cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Implementasi Layanan Dasar Bimbingan Klasikal dalam Mekanisme Bijak Menggunakan Handphone di Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan Mona Luthfia Adira; Uli Makmun Hasibuan; Nayla Syahrani Panjaitan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/snvxj431

Abstract

Layanan dasar bimbingan klasikal dengan topik "Bijak Menggunakan Handphone" dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025 di kelas VIII SMP Negeri 13 Medan dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan handphone yang bijak dan bertanggung jawab. Layanan ini melibatkan 22 siswa sebagai peserta dan menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif dengan media visual berupa poster dan lembar kerja peserta didik (LKPD). Metode yang digunakan mencakup pemberian apersepsi ringan tentang pergaulan sekolah, diskusi kelompok, dan sharing pengalaman untuk membangun pemahaman tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone. Hasil observasi menunjukkan tingkat partisipasi siswa yang sangat tinggi, dengan 95% siswa (21 dari 22 siswa) menunjukkan keterlibatan aktif hingga sangat aktif dalam proses pembelajaran. Sebanyak 63% siswa berada pada kategori sangat aktif yang mampu berdiskusi dan mengisi LKPD dengan lengkap, 32% siswa aktif dalam mengisi LKPD dan sesekali bertanya atau menjawab, dan hanya 5% siswa yang kurang aktif. Keberhasilan layanan ini terlihat dari antusiasme siswa dalam berpartisipasi, keberanian mereka berbagi pengalaman pribadi, dan terciptanya suasana kelas yang kondusif untuk pembelajaran.
Peran Sanggar Tari Sebagai Ruang Tumbuh Kreativitas dan Semangat Belajar Kesenian Anak-anak di Sanggar Melati Suci Binjai Sulistia Safitri; Juliani; Nur Hikmah; Kliven Brema Ginting; Muhammad Ikhsan Prabudi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/te8tbz20

Abstract

Seni, khususnya tari, berperan penting dalam membentuk kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter anak. Di tengah menurunnya minat terhadap kesenian tradisional akibat perkembangan teknologi, sanggar tari menjadi wadah alternatif yang efektif untuk pendidikan seni. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran sanggar tersebut dalam menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar anak. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasilnya diharapkan memberi masukan bagi pengembangan pendidikan seni di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami peran Sanggar Tari Melati Suci Binjai dalam menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif untuk mengungkap pengalaman dan makna pembelajaran seni tari bagi anak-anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sanggar Tari Melati Suci Binjai efektif menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar anak melalui pendekatan yang eksploratif dan partisipatif. Anak didorong untuk berekspresi, bekerja sama, dan tampil percaya diri. Keberhasilan didukung oleh pelatih, orang tua, dan lingkungan, meski terkendala dana dan jadwal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sanggar Melati Suci Binjai berperan sebagai ruang alternatif pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar anak, khususnya di bidang seni tari tradisional. Pembelajaran yang partisipatif dan kontekstual mendorong anak aktif, mandiri, dan ekspresif dalam proses kreatif. Didukung teori-teori pendidikan modern, sanggar menjadi lingkungan yang mendukung perkembangan holistik anak. Dukungan orang tua dan masyarakat turut memperkuat peran sanggar sebagai lembaga pendidikan non-formal yang membina karakter, budaya, dan identitas anak.
Peran Rumah Ngaji dalam Membentuk Karakter Religius Anak di Lingkungan Masyarakat di Desa Tandem Hulu II Lintang Alifia Lubis; Juliani; Farlentia Era Dewi; Khairani Balqis; Khairul Hidayat
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/trjc5795

Abstract

Di era globalisasi yang sarat dengan arus informasi dan budaya luar, anak-anak menghadapi tantangan serius terhadap pembentukan karakter, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai religius yang sesuai dengan ajaran Islam. Banyak nilai asing yang tidak sejalan dengan norma agama dan budaya lokal dengan mudah memengaruhi perilaku anak-anak. Oleh karena itu, pendidikan karakter religius sejak dini menjadi kebutuhan yang mendesak dan strategis. Salah satu bentuk pendidikan nonformal berbasis masyarakat yang hadir menjawab tantangan ini adalah Rumah Ngaji. Lembaga ini berfungsi tidak hanya sebagai tempat belajar Al-Qur’an, tetapi juga sebagai wahana pembinaan akhlak dan pembentukan karakter religius anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran Rumah Ngaji dalam membentuk karakter religius anak-anak di Desa Tandem Hulu II. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Fokus penelitian diarahkan pada pembiasaan ibadah harian, penanaman nilai moral dan etika Islam, serta keterlibatan komunitas dan keluarga dalam proses pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Ngaji memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan religius anak, seperti melaksanakan salat lima waktu, membaca Al-Qur’an, dan menghafal doa. Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, serta narasi cerita Islam yang relevan. Penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun dilakukan secara kontekstual dan aplikatif. Selain itu, dukungan aktif dari orang tua dan masyarakat desa turut memperkuat keberhasilan proses pendidikan ini. Kesimpulannya, Rumah Ngaji terbukti menjadi pusat pembentukan karakter religius yang efektif, holistik, dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara guru, keluarga, dan masyarakat, Rumah Ngaji mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung internalisasi nilai-nilai Islam secara mendalam dan menyeluruh dalam kehidupan anak-anak.
Strategi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Anak pada Pengunjung di Binjai Supermall Sabariani; Juliani; Bella Nabilla; Aisyah Akhmalia Fitri; Septia Pandini
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/dyf9m754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik pengasuhan yang digunakan oleh orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak mereka di antara pengunjung Binjai Supermall. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, memanfaatkan teknik pengumpulan data yang mencakup wawancara dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa orang tua menggunakan berbagai strategi, seperti menyediakan sumber daya pendidikan yang komprehensif, menawarkan dorongan untuk usaha anak-anak daripada hanya berfokus pada hasil, membantu anak-anak dalam menetapkan tujuan pembelajaran mingguan atau harian, dan menahan diri dari hukuman yang tidak semestinya untuk mengurangi tekanan pada anak-anak. Lebih jauh, orang tua tertentu secara konsisten terlibat dalam percakapan dengan anak-anak mereka mengenai pengalaman pendidikan mereka di sekolah sebagai sarana untuk memberikan dukungan emosional. Strategi-strategi ini dianggap efektif dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan harga diri, dan menginspirasi anak-anak untuk bertahan dalam upaya pendidikan mereka. Penelitian ini menawarkan contoh yang menunjukkan bahwa pengasuhan yang mengasuh, mudah beradaptasi, dan terlibat dapat meningkatkan motivasi anak-anak dalam belajar.
Peran Kegiatan Keagamaan Rutin Majelis Ta’lim Amaliyah dalam Membangun Kehidupan Sosial yang Harmonis di Masjid Amal Kel. Jati Negara, Kec. Binjai Utara Annur Muharridha; Juliani; Kanaya Maisa Mulia; Nurul Husna Hasibuan; Siti Selvira
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/y2cttg51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kegiatan keagamaan rutin Majelis Ta’lim Amaliyah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan Masjid Amal, Kelurahan Jati Negara, Kecamatan Binjai Utara. Majelis ta’lim sebagai wadah pembelajaran agama Islam secara nonformal, tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan spiritual individu, tetapi juga sebagai media interaksi sosial yang mampu mempererat tali persaudaraan antarjamaah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan rutin seperti pengajian, dzikir bersama, santunan sosial, serta gotong royong dalam kegiatan masjid telah berhasil menciptakan iklim sosial yang penuh toleransi, solidaritas, dan saling menghormati di antara warga sekitar. Selain itu, nilai-nilai agama yang ditanamkan secara konsisten melalui ceramah dan diskusi keagamaan memberikan kontribusi besar dalam menumbuhkan sikap saling peduli, memperkuat kohesi sosial, dan mencegah potensi konflik antarwarga. Kegiatan Majelis Ta’lim Amaliyah juga menjadi ruang penyelesaian masalah secara musyawarah serta ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar generasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran kegiatan keagamaan rutin majelis ta’lim tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas keimanan, tetapi juga berperan strategis dalam membentuk masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kegiatan keagamaan berbasis masyarakat di wilayah lain.
Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas X di SMK Budisatrya Medan Azli Yani; Uli Makmun Hasibuan; Rizka Maulia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/bfd0xj86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X di SMK Budisatrya Medan. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa yang merasa cemas, ragu, dan kurang percaya diri dalam interaksi akademik maupun sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi layanan bimbingan klasikal dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa di lingkungan sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung saat pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dan wawancara semi-terstruktur dengan guru Bimbingan dan Konseling. Observasi dilakukan pada tanggal 20 Juni 2025 dengan tema layanan “Membangun Rasa Percaya Diri dalam Interaksi di Kelas”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK melaksanakan layanan secara terstruktur dan menarik, dengan menggunakan media presentasi, diskusi kelompok, dan partisipasi individu. Sebagian besar siswa terlihat antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan. Guru BK juga menerapkan pendekatan suportif dan berpusat pada siswa, mendorong mereka untuk berbicara dan mengenali potensi diri mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa layanan bimbingan klasikal mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan klasikal, jika dilaksanakan secara tepat, dapat menjadi strategi efektif dalam membantu siswa mengatasi rasa tidak percaya diri dan tampil lebih percaya diri dalam proses pembelajaran maupun interaksi sosial.
Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Semangat Belajar Siswa Agung Ramadan; Uli Makmun Hasibuan; Khairul Aldi Syahdana Mz
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/czqra856

Abstract

Pendidikan yang efektif tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan aspek psikologis siswa, seperti kepercayaan diri dan semangat belajar. Dua aspek ini saling berkaitan erat dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan kepercayaan diri dan mempertahankan semangat belajar di tengah tekanan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan kepercayaan diri dan semangat belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan sebelum dan sesudah layanan, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kepercayaan diri dan semangat belajar siswa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal. Hal ini membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan pribadi dan akademik siswa di sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan layanan klasikal secara lebih terarah dan kontekstual oleh guru Bimbingan dan Konseling dalam mendukung proses pendidikan holistik.
Dampak Pendidikan Sosial Keagamaan Alumni Pesantren Terhadap Hidup Pola Keagamaan Masyarakat Sekitar Kota Binjai Salsabila Balqis; Juliani; Veryna Zahra Alrandy; Meisya Fatiha Andrianti; Muhammad Alif Fiqri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/g2fy1b53

Abstract

Pendidikan keagamaan memiliki peranan penting dalam membentuk pola hidup religius masyarakat, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional telah melahirkan banyak alumni yang berperan aktif dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pendidikan sosial keagamaan alumni pesantren terhadap pola hidup keagamaan masyarakat di Kota Binjai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni pesantren memiliki peran sentral dalam pembinaan masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti pengajian, pembinaan remaja masjid, dakwah digital, dan aksi sosial. Keberadaan mereka mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan serta membentuk kesadaran kolektif akan pentingnya nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, alumni pesantren bukan hanya sebagai tokoh agama, tetapi juga agen perubahan sosial dan moral yang berkontribusi signifikan terhadap pembangunan religius masyarakat di lingkungan perkotaan.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Cara Pandang Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak di Kampung Bantara Tanah Merah Bagas Herawan; Juliani; Mhd Aslam Fikri Lubis
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/byxfxb17

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pandangan masyarakat terhadap pendidikan. Di Kampung Bantara Tanah Merah, kemajuan teknologi informasi telah memungkinkan orang tua mengakses wawasan global, yang berdampak langsung pada perubahan paradigma mereka terhadap pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana globalisasi memengaruhi cara pandang orang tua terhadap pendidikan anak, khususnya dalam hal persepsi, harapan, dan sikap mereka dalam menyikapi perubahan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode naturalistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian adalah para orang tua yang memiliki anak usia sekolah di Kampung Bantara Tanah Merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi telah mendorong orang tua untuk lebih memprioritaskan pendidikan sebagai sarana penting dalam mempersiapkan anak menghadapi persaingan masa depan. Mereka kini lebih menghargai pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Namun demikian, mereka tetap selektif dalam menerima nilai-nilai global dan berupaya mempertahankan nilai-nilai lokal dan keagamaan sebagai penyeimbang. Tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan ekonomi menjadi hambatan utama, tetapi tidak menyurutkan semangat mereka dalam mendukung pendidikan anak. Dengan demikian, globalisasi telah membentuk cara pandang orang tua ke arah yang lebih progresif, namun tetap dibarengi dengan sikap kritis dan kearifan lokal dalam menyaring pengaruh luar.
Peran Orang Tua dan Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMPN 13 Binjai Fikri Farhanul Khair D. Munthe; Juliani; Tiara Melysa Br. Sembiring
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/53fxq671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 13 Binjai. Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sebagai pengawas utama di rumah dan guru sebagai pembimbing di sekolah sangat signifikan dalam membentuk sikap disiplin siswa. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan guru menjadi kunci utama dalam menumbuhkan kebiasaan positif pada siswa.

Page 9 of 13 | Total Record : 124