cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,416 Documents
Tinjauan Yuridis Terkait Lelang Barang Milik Negara Hasil Tegahan Bea Cukai Arief Dian Azhari; Ernu Widodo; M. Taufik; Sri Sukmana Damayanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas keterkaitan antara barang milik negara yang berasal dari barang impor terbatas (Lartas) dan proses penanganannya. Permasalahan utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana alur penanganan barang sitaan yang berpotensi dilelang, serta menjamin kejelasan hukum terhadap status dan peruntukannya setelah proses tersebut. Penelitian ini juga mengidentifikasi potensi sengketa hukum yang bisa muncul dan menyoroti peran krusial Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), khususnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), dalam menciptakan proses lelang yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan data sekunder, kemudian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas prosedur kepabeanan terkait penanganan barang impor terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme penanganan barang Lartas telah diatur secara sistematis, pelaksanaannya masih menimbulkan isu hukum, terutama terkait kepastian status dan peruntukan barang setelah dilelang. Oleh karena itu, peran Bea Cukai dan DJKN, khususnya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), sangat krusial untuk memastikan bahwa seluruh proses pelelangan berjalan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan asas kepastian hukum.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Promosi Perpustakaan Sekolah di SMAN 15 Bandar Lampung Yuliyana Karo-Karo; Nadirsah Hawari; Reza Nawafella Alya Parangu
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi perpustakaan di SMAN 15 Bandar Lampung serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram telah dimanfaatkan melalui fitur feed dan story untuk menyampaikan informasi kegiatan dan layanan perpustakaan. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena masih banyak siswa yang belum mengetahui akun Instagram perpustakaan serta rendahnya interaksi pengguna. Faktor pendukung meliputi upaya pustakawan memanfaatkan sosial media Instagram dalam melakukan promosi perpustakaan dan dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya konsistensi dalam pengunggahan konten, tampilan konten yang kurang menarik, serta belum optimalnya pemanfaatan fitur promosi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam mengakses informasi perpustakaan.
Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Sengketa Kepegawaian: Kajian Terhadap Keabsahan Keputusan Tata Usaha Negara di Bidang Aparatur Sipil Negara Rachel Matthew; Bella Vita; Liandry Tanu Wijaya; Florencia Cheryl Koswandi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16820

Abstract

Sengketa kepegawaian merupakan salah satu jenis sengketa yang sering diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), khususnya yang berkaitan dengan penerbitan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) di bidang Aparatur Sipil Negara. Putusan PTUN dalam perkara kepegawaian memiliki peran penting dalam menilai apakah tindakan pejabat pemerintahan telah sesuai dengan asas legalitas, asas-asas umum pemerintahan yang baik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan PTUN terkait sengketa kepegawaian serta menilai keabsahan KTUN yang menjadi objek sengketa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam memutus sengketa kepegawaian, PTUN tidak hanya menilai aspek kewenangan, prosedur, dan substansi KTUN, tetapi juga memperhatikan perlindungan hak-hak kepegawaian penggugat sebagai bagian dari prinsip keadilan administratif. Putusan PTUN tersebut mencerminkan fungsi peradilan tata usaha negara sebagai sarana kontrol yuridis terhadap tindakan pemerintah.
Perlindungan Hukum Hak Cipta Di Indonesia Dalam Perspektif Undangundang Nomor 28 Tahun 2014 Desta Mardiana; Argya Handayani; Thalya Maira Callista
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16824

