cover
Contact Name
ismail
Contact Email
dharmasamaktaedu@gmail.com
Phone
+6285240858663
Journal Mail Official
jurnalpsnpm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jalan R. H. Didi Sukardi, Komp. SMAN 1 Kota Sukabumi, Indonesia
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30314887     DOI : https://doi.org/10.61142/psnpm
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat adalah Media Publikasi karya ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat dalam berbagai bidang yang telah dipresentasikan pada Seminar Pengabdian Masyarakat baik yang diselenggarakan oleh Dharma Samakta Edukhatulistiwa (DSE) ataupun pihak luar yang bekerja sama dengan DSE. PSNPM ini dipublikasikan pertama kali pada Tahun 2023 dengan eISSN 3031-4887 yang di kelola dan di publikasikan oleh Dharma Samakta Edukhatulistiwa (DSE). Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini terindeks di Google Scholar, dan Dimension. Terbit sekali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Pelatihan Pembuatan Ecobrick Sebagai Pemanfaatan Sampah Plastik Ema Hilma Meilani; Anggi Aulia Putri; Aulia Cahyani Putri; Rina Huliana; Artya Asri Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.89

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan utama di Indonesia saat ini. Aktivitas manusia menjadi penyebab utama meningkatkanya volume sampah setiap tahunnya. Tempat pembuangan sampah (TPS) sebagai fasilitas public hanya tersedia ditempat tempat tertentu, sedangkan limbah yang dihasilkan terutama plastic sangat mudah menumpuk karena sulit terurai. Plastik yang tidak terurai dapat didaur ulang menjadi biji plastic, dimanfaatkan untuk tempat media tanam atau dibuat material sebagai pengganti batubata (Ecobrick). Ecobrick merupakan material pengganti batubata yang berasal dari limbah plastic yang ditampung dalam sebuah botol. Pengenalan ecobrick sebagai penggunaan kembali limbah plastic perlu disebarkan kepada masyarakat luas. Oleh karena itu diperlukan upaya pengenalan dan pelatihan pembuatan ecobrick agar masyarakat memahami pemilahan sampah dan pemanfaatannya.
Peningkatan Efektifitas Pencatatan Tagihan Air PAMDes Pacet, Mojokerto Melalui Teknologi Tepat Guna Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Alby Aruna; Jasmine Nurul Izza; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.90

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah kategori badan usaha yang dilingkupi oleh instansi Pemerintah Desa (PEMDes) sebagai penunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah setempat. BUMDes Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto adalah kategori BUMNDes yang memiliki cabang usaha Pengelolaan Air Minum Desa (PAMDes). Saat ini, PAMDes Pacet, Kabupaten Mojokerto memiliki 445 data pengguna yang tercatat. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan tim kepada masyarakat BUMDes Pacet mendapatkan adanya keefisiensinan unggah tagihan pelanggan bagi petugas yang masih ditulis secara manual (based paper), dan jauh dari kata efektif. Penggunaan teknologi tepat guna ini menerapkan metode ABCD (Asset Based Community Development) beserta bukti penggunaan efektifitas proses yang dapat mengembangkan penerapatan pencatatan tagihan air minum desa supaya bisa lebih efektif dan efisien dengan skala rentang 240 detik dengan maksimal 1078 detik, dalam rentang waktu 637 detik sebelum alat teknologi tepat guna diterapkan. Sementara itu, waktu yang diperlukan untuk melaksanakan pencatatan tagihan PEMDesa setelah adanya alat minimal yang dilaksanakan pada batas waktu yaitu 635 detik. Sedangkan untuk melakukan pencatatan tagihan PAMDes setelah adanya alat minimal dibutuhkan waktu kurang lebih minimal 90 detik dan maksimal 245 detik, sehingga waktu yang digunakan saat pencatatan pengguna turun menjadi 165 detik.
Peningkatan Pemahaman Kekerasan Dalam Berpacaran di Kalangan Remaja Kota Palangka Raya Melalui Penyuluhan Hukum UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Nuraliah Ali; Thea Farina; Mardan Umar; Ade Puspa Anggraini; Alfi Khaerah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.91

Abstract

Peningkatan statistik kasus kekerasan pada kelompok rentan anak, tidak terlepas dari faktor tingkat pengetahuan dan pemahaman. Pemahaman yang baik akan memberikan pengaruh terhadap reaksi yang akan dimunculkan ketika menghadapi suatu bentuk kekerasan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini hadir sebagai dukungan eksternal yang bersifat edukatif untuk membantu meningkatkan pemahaman remaja terkait kekerasan dalam berpacaran dan perlindungan hukumnya. Pengabdian ini dikemas dalam bentuk penyuluhan hukum dengan melibatkan 88 remaja yang berasal dari sekolah negeri dan swasta di kota Palangka Raya. Hasil pengabdian menunjukan bahwa peningkatan yang paling signifikan ditunjukan pada aspek perlindungan hukum yakni 63,63% dimana remaja baru mengetahui bahwa kekerasan dalam berpacaran dapat dijerat dengan sanksi pidana. Peningkatan terendah pada aspek definisi yakni 4,5% dimana pada dasarnya remaja telah mengetahui bahwa memegang bagian tubuh sensitif bukanlah hal yang wajar dalam berpacaran. Pengabdian ini disimpulkan telah berhasil karena telah memenuhi tujuan pelaksanaannya yakni meningkatkan pemahaman remaja terkait kekerasan dalam beracaran dan perlindungan hukumnya.
Pemberdayaan Kelompok Ternak dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Suripto Suripto; Rifki Khoirudin; Mahrus Lutfi Adi Kurniawan; Muhammad Safar Nasir; Uswatun Khasanah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.92

Abstract

Kelompok ternak memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Menurut FAO, kelompok ternak menyediakan sumber pangan berupa daging, susu, telur, dan produk olahan lainnya, yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi dan protein dalam masyarakat. Selain itu, kelompok ternak juga berkontribusi dalam sektor ekonomi masyarakat. Untuk itu kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan mitra kelompok ternak yang berlokasi di Nangsri Lor, Candirejo, Semanu, Gunungkidul. Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai pelatihan dan praktek terkait dengan bagaimana mengelola hewan ternak agar dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, karena kebanyakan warga memelihara ternak bukan sebagai pekerjaan sampingan, akan tetapi hanya sekedar kegemaran. Diantaranya adalah konsep pengelolaan pakan ternak yang efisien, identifikasi penyakit ternak dan pembuatan pakan ternak dengan fermentasi. Dalam kegiatan ini warga merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Apalagi selama ini mereka hanya mengandalkan penghasilan dari Bertani, dan di musim kemarau ini menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi pakan ternak mereka. Kedepannya diharapkan warga menjadi lebih professional dalam memelihara ternak sehingga dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.
Rancang Desain Sistem Informasi Produk Unggulan Desa Pakisjajar, Kabupaten Malang, Jawa Timur Berbasis Progresive Web-App Ica Purnamasari; Zihan Novita Sari; Abdul Rahman Prasetyo; Adinda Marcelliantika; Alby Aruna; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.93

Abstract

Desa Pakisjajar, yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sedang giat mengembangkan konsep desa wisata. Upaya ini didorong oleh inisiatif untuk meningkatkan dan mempersiapkan infrastruktur, baik digital maupun konvensional. Meskipun demikian, tim pelaksana kegiatan infrastruktur digital belum menemukan strategi efektif untuk meningkatkan citra produk unggulan desa tersebut. Menyadari kebutuhan mendesak tersebut, kami mengusulkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) untuk mempercepat proses informasi mengenai potensi desa. Pengembangan sistem informasi berbasis Progressive Web App ini dirancang untuk mengakomodir informasi produk unggulan desa, dengan melibatkan 50 pelaku UMKM selama 16 pekan. Keefektifan dan kelayakan media ini telah diuji dan mendapatkan hasil positif. Dalam validasi oleh ahli media, sistem informasi ini meraih nilai 93,6% dan uji praktikalitas media menunjukkan hasil 92,56%. Hasil tersebut menegaskan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan efisien, praktis, dan mampu memenuhi kebutuhan eksposur produk unggulan Desa Pakisjajar.Implementasi ini akan memberikan eksposur yang lebih luas dan mendalam tentang produk unggulan desa, sehingga menarik lebih banyak pengunjung dan investor, memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pakisjajar.
Sosialisasi Pengolahan Jahe menjadi Produk Cookies Jahe di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota Yulmira Yanti; Hasmiandy Hamid; Dede Suhendra; Juniarti Juniarti; Ilham Wibowo; Fatma Andria Wahyuni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.94

Abstract

Cookies jahe adalah inovasi dalam pengolahan jahe yang populer, digunakan sebagai bahan dasar dalam makanan yang enak dan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jahe dan cara mengolahnya menjadi cookies jahe, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka dalam memanfaatkan jahe sebagai komponen dalam makanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pengolahan jahe menjadi cookies jahe, dan evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis jahe, manfaat kesehatannya, dan proses pengolahan menjadi cookies jahe. Peserta juga memahami langkah-langkah penting dalam pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Melalui pelatihan, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jahe menjadi cookies jahe, termasuk pemilihan jahe berkualitas, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Kegiatan pelatihan ini memiliki potensi untuk mendorong inovasi dalam produk-produk yang berbasis jahe. Selain itu, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memanfaatkan potensi jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, masyarakat dapat membuka usaha berbasis produk cookies jahe, meningkatkan pendapatan mereka, serta memberikan kontribusi positif dalam memenuhi minat pasar akan makanan sehat yang terus berkembang.
Urgensi Penyuluhan Masyarakat tentang Peralihan Hak atas Tanah untuk Mengurangi Sengketa Kepemilikan Hak atas Tanah Devarinta Hayyu Anandari; Adi Sulistiyono; Suraji Suraji
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.95

Abstract

Banyaknya sengketa dibidang pertanahan menimbulkan pertanyaan tentang kesadaran Masyarakat dalam mengurus legalitas peralihan hak atas tanah. Masyarakat seringkali enggan dan menunda untuk mengurus legilitas peralihan hak atas tanah karena beberapa alasan, seperti ketidaktahuannya tentang cara mengurusnya, mempercayakan kepada calo, terkendala biaya pajak, dan sebagainya. Padahal dengan menunda mengurus legalitas peralihan hak atas tanah tersebut malah dapat merugikan dan meningkatkan kemungkinan terjadinya sengketa. Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah menjadikan awal berlakunya kewajiban Pendaftaran peralihan hak atas tanah wajib dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan didaftarkan di Kantor Pertanahan setempat. Pendaftaran Hak Atas Tanah berlaku asas publisitas, yang mana Peralihan Hak atas tanah barulah sah setelah didaftarkan di Kantor Pertanahan setempat. Namun walaupun 26 tahun telah berlalu sejak berlakuknya PP Pendaftaran Tanah, masih banyak masyarakat yang enggan untuk mengurus legalitas peralihan hak atas tanah. Untuk itu, para stakeholder dibidang pertanahan seharusnya terjun dan bekerjasama untuk melakukan penyuluhan yang masif tentang pendaftaran tanah.
Pemberdayaan Perempuan: Menjahit, Membuat Kemasan dan Foto Produk sebagai Upaya peningkatan kerampilan di Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara Hijriah Hijriah; Hesti Rosita Dwi Putri; Supratiwi Amir Amir
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.96

Abstract

Karang Joang merupakan Kelurahan yang berada pada wilayah Balikpapan Utara Kalimantan Timur. Mayoritas mata pencarian kepala keluarga yaitu sebagai petani kebun singkong. Adapun kegiatan utama dari kaum perempuan adalah bekerja sebagai ibu rumah tangga, sehingga penghasilan digantungkan kepada kepala keluarga. Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan hampir berimbang sehingga jika kaum perempuan di Karang Joang memiliki keterampilan maka dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Keterampilan yang dimiliki juga dapat dikerjakan dirumah sembari tetap mengurus keluarga sehingga berdasarkan hal tersebut dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan menjahit, pembuatan kemasan dan foto produk. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah praktik langsung. Jumlah peserta pelatihan terdiri dari 10 orang yang mayoritas sebagai ibu rumah tangga. Pada awal kegiatan perserta pelatihan dilakukan pretest berupa kuisioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kemampuan dalam teknik menjahit, pembuatan kemasan dan foto produk. Berdasarkan hasil kuisioner diperoleh bahwa peserta pelatihan belum memiliki kemampuan awal baik dalam penggunaan mesin jahit, pemotongan kain, pembuatan paperbag hingga pemanfaatan smartphone sebagai alat foto produk yang dapat menghasilan pemasukan. Setelah dilakukan pelatihan maka peserta memperoleh peningkatan keterampilan mengenai pembuatan pakaian, membuat paperbag dan foto produk dari hasil jahitannya sebesar 90%.
Program Pengabdian Masyarakat Unnes: Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmennya Bagi Guru SD Supriyadi Supriyadi; Roudloh Muna Lia; Ani Rusilowati; Wiwi Isnaeni; Endang Susilaningsih; Suraji Suraji; Robi Agape Barus; Ulin Nuha Sun’an; Muhamad Rapi; Rina Fardiana; Supyan Husain
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.98

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah bentuk implementasi kurikulum merdeka. Peserta didik tidak dipaksa mengikuti pembelajaran yang memberatkan melainkan pembelajaran yang sesuai dengan kesiapan, karakter dan kebutuhannya. Guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi beserta penilaian menggunakan tes diagnostik membutuhkan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Pengabdian kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru agar dapat menyusun dan melakukan penilaian menggunakan tes diagnostik hingga tindaklanjutnya dengan pelatihan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Metode pengabdian yang diterapkan adalah ceramah, diskusi, dan pelatihan secara luring di Indonesia dan daring di Malaysia. Pesertanya Guru-guru di beberapa sekolah di Malaysia dan 72 guru sekolah dasar dari 12 sekolah dasar negeri se-Korwil Cam Bancak Kabupaten Semarang. Langkah pelaksanaan pengabdian meliputi penyamaan persepsi melalui tutorial, penugasan kelompok, dilanjutkan presentasi, simulasi kelompok pembelajaran berdiferensiasi dilanjutkan evaluasi. Hasil pretest menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pembelajaran berdiferensiasi belum dikuasai oleh peserta workshop. Proporsi yang butuh bimbingan lebih dari 60 %. Hal ini menunjukkan bahwa peserta memang belum menguasai kompetensi tentang pembelajaran berdiferensiasi dan asesmennya. Hasil pengabdian tentang pembelajaran berdiferensiasi adalah sejumlah 62% dari guru yang telah melakukan simulasi berkelompok telah dapat mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Simulasi mengajar berdiferensiasi tersebut dinilai oleh 3 pakar dosen Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Unnes. Berdasarkan refleksi guru yang mengikuti pengabdian dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini memberikan manfaat yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan pendidikan.
Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Media Sosial Sebagai Social Branding Kesenian Topeng Jabung Malang Desy Dwi Setyaningrum; Afiatul Hamidah; Septi Heryana Cahyani; Nurul Humaidah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.99

Abstract

Desa Jabung dikenal memiliki ikon seni yaitu kesenian Topeng Jabung. Kesenian ini juga telah terkenal hingga ke kancah Internasional. Pada tahun 1970-an seringkali kesenian ini hadir pada acara ritual desa, hajatan, bersih desa, ulang tahun desa serta Suroan. Pada tahun 1988 hingga pada tahun 2000-an cahaya kesenian Jabung mulai redup karena tokoh dan pewaris utama kesenian yaitu Mbah Kansen meninggal. Hal ini juga diperparah adanya COVID 19, yang berdampak pada memudarnya eksistensi kesenian topeng Jabung Malang, serta akibat kecanggihan teknologi saat ini, banyak masyarakat muda di Desa Jabung yang memlih bermain gadgetnya dibanding melesatrikan seni Topeng. Solusi untuk mengatasi masalah ini, Tim Pengabdian Masyarakat adalah bertujuan untuk menghidupkan dan melestariakan potensi seni Budaya Jabung. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptifuantitatif. Dalam pengumpulan data ini, tim menggunakan metode penyebaran kuasioner, dan wawancara terhadap kelompok seni topeng Jabung Malang. Temuan utama dalam Program Pengabdian Masyarakat adalah 60% masyarakat desa belum mengetahui tentang penggunaan media social sebagai langkah Social Branding sesuai dengan tujuan Desa. Kesimpulannya bahwa banyak masyarakat yang belum mengetahui penggunaan media sosial sebagai cara social branding kesenian Topeng Jabung Malang.