cover
Contact Name
Aep Saefullah
Contact Email
aep@stieganesha.ac.id
Phone
+6281229581992
Journal Mail Official
jurnaljcre@stieganesha.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha Jl. Legoso Raya No. 31 Pisangan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Journal of Community Research & Engagement (JCRE)
ISSN : -     EISSN : 30626900     DOI : https://doi.org/10.60023/wzd6v726
The Journal of Community Research and Engagement (JCRE) is a biannual, peer-reviewed academic journal that focuses on advancing the practice and theory of community engagement. It serves as a platform for scholars, practitioners, and community leaders to share innovative research, case studies, and insights related to community-based projects and participatory research. JCRE welcomes contributions that explore the dynamics of community engagement, including methodologies, impact assessments, and collaborative strategies. The journal seeks to publish high-quality research that examines how academic institutions, policymakers, and community organizations can work together to drive positive social change. By providing a multidisciplinary approach, JCRE encourages submissions from social sciences, public policy, education, health sciences, urban development, and other relevant fields. It aims to bridge the gap between theoretical frameworks and real-world applications, ensuring that published work contributes to practical and sustainable community engagement models. Through rigorous peer review and editorial evaluation, JCRE ensures that each published article meets academic and ethical standards, fostering a rich dialogue between researchers and community practitioners. Authors submitting to JCRE have the opportunity to shape the future of engaged scholarship by sharing their findings with a global audience.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 39 Documents
Peningkatan Kesadaran Pelajar SMKN 1 Maros Terhadap Ancaman Cyber Crime Melalui Edukasi Digital Mokhram, Muhammad Ilhamsyah; Hasnirah, Hasnirah; SAS, Abdillah; Sudirman, Sudirman
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/41a5bw52

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif sekaligus risiko kejahatan siber (cybercrime ), terutama bagi pelajar yang menjadi generasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan literasi digital pelajar SMKN 1 Maros mengenai ancaman cybercrime melalui edukasi interaktif. Sebanyak 48 siswa dari sekolah tersebut menjadi peserta dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan meliputi presentasi materi, diskusi kelompok, pre-test, post-test, serta quiz berhadiah untuk memperkuat pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu dari 37,5% (18 siswa) pada pre-test menjadi 71,79% (28 siswa) pada post-test. Meskipun begitu, sebagian peserta masih memiliki pemahaman rendah, sehingga perlu pendekatan lebih intensif. Secara kualitatif, antusiasme peserta tinggi, terlihat dari partisipasi aktif selama sesi tanya jawab dan quiz. Kegiatan ini memberikan dampak praktis dalam bentuk peningkatan kesadaran digital dan motivasi untuk menjaga keamanan data pribadi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model edukasi literasi digital yang relevan untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Mengintegrasikan Pendekatan Kuantitatif dengan Pemanfaatan Media Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Riset Mahasiswa di Era Digital Zainuddin, Zulkifli; Kohar, Abdul
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/txzm0s31

Abstract

Era globalisasi abad ke-21, yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi yang pesat, telah membawa paradigma baru dalam memaknai tujuan pendidikan nasional, yang tidak lagi sekadar mencerdaskan bangsa tetapi juga mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya mahasiswa, mengenai tantangan strategis di era digital serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk kontribusi nyata. Mitra sasaran kegiatan adalah 50 orang mahasiswa dari berbagai latar belakang disiplin ilmu di sebuah perguruan tinggi. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif-edukatif, yang diwujudkan melalui tiga tahap utama: pelatihan konseptual, pendampingan intensif dalam menyusun proyek inovasi, dan praktik langsung menggunakan alat-alat penulisan dan teknologi terkini. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan capaian yang signifikan. Secara kualitatif, terjadi peningkatan kesadaran mahasiswa akan tantangan seperti kualitas pendidikan di tengah gempuran media digital dan pentingnya penguasaan tools karya tulis, serta kemampuan mengidentifikasi peluang pengembangan teknologi. Secara kuantitatif, 90% peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi, dan hasil kuesioner pasca-kegiatan mencatat bahwa 85% mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan. Dampak dari kegiatan ini adalah terbinanya kesiapan mahasiswa sebagai agen perubahan yang lebih matang. Bagi para pemangku kepentingan, temuan ini dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat guna untuk memperkuat sinergi tridharma perguruan tinggi dalam upaya kolektif mewujudkan visi Indonesia Emas 2045
PELATIHAN ANALISA TROUBLESHOOTING DAN INSTALASI APLIKASI KOMPUTER PADA SMK MUHAMMADIYAH 3 BANJARMASIN Fauzi, Yusuf Rizal; Heka, Akbar Ela; Siti Nur Aisah
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/c3a67v95

Abstract

Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, khususnya pada komputer dan perangkatnya, pengguna dituntut untuk memiliki pengetahuan yang tidak hanya terbatas pada pengoperasian, tetapi juga meliputi instalasi dan troubleshooting. Kemampuan ini penting agar pengguna dapat mengatasi kendala sederhana secara mandiri tanpa ketergantungan pada jasa servis. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa solusi umum yang diambil ketika menghadapi masalah perangkat lunak justru adalah membawa komputer ke tempat servis untuk instalasi ulang. Kondisi ini diperparah oleh kebijakan kurikulum di tingkat SMK, dimana mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) dalam Kurikulum 2013 berstatus sebagai mata pelajaran pilihan, bukan wajib. Akibatnya, banyak siswa SMK lulus tanpa dibekali keterampilan dasar untuk memperbaiki komputer atau laptop mereka sendiri. Untuk mengatasi kesenjangan keterampilan tersebut, pelatihan praktis dirasa sangat diperlukan guna meningkatkan literasi digital siswa dalam menghadapi era revolusi digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk membekali siswa-siswi SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin dengan pengetahuan aplikatif. Fokus pelatihan meliputi instalasi sistem operasi Windows, instalasi perangkat lunak pendukung, serta teknik troubleshooting dasar untuk menyelesaikan masalah-masalah sederhana yang umum timbul. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan keberhasilan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan keterampilan peserta sebesar 85% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Pelatihan ini membawa dampak sosial yang nyata berupa pengurangan estimasi biaya servis komputer. Analisis menunjukkan bahwa dengan keterampilan yang diperoleh, setiap peserta siswa berpotensi menghemat pengeluaran hingga Rp 200.000 per tahun. Dengan demikian, intervensi ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis tetapi juga memberikan nilai ekonomi langsung bagi peserta
Penerapan Literasi Untuk Meningkatkan Kualitas Siswa DI SMP Negeri 4 Wanci HAJIA, MUHAMMAD; Hajia, Muhammad Chaiddir
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/ahwzpm87

Abstract

Literasi adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata dan gambar dalam membaca, menulis, mendengarkan, dan mengelola informasi yang berkaitan dengan konteks sosial. Sedangkan digital adalah semua program yang ditampilkan di komputer, termasuk berbagai bentuk kata, gambar, video, dan semua jenis bahasa. Program Implementasi Literasi untuk Meningkatkan Kualitas Siswa di SMP Negeri 4 Wanci dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dalam membaca, menulis, dan berpikir kritis. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan literasi dasar, pembentukan klub membaca, kegiatan membaca 15 menit setiap hari sebelum pelajaran, dan acara puncak berupa Kemah Literasi. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan mahasiswa, terciptalah ekosistem literasi yang kondusif di lingkungan sekolah. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada minat baca, kemampuan menulis, dan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan ide baik secara lisan maupun tulisan. Selain itu, budaya literasi mulai muncul melalui inisiatif seperti sudut baca di kelas, kunjungan rutin ke perpustakaan, dan program membaca terstruktur sebelum pelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 70% siswa mengalami peningkatan prestasi akademik. Program ini telah membuktikan bahwa literasi dapat menjadi pilar fundamental dalam memperkuat kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama. Ke depannya, program ini direkomendasikan untuk direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan dalam skala yang lebih luas.
Generasi Emas Bebas Narkoba: Strategi Preventif bagi Remaja di Era Modern Arshy Prodyanatasari; Djembor Sugeng Walujo; Ar-Raihan Yusuf Adhanny; Amanda Valentina Kusuma Ningrum; Citra Sari Devi; Dandi Setiawan; Putri Ramadani; I Gede Prema Sanatana Dharma
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/099vgr66

