cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 360 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
SOSIALISASI BATAS PENGGUNAAN OBAT (BEYOND USE DATE) KEPADA SISWA SMAN 8 BANDA ACEH Fitria Fitria; Chairanisa Anwar; Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat yang telah melalui proses peracikan, pengenceran, atau pengemasan ulang  yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa produk asli. Evaluasi ini bertujuan untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien, serta mencegah risiko penggunaan obat yang tidak lagi memenuhi standar kualitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan, pemaparan materi, untuk siswa negeri SMAN 8 Banda Aceh yang hadir di acara penyuluhan BUD. Diharapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  siswa dapat mengetahui BUD sehingga membantu siswa memahami batas waktu obat tetap stabil, aman digunakan dan dapat menggunakan obat secara rasional.
PEMERIKSAAN DINI KADAR HEMOGLOBIN UNTUK DETEKSI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 8 KOTA BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Fitria Fitria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAnemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri, terutama akibat defisiensi zat besi yang berdampak pada penurunan konsentrasi hemoglobin dalam darah. Kondisi ini dapat memengaruhi pertumbuhan, prestasi belajar, dan kualitas hidup remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dini kadar hemoglobin sebagai upaya deteksi awal anemia pada remaja putri di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat digital portabel (hemoglobinometer), serta pemberian konsultasi gizi berdasarkan hasil pemeriksaan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswi dan dilaksanakan pada bulan Maret 2025. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 38% partisipan mengalami anemia ringan hingga sedang. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi lebih lanjut, seperti pemberian suplemen zat besi, peningkatan asupan makanan bergizi, serta pemantauan kesehatan secara berkala di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa serta pihak sekolah mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan anemia.Kata kunci: anemia, remaja putri, hemoglobin, deteksi dini, pengabdian masyarakat  AbstractAnemia is a common health problem in adolescent girls, especially due to iron deficiency which results in decreased hemoglobin concentration in the blood. This condition can affect growth, academic achievement, and quality of life of adolescents. This community service activity aims to conduct early examination of hemoglobin levels as an effort to detect anemia in adolescent girls at State SeniorMiddle School (SMA) 8 Banda Aceh City. The methods used include health education, hemoglobin level examination using a portable digital device (hemoglobinometer), and providing nutritional consultation based on the results of the examination. This activity was attended by 50 female students and was carried out in March 2025. The results of the examination showed that 38% of participants experienced mild to moderate anemia. These findings indicate the need for further interventions, such as providing iron supplements, increasing nutritious food intake, and regular health monitoring in the school environment. This activity is expected to increase awareness and knowledge of students and schools regarding the importance of early detection and prevention of anemia.Keywords: anemia, adolescent girls, hemoglobin, early detection, community service
EDUKASI BAHAYA ROKOK BAGI REMAJA MELALUI CERAMAH DAN LEAFLET DI SMP SWASTA ISLAM JAMIAH AL-AZIZIYAH BATEE ILIEK SAMALANGA KABUPATEN BIREUN Finaul Asyura; Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana; Ulfa Husna Dhirah; Siti Samaniyah; Henny Febriani; Ratna Wilis; Nurdin Nurdin; Ainun Mardiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan berisiko tinggi yang kerap dimulai sejak usia remaja. Rendahnya pengetahuan mengenai bahaya rokok menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perilaku merokok di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang dampak negatif rokok bagi kesehatan melalui dua metode edukasi, yaitu ceramah dan leaflet. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas I di SMP Swasta Islam Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan meliputi pemberian pre-test, pelaksanaan edukasi melalui ceramah dan pembagian leaflet secara terstruktur, serta pengukuran kembali melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah intervensi, dengan perbandingan efektivitas yang menunjukkan bahwa metode ceramah memberikan dampak yang lebih signifikan dibandingkan leaflet. Kegiatan ini membuktikan pentingnya pendekatan edukatif yang interaktif dan langsung dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya merokok. Diharapkan program serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pencegahan perilaku merokok sejak dini.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMAN 12 KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri; Dyah Ayu Puspitasari; Julaida Br Bancin; Fina Chairani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan hal yang sangat penting untuk pria maupun wanita. Kesehatan reproduksi didefinisikan sebagai suatu kesejahteraan fisik, mental dan sosial secara utuh tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Sedangkan remaja atau adolescene adalah yang berarti tumbuh ke arah kematangan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, meningkatkan pengetahuan remaja tentang Perawatan alat reproduksi dan meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual berisiko. Waktu pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini akan dilakukan  selama 1 hari pada  9 Januari 2024. Tempat pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini  dilaksanakan di SMAN 12 Kota Banda Aceh. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini adalah seluruh siswi perempuan dan Laki-laki Kelas II di  SMAN 12.
