cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
f7.mhdbuchori@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
research.yana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 171 Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Effect : Jurnal Kajian Konseling
ISSN : 28297407     EISSN : 28297377     DOI : -
Core Subject : Education,
Effect : Jurnal Kajian Konseling diterbitkan oleh Yayasan Amanah Nur Aman. Diterbitkan setiap bulan April, Agustus dan Desember. Jurnal ini fokus pada topik Kajian Konseling. Jurnal ini menyambut hangat kontribusi tulisan-tulisan atau artikel dari para sarjana dari setiap disiplin ilmu terkait. Ruang lingkup dan kajian jurnal ini berkaitan dengan bimbingan konseling, pendidikan bimbingan konseling, pendidikan profesi konseling, psikologi pendidikan, konseling masyarakat, supervisi dalam konseling dan kurikulum/pelayanan dalam bidang bimbingan konseling. Effect : Jurnal Kajian Konseling published by the Amanah Nur Aman Foundation. Published every April, August and December. This journal focuses on the topics of Counseling Study. This journal warmly welcomes the contributions of writings or articles from scholars from any related disciplines. The scope and study of this journal is related to counseling guidance, counseling guidance education, professional counseling education, educational psychology, community counseling, supervision in counseling and curriculum/services in the field of counseling guidance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM MENGERJAKAN HOME WORK MELALUI LAYANAN INFORMASI DI SMP PAB 2 HELVETIA MEDAN Wildani, Vina; Manurung, Purbatua; Nurlaili
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 2 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i2.1359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan informasi dalam meningkatkan kemandirian mengerjakan pekerjaan rumah (homework) siswa, dan untuk mengetahui apakah pelaksanaan layanan informasi dapat meningkatkan kemandirian mengerjakan pekerjaan rumah (homework) siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-8 SMP PAB Helvetia Medan berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Hasil instrument angket yang diberikan sebelum tindakan kemandirian siswa dalam mengerjakan home work masuk dalam kategori rendah. Setelah diberikan tindakan pada siklus I diperoleh hasi 60%, dan pada siklus II sebesar lebih meningkat menjadi 80%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan informasi dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam mengerjakan home work kelas VIII-8 SMP PAB 2 Helvetia Medan sudah terlaksanakan dengan baik.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KARIR DENGAN PENDEKATAN TRAIT AND FACTOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMILIHAN KARIR SISWA Ramadhani, Suci Diayu
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 2 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i2.1486

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi bimbingan karir dengan pendekatan trait and factor dalam meningkatkan kemampuan pemilihan karir siswa SMK Nusantara Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah data wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh peneliti di SMK Nusantara Lubuk Pakam. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan konseling, dan siswa-siswi di SMK Nusantara Lubuk Pakam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi bimbingan karir dengan pendekatan trait and factor dapat meningkatkan kemampuan pemilihan karir siswa, setelah diberikan bimbingan karir oleh guru BK. Hal ini terbukti dengan beberapa siswa yang mengalami peningkatan dalam memahami potensi yang dimiliki, kepercayaan diri dalam menentukan karir, dan hilangnya keraguan siswa dalam menentukan karir.
STUDI TENTANG PENERIMAAN DIRI SISWA TERHADAP BODY IMAGE SISWA SMP NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN Siregar, Evi Dayanti
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 2 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i2.1487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan bentuk penerimaan diri terhadap body image siswa, dampak, dan upaya guru BK dalam membentuk sikap penerimaan diri terhadp body image siswa di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan menelaah seluruh data, mereduksinya, menyajikan dan menyimpulkan data yang ada. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Penerimaan diri terhadap body image kelas VIII SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan yang rendah. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat beberapa siswa yang belum merasa kondisi fisik dan bentuk tubuh yang tidak menarik. Hal tersebut menimbulkan rasa ketidakpercayaan pada diri siswa yang mengakibatkan siswa ingin merubah kondisi fisik serta bentuk tubuhnya tersebut. (2) Dampak penerimaan body image terhadap perilaku siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan dapat mengganggu keberlangsungan belajar siswa. Dimana siswa tersebut bersifat seolah-olah acuh terhadap pelajarannya. Hal ini dikarenakan siswa tersebut tidak memiliki rasa percaya diri untuk mengemukakan pendapatnya di dalam kelas. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh dalam kefektifan belajar siswa di dalam kelas. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam keefektifan belajar siswa di kelas. (3) Upaya yang guru BK lakukan dalam menumbuhkan sikap peneriman diri terhadap body image siswa tersebut. Guru BK memberikan layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok, dan layanan konseling individual kepada siswa yang memang membutuhkan layanan tindak lanjut terhadap masalah penerimaan diri terhadap body image yang rendah.
