cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Peran Pojok Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa di SD Negeri 027950 Binjai Anisa Dwi Lestari; Juliani; Annisa Suge Hartati; Desi Lestari; Dinda Aldini
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6qbytb06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pojok baca dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Negeri 027950 Binjai. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat baca siswa sekolah dasar dan perlunya inovasi dalam penyediaan sarana literasi yang mendukung proses belajar. Pojok baca dipandang sebagai alternatif strategis dalam menciptakan lingkungan literasi yang menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan siswa kelas III dan IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pojok baca memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa. Siswa menjadi lebih tertarik membaca karena suasana pojok baca yang menarik dan ketersediaan buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Selain itu, frekuensi dan durasi membaca siswa meningkat secara signifikan, dan siswa menunjukkan pemahaman bacaan yang lebih baik. Guru juga memiliki peran penting dalam mendampingi kegiatan membaca dan memfasilitasi diskusi pasca membaca. Namun demikian, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan jumlah buku, waktu pengelolaan yang terbatas oleh guru, serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung kebiasaan membaca di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pojok baca merupakan media literasi yang efektif apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak. Rekomendasi diberikan untuk penguatan koleksi bacaan, peningkatan peran guru, dan kolaborasi dengan orang tua guna memperkuat budaya literasi siswa.
Meningkatkan Motivasi Belajar Agama Anak-anak Melalui Gerakan Mengaji Magrib di Kelurahan Suka Ramai, Binjai Barat Jariyah; Juliani; Jivani Syahdilla; Farah Fadhila
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/pj15z248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas gerakan mengaji Magrib dalam meningkatkan motivasi belajar agama anak di Lingkungan 6 Suka Ramai, Binjai Barat. dengan adanya penurunan partisipasi anak-anak dalam kegiatan keagamaan formal dan informal, yang mengindikasikan rendahnya motivasi belajar agama. Gerakan mengaji Magrib, sebagai inisiatif komunitas lokal, diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam menumbuhkan kembali semangat belajar agama pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan orang tua, tokoh agama, dan anak-anak peserta mengaji, penelitian ini menemukan bahwa gerakan mengaji Magrib dapat meningkatkan motivasi belajar agama anak-anak melalui interaksi sosial, kegiatan belajar yang menyenangkan, dan dukungan dari orang tua dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan mengaji Magrib dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar agama anak-anak.
Penerapan Kurikulum Al-Qur’an Bersanad Rumah Tahfiz Kawan M77 Medan Ananda Siddik; Juliani; Akbar Al Fadillah; Erik Aldi Yansyah; Kati Zinger Wan Ranto
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mqm0t231

Abstract

Artikel ini membahas penerapan kurikulum Al-Qur’an bersanad sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan santri di Rumah Tahfizh Kawan M77. Kurikulum ini menekankan pentingnya transmisi keilmuan yang autentik dan berkesinambungan hingga Rasulullah ﷺ melalui jalur sanad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum bersanad diterapkan melalui proses talaqqi, setoran hafalan, dan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani. Kurikulum ini tidak hanya menekankan pada hafalan semata, tetapi juga pada pembentukan adab dan tanggung jawab spiritual santri. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan guru bersanad, penerapan kurikulum ini terbukti efektif dalam membentuk santri yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan menjaga kemuliaan Al-Qur’an secara utuh.
Implementasi Model Pembelajaran PjBL untuk Meningkatkan Kolaborasi Siswa Kelas 4 SD Negeri 1 Mindahan Maria Maskanah; Ninda Aulia; Rini Fuji Lestari; Syailin Nichla Choirin Attalina
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mm516s91

Abstract

Kemampuan kolaborasi menjadi salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar, namun kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan rendahnya keterampilan ini, terutama dalam konteks kerja kelompok di kelas. Kondisi tersebut dijumpai pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Mindahan, di mana dari 35 siswa (24 laki-laki dan 11 perempuan), sebagian besar belum mampu bekerja sama secara efektif, ditandai dengan dominasi individu dalam kelompok, kurangnya pembagian tugas, serta minimnya komunikasi produktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan instrumen penilaian keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian mengindikasikan adanya kemajuan kemampuan kolaborasi siswa antara pra-siklus ke siklus II. Nilai rata-rata mengalami peningkatan dari 73 menjadi 81, nilai median dari 69 menjadi 78, dan modus dari 67 menjadi 75. Siswa menunjukkan peningkatan dalam berbagi peran, saling membantu, serta komunikasi antaranggota kelompok selama pelaksanaan proyek seperti pembuatan wayang baju adat dan poster jejak karbon. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model PjBL efektif diterapkan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada kerja tim. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwasanya PjBL dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk membentuk karakter kolaboratif siswa secara sistematis dan berkelanjutan.
Pendidikan dalam Komunitas Tukang Ojek: Perspektif dan Harapan Terhadap Sekolah Anak Lisa Seprina Br. Sembiring; Juliani; Ayu Nisa Lestari; Durroh MA; Dinda Aulia Prastiwi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/qm0p8782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perspektif dan harapan komunitas tukang ojek terhadap pendidikan anak-anak mereka, serta kendala yang dihadapi dalam mendukung proses pendidikan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan di pangkalan ojek online di depan Kafe Oe dan Binjai Supermall, Kota Binjai, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para tukang ojek memiliki keterbatasan ekonomi dan waktu, mereka memiliki kesadaran dan harapan yang tinggi terhadap masa depan pendidikan anak-anak mereka. Mereka memandang pendidikan sebagai jalan untuk memperbaiki taraf hidup keluarga. Solidaritas sosial dalam komunitas juga berperan penting dalam membangun semangat dan dukungan moral. Namun, kurangnya dukungan dari pemerintah dan institusi pendidikan masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih dari berbagai pihak untuk membantu komunitas ini mengakses pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.
Peran Guru Tahfidz dan Guru Mengaji dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah Kec. Sunggal Julaiha; Juliani; Citra Aulia Rahmi; Hesti Indah Sari; Dhea Puja Puspita
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/k6vnsp59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru tahfidz dan guru mengaji dalam membentuk karakter peserta didik di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah, Kecamatan Sunggal. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tahfidz dan guru mengaji tidak hanya berperan sebagai pengajar hafalan dan bacaan Al-Qur'an, tetapi juga sebagai pembimbing moral dan spiritual bagi santri. Tantangan seperti perbedaan karakter peserta didik dan pengaruh lingkungan negatif dihadapi dengan strategi adaptif, seperti pendekatan individual dan metode motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendidikan Al-Qur'an, bimbingan moral, dan keteladanan guru sangat penting dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia.
Peran Pendidikan Non Formal TPQ dalam Menumbuhkan Minat Belajar Agama Anak-anak di Pondok Tahfidz Hj. Shofiyah Medan Erimawahti; Juliani; Atila Zulfani Irawan; Ayu Safrida Yanti; Eva Marsela
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s52g3w18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan nonformal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam menumbuhkan minat belajar agama pada anak-anak di Pondok Tahfidz Al-Qur’an Hj. Shofiyah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPQ memiliki peran signifikan dalam menumbuhkan minat belajar agama melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti kisah islami, hafalan berjenjang, serta keteladanan ustadz/ustadzah. Suasana pondok yang religius juga mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan religius anak sejak dini. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam kegiatan keagamaan turut memperkuat hasil pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan nonformal TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam menanamkan kecintaan anak terhadap ilmu agama serta pembentukan akhlak mulia secara berkelanjutan.
Akhlak Independent Woman dalam Al-Qur’an Surah An-Naml Ayat 23: Perspektif Ulama-ulama Perempuan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Annis Rizqina; Safria Andy; Fadhilah Is
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/vwqa8e23

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya fenomena perempuan mandiri (independent woman) dalam masyarakat modern yang aktif dalam pendidikan, ekonomi, dan kepemimpinan, namun masih menghadapi stereotip gender yang membatasi peran mereka. Dalam konteks keislaman, konsep kemandirian perempuan seringkali dipertentangkan dengan nilai-nilai syariah secara sempit, sehingga diperlukan telaah yang komprehensif terhadap sumber-sumber otoritatif seperti Al-Qur’an. Surah An-Naml ayat 23 yang memuat kisah Ratu Balqis menjadi titik masuk penting untuk menggali bagaimana Al-Qur’an dan tafsir klasik maupun lokal memotret akhlak perempuan mandiri. Penelitian ini juga mengkaji respons ulama-ulama perempuan di Kabupaten Aceh Tamiang terhadap fenomena ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tematik terhadap Surah An-Naml ayat 23. Data utama diperoleh melalui kajian teks tafsir, khususnya Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, serta diperkuat dengan penelusuran terhadap Tafsir Ibnu Katsir dan Al-Maraghi. Sementara data lapangan dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ulama perempuan Aceh Tamiang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak perempuan mandiri dalam Al-Qur’an mencerminkan keseimbangan antara nilai spiritual, sosial, dan intelektual. Pandangan ulama perempuan Aceh Tamiang menguatkan bahwa kemandirian bukanlah bentuk pembangkangan terhadap syariat, melainkan ekspresi tanggung jawab dan kontribusi perempuan dalam masyarakat. Nilai-nilai ini memiliki implikasi besar dalam penguatan peran perempuan Muslim di era modern berbasis tafsir dan pengalaman lokal.
Peran Guru dalam Memfasilitasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Berbasis Teknologi di TPQ Rabbani Arif Akbar; Juliani; Faiz Zahfa; Ahmad Fauzi; Iqbal Nur Afazi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m3dasy54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) berbasis teknologi di TPQ Rabbani. Transformasi pembelajaran ke arah digital menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan media dan teknologi guna meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama adalah para guru TPQ Rabbani yang aktif menggunakan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memerankan beberapa fungsi penting, yakni sebagai fasilitator teknologi, desainer pembelajaran digital, serta motivator santri dalam penggunaan media Qur’an berbasis aplikasi. Guru memanfaatkan berbagai media seperti aplikasi Qur’an digital, video interaktif, dan platform komunikasi (WhatsApp) untuk menyampaikan materi secara fleksibel. Selain itu, guru juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Dengan memadukan teknologi pendidikan dan metode tradisional, guru mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik santri di era digital. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana teknologi dan variasi tingkat literasi digital guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari lembaga pendidikan maupun orang tua untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Kesimpulannya, peran guru sangat strategis dalam menjembatani nilai-nilai tradisi Islam dengan pendekatan teknologi modern. Integrasi ini memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an serta meningkatkan partisipasi santri. Implikasi dari penelitian ini mendorong perlunya pelatihan literasi digital bagi guru TPQ sebagai upaya transformasi pendidikan Islam berbasis teknologi.
Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Sarana Prasarana untuk Efektivitas Pembelajaran Arya Cakrabuwana; Muhammad Rozif; Isnatul Mukarromah; Nelly Ainun Muna; Vira Bela Octavia; Nur Rohman
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/q64zrq30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran stakeholder dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah melalui pendekatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sarana dan prasarana merupakan komponen penting dalam menunjang proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Melalui pendekatan MBS, keterlibatan berbagai stakeholder seperti kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan masyarakat menjadi faktor krusial dalam menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional, dengan pengumpulan data melalui angket dan wawancara terhadap 16 responden di MI Terpadu Ibnu Sina Jepara. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara peran stakeholder dan efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,754 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi aktif stakeholder dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan komunikasi, pelatihan, dan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah guna mengoptimalkan peran stakeholder dalam pengelolaan sarana dan prasarana berbasis MBS.

Page 10 of 13 | Total Record : 124