Abstract

Hak Cipta merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual yang lahir dari kekmampuan manusia dalam menciptakan dan memiliki nilai moral maupun nilai ekonomi. Perli’dungan terhadap hak cipta berperan penting sebab karya Intelektual berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi kreatif dan pertumbuhan nasional. Yang dimana di Indonesia sendiri pengayuran mengenai hak cipta telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Mesk”pun telah terdapat praktik pelanggaran seperti pembajakan masih sering terjadi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan isu hak cipta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak cipta melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta bertujuan memberikan kepastian hukum bagi pencipta dan mendukung kegiatan perdagangan berbasis kreativitas. Namun, pelanggaran seperti pembajakan masih sering terjadi, sehingga diperlukan peningkatan penegakan hukum dan kesadaran masyarakat. Kesimpulan: Hak cipta memiliki peran penting dalam kegiatan perdagangan karena memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai transaksi komersial. Namun, penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta di Indonesia masih menghadapi kendala sehingga diperlukan peningkatan penegakan hukum serta kesadaran masyarakat.
Pergeseran Bahasa Bali di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin: Kajian Dialektologi Sosial Ni Wayan Novita Sari; Hetilaniar Hetilaniar; Masnunah Masnunah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran bahasa Bali di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin dengan menggunakan kajian dialektologi sosial. Pergeseran bahasa terjadi akibat adanya kontak bahasa antara masyarakat Bali dengan masyarakat dari berbagai etnis yang tinggal di desa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dialektologi sosial. Data penelitian diperoleh melalui teknik wawancara, rekam, dan cakap terhadap 14 informan yang dipilih berdasarkan kriteria usia, tingkat pendidikan, kelas sosial (pekerjaan), dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Bali di Desa Sidoharjo mengalami penurunan, terutama pada generasi muda. Kelompok usia lanjut masih menggunakan bahasa Bali secara aktif dalam komunikasi sehari-hari, sedangkan anak-anak dan remaja lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia. Dari segi ranah penggunaan, bahasa Bali mengalami penyempitan fungsi dan lebih banyak digunakan dalam kegiatan keagamaan serta adat, sementara dalam ranah pendidikan, pekerjaan, dan interaksi sosial lintas etnis bahasa Indonesia lebih dominan digunakan. Pergeseran bahasa ini dipengaruhi oleh faktor sosial seperti pendidikan, pekerjaan, interaksi antaretnis, serta dominasi bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi utama di masyarakat multietnis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian bahasa Bali agar tetap terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali di Desa Sidoharjo.
Analisis Aksiologis Ungkapan KH. Abdulloh Suyuthi Tentang Prioritas Ilmu Atas Harta Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Akhmad Muhaini; Muthmainnah Muthmainnah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16861

Abstract

Perkembangan orientasi hidup masyarakat modern yang cenderung materialistik menempatkan kekayaan sebagai indikator utama keberhasilan, sehingga menggeser posisi ilmu sebagai nilai fundamental dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi aksiologis dalam ungkapan “anak cucuku tidak saya doakan kaya harta, tetapi saya doakan kaya ilmu” dalam perspektif filsafat ilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang bersifat konseptual, melalui teknik analisis isi terhadap berbagai literatur yang relevan dengan filsafat ilmu, pendidikan, dan kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan tersebut secara dominan merepresentasikan dimensi aksiologi, dengan menempatkan ilmu sebagai nilai intrinsik dan instrumental yang lebih utama dibandingkan harta. Ilmu dipahami sebagai dasar pembentukan kualitas manusia yang mencakup aspek intelektual, moral, dan sosial, serta menjadi fondasi dalam memperoleh dan mengelola kesejahteraan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian filsafat ilmu, khususnya pada aspek aksiologi, dengan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai sumber nilai, serta memberikan implikasi bagi pengembangan paradigma pendidikan yang lebih berorientasi pada pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.
Strategi Pemerintah Kota Surabaya dalam Penyesuaian APBD 2026 untuk Mendukung Infrastruktur Berkelanjutan (SDGs 9) Achmad Kamal Syah Lilah; Lakxit Gustav Nur Aziz; Eva Hany Fanida; Melda Fadiyah Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16875

Abstract

Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen penting dalam mendukung pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Pemerintah Kota Surabaya dalam menyesuaikan pengelolaan APBD pascapenerapan kebijakan efisiensi dan pemangkasan anggaran tahun 2026 serta implikasinya terhadap pembangunan infrastruktur yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-9. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-komparatif. Data yang digunakan berupa dokumen APBD Kota Surabaya tahun 2024–2026 yang dianalisis melalui studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, komparatif, analisis rasio, dan analisis pertumbuhan untuk melihat perubahan struktur anggaran antar tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya melakukan efisiensi pada belanja operasional yang hanya tumbuh 0,04%, sementara belanja modal meningkat sebesar 14,17%, terutama pada sektor jalan, jaringan, dan irigasi. Penurunan dana transfer pusat sebesar 24,11% direspons melalui peningkatan pembiayaan daerah yang mencapai Rp1,88 triliun serta penguatan belanja tidak terduga sebagai mitigasi risiko. Strategi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan mendukung pencapaian SDGs ke-9 di tengah tekanan fiskal.
Penerapan Diversi Berdasarkan Pasal 6 dan 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak Perspektif Hukum Pidana Islam Aldi Bahtiar; Deden Najmudin; Didi Sumardi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16895

Abstract

The implementation of diversion under Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System (UU SPPA), particularly Articles 6 and 7, faces a gap between its normative restorative ideals and practical enforcement. Meanwhile, the perspective of Islamic criminal law, through the concepts of taklīf and tamyīz, offers a more precise gradation of children’s criminal responsibility. This study addresses the gap in integrative analysis between these two legal systems in order to achieve substantive justice for children in conflict with the law. This research employs a normative juridical approach with comparative analysis, utilizing primary data (the UU SPPA, Supreme Court Regulation No. 4 of 2014, and 15 court decisions from 2020–2025) and secondary data (fiqh jināyah literature and reports from ICJR and KPAI). The analysis is qualitative, descriptive-analytical in nature, applying statute, case, and conceptual approaches to compare positive legal norms with the principles of maṣlaḥah and ta’dīb. The provisions of Articles 6 and 7 have been effective in reducing recidivism by 25% and shortening detention periods, aligning with the Islamic concept of ta’dībiyyah for mumayyiz children. However, implementation remains constrained by formalistic practices within correctional institutions (Bapas) and resistance from victims. A strong correlation with the concept of ṣulḥ (Qur’an 49:9–10) produces a more holistic form of justice, although the statutory age gradation remains less flexible compared to the doctrine of tamyīz. The synergy between the UU SPPA and Islamic criminal law thus generates an inclusive restorative juvenile justice model consistent with the objectives of maqāṣid al-sharī‘ah
Pengaruh Kajian Online Terhadap Sikap Kritis Beragama Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Di Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo Hairun Nisak; Ainol; Saiful Islam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kajian online terhadap sikap kritis beragama mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan eksplanatori, penelitian ini melibatkan 105 mahasiswa semester VIII yang aktif mengikuti kajian keislaman berbasis online sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas mahasiswa mengikuti kajian online tergolong tinggi dan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap kritis beragama mereka. Artinya, semakin sering mahasiswa mengikuti kajian keagamaan secara online, semakin berkembang juga kemampuan mereka dalam berfikir kritis dalam ajaran agama. Dengan demikian, kajian online menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan secara mendalam dan dapat membentuk sikap reflektif dalam mendapatkan informasi keagamaan di era digital. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar pembelajaran Pendidikan Agama Islam mengoptimalkan penggunaan kajian online sebagai salah satu strategi pembelajaran yang relevan dan menarik bagi mahasiswa.
Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Etika Bermedia Sosial : Upaya Pencegahan Cyberbullying Dalam Perspektif Islam Wardatus Sofia; A. Faizul Mubarak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16905

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia dan menghadirkan tantangan serius bagi lembaga pendidikan dalam membina perilaku bermedia yang selaras dengan nilai moral, adab, dan ajaran agama, khususnya terkait munculnya perilaku cyberbullying di lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam integrasi Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan adab bermedia sosial sebagai upaya pencegahan perilaku cyberbullying dalam perspektif Islam di MAN 1 Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan unsur pimpinan madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Pendidikan Agama Islam dilaksanakan secara sistematis melalui pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, serta kebijakan madrasah yang mendukung penguatan karakter siswa. Nilai-nilai Islam seperti kehati-hatian dalam menyikapi informasi, kejujuran, empati, kesantunan berbahasa, dan tanggung jawab moral ditanamkan melalui materi pembelajaran kontekstual dan kegiatan keagamaan rutin. Integrasi tersebut berdampak pada meningkatnya kesadaran moral siswa dalam bermedia sosial, kemampuan mengendalikan diri, serta kecenderungan untuk menghindari perilaku yang merugikan orang lain di ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan strategis dalam membentuk adab bermedia sosial siswa secara preventif, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan era digital.