cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 360 Documents
PENTINGNYA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK KESEJAHTERAAN INDIVIDU DAN KELUARGA DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu dan keluarga. Program pengabdian masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gampong Ie Masen Ulee Kareng, Kota Banda Aceh dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi, termasuk aspek fisik, mental, dan sosial. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktis untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang perencanaan keluarga, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dan pasca melahirkan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 15 September 2024 di Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. Penyelenggaraan kegiatan ini bekerja sama dengan mahasiswa/I dari University College MAIWP International (UCMI) Kuala Lumpur. Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat, mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan keluarga, mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya peran komunitas dalam mendukung akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
PENERAPAN BUDAYA K3 DI SMK 4 MEULABOH: UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH Yolanda Oktaria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan sekolah kejuruan memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan kerja, terutama dalam kegiatan praktik siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan implementasi budaya K3 di SMK 4 Meulaboh sebagai langkah strategis dalam meminimalkan risiko kecelakaan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi praktik keselamatan, serta evaluasi efektivitas program melalui observasi dan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap K3, penerapan prosedur keselamatan yang lebih baik, serta penurunan jumlah insiden kecelakaan ringan selama praktik kerja. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam ketersediaan fasilitas keselamatan yang memadai dan konsistensi penerapan budaya K3. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan budaya K3 di lingkungan SMK
PENTINGNYA PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN DI PROVINSI ACEH Susy Sriwahyuni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengawasan obat dan makanan merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat. Banyaknya kasus peredaran obat dan makanan ilegal atau tidak memenuhi standar keamanan menunjukkan perlunya edukasi yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui siaran radio di RRI dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih produk yang aman dan memahami peran pengawasan yang dilakukan oleh pihak berwenang. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi oleh narasumber ahli, sesi interaktif dengan pendengar, serta studi kasus untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pendengar tentang pentingnya pengawasan obat dan makanan, ditandai dengan tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab serta umpan balik positif dari masyarakat. Dengan demikian, siaran radio terbukti sebagai media yang efektif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat luas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan di masa depan.
PENINGKATAN BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAPPY FUN DALAM ME NGEMBANGKAN SELF-CONFIDENCE Yullyzar Yullyzar; Maha Murni; Safrina Khaira K; Fhonna Riski; Nadia Sopia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan keterampilan yang penting dalam era globalisasi, namun banyak pembelajar mengalami kesulitan dalam menguasainya, terutama karena kurangnya rasa percaya diri. Metode Happy Fun dikembangkan sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Happy Fun dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris serta kepercayaan diri peserta didik. Partisipan dalam pengabdian kepada masyaakat (PKM) ini adalah 20 orang. PKM menggunakan metode pre-test, post-test dan observasi,. Hasil pengabdian kepada masyarakat khusus kelompok anak menunjukkan bahwa metode Happy Fun secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berbicara, memperkaya kosakata, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri peserta didik dalam percakapan dalam bahasa Inggris. Lingkungan belajar yang mendukung, permainan edukatif, serta interaksi aktif dalam metode ini terbukti mampu mengurangi kecemasan dan meningkatkan partisipasi peserta didik. Simpulan:  Metode Happy Fun adalah salah satu alternatif yang efektif dalam pengajaran bahasa Inggris untuk membangun rasa percaya diri peserta didik.
EFEKTIVITAS MENYIKAT GIGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLL DAN BASS TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 58 KOTA BANDA ACEH Nurdin Nurdin; Amiruddin Amiruddin; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan pada 18 Desember 2023 pada siswa kelas IV SD Negeri 58 Kota Banda Aceh telah dilakukan 10 sampel tentang kebersihan gigi dan mulut dengan metode OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified). Ditemukan bahwa tidak ada siswa yang memiliki debris indeks sangat baik, 4 diantaranya memiliki debris sedang dan 6 diantaranya memiliki debris dengan kategori buruk. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas menyikat gigi dengan tehnik populasi dengan menggunakan metode roll dan bass terhadap status kebersihan gigi dan mulut pada Siswa Kelas IV SD Negeri 58 Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design tipe one group pretestposttest. Hasil Penelitian:Menyikat gigi dengan menggunakan metode roll dengan rata-rata OHI-s 2.16 sedangkan sesudah diberikan intervensi menyikat gigi metode roll 1,36 maka diperoleh selisih sebesar 0,8. Menyikat gigi metode bass dengan rata-rata OHI-s sebesar 2.08 sedangkan sesudah diberikan intervensi menyikat gigi metode bass 1.16 maka diperoleh selisih sebesar 0,92. Diketahui nilai signifikan lebih kecil dari nilai probablitas (p) yaitu 0,000 0,05 pada pretest dan posttest menyikat gigi dengan menggunakan metode bass dan 0,002 0,05. Kesimpulan dan Saran: Menyikat gigi menggunakan metode bass lebih efektif meningkatkan status kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas IV SD Negeri 58 Kota Banda Aceh. Dari hasil penelitian dapat disarankan kepada siswa untuk menyikat gigi dengan tehnik bass.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN SIKAT GIGI YANG BENAR BAGI SISWA SDN 12 KECAMATAN BAITURRAHMAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KARIES Henny Febriani; Wirza Wirza; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Eka Sri Rahayu; Teuku Salfiyadi; Ainun Mardiah; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dijumpai pada anak-anak usia sekolah, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan gigi serta kurangnya pengetahuan mengenai teknik menyikat gigi yang benar. Berdasarkan observasi awal di SDN 12 Kecamatan Baiturrahman, ditemukan bahwa lebih dari 60% siswa belum memahami cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta belum mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya karies gigi sejak dini, yang apabila tidak ditangani dapat berdampak pada kesehatan umum dan prestasi belajar anak.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dalam menjaga kebersihan gigi melalui penyuluhan dan pelatihan menyikat gigi yang benar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) penyuluhan interaktif yang mengedukasi siswa tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta dampak karies, menggunakan media audiovisual yang menarik; (2) pelatihan praktik menyikat gigi secara langsung menggunakan model gigi dan sikat gigi dengan teknik Fones yang telah disesuaikan untuk anak usia sekolah dasar; dan (3) evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan menyikat gigi.Kegiatan ini melibatkan 80 siswa kelas I hingga III dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 35% setelah penyuluhan, serta 90% siswa mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif berbasis praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kebiasaan sehat sejak dini. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan serupa di sekolah dasar lainnya dalam rangka pencegahan karies secara berkelanjutan.
EDUKASI DAN PENINGKATAN KESADARAN TENTANG PERAWATAN KESEHATAN GIGI PADA SISWA SDN 2 LAMCOT KABUPATEN ACEH BESAR Eka Sri Rahayu; Henny Febriani; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Wirza Wirza; Teuku Salfiyadi; Ainun Mardiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya pada usia sekolah dasar. Namun, masih banyak anak-anak yang kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi, yang berdampak pada tingginya angka karies gigi dan penyakit gusi di kalangan anak usia dini. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan interaktif. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas I hingga kelas VI di SDN 2 Lamcot, Kabupaten Aceh Besar.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan alat peraga, serta praktik langsung oleh siswa yang didampingi oleh tenaga kesehatan. Selain itu, dilakukan pula pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, mengenal jenis makanan yang dapat merusak gigi, serta mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan gigi dan mulut.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, yang ditunjukkan oleh perbandingan hasil pre-test dan post-test. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah serta menumbuhkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo
MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA SMA FATIH BILINGUAL SCHOOL TENTANG KETAHANAN PANGAN MELALUI PROGRAM HARVEST TOUR RUMOH PANGAN ACEH Pardi Pardi; Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Syarifah Asyura; Abdul Mukti; Ismiati Ismiati; Aura Reza Ayu; Ilham Guspika Away
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang memerlukan keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan. Rendahnya pemahaman siswa terhadap proses produksi pangan dan pentingnya keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kesadaran sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa SMA Fatih Bilingual School terhadap ketahanan pangan melalui program Harvest Tour yang dilaksanakan di Rumoh Pangan Aceh selama satu hari. Pendekatan yang digunakan adalah edukatif-partisipatif berbasis pengalaman langsung (experiential learning) yang melibatkan 30 siswa kelas XI. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan konsep ketahanan pangan, observasi praktik pertanian dan pengolahan pangan lokal, workshop interaktif, serta refleksi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap isu ketahanan pangan, termasuk tumbuhnya empati terhadap petani dan minat untuk berperan aktif dalam praktik pangan berkelanjutan. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis pengalaman dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial pada remaja, serta membuka peluang integrasi program serupa ke dalam kegiatan pendidikan formal.Kata kunci:  ketahanan pangan, siswa SMA, experiential learning, Rumoh Pangan Aceh, edukasi pangan. 
STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU DESA PUCUK LEMBANG Ihsan Murdani; Fikri Faidul Jihad; Muhammad Iqbal Fahlevi; Fakhrurradhi Luthfi; Dian Fera; Yolanda Oktaria; Jun Musnadi Is; Firman Husada; Muttaqin HM; Siti Nurmala Dewi; Redha Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gampong Pucuk Lembang berawal dari satu kelompok pendatang yang berasal dari Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan sekarang. Mereka semuanya suku Aceh dan yang disebut sebagai pemimpin kelompok tersebut adalah Raja Ali. Penduduk desa pucuk lembang adalah petani, dengan jumlah KK sebanyak 312 KK dan 4 dusun. Jumlah penduduk desa desa pucuk lembang sebanyak 1.198jiwa, dengan jumlah laki-laki sebanyak 644 orang dan perempuan sebanyak 554 orang. Pemerintahan desa pucuk lembang saat ini dipimpin oleh Bapak Kridami sebagai kepala desa (Keuchik) yang dilantik pada tahun 2019.metode pengabdian adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi masalah, mengevaluasi penyebab, dan merancang strategi penanganan stunting di Desa Pucuk Lembang. Hasil Pengabdian sosialisasi dan pelatihan kader Posyandu di Desa Pucuk Lembang telah mencapai hasil yang signifikan. Sebanyak 80% kader Posyandu yang mengikuti pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengatasi stunting. Mereka juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.