URGENSI KESEHATAN MENTAL GURU DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR DI SEKOLAH Hilmi, Nasywa
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 2 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i2.1488

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan interaksi antara pendidik dan peserta didik yang bertujuan untuk mencapai pendidikan. Peranan guru lebih besar karena sebagai orang yang lebih dewasa dan berpengalaman, lebih banyak menguasai nilai-nilai, pengetahuan dan keterampilan. Maka di dalam pendidikan guru merupakan komponen penting yang memiliki pengaruh besar untuk peserta didik. Guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing dituntut untuk memiliki kematangan dan kedewasaan, kesehatan jasmani dan rohani. Seorang guru harus terdiri atas orang-orang yang bisa bertanggung jawab, guru memiliki peran untuk menanamkan nilai-nilai dan sikap kepada peserta didik agar memiliki kepribadian yang baik dengan memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya dan apabila ada seorang pendidik memberi contoh negatif maka akan berpengaruh dan berdampak buruk terhadap perkembangan psikis peserta didik. Dalam konteks pendidikan, orang yang bahagia cenderung mampu mencapai prestasi akademis dan performa yang lebih, namun demikian, banyak anak-anak memasuki sekolah setiap hari berjuang melawan masalah-masalah emosional, perilaku, dan keluarga yang dapat mempengaruhi belajar mereka dan juga belajar orang lain.
PERANAN PRINSIP ETIKA KONSELING UNTUK MENGOPTIMALKAN HUBUNGAN KONSELOR DAN KONSELI Kirana, Putri Chandra
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 2 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i2.1489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran krusial prinsip-prinsip etika dalam proses konseling, terutama dalam membangun hubungan yang efektif antara konselor dan klien. Melalui metode studi pustaka dengan pendekatan konseptual dan teoritis, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip seperti privasi, keadilan, integritas, keterampilan, dan penghargaan terhadap kebebasan klien sebagai landasan terciptanya suasana konseling yang aman, empatik, dan profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika tidak hanya mencegah terjadinya pelanggaran profesional, tetapi juga mendukung proses konseling yang adaptif terhadap keberagaman sosial budaya di Indonesia. Strategi seperti pelatihan, pengawasan, penilaian, serta penerapan kode etik secara berkelanjutan menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas hubungan konselor dan klien. Dengan demikian, etika tidak hanya berfungsi sebagai aturan normatif, tetapi juga sebagai kekuatan transformatif dalam meningkatkan mutu layanan konseling.
Peran Norma Sosial Dalam Membentuk Perilaku Sosial Digital: Analisis Perspektif Bimbingan Dan Konseling Wulandari, Vivi; Manurung, Purbatua; Putri, Hazrina Syahirah
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1655

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah cara individu membangun interaksi sosial serta menginternalisasi norma sosial, sehingga berdampak langsung pada pembentukan perilaku kolektif di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran norma sosial dalam membentuk perilaku sosial digital serta implikasinya bagi bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional, buku teori, serta artikel ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa norma deskriptif dan norma injunktif berpengaruh signifikan terhadap perilaku kolektif, termasuk partisipasi sosial, kepedulian lingkungan, keterlibatan dalam tradisi budaya, dan partisipasi publik dalam kebijakan daerah. Di era digital, internalisasi norma semakin diperkuat oleh mekanisme observasi dan imitasi sebagaimana dijelaskan dalam Teori Pembelajaran Sosial Bandura, dengan media sosial berperan sebagai agen utama pembentukan perilaku melalui algoritma dan echo chambers. Kondisi ini melahirkan perilaku konstruktif seperti solidaritas digital, namun juga risiko perilaku destruktif seperti cyberbullying, ujaran kebencian, dan disinformasi. Dari perspektif bimbingan dan konseling, temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan literasi sosial-digital, pembentukan norma positif, serta layanan preventif untuk membantu individu menyaring pengaruh norma daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa norma sosial memiliki peran sentral dalam membentuk perilaku digital modern dan perlu menjadi landasan strategis dalam pengembangan intervensi konseling.
Ketimpangan Sosial Ekonomi dan Prestasi Belajar: Kajian Literatur dalam Konteks Pelayanan Bimbingan Konseling Utami, Nabillah Putri; Arsini, Yenti; Manurung, Afwan Syahril
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan sosial ekonomi terhadap prestasi belajar siswa serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan konseling di sekolah. Ketimpangan sosial ekonomi (SES) merupakan salah satu faktor eksternal yang paling menentukan kualitas proses dan hasil belajar siswa, melalui aspek ekonomi, modal kultural, dukungan psikososial, dan keterlibatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah sepuluh jurnal nasional terakreditasi dan publikasi ilmiah terkait yang terbit antara tahun 2018–2025. Data dianalisis secara tematik-komparatif untuk meninjau kesamaan pola temuan empiris pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SES berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar siswa. Faktor ekonomi menentukan ketersediaan fasilitas belajar, sementara modal kultural khususnya pendidikan orang tua membentuk habitus akademik anak. Selain itu, motivasi belajar, efikasi diri, serta dukungan emosional dari keluarga dan guru terbukti menjadi mediator penting dalam hubungan SES dan prestasi. Keterlibatan orang tua, akses terhadap les tambahan, persepsi guru, serta kesiapan digital pascapandemi turut memperkuat atau memperlemah capaian siswa. Dalam konteks bimbingan konseling, hasil penelitian ini menegaskan perlunya intervensi yang bersifat afirmatif, holistik, dan responsif terhadap keragaman latar belakang siswa, melalui penguatan motivasi, dukungan keluarga, kolaborasi konselor-guru, dan penyediaan layanan belajar tambahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa upaya mengurangi kesenjangan prestasi menuntut peran strategis konselor sekolah dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Peran Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Dampak Ketimpangan Sosial Ekonomi Terhadap Perkembangan Peserta Didik Putri Siregar, Syafira Ananda; Tambusai, Khairuddin; Fharisi, Muhammad
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif faktor-faktor penyebab ketimpangan akses pendidikan di Indonesia serta implikasinya terhadap perkembangan peserta didik dan peran layanan bimbingan konseling (BK) di sekolah. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji tujuh jurnal ilmiah serta berbagai sumber relevan terkait ketimpangan sosial ekonomi, geografis, budaya, infrastruktur, dan gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan pendidikan berdampak signifikan terhadap aspek akademik, psikologis, sosial, dan emosional peserta didik, termasuk rendahnya motivasi belajar, learning loss, keterbatasan keterampilan sosial, serta meningkatnya risiko marginalisasi psikologis. Penelitian juga menemukan bahwa layanan BK memiliki peran strategis dalam memberikan intervensi adaptif melalui konseling individual, layanan responsif, bimbingan kelompok, penguatan resiliensi, advokasi siswa rentan, serta edukasi kebijakan bagi orang tua dan sekolah. Selain itu, efektivitas kebijakan pemerintah seperti KIP, ADEM, digitalisasi sekolah, dan program SEBsP sangat dipengaruhi oleh sinergi pusat–daerah dan kualitas monitoring. Studi ini menegaskan perlunya kolaborasi multi-pihak dan penguatan layanan BK untuk mengurangi dampak ketimpangan serta mendukung pemerataan pendidikan yang berkeadilan.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Bimbingan Konseling: Analisis Peran Konselor, Layanan BK, Dan Supervisi Konseling Di Satuan Pendidikan Khotimah Purba, Afifa Husnul; Urrahmah, Syifa; Wahyunisa
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1658

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka membawa perubahan mendasar dalam paradigma pendidikan Indonesia, khususnya dalam mendorong pembelajaran yang fleksibel, humanis, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dari perspektif bimbingan konseling (BK), dengan fokus pada peran konselor, layanan BK, serta supervisi konseling di satuan pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, dokumen resmi pemerintah, serta hasil riset terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman dan kesiapan guru maupun konselor terhadap Kurikulum Merdeka masih beragam, sementara ketimpangan infrastruktur—terutama di daerah 3T—menghambat optimalisasi layanan pembelajaran dan BK. Kurikulum Merdeka memberikan peluang penguatan asesmen diagnostik, pembelajaran terdiferensiasi, layanan responsif, bimbingan kelompok, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan pengembangan karakter. Konselor berperan strategis dalam mendukung well-being siswa pasca pandemi, termasuk menangani learning loss, kecemasan belajar, dan masalah adaptasi sosial. Namun, lemahnya sistem supervisi konseling dan terbatasnya sumber daya menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kolaborasi multi-pihak, peningkatan kompetensi konselor, pemerataan fasilitas, serta penguatan supervisi layanan BK.
Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial Ekonomi Dalam Upaya Mendorong Mobilitas Sosial Peserta Didik Manurung, Afwan Syahril; Afifah, Nisa; Saragih, Yoserizal; Sururi, Zanniro
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam mendorong mobilitas sosial serta mengkaji bagaimana layanan Bimbingan Konseling (BK) dapat berfungsi sebagai intervensi strategis untuk mengatasi ketimpangan sosial ekonomi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap enam jurnal relevan, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki kontribusi signifikan terhadap mobilitas sosial melalui peningkatan akses pekerjaan, pendapatan, dan partisipasi sosial. Namun, berbagai hambatan struktural masih menghambat fungsi pendidikan sebagai alat mobilitas, termasuk ketimpangan ekonomi, disparitas geografis, perbedaan modal budaya, serta kesenjangan kualitas pendidikan. Temuan penelitian menegaskan bahwa layanan BK berperan penting dalam memberikan asesmen psikologis, konseling individual/kelompok, pendampingan akademik, manajemen stres, advokasi akses beasiswa, dan perencanaan karier bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Layanan BK juga berfungsi menjembatani siswa dengan berbagai kebijakan pemerintah seperti KIP, BOS, Wajib Belajar 12 Tahun, dan Merdeka Belajar. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pendidikan yang berkualitas, kebijakan publik yang inklusif, serta layanan BK yang profesional merupakan kunci untuk mendorong mobilitas sosial yang lebih adil dan merata di Indonesia.