cover
Contact Name
Muhammad Zulkifli
Contact Email
sudutwarna@gmail.com
Phone
+6281235871313
Journal Mail Official
sudutwarna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanjung Rema, Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Kabupaten: Banjar Provinsi: Kalimantan Selatan
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
ISSN : 25812106     EISSN : 26855097     DOI : http://dx.doi.org/10.58791/tadrs
Core Subject : Religion, Education,
This journal publishes the results of research related to focuses on Education such as competency analysis, learning strategies, learning theory, learning development, educator professionalism, and research results.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENDIDIKAN ANAK YATIM RELEVANSINYA AL-QUR’AN SURAT AL-MA’UN Fauzul Adzim; Endad Musyaddad; Wasehudin; Rifyal Ahmad Lugowi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.241

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi masyarakat tentang pendidikan anak yatim relevansinya dengan Surat Al-Ma'un. Anak yatim sering kali menghadapi tantangan signifikan dalam mendapatkan pendidikan yang layak, seperti keterbatasan ekonomi, kurangnya perhatian dari lingkungan, dan stigma sosial. Dalam kajian ini, ditekankan bahwa Islam memberikan perhatian yang besar terhadap pendidikan anak yatim, mencerminkan tanggung jawab sosial umat untuk mendukung mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pendidikan anak yatim bervariasi; sementara beberapa masyarakat menunjukkan kepedulian tinggi, masih ada yang menganggap bahwa pendidikan untuk anak yatim bukanlah tanggung jawab mereka. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menyediakan akses pendidikan yang baik dan dukungan moral kepada anak yatim, guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sesuai nilai-nilai dalam Surat Al-Ma'un. Dengan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sosial, diharapkan anak yatim memperoleh peluang yang lebih baik untuk masa depan mereka.
PANDANGAN MALIK BENNABI TENTANG PENDIDIKAN SEBAGAI KUNCI KEBANGKITAN PERADABAN ISLAM Basri, Hasan; Rumbang Sirojudin; Wasehudin; Rifyal Ahmad Lugowi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.243

Abstract

Penelitian ini membahas pemikiran Malik Bennabi tentang pendidikan sebagai kunci kebangkitan peradaban Islam. Bennabi menilai bahwa kemunduran umat Islam bukan karena kurangnya sumber daya, tetapi karena lemahnya pemikiran dan rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan dalam membangun peradaban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Sumber utama berasal dari karya-karya Malik Bennabi, sementara data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang mengkaji pemikirannya serta pendidikan Islam secara luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi Bennabi, pendidikan bukan hanya soal mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk manusia yang berpikir kritis, inovatif, dan memiliki kesadaran sosial. Ia menekankan tiga elemen utama dalam kebangkitan peradaban: manusia, tanah, dan waktu, dengan manusia sebagai faktor utama yang menentukan kemajuan suatu bangsa. Kesimpulannya, gagasan Bennabi menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Islam adalah fondasi utama dalam membangun peradaban yang mandiri dan berdaya saing.
IMPLEMENTASI MODEL PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER (PHBK) DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK B DI KELOMPOK BERMAIN (KB) HARAPAN BUNDA KECAMATAN ASTAMBUL imah, rahimah
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.244

Abstract

Penelitiann ini bertujuan untuk mengetahui Kegiatan Implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Pada Kelompok B Di KB Harapan Bunda Kecamatan Astambul. Kegiatan Rutin yang diterapkan disekolah, seperti Pengaliran dan Integrasi 9 Pilar Karakter, Kegiatan Jurnal, Kegiatan Literasi, Kegiatan inti, Kegiatan Pertemuan Pagi, Morning Circle. Adapun Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kegiatan pembelajaran dengan Implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Pada Kelompok B Di KB Harapan Bunda Kecamatan Astambul kemudian apa saja fakor pendukung dan penghambatnya. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Researce) dengan pendekatan Kualitatif. Subjeknya yaitu 2 orang guru dan 10 orang anak kelompok B di KB Harapan Bunda Kecamatan Astambul. Teknik Pengumpulan data melalui, Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun untuk teknik pengolahan data yaitu reduksi data, Editing, Klasifikasi data. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran dengan Implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter sudah terlaksana dengan baik, karena kegiatan dengan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter sudah dilaksanakan setiap hari dengan konsisten. Melihat hal itu Impelementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter membawa pengaruh yang sangat baik dalam perkembangan Sosial Emosional anak usia dini. Adapun Faktor yang mendukung Implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter adalah Guru, Orang Tua, dan Sarana Prasarana. Sedangkan Faktor penghambatnya adalah Teman Sebaya serta Lingkungan Luar Sekolah. Faktor-Faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di KB Harapan Bunda Kecamatan Astambul.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP LINGKUNGAN KELUARGA PADA ERA DIDITAL Muflih, muflih_08
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.246

Abstract

Tujuan mengenai penulisan ini yaitu untuk menganalisis dan mencari pengetahuan mengenai kontribusi pendidikan agama Islam terhadap lingkungan keluarga di era digitalisasi saat ini. Dalam penelitian ini, metode yang Penulis gunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Penulis juga menngunakan analisis literatur, seperti kumpulan buku-buku yang objek penelitiannya berhubungan atau penelitian menggunakan data kepustakaan. Dalam penulisan ini dilakukan dengan cara menganalisis, membaca, dan mempelajari banyaknya publikasi yang ada seperti artikel, jurnal, tesis, dan bahan penelitian lainnya yang signifikan dan relevan dengan penelitian. Hasil yang di dapat dalam penelitian atau penulisan ini mengungkapkan bahwa dalam ruang lingkup keluarga, orang tua menjadi pemegang peran yang pertama dalam dunia pendidikan Islam pada ruang lingkup keluarga dengan membentuk karakter positif serta religius serta menumbuhkan kualitas pendidikan agama sejak dini. Pendidikan agama Islam memegang peranan strategis dalam membangun lingkungan rumah tangga yang akademis, harmonis, dan religius di era digital. Oleh karena itu, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus memberikan perhatian khusus dalam merumuskan dan mengembangkan program pendidikan agama yang efektif.
IMPLEMENTASI PUNISHMENT DALAM MEMBANGUN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA NURUDDIN CIOMAS Aris Sunandar
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.249

Abstract

Fokus penelitian ini adalah penerapan sebuah punishment untuk mengembangkan kedisiplinan santri pondok pesantren Miftahul Huda Nuruddin. Dalam mendidik dan membina santrinya pondok pesantren ini dikenal dengan menerapkan metode punishment atau hukuman. Jenis penelitian ini studi kasus dengan pendekatan kualitatif, agar peneliti bisa melakukan riset yang mendalam terhadap subjek yang diteliti. Dalam penelitian ini peneliti terlibat langsung dalam memantau program punishment yang diterapkan di pondok pesantren Miftahul Huda Nuruddin, berarti yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap kedisiplinan santri dengan memakai program hukuman. Inti dari hasil penelitian ini bahwa beratnya punishment yang diterima oleh santri di sesuaikan oleh pelanggaran yang dilakukan. Dalam program ini tentunya ada sebuah supervise baik langsung maupun tidak langsung yang berkoordinasi dengan pengurus pondok pesantren. Dampak Penerapan Hukuman Penerapan punishment di Pesantren Miftahul Huda Nuruddin terbukti efektif dalam meningkatkan disiplin santri. Punishment yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai sanksi tetapi juga sebagai alat pendidikan untuk menyadarkan santri dan mengajari mereka pentingnya kedisiplinan. Penelitian ini menyoroti pentingnya penyesuaian punishment berdasarkan tingkat pelanggaran, sehingga santri dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan memperbaiki perilaku di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana penerapan punishment dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kedisiplinan santri di lingkungan pesantren.
PERAN PENDIDIK PAI DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH DI SDIT BINA BANGSA Ahmad Khoerul Huda
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 01 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i01.251

Abstract

Semua lembaga pendidikan berusaha untuk menanamkan karakter mulia pada siswa mereka. Dalam konteks ini, guru dan pendidik, khususnya pendidik PAI, memainkan peran penting dalam proses tersebut. Selama kegiatan pendidikan, pengajar tidak hanya harus memberikan informasi tetapi juga harus menunjukkan perlunya pendidikan moral. Oleh karena itu, taktik yang digunakan oleh pendidik dalam pembentukan moral harus sesuai untuk meningkatkan keefektifan dan kegunaan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip moral yang diberikan oleh pengajar PAI dan untuk memahami taktik yang digunakan oleh mereka untuk menumbuhkan moral positif pada siswa. Penulis menggunakan metodologi kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data ini melalui teknik literatur. Temuan dari perdebatan ini menunjukkan bahwa pengembangan moral yang difasilitasi oleh para pendidik PAI termasuk menjunjung tinggi kebersihan, menunjukkan kepedulian terhadap orang lain, dan memikul tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.
OPTIMALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER DI SD IT KI-WASHID CILEGON PADA ERA DIGITAL Supriyadi, Supriyadi; Yuyun Rohmatul Uyun, Yuyun Rohmatul Uyun; Encep Syarifudin, Encep Syarifudin; Wasehudin, Wasehudin
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.252

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat berperan untuk menciptakan generasi muda, tentunya di era digital yang banyak persoalan akhlak dan sosial. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan mendesak untuk mengoptimalkan pendidikan PAI agar dapat menjawab dinamika perkembangan teknologi sekaligus membangun generasi berkarakter di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ki Washid Cilegon. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara kualitatif strategi optimalisasi pendidikan PAI dalam membentuk penerus yang memiliki integritas, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif lapangan, dengan sumber data utama terdiri dari pengajar, murid, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif analitis untuk menggambarkan fenomena yang terjadi dan mengevaluasi penerapan strategi pendidikan PAI di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pendidikan PAI di SDIT Ki Washid Cilegon dilakukan melalui integrasi teknologi digital dalam pembelajaran, penerapan program penguatan karakter berbasis nilai-nilai keislaman, dan keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan. Strategi ini terbukti efektif untuk menciptakan penerus berkarakter yang bukan hanya kompeten secara akademik namun mempunyai moralitas yang tinggi dalam menghadapi tantangan era digital.
Tantangan Pendidikan Islam dalam Perspektif Ahmad Tafsir Ridwan Setiawan; Ilzamudin Ma’mur; Rifyal Ahmad Lugowi; Wasehudin; Subhan
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.258

Abstract

Pendidikan Islam menurut Ahmad Tafsir adalah educational process yang berakar pada Al-Qur’an dan hadits, which is the central nilai-nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi pemikiran Ahmad Tafsir terhadap tantangan pendidikan islam kontemporer. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, yang bertujuan untuk memahami dan menganalisis secara mendalam suatu topik berdasarkan sumber data tertulis. Hasil dari penelitian yaitu yang pertama tantangan pendidikan Islam kontemporer seperti bullying, fitnah Tindakan penganiayaan guru, dan insiden pemukulan peserta didik bisa terjadi karena kemerosotan akhlak pada masa kini. Yang kedua sekolah bahkan penegak hukum diharuskan menyelesaikan masalah ini secara transparan, objektif, dan adil. Yang ketiga dalam pemikirannya, Ahmad Tafsir menekankan bahwa pendidikan akhlak harus menjadi inti dalam sistem pendidikan Islam, di mana segala bentuk ilmu pengetahuan diarahkan untuk menciptakan individu yang memiliki integritas moral tinggi dan kemampuan intelektual yang mumpuni. Dalam menghadapi tantangan tersebut, pemikiran Ahmad Tafsir menjadi sangat relevan karena ia mengajarkan bahwa pendidikan Islam harus berorientasi pada pembentukan manusia paripurna (insan kamil).
Eksistensi dan Perkembangan Pesantren di Banten: Perspektif Sejarah Pendidikan Islam Nufus Tahfidzi; B. Syafuri; Umi Kultsum
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.273

Abstract

ABSTRACT This article examines the existence and development of Islamic boarding schools in Banten from the perspective of the history of Islamic education. Islamic boarding schools as traditional Islamic educational institutions play an important role in shaping religious and character-based societies in Indonesia. In Banten, the existence of Islamic boarding schools cannot be separated from the role of the Banten Sultanate since the 16th century as a center for the spread of Islam and science. This study uses a qualitative descriptive approach through library studies of historical and scientific sources. In this study, the researcher used descriptive research with Library Research studies. The results of the study show that Islamic boarding schools in Banten have experienced significant developments from time to time, including the colonial era, independence, to the contemporary era. Islamic boarding schools not only function as educational institutions, but also as centers of preaching, resistance to colonialism, and preservation of local Islamic culture. The transformation of Islamic boarding schools in the modern era shows their flexibility and resilience in facing the challenges of the times without losing their Islamic identity. This article emphasizes the importance of Islamic boarding schools as strategic Islamic educational institutions that are deeply rooted in the history of education in Indonesia.
PARENTS' CONCEPT OF EDUCATION FOR CHILDREN IN STRENGTHENING RELIGIOUS BASIS Latifiudin Al-islamy; Eneng Muslihah; Machdum Bahtiar; Wasehudin; Rifyal A. Lughowi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.275

Abstract

Parents have a good role for their children in educating them, especially educating them in the teachings of good Islamic education. Basically, the first and foremost educational environment for children is education that comes from the family environment. One of the Islamic education that must be had and instilled from an early age is prayer. Prayer is a type of education that is instilled from an early age and is required to be done after reaching puberty. In various aspects, prayer itself has various aspects in education, such as education for children, education for parents and education for the people of the Prophet Muhammad SAW. This research refers to the case study of Q.S Lukman Verse: 17, using the Library Research method. In order to know how prayer can be used as a solid foundation for Islamic religious education. This concept will be an improvement for the development of the basics of Islamic education in children.

Page 8 of 11 | Total Record : 106