MEMBANGUN GENERASI CERDAS DAN SEHAT MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA JAYA Fauziah Andika; Asmaul Husna; Ulfa Husna Dhirah; Finaul Asyura; Rahmat Akbar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang perlu diketahui sejak usia remaja. Di Indonesia, banyak remaja menghadapi tantangan besar terkait kesehatan reproduksi, antara lain rendahnya akses terhadap informasi yang benar, norma budaya yang menganggap pembicaraan tentang seksualitas sebagai hal tabu, serta minimnya pendidikan formal yang membahas isu ini secara menyeluruh. Hal ini menyebabkan remaja cenderung mencari informasi dari sumber yang tidak kredibel, seperti media sosial atau teman sebaya, yang berpotensi menyesatkan dan meningkatkan risiko terhadap perilaku seksual yang tidak sehat, kehamilan di luar nikah, serta penularan infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV/AIDSKegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 April 2025 dengan jumlah peserta 30 orang siswa dan siswi di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, tampak adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, khususnya terkait dengan fungsi organ reproduksi, perubahan fisik dan emosional saat pubertas, pentingnya menjaga kebersihan alat reproduksi, serta upaya pencegahan terhadap risiko penyakit menular seksual. Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Penyakit Menular Seksual
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL DAN KESAHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI MAN 6 ACEH BESAR Asmaul Husna; Fauziah Andika; Ratna Willis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental pada remaja sangat penting di terapkan di lingkungan sekolah sehingga di lingkungan sekolah terjadi interaksi antar sekolah. Siswa dapat berinteraksi dengan teman sebayanya, dengan kakak tingkat, adik tingkat, maupun dengan guru yang mendidik mereka. Seseorang yang mempunyai sehat mental dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dalam berinteraksi terkadang terdapat konflik, baik dari lingkungan sesama teman ataupun konflik yang terjadi dalam diri individu tersebut. Konflik yang di alami dapat menyebabkan gangguan pada diri individu sehingga mudah mengalami penyakit mental. Remaja, sebagai pewaris masa depan bangsa, memiliki peran krusial dalam proses pembangunan. Menurut World Health Organization (WHO), remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun. Jumlah kelompok usia 10-19 tahun di Indonesia menurut sensus penduduk 2010 sebanyak 43,5 juta atau sekitar 18% dari jumlah penduduk. 
PENERAPAN PROGRAM EDUKASI KESEHATAN TENTANG CEGAH DIABETES (CERDIK) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRILAKU SEHAT DI DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Ismiati Ismiati; Ella Frisella; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. pada pasien DM, Sel-sel dalam tubuh berhenti berespon terhadap insulin atau pankreas berhenti memproduksi insulin, hal ini mengakibatkan hiperglikemia sehingga dalam waktu tertentu dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut, selain itu dalam jangka panjang hiperglikemia menyebabkan komplikasi neuropatik. Diabetes sendiri memiliki 3 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 yang mana terjadi ketika pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk tubuh. Biasanya muncul npada usia anak-anak atau remaja, dan dapat didiagnosa pada pria maupun wanita. Kemudian diabetes melitus tipe 2 dimana umumnya 90-95% penderita berada pada usia di atas 40 tahun. Meskipun pankreas masih dapat membuat insulin, namun kualitasnya buruk dan tidak berfungsi dengan baik sehungga meningkatkan gula darah. Pasiennya tidak perlu suntikan insulin tapi harus mengkonsumsi obat oral atau tablet. Selanjutnya diabetes gestational dimana disebabkan perkembangan hormon pada wanita hamil yang menyebabkan resistensi insulin.Kata kunci : Diabetes Melitus, Cerdik, Obesitas, Hiperglikemia
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN JUS NANAS DALAM MENURUNKAN KADAR KOLESTROL Miranda Saputri; Riyan Mulfianda; Nanda Desreza
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan makan yang salah dan gaya hidup merupakan faktor resiko meningkatnya kadar kolesterol darah. Kebiasaan makan orang Aceh biasanya menyukai makanan yang mengandung lemak dan yang diolah menggunakan lemak, frekuensi minum kopi lebih dari 2 kali sehari yang berarti tingginya konsumsi gula sebagai sumber karbohidrat refined, kurang konsumsi sayur dan buah. Tujuan untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Komunitas Dengan Pemberian Jus Nanas Untuk Menurunkan Kadar Kolestrol Di Desa Aron Kuta Baro Aceh Besar. Terdapat tiga diagnosa keperawatan defisit pengetahuan tentang hiperkolesterolemia b.d kurang terpapar informasi, manajemen kesehatan tidak efektif b.d kompleksitas program perawatan/pengobatan dan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan d.d keinginan untuk mengelola masalah kesehatan dan pencegahannya. Tindakan keperawatan yang diberikan adalah pemberian jus nanas untuk menurunkan kadar kolestrol. Hasil evaluasi yang didapatkan terhadap para klien dengan intervensi menggunakan jus nanas terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolestrol dari 252 mg/dl menjadi 201 mg/dl selama 6 hari. Rekomendasi bagi masyarakat khususnya lansia yang menderita kolestrol diharapkan untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada lansia untuk memanfaatkan terapi non farmakologi seperti terapi jus nanas dalam mengatasi kolestrol dan dilakukan secara teratur, sehingga program tetap berjalan sesuai rencana tindak lanjut yaitu intervensi pemberian terapi jus nanas
MENGENAL DAN MENCEGAH PENULARAN TUBERKULOSIS: EDUKASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PUSKESMAS BAITURRAHMAN Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Murnia Suri; Syarifah Yanti Astryna; Syarifah Asyura; Kesumawati Kesumawati; Fauziah Andika; Muhammad Naufal; Ida Mukhlisa; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan TBC menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai TBC melalui edukasi kesehatan di lingkungan Puskesmas Baiturrahman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) beserta Apoteker Banda Aceh dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian media informasi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru serta aktif dalam upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekitarnya.