fitria
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8523

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) inklusif melalui kegiatan workshop interkultural di Komunitas Bandung Book Party (BBP) sebagai lembaga pendidikan nonformal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, penelitian ini menganalisis kontribusi kegiatan interkultural terhadap peningkatan literasi sosial dan pembentukan sikap toleransi peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BBP mengimplementasikan PKn inklusif melalui tiga tahapan terintegratif: silent reading sebagai fondasi refleksi individual, sharing session sebagai arena praktik multiperspektivitas dan komunikasi demokratis, serta special activity sebagai simulasi partisipasi warga negara di ruang publik. Mekanisme fasilitasi inovatif berupa peran Greeter terbukti efektif menciptakan safe space yang mendukung toleransi lintas generasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas literasi berpotensi besar sebagai ruang alternatif implementasi PKn inklusif yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata di luar institusi formal.
Analisis Ekolinguistik terhadap Berita BNPB mengenai Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tahun 2025 Sani Hutabarat; Mieke Angelika Siburian; Ester Enjelysa Panggabean; Siti Azura
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana berita Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau tahun 2025 melalui pendekatan ekolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap berita resmi BNPB. Analisis dilakukan berdasarkan dimensi ideologi, sosial, dan budaya dalam teori ekolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam berita BNPB membangun ideologi penegakan hukum melalui penggunaan ekoleksikon seperti “ulah manusia”, “tersangka”, dan “efek jera”. Pada dimensi sosial, masyarakat diposisikan sebagai pihak yang perlu diawasi dan diedukasi, sedangkan pemerintah menjadi pihak yang aktif dalam penanganan karhutla. Pada dimensi budaya, ditemukan perpaduan nilai religius, budaya lokal, dan kepercayaan terhadap teknologi modern dalam penanggulangan bencana. Dengan demikian, bahasa dalam berita BNPB tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun cara pandang masyarakat terhadap lingkungan dan bencana ekologis.
Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada Makalah Mahasiswa Siti Hawa Hasibuan; Agnes Olivia Nababan; Astuti Telaumbanua; Miriam Cahaya Zebua; Mawar Chaisiye Meliala; Tri Lande
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8557

Abstract

Penelitian ini membahas kesalahan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada makalah mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan EBI yang sering ditemukan dalam penulisan makalah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengidentifikasi kesalahan ejaan dalam makalah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling sering ditemukan meliputi penggunaan huruf kapital, tanda baca, penulisan kata depan, dan penggunaan kata baku. Kesalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kaidah EBI, kurangnya ketelitian dalam menulis, serta pengaruh penggunaan bahasa sehari-hari. Kesalahan penggunaan EBI dapat memengaruhi kualitas karya ilmiah karena menyebabkan tulisan menjadi kurang efektif dan kurang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, mahasiswa perlu meningkatkan pemahaman mengenai EBI dan membiasakan diri melakukan penyuntingan terhadap makalah sebelum dikumpulkan.
Analisis Dampak Kebiasaan Begadang Terhadap Kosentrasi Belajar Mahasiswa Kos di Universitas Negeri Medan Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Natalia Dela Br Simamora; Mas Iren Niat Anjelina Zebua; Christiana Junita Panjaitan; Febry Yanti Br Ginting S; Liza Azzahrah
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebiasaan begadang terhadap konsentrasi belajar mahasiswa kos di sekitar Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak tiga mahasiswa kos, yaitu mahasiswa Jurusan Biologi, Kimia, dan Sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kebiasaan begadang yang disebabkan oleh tugas kuliah, persiapan presentasi, tugas kelompok, serta penggunaan HP dan media sosial pada malam hari. Kebiasaan begadang menyebabkan mahasiswa mengalami kelelahan, mengantuk saat perkuliahan, kurang fokus, dan kesulitan memahami materi pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga melakukan beberapa upaya untuk mengurangi kebiasaan begadang, seperti mencicil tugas lebih awal dan mengurangi penggunaan HP pada malam hari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan begadang memiliki dampak negatif terhadap konsentrasi belajar mahasiswa kos selama mengikuti perkuliahan.
Ethical Discourse on Artificial Intelligence in Media Reporting A Critical Discourse Analysis (CDA) Approach Nadya Hafizah Harahap; Ridha Khairani; Muhammad Hilmy Zhafran; Muhammad Natsir
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8560

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) within the digital media landscape has generated increasingly complex ethical discourses, not only at the level of policy and institutional frameworks but also within the everyday experiences of users. This phenomenon is significant as media functions not merely as a channel of information, but as a powerful force shaping how individuals interpret, experience, and negotiate the meaning of technology in social life. This study aims to explore how ethical discourses surrounding AI in media coverage are interpreted through individuals’ subjective experiences. Employing a qualitative approach with an interpretative phenomenological design, data were collected through in-depth interviews, digital observation, and document analysis involving ten participants who are active social media users. Data analysis was conducted using thematic analysis integrated with a Critical Discourse Analysis (CDA) perspective. The findings reveal three central patterns: ethical ambivalence between convenience and anxiety, tensions between media framing and personal experience, and the negotiation of identity and self-value in the context of AI advancement. These results indicate that AI ethics is not merely understood as a normative construct, but as a lived and dynamic experience shaped by contradictions and ongoing meaning-making processes. Theoretically, this study extends CDA by incorporating the dimension of subjective experience into discourse analysis. Practically, it offers implications for strengthening critical digital literacy, developing more context-sensitive policies, and designing educational frameworks that are responsive to the ethical challenges of emerging technologies. Furthermore, this study opens new avenues for exploring the interconnections between technology, discourse, and identity formation in the digital era.
Analisis Wacana Ekolinguistik pada Berita Banjir Bandang di Sumatra Filomena Nova Julianti Sinurat; Tesalonica Evelin Br Sitorus; Kezia Tarila Rubina Br Sitepu; Chintiah Lafaezah Dihaloho
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8569

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana ekolinguistik pada berita banjir bandang di Sumatra yang dipublikasikan media daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data penelitian berupa teks berita berjudul “Bencana Banjir Bandang Sumatra, Pakar UGM Sebut Akibat Kerusakan Ekosistem Hutan di Hulu DAS” yang diterbitkan pada situs resmi Universitas Gadjah Mada. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian pustaka. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui analisis tekstual, konteks, dan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam berita merepresentasikan hubungan erat antara kerusakan lingkungan dan terjadinya banjir bandang di Sumatra. Pilihan kata seperti “kerusakan ekosistem” dan “hutan di hulu DAS” memperlihatkan kritik terhadap aktivitas manusia yang merusak lingkungan. Selain berfungsi menyampaikan informasi, bahasa media juga membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Penelitian ini memperkuat kajian ekolinguistik dalam analisis media daring terkait isu bencana lingkungan.
Pengaruh Literasi Budaya Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Warga Belajar di Sanggar Anak Sungai Deli Herman Jaya Waruwu; Ita Karina Manik; Hasana Gurium; Salsa Billah Sumah; Amalia Paska Sitorus; Trisnawati Hutagalung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi budaya terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui angket. Subjek penelitian terdiri dari 14 anak warga belajar usia 6–10 tahun serta pengurus sanggar sebagai narasumber wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi budaya anak-anak berada pada kategori baik. Anak-anak mulai terbiasa menggunakan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga menunjukkan hasil positif, terlihat dari kebiasaan anak menggunakan Bahasa Indonesia saat belajar dan berkomunikasi di lingkungan sanggar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pembiasaan komunikasi santun, kegiatan seni, storytelling, serta pembinaan karakter yang dilakukan di sanggar memberikan pengaruh terhadap perkembangan kemampuan komunikasi anak. Meskipun lingkungan sosial di sekitar tempat tinggal anak masih memberikan pengaruh penggunaan bahasa kasar, keberadaan sanggar menjadi lingkungan alternatif yang positif dalam membentuk karakter dan kemampuan berbahasa anak. Dengan demikian, literasi budaya memiliki pengaruh terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli.