cover
Contact Name
Setiawansyah
Contact Email
setiawansyah@teknokrat.ac.id
Phone
+6289699553818
Journal Mail Official
jatika@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhanratu, Bandarlampung, Indonesia
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service
ISSN : -     EISSN : 27232026     DOI : https://doi.org/10.33365/jsstcs
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service is a journal published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Teknokrat Indonesia. The ABDIMAS Journal accommodates the publication of the results of Community Service activities carried out by Lecturers as a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 2 times a year, in March and September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
UMKM GO GLOBAL: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN ESG REPORTING MENUJU BISNIS BERKELANJUTAN Dewi Sukmasari; Niken Kusumawardani; Marselina, Marselina; Yuliandari, Puspita
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1526

Abstract

Perkembangan ekonomi global menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG reporting menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar global, menarik minat investor, serta membangun reputasi bisnis yang bertanggung jawab. Namun, mayoritas UMKM di Indonesia, khususnya yang dikelola oleh perempuan, masih menghadapi keterbatasan literasi, kapasitas teknis, dan akses informasi terkait penerapan pelaporan ESG. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan teknis kepada anggota PPUMI (Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) sebagai mitra sasaran dalam memahami konsep ESG serta menyusun ceklis pelaporan berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik usaha mereka. Melalui metode simulasi penyusunan ceklis laporan ESG, dan pendampingan berbasis studi kasus, diharapkan mitra memiliki pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam model bisnis UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 anggota PPUMI yang merupakan pemilik UMKM. Kegiatan ini menghasilkan ceklis kegiatan berbasis pelaporan ESG yang dapat digunakan di kalangan usaha mikro. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengenalkan konsep pelaporan ESG kepada mitra sasaran dan contoh penerapannya di kegiatan usaha masing-masing, sehingga mampu memperkuat kapasitas usaha yang telah dilakukan melalui praktik ekonomi hijau yang berkelanjutan.
WANITA BERDAYA: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak Untuk Mendukung SDGs 5 dan 16 Pada Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Karang Timur Banuwa, Laili Fadhila; Sakinah, Tazkiyah; Putri, Lidya Ayuni; Sabilla, Tiara Prisca; Marvinita, Risda; Dalimunthe, Nindytia Puspitasari
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1528

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan menunjukkan peningkatan setiap tahun. Rendahnya literasi hukum serta keterbatasan akses informasi menyebabkan masyarakat belum memahami secara optimal hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan hukum yang tersedia. Meskipun telah dilakukan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memperkuat perlindungan korban kekerasan, sosialisasi regulasi tersebut di tingkat kelurahan masih sangat terbatas. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui kegiatan “Wanita Berdaya: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak” dengan sasaran utama ibu-ibu PKK kelurahan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak perempuan dan anak, mensosialisasikan ketentuan KUHP terbaru terkait KDRT, serta memberdayakan perempuan sebagai agen edukasi dan pencegahan kekerasan di tingkat grassroot. Metode pelaksanaan meliputi workshop edukatif dan partisipatif dengan dukungan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Luaran yang diharapkan berupa peningkatan literasi hukum peserta, terbentuknya agen edukasi di lingkungan kelurahan, serta meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 5 dan SDGs 16 serta merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Empowering Housewives through Digital Branding on Social Media in Pasaran Island, Bandar Lampung Fihartini, Yuniarti; Ambarwati, Dwi Asri Siti; Andriani, Lis; Putri, Lidya Ayuni; Hj Zaiton , Siti Nurul 'ain
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1592

Abstract

Pasaran Island in Bandar Lampung City has high local economic potential through home-based small businesses, particularly in the seafood processing sector. However, most business owners have not yet utilized digital technology and social media optimally as tools for promotion and branding. The lack of digital literacy and limited understanding of digital branding strategies are the main challenges. Through this community service program, training and mentoring were provided to housewives as the primary actors of family-based MSMEs to strengthen their digital capacity, particularly in building business image and marketing through social media. This program aims to enhance the competitiveness of local products, expand market reach, and promote women's economic independence in coastal areas. The activities were designed in the form of technical training, digital branding education, practical management of business social media accounts, and evaluation of digital engagement outcomes.
Empowered Housewives Through Affiliate Marketing to Improve Economic Welfare in Purworejo Village Pesawaran Ambarwati, Dwi Asri Siti; Fihartini , Yuniarti; Syafis, Kamadie Sumanda; Putri, Lidya Ayuni
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1594

Abstract

The program “Empowered Housewives: Affiliate Marketing to Improve Economic Welfare in Purworejo Village, Negeri Katon District, Pesawaran Regency” aims to empower housewives through the use of digital technology, particularly affiliate marketing, as a means to increase family income. The method applied includes a participatory approach, practical training, and intensive mentoring conducted over six months. The activities followed several stages: preparation, training, hands-on practice, mentoring, and evaluation. Participants received training in creating digital promotional content, managing affiliate accounts, and developing strategies to expand their social media reach. Evaluation results indicated a significant improvement in participants’ understanding of digital marketing and their ability to utilize affiliate platforms to generate additional income. The program not only enhanced the economic capacity of housewives but also established a sustainable digital community in Purworejo Village. Therefore, this initiative contributes to local economic development by promoting women’s empowerment through digital innovation.
Pola Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) Haetami, Mimi; Perdana, Rahmat Putra; Pranata, Doni; Masruroh, Istna Dewi; Hafifah, Nurfajri
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kebugaran jasmani dilihat dari komponen biomotorik peserta didik melalui serangkaian tes daya tahan, daya ledak otot tungkai (vertical jump), kekuatan otot inti (sit up), kekuatan lengan–punggung atas (gantung siku), dan kecepatan lari. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pengukuran lapangan menggunakan Beep Test, tes vertical jump, tes sit up 1 menit, tes gantung siku, dan tes kecepatan. Data kemudian dikategorikan ke dalam lima tingkat kebugaran: kurang sekali, kurang, sedang, baik, dan baik sekali. Hasil menunjukkan bahwa daya tahan berada terutama pada kategori sedang (36,9%) dan baik (25%), meskipun masih terdapat 27,38% peserta pada kategori kurang dan kurang sekali, yang mengindikasikan kapasitas aerobik belum sepenuhnya optimal. Kemampuan vertical jump didominasi kategori kurang sekali (33,33%) dan kurang (25%), dengan hanya 15,47% yang mencapai kategori baik dan baik sekali, sehingga daya ledak otot tungkai tergolong rendah. Kekuatan otot inti relatif lebih baik, dengan mayoritas peserta berada pada kategori sedang (53,57%) dan sebagian pada kategori baik dan baik sekali (22,62%), meskipun masih terdapat lebih dari seperlima peserta dalam kategori kurang. Hasil tes gantung siku menunjukkan kelemahan yang mencolok pada kekuatan lengan dan punggung atas, karena mayoritas peserta berada pada kategori kurang dan kurang sekali (lebih dari 80%). Secara umum, profil kebugaran jasmani menunjukkan bahwa daya tahan dan kekuatan otot inti berada pada kategori sedang, sedangkan daya ledak, kekuatan tubuh bagian atas, dan kecepatan relatif rendah. Temuan ini menegaskan perlunya program latihan yang lebih terstruktur dan spesifik, terutama berupa latihan plyometrik, penguatan otot inti dan upper body, serta latihan interval intensitas tinggi (HIIT) untuk mengoptimalkan kebugaran jasmani peserta didik.
Revolusi Keuangan Digital: Memberdayakan UMKM Tata Boga dengan Inovasi Aplikasi Keuangan yang Ramah Pengguna di Kecamatan Metro Barat Niken Kusumawardani; Sukmasari, Dewi; Syafis, Kamadie Sumanda; Yuliandari, Puspita
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1603

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pedagang kue (tata boga) di Kecamatan Metro Barat melalui penerapan manajemen keuangan sederhana berbasis digital. Kegiatan ini akan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu: (1) Identifikasi dan survei awal, yang bertujuan untuk memetakan pola pengelolaan keuangan pedagang kue serta kendala yang mereka hadapi; (2) Pelatihan manajemen keuangan sederhana, yang mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian, perhitungan harga pokok penjualan, serta strategi perencanaan keuangan berbasis aplikasi digital yang mudah digunakan; (3) Pendampingan dan implementasi, di mana peserta akan dibimbing dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana menggunakan aplikasi digital gratis seperti BukuWarung; serta (4) Monitoring dan evaluasi, guna mengukur efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen keuangan mitra sasaran. Kegiatan ini dihadiri oleh pemilik UMKM yang bergerak di bidang tata boga sejumlah 20 orang. Sebelum memulai kegiatan diberikan diskusi singkat dan beberapa pertanyaan terkait proses pencatatan keuangan yang sudah dilakukan. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mengenai penggunaan aplikasi keuangan berbasis digital dalam kegiatan ini menggunakan aplikasi BukuWarung dan juga terciptanya ekosistem usaha mikro yang lebih profesional, berkelanjutan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi finansial.
Go Digital UMKM Perempuan: Penguatan Literasi Digital di Kabupaten Pesawaran Syafani, Tyas Sekartiara; Syarief, Yuniar Aviati; Sumaryo; Ibnu, Muhammad; Rara, Rara; Putri, Aniza; Febyanti, Fadhilah
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1620

Abstract

UMKM perempuan di Kabupaten Pesawaran memainkan peran strategis dalam perekonomian lokal, namun masih terus menghadapi tantangan signifikan seperti rendahnya literasi digital, pencatatan keuangan yang lemah, dan dinamika kelompok yang belum berkembang. Siger Jejama adalah salah satu komunitas pemasaran para pelaku UMKM Perempuan di Kabupaten Pesawaran yang masih menghadapi kendala tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas literasi digital para wirausaha perempuan. Hal ini akan dicapai melalui pelatihan dalam pemasaran digital, pencatatan keuangan digital, dan penguatan kolaborasi kelompok menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA). Implementasi metode terdiri dari lima tahap: persiapan, pelatihan, pembimbingan, pemantauan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup berbagai topik, termasuk penggunaan media sosial untuk tujuan promosi, pembuatan konten digital, pengelolaan platform e-commerce, dan penerapan pencatatan keuangan melalui penggunaan aplikasi yang disederhanakan. Proses evaluasi melibatkan pretest dan posttest pada fokus materi utama, yaitu pemasaran digital dan pembukuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 63,94%, dengan tingkat partisipasi aktif mencapai 83,33%. Diskusi interaktif mengungkap kebutuhan nyata para pelaku UMKM, seperti strategi konten, pengelolaan toko online, dan pencatatan keuangan yang akuntabel. Hasil program mentoring menyoroti pentingnya ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Kegiatan ini menjadi landasan proses transformasi digital UMKM perempuan, mendorong adaptabilitas, produktivitas, dan daya saing yang lebih besar dalam operasional bisnis.
Improving Bilingual Literacy through Local Story Writing Workshop in Weekarou High School of West Sumba Anna Sriastuti; Antonina Anggraini Setiamunadi; Yustina Priska Kisnanto
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1621

Abstract

Education is one of the most crucial factors in building a nation. Literacy can be said as one of the main pillars to support the nation's education. As a country having a predicate of a low literacy level, Indonesia needs to improve its level by pushing students' reading interest and competency. Unfortunately, the lack of reading materials, especially literary works like short stories, worsened the condition of Indonesian students' literacy. Indonesia as a heterogeneous country with hundreds or even thousands should be able to provide the demands of reading materials using its own rich local cultures and traditions. This Community Service Program is a joint program between Faculty of Language and Art of Satya Wacana Christian University and Weekarou Christian Private High School of West Sumba to write local stories in bilingual, local language and Indonesia language. By involving students and teachers at the school in storybook writing training, students and teachers will not only improve their writing skills, but also deepen their understanding of local culture and local or regional languages. Students can document folk tales that are still oral stories into written form in their local or regional languages, while teachers play an active role in assisting the compilation of folk tales and the translation process, from regional languages to Indonesian.
IoT and Renewable Energy Training and Implementation for Smart Village in Karang Anyar Prasetyawan, Purwono; Yunesti, Putty; Miranto, Afit; Nugroho, Doni Bowo; Atmajaya, Gde KM; Ramadhini, Meraty; Kahar Aziz, Muhammad Reza; Satria, Eko
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1662

Abstract

This community service program addressed productivity instability in oyster mushroom cultivation and limited utilization of digital and renewable-energy-based village infrastructure in Karang Anyar Village, South Lampung. The program aimed to strengthen agricultural productivity and support Smart Village development through training and implementation of Internet of Things (IoT) and renewable energy technologies. The activities included participatory needs assessment, installation of an IoT-based automatic misting system in mushroom houses, deployment of solar-powered lighting systems for the village sports field, and training on Content Management System (CMS)-based website management involving mushroom farmers, village administrators, and university students participating in the Community Service Program (KKN). Functional testing showed that the IoT-based misting system achieved 100% operational performance, while training activities involved seven mushroom farmers with more than 50% of participants demonstrating adequate understanding of system operation and digital platform utilization. In addition, the installation of solar-powered lighting improved the accessibility of village sports facilities at night. These results demonstrate that integrating IoT and renewable energy technologies effectively supports Smart Village development and strengthens sustainable community-based innovation in rural areas.
Peningkatan Kompetensi Web Modern melalui Pelatihan Framework Next.js bagi siswa SMKN 7 Bandar Lampung Irawati, Febri Dwi; Sitinjak, Mika Alvionita; Satria, Ardika; Ramdani, Ahmad Luky; Safitri, Ira; Setiawan, Tirta; Muthoharoh, Luluk; Astuti, Rohmi Dyah; Sukma, Yoga Aji; Randa, Dimas Dwi; Nurmadani, Vina; Bellini, Yustida
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1689

Abstract

Kesenjangan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan industri pengembangan perangkat lunak yang dinamis menjadi latar belakang utama pelaksanaan pengabdian ini. Framework Next.js, sebagai teknologi modern berbasis React, dipilih untuk meningkatkan kapasitas teknis siswa dalam membangun aplikasi web modern dan berkinerja tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa SMKN 7 Bandar Lampung melalui metode project-based learning. Subjek pengabdian terdiri dari 56 siswa yang dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara komprehensif menggunakan statistika deskriptif dan inferensia non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test karena distribusi data yang tidak normal (p < 0,05). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata yang signifikan dari 28,39 menjadi 37,04. Wilcoxon test menghasilkan nilai statistik V = 3 dengan signifikansi p < 0,001, yang mengonfirmasi adanya perbedaan kompetensi yang nyata setelah intervensi diberikan. Selain itu, capaian effect size sebesar 0,571 (kategori besar) memperkuat bukti bahwa metode pelatihan berbasis praktik efektif dalam mereduksi disparitas pemahaman siswa, terutama pada indikator inisiasi proyek dan struktur folder. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil mentransformasi pengetahuan siswa dari kategori ragu-ragu menjadi paham, sekaligus memberikan fondasi teknologi yang relevan dengan standar industri terkini.

Page 4 of 4 | Total Record : 40