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh urgensi tingginya kerentanan remaja terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Kediri, khususnya di Kecamatan Wates, yang didukung oleh data kriminalitas setempat yang menunjukkan peningkatan kasus pada kelompok usia pelajar. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap kritis, serta melatih keterampilan praktis siswa SMPN 1 Wates dalam mencegah dan menolak penyalahgunaan NAPZA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan interaktif dan partisipatif, yang terdiri dari empat komponen utama: (1) ceramah disertai diskusi, (2) simulasi keterampilan menolak (refusal skills), (3) diskusi kelompok terpumpun, dan (4) pembuatan komitmen bersama. Kegiatan ini menyasar 40 siswa kelas VII-IX SMPN 1 Wates dan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2025 di aula sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, dimana nilai rata-rata pretes sebesar 46,25 meningkat drastis menjadi 99,75 pada postes, yang menunjukkan efektivitas metode yang diterapkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi yang interaktif, praktis, dan melibatkan partisipasi aktif peserta terbukti mampu menanamkan pemahaman mendalam serta membangun kepercayaan diri dan komitmen peserta untuk menjauhi NAPZA. Untuk menjaga keberlanjutan, direkomendasikan integrasi materi pencegahan NAPZA ke dalam kurikulum sekolah, pembentukan dan pelatihan kader peer educator, serta kolaborasi strategis dengan orang tua dan instansi terkait seperti BNN dan Puskesmas.
Pemberdayaan Masyarakat Banjar Gemeh melalui Sosialisasi dan Pendampingan Administrasi Kependudukan, Jaminan Sosial, dan Layanan Pos Pengaduan Gede Wirata; Tri Hayatining Pamungkas; Sri Sulandari; Putu Deva Pradnyana Mardiana Putera; Cokorda Putra Indrayana
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/f730w931

Abstract

Kewarganegaraan berbasis administrasi dan perlindungan sosial merupakan landasan perlindungan dasar bagi warga negara. Namun, kurangnya pengetahuan di kalangan masyarakat seringkali menjadi hambatan dalam pengurusan dokumen dan akses ke jaminan sosial. Coconutdevotion bertujuan untuk meningkatkan literasi administrasi kewarganegaraan dan jaminan sosial bagi warga Banjar Gemeh, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar melalui sosialisasi kepada warga dan pengawasan langsung. Peserta terdiri dari 62 orang, termasuk warga desa, pejabat desa, dan perwakilan organisasi Sekolah Perempuan Bali Sruti. Mitra memainkan peran penting dalam menggerakkan peserta, menyediakan tempat kegiatan, dan menjadi saluran advokasi melalui pos pengaduan anak-anak Sruti untuk kasus kekerasan dan masalah hukum. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan bantuan administratif. Hasil menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang fungsi administrasi kewarganegaraan dan manfaat jaminan sosial. Selain itu, 17 peserta secara langsung berkonsultasi mengenai pengisian dokumen KTP, KK, dan akta kelahiran. Hal ini juga meningkatkan akses warga terhadap layanan perlindungan hukum melalui pengenalan pos pengaduan anak-anak Sruti, yang merespons 4 laporan awal mengenai hambatan administratif dan kerentanan hukum. Catatan tersebut menegaskan kembali bahwa sosialisasi sistematis dan pemantauan berbasis komunitas merupakan alat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran, memfasilitasi pemenuhan dokumen, dan meningkatkan akses terhadap perlindungan hukum dan layanan jaminan sosial. Kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan KOEM merupakan langkah alami dalam memperkuat ekosistem layanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemanfaatan AI untuk Literasi dan Digitalisasi pada Pembelajaran Teori,  Praktek Keuangan dan Kewirausahaan Rachmawati, Diana Widhi; Hodsay, Zahruddin; Yulaini, Erma; Permatasari, Nuryanti; Toyib, M.; Pramika, Depi; Suryani, Ida
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/psz0h307

