cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus" : 47 Documents clear
Pemanfaatan Poster Digital QR (Quick Response) dalam Pembelajaran Agama di Madrasah Diniyah At- Takmiliyah Al- Ula Al-Huda Karangrejo Rachmat Sunjoto, Arie; Zahra, Arly; Vatya, Safira; Berliana, Ghina
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1ebf2831

Abstract

Madrasah diniyah yang berada di Karangrejo terdapat beberapa permasalahan yang rumit untuk dipecahkan, seperti kurangnya kebijakan pemerintah desa yang mendukung, dana yang kurang memadai, motivasi orang tua ke pada anak yang rendah untuk belajar yang kemudian menyebabkan madrasah diniyah ini tidak berjalan dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menjalankan kembali kegiatan dan menulusuri faktor masalah dari madrasah diniyah sehingga harapan dari tokoh masyarakat terhadap keberlangsungan madrasah diniyah agar berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Dengan tujuan pengabdian diatas diharap dapat memberikan kemudahan kepada pengurus atau pihak yang terlibat didalamnya dalam mengurus madrasah diniyah. Besar harapan dengan hadirnya peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai pengabdian dari tim ini dapat memberikan solusi atas permasalahan yang ada di madrasah diniyah tersebut.
Pelatihan Penerapan Disiplin Positif pada Sekolah Jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Soppeng Sari Idris, Andi Puspa; Patang; Jamaluddin; Subariyanto; Marhayati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8nfcpk54

Abstract

This training aims to implement positive discipline in elementary schools in Soppeng Regency. The training method applied is participatory training; namely, all participants actively participate in conveying their experiences of implementing positive discipline in their schools during the training. The results of the training were that all participants made a commitment to implement positive discipline in schools according to their respective roles, namely as teachers, principals, and school supervisors. In addition, participants were able to formulate the implementation of positive discipline through examples of real problems in their respective schools and will apply the results of the training in their respective schools.
Workshop Guru Penyusunan Penilaian Holistik Witri Lestari; Hawa Liberna; Lin Mas Eva
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tnp5aw83

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) diadakan di SMP Negeri 210 Jakarta sebagai mitra dalam pelaksanaan PKM. Peserta dari kegiatan ini adalah seluruh guru di SMP Negeri 210. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk: a) memperoleh wawasan dan teknik yang relevan untuk diterapkan oleh guru di kelas; b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menyusun penyusunan penilaian holistik.  Beberapa masalah yang dihadapi oleh mitra antara lain: (a) Kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan konsep penilaian ini;  b) Kurangnya pelatihan yang memadai mengenai penilaian holistik. c) Keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran juga menjadi kendala dalam penyusunan penilaian holistik.. Metode yang diterapkan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi antara tim pelaksana dan mitra, serta diadakan workshop tentang penyusunan penilaian holistik. Metode ini dilaksanakan kepada kelompok mitra yang terdiri dari 40 orang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah: 1) 85% guru merasa lebih percaya diri dalam menerapkan metode penilaian holistik setelah mengikuti kegiatan ini. 2) 90% peserta mengungkapkan bahwa mereka akan menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik pembelajaran sehari-hari mereka. Hal ini menunjukkan bahwa workshop tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memotivasi guru untuk mengimplementasikan perubahan dalam cara mereka menilai siswa.  
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar bagi Guru SMP di Kabupaten Barru Amran, Muhammad; Hasan, Kamaruddin; Irfan, Muhammad; Aras, Latri; Syawaluddin, Ahmad
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vc4z8581

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam pengembangan kemampuan guru. Di Kabupaten Barru, guru-guru masih menghadapi tantangan dalam merancang modul ajar yang efektif dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pelatihan pengembangan modul ajar yang dilaksanakan bagi 25 guru SMP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan dapat menarik perhatian siswa. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang lebih terstruktur, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Diharapkan, pelatihan serupa dapat dilanjutkan dengan fokus pada inovasi pembelajaran berbasis teknologi, guna mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru.
Sosialisasi Pengenalan Kesusastraan Indonesia pada Periode Angkatan 20 dengan Menggunakan Metode Wordwall Purwanto, Andri; Eliastuti, Maguna; Fidinillah, Mildan Arsdan; Yuliyanto, Fito; Zahra, Nadhifa Salsabila; Astuti, Tri
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j7shgc14

Abstract

Di SMKN 14 Kota Bekasi, pengenalan karya sastra Nusantara menghadapi tantangan tersendiri, karena fokus siswa lebih pada keterampilan vokasional. Hal ini berdampak pada rendahnya kemampuan mereka dalam memahami struktur kalimat, kosakata, dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra Nusantara. Untuk mengatasi hal ini, media Wordwall digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis pengaruh pengenalan sastra terhadap keterampilan berbahasa dan apresiasi siswa. Kegiatan meliputi sosialisasi, penerapan media, penilaian, dan evaluasi. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa 75% siswa mampu menjawab soal kosakata dengan tepat, dan mereka juga dapat menciptakan pantun dengan struktur yang tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa Wordwall efektif meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam memahami serta mengapresiasi karya sastra Nusantara.
Peran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi untuk Mengembangkan Kualitas dan Kreativitas Siswa SD Negeri 114 Palembang Anjani Nuraini Al Sannia; Alda Mustika Rani; Risky Ari Saputra; Ahmad Said
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/knfvev83

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi merupakan program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 114 Palembang dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pembelajaran dan kreativitas siswa melalui pendekatan Islami dan pembelajaran berbasis praktik. Program-program seperti Pesantren Ramadhan, pelatihan jurnalistik dasar, pembelajaran tematik kreatif, dan kegiatan literasi berhasil mendorong peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan, metode yang digunakan, serta dampak yang dihasilkan terhadap kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Hasilnya menunjukkan bahwa KKN Rekognisi dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pendidikan holistik di lingkungan sekolah dasar.  
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Optimalisasi Pelayanan dan Dokumentasi Administratif melalui Web Desa Kentong, Lamongan Sutrisno, Eko; Safitri, Lailatul; Lestari, Lilla Puji; Akbar, Ronny Makhfuddin; Sukmaningtyas, Yanuarini Nur
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cyc4ey39

Abstract

The development of digital technology has opened up opportunities for villages to improve the quality of public services and administrative documentation systems more efficiently and transparently. This service activity aims to improve the service and efficiency of village beautification, increase the capacity of village and kentong apparatus, Glagah District, Lamongan Regency in the use of information technology through training and socialization of village website management. The activity was carried out in the form of hands-on training for village officials and karangtaruna cadres regarding content management, information publication, and digital uploading of administrative documents from December 2024 to March 2025. The initial evaluation was conducted through questionnaires and brief interviews, which showed that most participants found the practical approach applied. However, it was found that there are still limitations in participants' confidence to manage websites independently, as well as the need for follow-up assistance, especially related to data security and digital document management. This activity is the first step in the digital transformation process at the village level. The limitation of this activity lies in the scope of implementation which is still limited to the initial socialization and training stage, without being followed by the full implementation stage and continuous monitoring. Follow-up in the form of technical assistance and advanced training is needed so that the use of the village web can run optimally and sustainably.
Generasi Muda Tanpa Narkoba: STIE Fest dalam Semarak Kampanye Pencegahan Bahaya Narkoba Jaenab; Kartin Aprianti; Muhammad Badar; Mulyadin; Rahmatia; Sugeng Widakdo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fnyk9j53

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan  mahasiswa dan pelajar macam, jenis narkoba yang beredar di Masyarakat agar pelajar mengenali tanda, ciri dan gejala dari orang yang mengalami ketergantungan terhadap narkoba, pencegahan serta memberikan informasi mengenai Tindakan penanganan ketergantungan narkoba. Melalui kegiatan STIE FEST menyambut DIES Natalis STIE Bima ke- 23 yang salah satu kegiatannya yaitu Kampanye edukatif anti narkoba bertajuk “Generasi Muda Tanpa Narkoba” yang di ikuti oleh peserta terbanyak Mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Kegiatan ini kolaborasi Tim Dosen kelompok 6 STIE Bima dengan BNNK Bima di laksanakan Taman amahami Kota Bima Sabtu, 23 Februari 2025. Metode yang digunakan adalah 1) Tahap persiapan; koordinasi dengan pihak BNNK Bima, menyiapkan peralatan dan perlengkapan. 2) Tahap Pelaksanaan; 1) Seminar anti narkoba, kampanye #stop narkoba, pembagian brosur pada peserta seminar dan 3) Tahap Evaluasi: refleksi hasil kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini; 1) Seminar kampanye anti narkoba dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, dan kolaboratif pihak berwenang BNN Kabupaten Bima dan narasumbernya dokter ahli di bidangnya yang melibatkan mahasiswa dan pelajar sebagai agen perubahan.  3) Kampanye digital #stop narkoba yang di Up media soaial, 4) pembagian brosur pada peserta seminar yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan, sikap, dan perilaku preventif terhadap narkoba di kalangan generasi muda. Dengan demikian, kampanye ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun generasi sehat, sadar, dan bebas narkoba. 
Pemanfaatan Kacang Hijau untuk Produksi Bakpia sebagai Upaya Edukasi Gizi dan Pencegahan Stunting di Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo Hapsawati Taan; Rahmatiah; Nuryana Fadila; Astika Firdasari; Fitriani Malatia; Saskia Aulia Gani; Nidaurrahmah Usman; Taufik Hidayat; Rifki Suaib9; Yusuf Karim
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b76a2r30

Abstract

This community service aims to empower the residents of Hutadaa Village through training in the production of mung bean bakpia as a healthy snack alternative to support stunting prevention. This activity is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education, encompassing education, research, and community service. Considering the high prevalence of stunting in Indonesia, the program seeks to increase community awareness about nutritious food consumption and encourage economic independence based on local agro-industry. The results showed high participant enthusiasm, improvement in technical skills, and the emergence of community initiatives to optimize the potential of mung beans.    
Training in Waqf Administration for Micro, Small, and Medium Enterprises: A Novel Paradigm of Community-Centric Sharia Economic Framework in the Mujahadah Mosque Vicinity of Rintis Village, Pekanbaru Wali Saputra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/11d00r37

Abstract

The present community service initiative seeks to enhance individuals' capabilities in the effective administration of waqf through the empowerment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) within the framework of the sharia economy. This training was meticulously crafted in response to the inadequate utilization of waqf assets in bolstering the local economy, as well as the constrained access to capital for MSMEs at the grassroots level. The methodologies employed for implementation encompass preparatory stages, participatory training, evaluative measures, and advanced mentorship. The event transpired over a duration of three days, engaging 45 participants hailing from diverse backgrounds, including MSME practitioners, nadzir, religious leaders, and village youth. The materials disseminated comprised productive waqf literacy, management of sharia-compliant MSMEs, and simulations for waqf-based business planning. The outcomes of the activities indicated a notable enhancement in the participants' comprehension, the establishment of three waqf-oriented business groups, and tangible support from local authorities manifested through the provision of assets and formal institutional recognition. This initiative substantiates the proposition that waqf can be optimized as a mechanism for community economic empowerment, provided it is managed in a collaborative and community-oriented manner. The waqf management model for MSMEs developed through this training demonstrates the potential for replication across various regions, thereby contributing to the sustainable and inclusive economic fortification of the ummah. Furthermore, the program promotes the cultivation of a sharia economic ecosystem that positions communities as primary stakeholders rather than mere beneficiaries.