cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 167 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 5: Agustus 2025" : 167 Documents clear
Kenakalan Remaja di Lingkungan Sapiria dan Borta Nirwana; Sitti Nurwalyah; Sitti Patima; Nova Amelia; Muhammad Watif Massauna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11175

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu masalah sosial yang sering melanda masyarakat dan berdampak negatif pada stabilitas sosial dan perkembangan pribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kenakalan remaja, penyebabnya, dan cara lingkungan mempengaruhi perilaku menyimpang. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara dan observasi terhadap remaja dan penduduk kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya fokus keluarga, dampak hubungan negatif, dan kurangnya kontrol sosial di lingkungan sekitar merupakan penyebab umum kenakalan remaja. distribusi, promosi narkoba, dan pelanggaran norma sosial. Kesimpulannya, pencegahan kenakalan remaja memerlukan kerja sama keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat dan positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perkembangan perkelahian remaja di Kota Makassar. Sebanyak 200 orang remaja berusia 17-25 tahun menjadi partisipan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala agresi dengan nilai reliabilitas 0,638 yang diperoleh dari 20 item valid yang telah disesuaikan dengan subjek dan latar penelitian. Berdasarkan hasil analisis, 83,3% pemuda pelaku tawuran di Kota Makassar menunjukkan kemarahan pada level yang tergolong sedang.
Analisis Peran Gen-Z Dalam Menjaga Toleransi Di Tengah Masyarakat Kota Yang Heterogen Siti Nurifkah; Hajrah; Fajir Akbar Putra; Nughra Tandirerung; Muhammad Watif Massuanna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11176

Abstract

 Indonesia sebagai negara multicultural dengan masyarakat heterogeny dihadapkan pada potensi perpecahan akibat isu suku, ras, agama, dan budaya. Makassar, sebagai salah satu kkota besar dengan keragaman budaya dn etnis, juga rentan terhadap konflik sosial akibat perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman dan praktik toleransi di kalangan Gen-Z di Makassar, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menjaga toleransi di tengah heterogenitas masyarakat kkota. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observas, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen-Z di Makasaar memiliki pemahaman yang cukup baik tentang keberagaman dan toleransi, dipengaruhi oleh faktor keluarga, teman sebaya, media sosial, nilai budaya local, dan system Pendidikan. Namun, praktik toleransi mmereka masih menghadapi tantangan seperti penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, stereotip dan diskriminasi, serta pengaruh lingkungan yang konservatif. Meskipun demikian, Gen-Z memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dan memperkuat toleransi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman dan praktik toleransi di kalangan Gen-Z di Makassar memerlukan perhatian dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.
Presepsi Masyarakat Terhadap Tilang Elektronik di Kota Makassar Riska Aidilia Adha; Muh. Watif Massuanna; Andina Rahmadani; Nur Asmiranda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi masyarakat Kota Makassar terhadap implementasi sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE). Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan diskusi kelompok terfokus, studi ini menemukan bahwa persepsi masyarakat terhadap ETLE bersifat beragam. Sebagian besar responden menunjukkan dukungan terhadap ETLE karena dianggap mampu meningkatkan kepatuhan berlalu lintas, menciptakan keadilan dalam penegakan hukum, dan mengurangi potensi praktik pungutan liar. Masyarakat juga menilai bahwa sistem ini memberikan rasa aman dan meningkatkan keteraturan lalu lintas. Namun, kekhawatiran muncul terkait efektivitas penegakan yang terbatas akibat jangkauan kamera ETLE yang belum merata, potensi kesalahan input data, serta dampak teknis seperti lampu kamera yang menyilaukan dan mengganggu visibilitas pengendara. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun ETLE mendapatkan dukungan publik, optimalisasi sistem melalui perbaikan teknis, sosialisasi yang lebih masif, serta mekanisme koreksi yang transparan sangat dibutuhkan guna meningkatkan efektivitas dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem ini.
Efektivitas Strategi Pemerintah Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban dalam Mengelola APBDes Riyan Nur Fitri Pratama; Noviana Eka Widyastuti; Innama Dwi Wahyunarni; Novi Dwi Arianti; Ghina Ardlillah; Revienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida; Muhammad Farid Ma'ruf
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11178

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami strategi Pemerintah Desa Sendang dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024. Lokasi penelitian berada di Desa Sendang, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, dengan pengumpulan data berlangsung dari April hingga Juni 2025. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat, serta data sekunder dari dokumen resmi seperti laporan realisasi APBDes, RKPDes, dan dokumen Musrenbangdes. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, sementara analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengelolaan APBDes 2024 menunjukkan capaian realisasi sebesar Rp1.676.547.601 dari total anggaran Rp1.725.041.775,63, atau sekitar 97,19%. Meski mencerminkan pelaksanaan anggaran yang cukup tinggi, efektivitasnya perlu ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, dokumen RKPDes menjadi acuan utama, dengan musyawarah desa sebagai wadah partisipasi masyarakat, meskipun keterlibatan warga masih bersifat simbolik. Efektivitas pengelolaan APBDes ditopang oleh kepemimpinan komunikatif, peran aktif aparatur desa, serta penggunaan Siskeudes. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengawasan, serta ketergantungan pada dana pusat masih menjadi kendala yang harus diatasi melalui penguatan mekanisme musyawarah dan peningkatan kapasitas aparatur desa.
Dampak Agama Pada Politik Rara Noviana Sari; Syamsu A Kamaruddin; Octamaya Tenri Awaru
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11179

Abstract

Abstract: Agama merupakan salah satu pengaruh signifikan dalam membentuk landskap politik, kebijakan publik, orientasi politik. Interpretasi dan aplikasi agama. Politik juga dapat memunculkan sikap yang konservatif yang menentang perubahan sosial dan budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pustaka (library research) atau penelitian yang menggunakan data pustaka berupa buku atau atau sumber data lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ajaran agama dalam sistem politik dapat berdampak signifikan dalam membentuk dinamika sosial, politik, dan budaya dalam tatanan masyarakat. Penelitian ini menjadi penting untuk dibahas dikarenakan Indonesia merupakan negara yang mayoritas berpegang teguh pada agama, tetapi juga menjadi negara yang demokratis akan politik.
Perspektif Mahasiswa Terhadap Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia Rinaldi Agustiawan; Risman Al Faris; Muhammad Maulana Al Fajri; Muhammad Watif Massuanna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa terhadap Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang baru-baru ini disahkan dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat, khususnya mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap 50 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai RUU TNI dan mendapatkan informasi dari berbagai sumber, terutama media online. Namun, sebagian besar responden menyatakan sikap tidak mendukung terhadap rancangan tersebut, dengan alasan utama bahwa RUU TNI dinilai berpotensi melemahkan prinsip demokrasi dan membuka ruang bagi militerisasi jabatan sipil. Meski demikian, terdapat pula sebagian kecil mahasiswa yang mendukung RUU tersebut karena dinilai dapat memperkuat pertahanan nasional dan memperluas peran TNI dalam situasi darurat seperti bencana alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa memainkan peran penting dalam mengkritisi kebijakan negara, dan keterlibatan mereka dalam proses demokrasi harus diapresiasi. Pandangan mahasiswa terhadap RUU TNI menjadi refleksi dari kepekaan sosial dan politik mereka terhadap masa depan demokrasi di Indonesia.
Kesenjangan Sosial Di Perkotaan : Kemiskinan Dan Ketimpangan Muh Watif Massauna; Siti Hamra; Nuratika; Enjelina Panggoa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11181

Abstract

Abstract: Kesenjangan sosial di perkotaan merupakan fenomena kompleks yang memengaruhi kehidupan masyarakat secara luas. Studi mengungkap bahwa komunitas lokal kerap menghadapi tantangan dalam bersaing dengan pendatang untuk mendapatkan akses terhadap sumber daya ekonomi. Hambatan ini semakin besar karena keterbatasan koneksi sosial serta modal finansial yang dimiliki oleh masyarakat setempa. Selain itu, dominasi kelompok ekonomi tertentu menyebabkan hambatan bagi partisipasi aktif komunitas lokal dalam pasar. Kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia masih menjadi masalah utama, terutama bagi masyarakat kelas bawah yang sering kali mengalami keterbatasan dalam memperoleh pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial. Dalam konteks pembangunan, ketidaksetaraan ini menegaskan bahwa kesenjangan ekonomi menjadi tantangan yang mendominasi. Artikel ini akan menganalisis faktor penyebab ketimpangan sosial serta dampaknya bagi kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus mengeksplorasi berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini. Dengan adanya kebijakan yang berkeadilan dan pendekatan inklusif, diharapkan kesenjangan sosial dapat dikurangi dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.
Peran Pendidikan Islam dalam Mencegah LGBT di Kalangan Generasi Muda Nasution, Miftahul Jannah; Azzahra, Najwa; Sagala, Neltya Dwi Putri; Nabilah, Wildani Nisrina; Siregar, Hapni Laila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Islam dalam mencegah perilaku LGBT di kalangan generasi muda. Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) semakin menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan, terutama di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya. Di Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, keberadaan LGBT sering kali dianggap bertentangan dengan norma-norma agama dan sosial yang berlaku. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah perilaku LGBT di kalangan generasi muda dengan cara membentuk karakter dan moral generasi muda agar tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan menjauhi perilaku yang dianggap menyimpang. Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan agama secara teoritis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks isu LGBT, mayoritas responden dalam penelitian ini menunjukkan pemahaman yang baik bahwa perilaku LGBT bertentangan dengan ajaran Islam dan berpotensi membawa dampak negatif bagi individu maupun masyarakat. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi yang efektif dalam membina moral dan karakter generasi muda sesuai dengan ajaran Islam.
Analisis Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z pada Industri Teknologi Informasi Djalil, Rusli; Rafif, Mumtaz; Nuristbeathi, Novi; Maheswari, Deswita; Azzahro, Intan Surya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11191

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah dinamika pekerjaan, terutama dengan munculnya Generasi Z, yang dikenal karena adaptasi teknologi dan kebutuhan akan lingkungan kerja yang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dan kepemimpinan terhadap kebiasaan kerja karyawan Generasi Z di sektor teknologi informasi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, yang bersifat inspiratif dan demokratis, efektif dalam mendorong inovasi dan komitmen di kalangan Generasi Z. Di sisi lain, kepemimpinan transaksional, yang menekankan klarifikasi tugas dan sistem penghargaan, juga penting untuk mencapai tujuan organisasi. Motivasi di tempat kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan, termasuk produktivitas dan etika kerja, serta mengurangi turnover dan absensi. Selain itu, faktor-faktor seperti budaya organisasi, disiplin, sistem penghargaan, pembimbingan, kompetensi, dan etika kerja sangat berpengaruh. Memahami karakteristik unik Generasi Z dan jalur pengembangan karier mereka menjadi penting di era Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan strategi manajemen yang lebih fleksibel, inklusif, dan responsif terhadap gaya kerja Generasi Z di sektor teknologi informasi untuk menciptakan hubungan kerja yang produktif dan kooperatif.
Implementasi Metode Propartif dalam Penguatan Sistem Pengaduan Pelayanan Publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan Wiyono, Syabrina Amanda; Saputra, Nailah Fahkriyah; Juanissa, Sekar Golda; Dahlan, Ama Ilhamri Bin; Rohim, Adya Ghina Ghalbi; Anjani, Cahya Eka; Andalas, Fithria Sari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Propartif (Problem Participatory) dalam penguatan sistem pengaduan layanan publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan. Metode Propartif merupakan pendekatan partisipatif yang menekankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengidentifikasi, merumuskan, serta menyelesaikan permasalahan layanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Propartif mampu meningkatkan efektivitas sistem pengaduan dengan mendorong keterlibatan masyarakat, mempercepat waktu respons terhadap pengaduan, serta memperkuat transparansi layanan. Namun demikian, masih ditemukan kendala terkait kapasitas sumber daya manusia dan kebutuhan penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung sistem pengaduan yang lebih responsif dan adaptif.

Page 11 of 17 | Total Record : 167