Abstract

Tujuan utama dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah memanfaatkan AI sebagai katalis untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendigitalisasi pembelajaran kewirausahaan, Sehingga menghasilkan ekosistem pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan aplikatif. PKM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan Dan Workshop Pada 13 November 2025 Di SMK Negeri 1 Martapura dengan sasaran 50 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga pendidik. metode yang digunakan adalah pelatihan dan workshop yang diisi dengan pemaparan materi oleh tim dosen Universitas PGRI Palembang, Serta diskusi dan tanya jawab. materi yang disampaikan berfokus pada: Konsep dasar AI dan personalisisasi pembelajaran, Literasi keuangan di era digital (Fintech), Integrasi AI dalam pembelajaran teori dan digitalisasi kewirausahaan, Tantangan dan solusi pemanfaatan AI, Serta Proyek kreatif penerapan ai dalam keuangan pribadi dan bisnis sederhana. hasilnya menunjukkan bahwa integrasi AI berpotensi besar untuk mentransformasi metode pengajaran konvensional menjadi pengalaman belajar yang adaptif berbasis data, meningkatkan pemahaman pelajar terhadap konsep-konsep kompleks, dan membekali mereka dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan. pkm ini berhasil mengenalkan model pembelajaran inovatif yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi finansial, menumbuhkan jiwa wirausaha, dan menciptakan generasi yang siap bersaing di masa depan yang didorong oleh teknologi.
Peningkatan Kompetensi Digital Kehumasan Melalui Pelatihan Desain Grafis Berbasis AI Asrori, Achmad Harpin; Wahab, Nanang Kurnia; Aziz, Syarfi; Sariyati, Sariyati; Syahrul, Syahrul
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/fpesdm40

Abstract

Transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk memperkuat komunikasi visual yang profesional dan konsisten, khususnya pada fungsi kehumasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi desain grafis dosen dan tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui pelatihan Canva berbasis kecerdasan artifisial (AI). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan Experiential Learning, meliputi tahapan analisis kebutuhan, perencanaan partisipatif, pelaksanaan workshop, serta evaluasi kuantitatif dan kualitatif. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 20 peserta dari berbagai unit kerja. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari 47,5 pada pre-test menjadi 88,75 pada post-test (peningkatan 86,8%; p < 0,05). Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap prinsip desain dan konsistensi branding institusi. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan efisiensi kerja dan berkurangnya ketergantungan pada unit humas pusat. Meskipun demikian, masih diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengatasi keterbatasan literasi digital dan kualitas output berbasis AI.
PENERAPAN CALISTUNG DI RA AL-IHYA MELALUI APE (ALAT PERMAINAN EDUKATIF) Aisyah, Siti; Iskandar, Yogi; Nurlainti, Ati; Purbaningsih, Jujun; Nuryani , Siti; Amalina, Nur
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/rz1k1x66

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) berbasis Alat Permainan Edukatif (APE) dalam mengembangkan literasi awal anak usia dini di RA Al-Ihya. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan selama sepuluh kali pertemuan dengan sasaran kegiatan sebanyak 65 anak berusia 4–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur selama proses pembelajaran, dokumentasi hasil karya anak, serta wawancara dengan guru kelas sebagai informan pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan APE efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi awal anak, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan mengenal huruf, menyusun kata sederhana, memahami hubungan simbol dan bunyi, mengenal angka 1–20, serta melakukan penjumlahan dasar melalui aktivitas bermain. Selain itu, pembelajaran berbasis APE juga meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif anak, serta mendukung perkembangan motorik halus. Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan anak dan keterbatasan rentang konsentrasi, namun dapat diatasi melalui pendampingan intensif, scaffolding oleh guru dan mahasiswa, serta strategi pembelajaran berkelompok. Kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa pembelajaran calistung berbasis APE merupakan pendekatan yang efektif dan relevan diterapkan di lembaga PAUD karena selaras dengan prinsip perkembangan anak usia dini dan pembelajaran berbasis bermain.

Page 4 of 4 | Total Record : 39